1 of 22

Pembahasan Ranperda APBD Tahun 2025

Biro Kesejahteraan Rakyat

Disampaikan Oleh:

KEPALA BIRO KESEJAHTERAAN RAKYAT

ANDRIE KUSTRIA WARDANA, S.STP., M.Si. CRBD

Dinsos Provinsi Jawa Barat , 23 Oktober 2024

2 of 22

DASAR HUKUM

Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah Pasal 10

Peraturan Gubernur Jawa Barat Nomor 22 Tahun 2022 tentang Kedudukan Dan Susunan Perangkat Daerah Provinsi Jawa Barat Sesuai Bab IV Susunan Organisasi pasal 8

Peraturan Gubernur Jawa Barat Nomor 133 Tahun 2022 tentang Tugas Pokok, Fungsi, Rincian Tugas Unit dan Tata Kerja Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat Paragraf 4 Pasal 8 dan Pasal 9

3 of 22

Pemerintah

Provinsi Jawa Barat

GAMBARAN UMUM

Biro Kesejahteraan Rakyat merupakan salah satu unit kerja yang menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat, dimana sebelum tahun 2021 dikenal sebagai Biro Pelayanan dan Pengembangan Sosial.

Berdasarkan Peraturan Gubernur Jawa Barat Nomor 133 Tahun 2022 tentang Tugas Pokok, Fungsi, Rincian Tugas Unit dan Tata Kerja Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat. TUPOKSI Biro Kesejahteraan Rakyat yaitu membantu Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat dalam penyiapan, pengoordinasian, perumusan kebijakan, pengoordinasian pelaksanaan tugas Perangkat Daerah, pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan di bidang:

  • Bina mental spiritual;
  • Kesejahteraan rakyat non pelayanan dasar; dan
  • Kesejahteraan rakyat pelayanan dasar.

4 of 22

URUSAN PEMERINTAHAN BERSIFAT “KONKUREN”

Wajib Pelayanan Dasar

6 URUSAN:

Biro Kesra (3 Urusan):

  1. Pendidikan (PD)
  2. Kesehatan (PD)
  3. Sosial (PD)

Bukan Biro Kesra (3 urusan):

  1. Pekerjaan umum

penataan ruang

  1. Perumahan rakyat dan kawasan pemukiman
  2. Ketenteraman. Ketertiban Umum, dan Pelindungan Masyarakat

Wajib Non Pelayanan Dasar

18 URUSAN:

Biro Kesra (11 Urusan):

  1. Kepemudaan & Olah Raga (NPD-I)
  2. Kebudayaan(NPD-I)
  3. Tenaga Kerja (NPD-II)
  4. Pemberdayaan dan Perlindungan Perempuan dan Anak (NPD-II)
  5. Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil (NPD-II)
  6. Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (NPD-II)
  7. Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (NPD-II)
  8. Statistik (NPD-III)
  9. Persandian (NPD-III)

10. Perhubungan (NPD-III)

11. Komunikasi & Informatika (NPD-III)

Bukan Biro Kesra (7 Urusan)

  1. Pangan
  2. Pertahanan
  3. Lingkungan
  4. Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah
  5. Penanaman Modal
  6. Perpustakaan
  7. Kearsipan

Pilihan

8 URUSAN:

Biro Kesra (2 Urusan)

  1. Pariwisata (NPD-I)
  2. Transmigrasi (NPD-II)

Bukan Biro Kesra (6 Urusan):

  1. Kelautan dan

Perikanan

  1. Pertanian
  2. Kehutanan
  3. Energi dan Sumber Daya Mineral
  4. Perdagangan
  5. Perindustrian, dan;

Catatan:

PD = Pelayanan Dasar

NPD = Non-Pelayanan Dasar Pembagian berdasarkan Permendagri 56 Tahun 2019

Sumber : UU No. 23 Tahun 2014 (Pasal 11 UU 23 Tahun 2014)

5 of 22

URUSAN PEMERINTAHAN BERSIFAT “ABSOLUT”

(Dasar Penyelenggaraan Urusan Keagamaan di Biro Kesejahteraan rakyat)

Pasal 10 UU 23 Tahun 2014

Ayat (1) Urusan pemerintahan absolut sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (2) meliputi:

  1. Politik luar negeri;
  2. Pertahanan;
  3. Keamanan;
  4. Yustisi;
  5. Moneter dan fiskal nasional; dan
  6. AGAMA

Ayat (2) Dalam menyelenggarakan urusan pemerintahan absolut sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Pemerintah Pusat:

  1. Melaksanakan sendiri; atau
  2. Melimpahkan wewenang kepada instansi vertikal yang ada di daerah atau GUBERNUR SEBAGAI WAKIL PEMERINTAH PUSAT BERDASARKAN ASAS DEKONSENTRASI.

