1 of 19

MEDIA MENGAJAR

UNTUK SD/MI KELAS 6

Seni Budaya

2 of 19

Lagu Daerah

Bab

2

Tujuan Pembelajaran

2.1 menjelaskan pengertian, ciri-ciri, fungsi lagu daerah;

2.2 menjelaskan tempo, lirik, makna lagu-lagu daerah di Indonesia;

2.3 menjelaskan ciri-ciri dan makna pertunjukan musik tradisional;

2.4 mengidentifikasi konsep dan bentuk pertunjukan musik tradisional;

2.5 menjelaskan unsur-unsur pertunjukan musik tradisional;

2.6 memberikan apresiasi terhadap beragam jenis musik tradisional Indonesia.

3 of 19

Lagu daerah biasanya

menggunakan bahasa dan dialek daerah setempat.

4 of 19

Ciri-Ciri Lagu Daerah

  1. Menggunakan bahasa daerah setempat.
  2. Menggambarkan budaya dan adat istiadat daerah setempat.
  3. Bersifat sederhana dan mudah dipelajari.
  4. Diciptakan anonim dan disebarluaskan secara lisan turun temurun.
  5. Memiliki cengkok khusus.

5 of 19

Fungsi Lagu Daerah

Pengiring dalam acara penting

Sarana hiburan rakyat

Sarana pengiring tarian

Sarana komunikasi

Identitas daerah

6 of 19

Tempo Lagu Daerah

a. Tempo lambat

  • Grave
  • Lento
  • Adagio
  • Largo

b. Tempo sedang

  • Andante
  • Andantino
  • Moderato
  • Allegretto

c. Tempo cepat

  • Allegretto
  • Allegro
  • Vivace
  • Presto

7 of 19

Perhatikan contoh lagu daerah berikut.

8 of 19

Lagu daerah Suwe Ora Jamu berasal dari Jawa Tengah.

Lagu tersebut menggunakan tempo sedang, yaitu Moderato.

Tempo Moderato dalam lagu dinyanyikan dengan megah dan menyenangkan.

9 of 19

Ayo, carilah lagu daerah dari daerah asalmu dengan tempo yang lainnya.

10 of 19

Alat musik tradisional diwariskan turun temurun sehingga nilai budayannya dapat terjaga.

11 of 19

  1. Menunjukkan ciri khas daerah.
  2. Diiringi alat musik tradisional sederhana.
  3. Diwariskan lisan dan turun temurun.
  4. Dipelajari dengan mendengarkan dan melihat cara memainkan musiknya.

Ciri-Ciri Musik Tradisional

12 of 19

Makna Pertunjukan Musik Tradisional

Pertunjukan musik tradisional bertujuan mendapatkan sebuah apresiasi dari para penonton.

13 of 19

Konsep dan Bentuk Pertunjukan Musik Tradisional

Musik Nuansa Sakral

Musik Profan

14 of 19

Musik Nuansa Sakral

Musik nuansa sakral diiringi alunan dari alat musik yang dianggap sebagai benda sakral.

Gamelan gong pada upacara Odalam di Bali.

Gamelan pada upacara Sekaten

di Yogyakarta dan Surakarta.

15 of 19

Musik Profan

Musik profan merupakan kolaborasi antara musik tradisional dan musik modern.

  1. Garapan mandiri
  2. Garapan kolaborasi
  3. Pertunjukkan langsung
  4. Pertunjukkan virtual

16 of 19

Unsur-unsur Pertunjukan Musik Tradisional

  1. Tema, acuan pembuatan karya seni musik.
  1. Instrumen musik, menggunakan alat musik khas.
  1. Pemain musik, memainkan instrumen musik.
  1. Lirik vokal, berisi pesan moral.
  1. Unsur musik, terdiri atas harmoni, tangga nada, tempo, dinamika, timbre, melodi, irama atau ritme, dan birama.

17 of 19

Beragam Musik Tradisional Indonesia

Musik krumpyung digunakan sebagai pengiring nyanyian tradisional, seperti

tembang dolanan.

Cilokak merupakan alat musik tradisional yang berasal dari Lombok.

18 of 19

Angklung buhun milik suku Badui di Desa Kanekes.

Krombi alat musik petik dari Papua.

Karang dodou alat musik pukul dari Kalimantan Timur.

19 of 19

Selamat Belajar!

Sumber gambar:

freepik.com

pixabay.com