1 of 34

MEDIA MENGAJAR

UNTUK SMP/MTs KELAS VII

Ilmu Pengatahuan Alam

2 of 34

Sumber: freepik.com

BAB 5

KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP

3 of 34

CAPAIAN DAN TUJUAN PEMBELAJARAN

Peserta didik mampu melakukan klasifikasi makhluk hidup dan benda berdasarkan karakteristik yang diamati, mengidentifikasi sifat dan karakteristik zat, membedakan perubahan fisik dan kimia serta memisahkan campuran sederhana

Capaian pembelajaran

4 of 34

CAPAIAN DAN TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Peserta didik dapat membedakan antara makhluk hidup dengan benda tak hidup
  2. Peserta didik dapat menjelaskan ciri-ciri makhluk hidup
  3. Peserta didik dapat menjelaskan ciri-ciri benda tak hidup
  4. Peserta didik dapat mengidentifikasi variasi pada makhluk hidup
  5. Peserta didik dapat menggunakan metode penamaan ilmiah yang benar
  6. Peserta didik dapat menjelaskan sistem klasifikasi makhluk hidup

Tujuan pembelajaran

5 of 34

PROFIL BELAJAR PANCASILA

Bernalar kritis

Mandiri

Bergotong royong

6 of 34

CIRI-CIRI MAKHLUK HIDUP

Makhluk hidup dapat bergerak atau berpindah tempat.

Bergerak

Manusia dan hewan dapat bergerak dengan alat gerak berupa sirip, kaki, serta sayap

Pergerakan tumbuhan dilakukan oleh sebagian tubuhnya, seperti batang dan daun

7 of 34

CIRI-CIRI MAKHLUK HIDUP

Makanan dan air dibutuhkan oleh semua makhluk hidup sebagai sumber energi dan pertumbuhan, sedangkan air berperan sebagai zat pelarut dalam tubuh.

Memerlukan makan

Tumbuhan dapat menghasilkan makanan sendiri dengan melakukan fotosintesis

Manusia dan hewan memerlukan bahan organik sebagai sumber makanannya

Cahaya matahari

CO2

O2

Air

8 of 34

CIRI-CIRI MAKHLUK HIDUP

Makhluk hidup dapat bereaksi terhadap perubahan di lingkungannya

Peka terhadap rangsangan

Manusia memiliki indra untuk mengenali adanya rangsang, seperti telinga, hidung, lidah, mata, dan kulit

Tumbuhan tidak memiliki indra tetapi dapat peka terhadap rangsang, seperti daun putri malu yang menguncup ketika disentuh

9 of 34

CIRI-CIRI MAKHLUK HIDUP

Makhluk hidup memerlukan oksigen untuk bernapas, serta mengeluarkan karbon dioksida

Bernapas

Hewan darat seperti mamalia, aves dan reptilia bernapas dengan paru-paru

Hewan air bernapas dengan insang

Tumbuhan bernapas dengan lubang kecil di daun atau disebut stomata

10 of 34

CIRI-CIRI MAKHLUK HIDUP

Semua makhluk hidup mengalami pertumbuhan, bayi akan tumbuh menjadi anak-anak, remaja, hingga dewasa. Biji yang ditanam akan tumbuh tinggi dan berbuah

Tumbuh

11 of 34

CIRI-CIRI MAKHLUK HIDUP

Proses pengeluaran zat sisa metabolism disebut sebagai ekskresi.

Contoh sisa metabolism adalah urine yang dikeluarkan melalui ginjal, keringat melalui kulit, karbon dioksida dan uap air melalui paru-paru dan stomata pada tumbuhan

Ekskresi

12 of 34

CIRI-CIRI MAKHLUK HIDUP

Makhluk hidup dapat bergerak atau berpindah tempat.