6 of 22

STRUKTUR ORGANISASI

ASISTEN PEREKONOMIAN DAN

PEMBANGUNAN

SEKRETARIS DAERAH

ASISTEN PEMERINTAHAN DAN KESEJAHTERAAN RAKYAT

ASISTEN ADMINISTRASI UMUM

BIRO KESEJAHTERAAN RAKYAT

URUSAN PELAYANAN DASAR

PELAYANAN DASAR

PENDIDIKAN

KESEHATAN

SOSIAL

BAGIAN TATA USAHA

JABATAN FUNGSIONAL

URUSAN BINA MENTAL

SPIRITUAL

URUSAN PELAYANAN DASAR

NON PELAYANAN DASAR

URUSAN KELEMBAGAAN

NON PELAYANAN DASAR 1

BINA MENTAL SPIRITUAL

URUSAN SARANA DAN

NON PELAYANAN DASAR 2

PRASARANA SPIRITUAL

NON PELAYANAN DASAR 3

Berdasarkan:

PERATURAN GUBERNUR JAWA BARAT NOMOR 22 TAHUN 2022 TENTANG KEDUDUKAN DAN SUSUNAN PERANGKAT DAERAH PROVINSI JAWA BARAT

7 of 22

CAPAIAN INDIKATOR KINERJA PERANGKAT DAERAH TAHUN 2023

NO

INDIKATOR KINERJA/PROGRAM

SATUAN

CAPAIAN

TARGET

REALISASI

1

INDIKATOR KINERJA DAERAH/GUBERNUR YANG DIAMPU OLEH PERANGKAT DAERAH

Indeks Kerukunan Umat Beragama

Point

73,08

74,10

Indeks Reformasi Birokrasi (IRB)

Point

A

A

2

INDIKATOR KINERJA PERANGKAT DAERAH

Indeks Kerukunan Umat Beragama

Point

73,08

74,10

Indeks Reformasi Birokrasi (IRB)

Point

A

A

3

INDIKATOR KINERJA PROGRAM

Presentase Bahan Kebijakan Lingkup Bidang Pembinaan, Pemahaman dan Pengamalan keagamaan yang ditindaklanjuti

Persen

95

95

Persentase Bahan Kebijakan Umum Lingkup Kesejahteraan Rakyat Yang Ditindak lanjuti

Persen

95

95

Ket:

  • Indeks KUB disusun berdasarkan survei nasional kerukunan yang dilakukan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Hasil capaian menunjukkan bahwa kondisi hubungan antarumat beragama di Jawa Barat meningkat sehingga dikategorikan BAIK
  • Hasil mengacu kepada hasil Realisasi IRB Tahun 2023 sementara didasarkan pada hasil Penilaian Mandiri Pelaksanaan Reformasi Birokrasi (PMPRB) yang dilakukan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat mengacu kepada Point-point pengukuran yang digunakan KemenPAN RB dalam evaluasi RB pada Instansi Pemerintah, hasil pengukuran sementara tersebut memperlihatkan adanya peningkatan capaian IRB dari Tahun kemarin, secara kategori, interpretasi pelaksanaan reformasi birokrasi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat meningkat dari “BAIK” menjadi “Memuaskan” kemudian secara Point, IRB meningkat sebesar 11,33 poin atau 14.40% peningkatan ini di dorong oleh adanya kenaikan yang signifikan pada nilai pengungkit sebesar 9,68 point atau 21,44%

8 of 22

INDIKATOR KINERJA PERANGKAT DAERAH 2024-2025

NO

INDIKATOR KINERJA/PROGRAM

SATUAN

TARGET

2024

2025

1

INDIKATOR KINERJA DAERAH/GUBERNUR YANG DIAMPU OLEH PERANGKAT DAERAH

Indeks Reformasi Birokrasi

Nilai

A

A

2

INDIKATOR KINERJA PERANGKAT DAERAH

Nilai Reformasi Birokrasi General

Point

80,75

80,83

3

INDIKATOR KINERJA PROGRAM

Nilai Kualitas Kebijakan Bidang

Kesejahteraan Rakyat

Point

50,15

50,25

Indeks Kepuasan Stakeholder terhadap Layanan Biro

Kesejahteraan Rakyat

Kategori

90,44

91,34

9 of 22

INDIKATOR KINERJA BIRO KESRA (Detailing)

NO

PROGRAM DAN KEGIATAN

INDIKATOR KINERJA

SATUAN

CAPAIAN

2023

TARGET

2024

2025

2026

A

Program Kesejahteraan Rakyat

Nilai Kualitas Kebijakan Bidang Kesejahteraan Rakyat

Poin

n/a

50,15

50,20

50,20

1

Fasilitasi Pembinaan Mental Spiritual

Persentase Kebijakan Pembinaan Mental Spiritual yang

Diimplementasikan secara Tepat

Persen

n/a

70,00

70,70

71,41

-

Pengelolaan Sarana dan Prasarana Spiritual

Jumlah sarana dan prasarana spiritual yang dikelola

Unit

5

9

9

9

-

Fasilitasi Kelembagaan Bina Spiritual

Jumlah lembaga spiritual yang difasilitasi

Lembaga

9

15

15

15

2

Fasilitasi Pengembangan Kesejahteraan Rakyat Pelayanan

Dasar

Persentase Kebijakan Pengembangan Kesejahteraan Rakyat

Pelayanan Dasar yang Diimplementasikan secara Tepat

Persen

n/a

70,00

70,70

71,41

-

Fasilitasi, Koordinasi, Sinkronisasi, Evaluasi, dan Capaian

Kinerja Kebijakan Kesejahteraan Rakyat Bidang Pendidikan

Jumlah Dokumen Hasil Fasilitasi, Koordinasi, Sinkronisasi,

Evaluasi , dan Capaian Kinerja Kebijakan Kesejahteraan Rakyat Bidang Pendidikan

Dokumen

8

3

3

3

-

Fasilitasi, Koordinasi, Sinkronisasi, Evaluasi, dan Capaian

Kinerja Kebijakan Kesejahteraan Rakyat Bidang Kesehatan

Jumlah Dokumen Hasil Fasilitasi, Koordinasi, Sinkronisasi,

Evaluasi , dan Capaian Kinerja Kebijakan Kesejahteraan Rakyat Bidang Kesehatan

Dokumen

5

5

5

5

-

Fasilitasi, Koordinasi, Sinkronisasi, Evaluasi, dan Capaian

Kinerja Kebijakan Kesejahteraan Rakyat Bidang Sosial

Jumlah Dokumen Hasil Fasilitasi, Koordinasi, Sinkronisasi,

Evaluasi , dan Capaian Kinerja Kebijakan Kesejahteraan Rakyat Bidang Sosial

Dokumen

2

5

5

5

3

Fasilitasi Pengembangan Kesejahteraan Rakyat Non Pelayanan

Dasar

Persentase Kebijakan Pengembangan Kesejahteraan

Rakyat Non Pelayanan Dasar yang Diimplementasikan secara Tepat

Persen

n/a

70,00

70,70

71,41

-

Koordinasi dan Sinkronisasi Kebijakan Kesejahteraan Rakyat

Bidang Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata

Jumlah Dokumen Hasil Koordinasi dan Sinkronisasi

Kebijakan Kesejahteraan Rakyat Bidang Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata

Dokumen

5

3

3

3

10 of 22

INDIKATOR KINERJA BIRO KESRA (Detailing)

NO

PROGRAM DAN KEGIATAN

INDIKATOR KINERJA

SATUAN

CAPAIAN

2023

TARGET

2024

2025

2026

-

Koordinasi dan Sinkronisasi Kebijakan Kesejahteraan Rakyat

Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Transmigrasi dan Tenaga Kerja

Jumlah Dokumen Hasil Koordinasi dan Sinkronisasi

Kebijakan Kesejahteraan Rakyat Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Transmigrasi dan Tenaga Kerja