Memerlukan makan

Manusia dan hewan dapat bergerak dengan alat gerak berupa sirip, kaki, serta sayap

Pergerakan tumbuhan dilakukan oleh sebagian tubuhnya, seperti batang dan daun

13 of 34

CIRI-CIRI MAKHLUK HIDUP

Makhluk hidup dapat berkembang biak untuk melestarikan jenisnya.

Berkembang biak

Cara berkembang biak makhluk hidup berbeda-beda

Dapat terjadi secara kawin atau generatif, maupun tak kawin atau vegetatif.

Manusia berkembang biak secara generatif.

Hewan dan tumbuhan ada yang berkembang biak secara generatif, ada pula yang secara vegetatif.

14 of 34

CIRI-CIRI MAKHLUK HIDUP

Makhluk hidup dapat menyesuaikan di terhadap lingkungan tempat hidupnya. Kemampuan tersebut membuat makhluk hidup dapat bertahan hidup di lingkungannya.

Beradaptasi

Unta menyimpan cadangan makanan di punuknya

Teratai memiliki daun lebar untuk mempercepat penguapan air

15 of 34

CIRI-CIRI MAKHLUK HIDUP

Benda tak hidup merupakan substansi yang tidak menjalankan proses kehidupan

Ciri benda tak hidup

  • Tidak dapat bergerak

  • Tidak melakukan metabolism

  • Tidak bereproduksi

  • Tidak menanggapi rangsang

16 of 34

Makhluk hidup sangat beragam dan memiliki ciri yang berbeda.

Setiap individu tidak ada yang identik, baik dari ukuran, warna, berat, dan lain sebagainya.

Keanekaragaman makhluk hidup

KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP

Burung kolibri

Burung pipit

Burung elang

Burung rangkong

Burung raja udang

Burung pelikan

17 of 34

Tujuan Umum

  • Mempermudah dalam mempelajari
  • Mempermudah mengenali
  • Membandingkan makhluk hidup

Tujuan klasifikasi makhluk hidup

KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP

Tujuan Khusus

  • Mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan persamaan dan perbedaan ciri yang dimiliki.
  • Mendeskripsikan ciri suatu makhluk hidup untuk membedakan dengan makhluk hidup lain.
  • Mengetahui hubungan kekerabatan makhluk hidup.
  • Memberi nama makhluk hidup yang belum diketahui namanya

18 of 34

  • Klasifikasi merupakan sistem pengelompokkan makhluk hidup sesuai ciri yang dimiliki

  • Taksonomi merupakan ilmu yang memelajari tentang klasifikasi makhluk hidup

  • Carolus Linnaeus merupakan pelopor dari taksonomi.

Sistem klasifikasi

KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP

19 of 34

  • Identifikasi ciri makhluk hidup, baik anatomi, fisiologi, morfologi, maupun tingkah laku.
  • Kelompokkan berdasarkan persamaan ciri yang telah diamati.
  • Setiap perbedaan dalam satu kelompok, pisahkan menjadi kelompok yang lebih kecil.
  • Sistem klasifikasi membagi makhluk hidup menjadi beberapa tingkatan atau takson.
  • Semakin banyak persamaan, maka semakin dekat kekerabatan.
  • Susunan takson adalah sebagai berikut:

Beradaptasi

KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP

Kingdom

Divisi (tumbuhan) Filum (hewan)

Kelas

Ordo

Famili

Genus

Spesies

20 of 34

Identifikasi hewan berikut menggunakan kunci identifikasi di samping!

Petunjuk yang digunakan untuk mengidentifikasi suatu jenis organisme.

Kunci identifikasi

Jawaban: 1a ⭢ 2b ⭢ 4b ⭢ 5a = Aves

KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP

1.

a. Bertulang belakang………………………

2

b. Tidak bertulang belakang…………….

Invertebrata

2.

a. Tubuh basah………………………..………

3

b. Tubuh tidak basah……………………….

4

3.

a. Bergerak dengan sirip………………….

Pisces

b. Bergerak dengan empat kaki……….