Dokumen

19

5

5

5

-

Koordinasi dan Sinkronisasi Kebijakan Kesejahteraan Rakyat

Bidang Komunikasi, Informatika, Statistik, Persandian, dan Perhubungan

Jumlah Dokumen Hasil Koordinasi dan Sinkronisasi

Kebijakan Kesejahteraan Rakyat Bidang Komunikasi, Informatika, Statistik, Persandian, dan Perhubungan

Dokumen

3

3

3

3

B

Program Administrasi Umum

Indeks Kepuasan Stakeholder terhadap Layanan Biro

Kesejahteraan Rakyat

Persen

n/a

90,44

91,34

92,25

1

Perencanaan, Penganggaran, dan Evaluasi Kinerja

Perangkat Daerah

Persentase Dokumen Perencanaan Biro yang Disusun

sesuai Ketentuan

Persen

n/a

100

100

100

-

Penyusunan Dokumen Perencanaan Perangkat Daerah

Jumlah Dokumen Perencanaan Perangkat Daerah

Dokumen

11

9

9

9

-

Evaluasi Kinerja Perangkat Daerah

Jumlah Laporan Evaluasi Kinerja Perangkat Daerah

Dokumen

2

18

18

18

2

Administrasi Kepegawaian Perangkat Daerah

Persentase Pegawai yang Memperoleh Layanan

Kepegawaian Tepat Waktu

Persen

n/a

100

100

100

-

Pendataan dan Pengolahan Administrasi Kepegawaian

Jumlah dokumen pendataan dan pengolahan administrasi

kepegawaian

Dokumen

n/a

3

3

3

3

Administrasi Umum Perangkat Daerah

Persentase Sarana dan Prasarana Biro yang Dipenuhi

Persen

n/a

100

100

100

-

Penyediaan Peralatan dan Perlengkapan Kantor

Jumlah Paket Peralatan dan Perlengkapan Kantor yang

disediakan

Paket

12

12

12

12

Persentase Kebutuhan Akomodasi Pimpinan yang

Dipenuhi

Persen

n/a

100

100

100

-

Penyelenggaraan Rapat Koordinasi dan Konsultasi SKPD

Jumlah Laporan Penyelenggaraan Rapat Koordinasi dan

Konsultasi SKPD

Laporan

12

12

12

12

11 of 22

PAGU ANGGARAN BIRO KESEJAHTERAAN RAKYAT SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI JAWA BARAT PADA KUA PPAS TAHUN ANGGARAN 2025

BIRO KESEJAHTERAAN RAKYAT RP. 404.103.777.551

BELANJA BARANG DAN JASA

RP. 35.094.383.620

BELANJA HIBAH Rp. 364.103.777.551

BELANJA MODAL RP. 4.905.616.380

NO.

NAMA BELANJA

PAGU 2025 (Rp.)

1

FIX COST

15.976.667.181

3,95%

2

BELANJA BARANG DAN JASA

19.117.716.439

4,73%

3

BELANJA MODAL

4.905.616.380

1,21%

4

BELANJA HIBAH

364.103.777.551

90,10%

TOTAL

404.103.777.551

100%

4,73%

90,10%

1,21% 3,95%

PAGU ANGGARAN TAHUN 2025

BELANJA BARANG DAN JASA FIX COST BELANJA HIBAH BELANJA MODAL

12 of 22

SANDINGAN ANGGARAN MURNI TA 2024 DAN PAGU TA 2025

NO.

ANGGARAN

MURNI 2024 (Rp.)

PAGU 2025 (Rp.)

SELISIH

%

1

BELANJA BARANG DAN JASA

54.962.819.487

6,41%

35.094.383.620

8,68%

19.868.435.867

-56,61%

2

BELANJA HIBAH

802.148.929.000

93,59%

364.103.777.551

90,10%

438.045.151.449

-120,00%

3

BELANJA MODAL

-

4.905.616.380

1,21%

4.905.616.380

TOTAL

857.111.748.487

404.103.777.551

13 of 22

ANGGARAN BELANJA TAHUN ANGGARAN 2025 BERDASARKAN PROGRAM DAN KEGIATAN

Biro Kesra pada Tahun 2025 memiliki 2 Program, 7 Kegiatan, dan 14 Subkegiatan, dengan rincian:

Rp. 17.103.910.670,-

PROGRAM PENUNJANG URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH PROVINSI

Rp. 386.999.866.881 ,-

PROGRAM KESEJAHTERAAN RAKYAT

KEGIATAN

Perencanaan, Penganggaran, dan Evaluasi

Kinerja Perangkat Daerah Rp. 150.000.000,00

Administrasi Umum PerangkatDaerah Rp. 7.226.476.161,00

Pengadaan Barang Milik Daerah Penunjang

Urusan Pemerintah Daerah Rp. 396.200.000,00

Penyediaan Jasa Penunjang Urusan Pemerintahan Daerah

Rp. 9.331.234.509,00

KEGIATAN

Fasilitasi Pembinaan Mental Spiritual Rp. 245.399.866.881,00

Fasilitasi Pengembangan Kesejahteraan Rakyat Pelayanan Dasar

Rp. 139.800.000.000,00

Fasilitasi Pengembangan Kesejahteraan

Rakyat Non Pelayanan Dasar

Rp. 1.800.000.000,00

14 of 22

RINCIAN PAGU ANGGARAN SUB KEGIATAN

Fix Cost : Rp. 5.204.322.950

Belanja Barang dan Jasa : Rp.235.100.000

Belanja Modal : Rp.4.509.416.380 Hibah : Rp.177.307.470.381

Fix Cost : Rp. 1.441.109.722

Fix Cost : Rp. 9.331.234.509

Belanja Barang dan Jasa : Rp.8.847.250.000 Hibah : Rp. 49.296.307.170

15 of 22

SANDINGAN PRIORITAS PEMBANGUNAN DENGAN PROGRAM PRIORITAS OPD

PRIORITAS PEMBANGUNAN DAERAH

PROGRAM PRIORITAS

BAGIAN

PAGU (RP.)

Reformasi Sistem Pendidikan, Pemajuan Kebudayaan, Pendidikan Agama dan Kehidupan Beragama

Hari Santri Nasional Tk. Provinsi Jawa Barat

Bina Mental Spiritual

-

Monitoring dan Evaluasi Hibah Keagamaan dan Pendidikan

Bina Mental Spiritual

900.000.000

Kemitraan dengan Perguruan Tinggi

Pelayanan Dasar

-

Peningkatan Kerukunan Umat Beragama

Bina Mental Spiritual

900.000.000

Pengelolaan Islamic Centre Jawa Barat Fix Cost : Rp. 15.976.667.181

Pemenuhan Sarana dan Prasarana Islamic Centre : Rp. 4.509.416.380

Bina Mental Spiritual

18.851.087.707

Pengembangan dan Pemberdayaan Pesantren

Bina Mental Spiritual

-

Penguatan Sistem Kesehatan Daerah

Fasilitasi Penyusunan Kebijakan Dan Pelaksanaan Kabupaten Kota Sehat, Unit Kesehatan Siswa/Madrasah, Penyakit Menular Dan Penyakit Tidak Menular, Zero New Stunting

Pelayanan Dasar

700.000.000

Penguatan Sistem Perlindungan Sosial

Bantuan Perlindungan Ketenagakerjaan Bagi Tenaga Pendidik Bidang Keagamaan Daerah Provinsi Jawa Barat

Bina Mental Spiritual

6.966.000.000

Inovasi Pelayanan Publik dan Penataan Daerah

Fasilitasi Pengusulan Calon Gelar Pahlawan Nasional

Pelayanan Dasar

321.450.000

Penataan dan Alih Media Digital Arsip Dinamis

Tata Usaha

3.904.868.620

Fasilitasi Peningkatan Kualitas, Evaluasi dan pemantauan Kebijakan Lingkup Biro Kesejahteraan Rakyat

  1. Bina Mental Spiritual
  2. Pelayanan Dasar
  3. Non Pelayanan Dasar

1.400.000.000

16 of 22

PELAKSANAAN PROGRAM STRATEGIS

Urusan Bina Mental Spiritual

Pemerintah Provinsi Jawa Barat

NO

PROGRAM STRATEGIS

INDIKATOR PROGRAM

SATUAN

TARGET

LOKASI

PAGU ANGGARAN

PERANG KAT DAERAH

1

Hari Santri Nasional Tk. Provinsi Jawa Barat

Terlaksananya Hari Santri Nasional Tk. Provinsi Jawa barat

Kegiatan

1

Jawa Barat

(belum teranggarkan)