Amphibia

4.

a. Menyusui anaknya………………………

Mamalia

b. Tidak menyusui anaknya……………..

5

5.

a. Tubuh ditutupi bulu…………………….

Aves

b. Tubuh ditutupi sisik……………………..

Reptilia

21 of 34

Setiap makhluk hidup memiliki nama spesies, yang digunakan oleh Linnaeus dengan sistem binomial nomenklatur (sistem tata nama ganda).

Nama spesies terdiri dari dua kata latin

Kata pertama menunjukkan genus yang diawali huruf besar

Katak edua menunjukkan spesies yang diawali huruf kecil

Penulisan nama ilmiah dicetak miring, atau diberi garis bawah jika dalam tulisan tangan

Metode penamaan ilmiah

Contoh: padi memiliki nama ilmiah Oryza sativa

KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP

22 of 34

Secara umum:

  • Habitat, misalnya darat, air, daerah kering
  • Cara berkembang biak, generatif atau vegetatif

Beradaptasi

KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP

Hewan:

  • Penutup tubuh
  • Anggota gerak
  • Alat pernapasan
  • Kerangka
  • Keberadaan tulang belakang
  • Jenis makanan
  • Waktu mencari makan

Tumbuhan:

  • Habitus atau perawakan
  • Bentuk dan ukuran daun
  • Letak bakal biji
  • Jumlah keping biji

23 of 34

  • Awalnya makhluk hidup dibedakan menjadi tumbuhan (Plantae) dan hewan (Animalia)
  • Jamur diketahui tidak berklorofil dan dinding sel mengandung kitin, sehingga dibedakan menjadi kingdom Fungi.
  • Ditemukan makhluk hidup tidak bermembran inti, dibentuk kingdom Monera.
  • Robert H. Whittaker menyempurnakan sistem klasifikasi menjadi lima kingdom dengan membentuk kingdom Protista.

Perkembangan

SISTEM KLASIFIKASI

24 of 34

Makhluk hidup uniseluler yang tidak memiliki membran inti sel (prokariota)

Berkembang biak dengan membelah diri

Meliputi bakteri dan ganggang biru (Cyanobacteria)

Bakteri yang menguntungkan seperti Escherea coli dan Lactobacillus lactis

Cyanobacteria yang menguntungkan contohnya Anabaena azollae dan Arthrospira

Bakteri yang merugikan Salmonella typhosa dan Vibrio cholerae

Jenis bakteri berdasarkan bentuknya:

Kingdom Monera

SISTEM KLASIFIKASI

25 of 34

Memiliki membran inti (eukariota), dapat berupa uniseluler atau multiseluler.

Kingdom Protista

Protista mirip hewan

(Protozoa)

SISTEM KLASIFIKASI

Protista mirip jamur

Protista mirip tumbuhan

(Alga)

Rhizopoda

Flagellata

Cilliata

Sporozoa

Chlorophyceae

Rhodophyceae

Phaeophyceae

Chrysophyceae

Oomycota

Myxomycota

26 of 34

Disebut juga jamur, hidup parasite atau saprofit

Eukariota dan dinding sel terbuat dari zat kitin

Tersusun dari benang-benang yang disebut hifa

Kumpulan hifa disebut miselium dan tubuh jamur disebut talus

Berkembang biak dengan spora

Kingdom Fungi

SISTEM KLASIFIKASI

Zygomycota

Ascomycota

Basidiomycota

Deuteromycota

Miselium

Hifa

27 of 34

Dibedakan menjadi lumut, tumbuhan paku, dan tumbuhan berbiji

Kingdom Plantae

Lumut (Bryophyta)

  • Memiliki akar, batang dan daun semu.
  • Belum memiliki berkas pembuluh.
  • Akar lumut disebut rizoid.
  • Hidup ditempat lembab.
  • Berkembang biak dengan kawin dan tak kawin yang disebut pergiliran keturunan ( metagenesis ).