Biro Kesra

2

Pengembangan dan Pemberdayaan Pesantren

Tersusunnya Rumusan Kebijakan pengembangan dan Permberdayaan Pesantren

Dokumen

1

Jawa Barat

-

Biro Kesra

3

Peningkatan Kerukunan Umat Beragama

Tersusunnya rencana Aksi Peningkatan Kerukunan Umat Beragama

Kegiatan

2

Jawa Barat

900.000.000

Biro Kesra

4

Pengelolaan Islamic Centre Jawa Barat

Terkelolanya Islamic center Jawa Barat

Masjid

11

Jawa Barat

18.851.087.707

Biro Kesra

5

Monitoring dan Evaluasi Hibah Keagamaan dan Pendidikan

Terlaksananya Monitoring dan Evaluasi Calon Penerima Hibah Tahun 2025

Lokasi

27

Jawa Barat

900.000.000

Biro Kesra

17 of 22

PELAKSANAAN PROGRAM STRATEGIS

Urusan Pelayanan Dasar

Pemerintah Provinsi Jawa Barat

NO

PROGRAM

STRATEGIS

INDIKATOR

PROGRAM

SATUAN

TARGET

LOKASI

PAGU

ANGGARAN

PERANG KAT DAERAH

1

Kemitraan dengan Perguruan Tinggi

Tersusunnya Mou Dengan Perguruan Tinggi

Perguruan Tinggi

70

Jawa Barat

-

Biro Kesra

2

Fasilitasi Penyusunan

Kebijakan Dan Pelaksanaan Kabupaten Kota Sehat, Unit Kesehatan Siswa/Madrasah, Penyakit Menular Dan Penyakit Tidak Menular, Zero New Stunting

Terfasilitasi Penyusunan Kebijakan Dan Pelaksanaan Kabupaten Kota Sehat, Unit Kesehatan Siswa/Madrasah, Penyakit Menular Dan Penyakit Tidak Menular, Zero New Stunting

Kegiatan

3

Jawa Barat

700.000.000

Biro Kesra

3

Bantuan Perlindungan Ketenagakerjaan Bagi Tenaga Pendidik Bidang Keagamaan Daerah Provinsi Jawa Barat

Terlindunginya Tenaga Pendidik Keagamaan Daerah Provinsi Jawa Barat

Orang

15000

Jawa Barat

6.966.000.000

Biro Kesra

4

Fasilitasi Pengusulan Calon Gelar Pahlawan Nasional

Terusulkannya Calon Gelar Pahlawan Nasional

Orang

3

Jawa Barat

321.450.000

Biro Kesra

18 of 22

PELAKSANAAN PROGRAM STRATEGIS LAINNYA

Pemerintah Provinsi Jawa Barat

NO

PROGRAM STRATEGIS

INDIKATOR PROGRAM

SATUAN

TARGET

LOKASI

PAGU ANGGARAN

PERANG KAT DAERAH

1

Penataan dan Alih Media Digital Arsip Dinamis

Tertatanya Arsip Lingkup Biro Kesejahteraan Rakyat

Dokumen

3

Jawa Barat

3.904.868.620

Biro Kesra

2

Fasilitasi Peningkatan Kualitas, Evaluasi dan pemantauan Kebijakan

Terfasilitasinya Penyusunan Kebijakan Lingkup Biro Kesejahteraan Rakyat Yang Berkualitas

Urusan

15

Jawa Barat

1.400.000.000

Biro Kesra

19 of 22

PELAKSANAAN PROGRAM STRATEGIS ANTAR OPD (STUNTING, KEMISKINAN EKSTREM, KETAHANAN PANGAN, PENGENDALIAN INFLASI, PENGANGGURAN TERBUKA, PENINGKATAN INVESTASI, OPTIMALISASI BIJB)

NO

PROGRAM/KEGIAT

AN STRATEGIS

INDIKATOR PROGRAM/

KEGIATAN

SATUAN

TARGET

LOKASI

PAGU

ANGGARAN

ISU STRATEGIS

1

Program Kesejahteraan Rakyat/Fasilitasi dan Koordinasi

Tersusunnya bahan laporan hasil Fasilitasi dan Koordinasi Urusan Penanganan Stunting