SISTEM KLASIFIKASI

Lumut hati

Lumut tanduk

Lumut daun

28 of 34

Dibedakan menjadi lumut, tumbuhan paku, dan tumbuhan berbiji

Kingdom Plantae

Paku (Pterydophyta)

  • Memiliki akar, batang dan daun sejati
  • Memiliki berkas pembuluh
  • Pada daun dewasa terdapat sorus, yaitu kumpulan kotak spora yang dibungkus selaput indusium.
  • Berkembang biak secara kawin dan tidak kawin yang disebut pergiliran keturunan (metagenesis)

SISTEM KLASIFIKASI

Paku telanjang

Paku ekor kuda

Paku kawat

Paku sejati

29 of 34

Dibedakan menjadi lumut, tumbuhan paku, dan tumbuhan berbiji

Kingdom Plantae

Tumbuhan berbiji (Spermatophyta)

  • Memiliki akar, batang dan daun sejati.
  • Memiliki berkas pembuluh.
  • Menghasilkan biji yang digunakan sebagai alat berkembang biak.
  • Terbagi menjadi tumbuhan biji terbuka dan tumbuhan biji tertutup.

SISTEM KLASIFIKASI

30 of 34

Tumbuhan berbiji (Spermatophyta)

Kingdom Plantae

Tumbuhan Biji Terbuka (Gymnospermae).

  • Bakal biji tidak terlindungi oleh daun buah
  • Pohon berakar tunggang dan daunnya berbentuk seperti jarum, kecil tebal atau tipis lebar.
  • Alat kelamin jantan dan alat kelamin betina disebut strobilus yang mengandung sporangium.

SISTEM KLASIFIKASI

Cycadophyta

Gnetophyta

Coniferophyta

Ginkophyta

31 of 34

Tumbuhan berbiji (Spermatophyta)

Kingdom Plantae

Tumbuhan Biji Tertutup (Angiospermae)

  • Akar, batang dan daun sudah dapat dibedakan dengan jelas.
  • Alat perkembangbiakannya berupa bunga yang menghasilkan biji.
  • Susunan tulang daun menyirip, menjari atau sejajar.
  • Bakal biji terlindungi oleh daun buah.
  • Mengalami pembuahan ganda yang menghasilkan zigot dan endosperma sebagai cadangan makanan.
  • Tumbuhan biji tertutup dibagi menjadi 2, yaitu tumbuhan biji berkeping satu (monokotil) dan tumbuhan biji berkeping dua (dikotil).

SISTEM KLASIFIKASI

32 of 34

Tumbuhan berbiji (Spermatophyta)

Kingdom Plantae

Tumbuhan monokotil

  • Akar serabut
  • Batang tidak bercabang
  • Tulang daun sejajar
  • Kelopak bunga kelipatan 3
  • Biji berkeping 1

Tumbuhan dikotil

  • Berakar tunggang
  • Batang bercabang
  • Tulang daun menyirip atau menjari
  • Kelopak bunga kelipatan 2, 4, atau 5
  • Biji berkeping 2

SISTEM KLASIFIKASI

33 of 34

Tumbuhan berbiji (Spermatophyta)

Kingdom Animalia

Dapat bergerak aktif.

  • Tidak memiliki dinding sel.
  • Tidak dapat berfotosintesis.
  • Hewan berdasarkan ada tidaknya tulang belakang dibedakan menjadi Avertebrata dan Vertebrata.

Avertebrata dibagi menjadi beberapa filum

SISTEM KLASIFIKASI

Porifera

Coelenterata

Platyhelminthes

Nematoda

Annelida

Arthropoda

Echinodermata

Molluska

34 of 34

Vertebrata merupakan hewan yang memiliki tulang belakang

Kingdom Animalia

SISTEM KLASIFIKASI

Pisces

Amphibia

Reptilia

Aves

Mamalia