Dok

1

Jawa Barat

-

Stunting

2

Program Kesejahteraan Rakyat/Fasilitasi dan Koordinasi

Tersusunnya bahan laporan hasil Fasilitasi dan Koordinasi Urusan Penanganan Kemiskinan Ekstrem

Dok

1

Jawa Barat

-

Kemiskinan Ektrem

3

Program Kesejahteraan Rakyat/Fasilitasi dan Koordinasi

Tersusunnya bahan laporan hasil Fasilitasi dan Koordinasi Urusan Penanganan Pengangguran Terbuka

Dok

1

Jawa Barat

-

Pengangguran

Terbuka

4

Program Kesejahteraan Rakyat/Fasilitasi dan Koordinasi

Tersusunnya bahan laporan hasil Fasilitasi dan Koordinasi Urusan Optimalisasi BIJB

Dok

1

Jawa Barat

-

Optimalisasi BIJB

20 of 22

PELAKSANAAN PROGRAM STRATEGIS ANTAR OPD (STUNTING, KEMISKINAN EKSTREM, KETAHANAN PANGAN, PENGENDALIAN INFLASI, PENGANGGURAN TERBUKA, PENINGKATAN INVESTASI, OPTIMALISASI BIJB)

WISUDA SADESHA 2022

Rekor MURI

Wisuda Penghafal Al-Qur'an Terbanyak dalam Satu Hari (2000 Wisudawan)

REKOR MURI PEMBERIAN

PROGRAM JAMSOSTEK

Pemberian Perlindungan Program

Jamsostek Kepada tenaga pendidik Bidang Keagamaan Terbanyak Rekor Indonesia (Muri)

BAZNAS AWARD 2022

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jawa Barat

menambahkan raihan penghargaan dalam ajang Baznas Award 2022. Tahun ini, Baznas Jabar dinobatkan sebagai Baznas

Provinsi/Kabupapten/Kota dengan Inovasi

Pengumpulan Zakat Terbaik se-Indonesia.

PARITRANA AWARD TINGKAT

NASIONAL TAHUN 2021

  • Peringkat Terbaik Pertama dari 34 Provinsi di Indonesia Kategori Pemerintah Provinsi
  • Peringkat Pertama PT. Bank Jabar Banten (Bank BJB) Kategori untuk Perusahaan Skala Besar
  • Peringkat Ketiga Es Cendol Elizabet Bandung Kategori UKM

PENGHARGAAN SWASTI SABA TIM

PEMBINA PROVINSI TERBAIK TAHUN 2021 dan 2023

Pengharggan dari Kementerian Kesehatan RI dan Kementerian Dalam

Negeri RI. Anugerah Swasti Saba merupaka penghargaan yang diberikan pemerintah kepada para pemimpin daerah yang berhasil menciptakan kota dan kabupaten yang bersih

PENETAPAN PAHLAWAN NASIONAL

1. KH Ahmad Sanusi PN Tahun 2022

2. KH. Abdul Chalim PN TAHUN 2023

21 of 22

SUCCESS STORY PROGAM/KEGIATAN STRATEGIS PERANGKAT DAERAH Tahun 2021-2023

KH. Abdul Chalim

PN TAHUN 2023

KH Ahmad Sanusi PN Tahun 2022

Provinsi Jawa Barat Berhasil mengusulkan CPN an. KH. Abdul Chalim Tokoh/Ulama Perjuangan Kemerdekaan asal Majalengka dan memperoleh Gelar Pahlawan Nasional Tahun 2023

Gelar Pahlawan Nasional dianugerahkan berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor : 115/TK/Tahun 2023.

Provinsi Jawa Barat Berhasil mengusulkan CPN an. KH. Ahmad Sanusi Ajengan Asal Sukabumi dan memperoleh Gelar Pahlawan Nasional Tahun 2022

Gelar Pahlawan Nasional dianugerahkan berdasarkan Keputusan Presiden nomor 96/TK/2022, setelah sebelumnya Presiden Joko Widodo menyetujui usulan Dewan Gelar,

Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan yang diketuai oleh Menkopolhukam, Mahfud MD

22 of 22