ELECTROLESS - ELEKTROPLATING�
Jenis plastik yang sering digunakan untuk elektroplating adalah ABS (Acrylonitrile Butadiene Styrene) dan polikarbonat.
Kedua jenis plastik ini memiliki sifat-sifat yang memungkinkan adhesi yang baik antara lapisan logam dan permukaan plastik setelah proses elektroplating.
ABS dan polikarbonat juga cukup tahan terhadap panas dan memiliki kekuatan mekanik yang memadai.
Persiapan permukaan dan perlakuan khusus sering diperlukan sebelum proses elektroplating untuk memastikan adhesi yang baik antara logam dan plastik. Beberapa langkah yang umum dilakukan adalah sebagai berikut:
Pembersihan dapat dilakukan dengan menggunakan deterjen lembut, pelarut organik, atau metode lain yang sesuai dengan jenis plastik yang digunakan.
2. Pengikatan Mekanik: Permukaan plastik dapat diolah dengan metode seperti pengamplasan ringan atau pengukiran untuk meningkatkan daya lekat antara lapisan logam dan plastik.
3. Perlakuan Kimia:
Beberapa plastik memerlukan perlakuan kimia khusus sebelum elektroplating.
Contohnya, dalam kasus ABS, permukaan dapat diaktivasi dengan menggunakan bahan kimia seperti asam kromat atau asam sulfurat untuk meningkatkan adhesi logam-plastik.
4. Pelapisan Basis: Beberapa plastik memerlukan pelapisan dasar sebelum elektroplating. Lapisan dasar yang umum digunakan adalah lapisan tembaga atau nikel. Lapisan dasar ini membantu meningkatkan adhesi logam-plastik dan mengurangi kemungkinan terjadinya keretakan atau delaminasi.
pH : 4 – 4.5
Setiap langkah persiapan permukaan dan perlakuan khusus akan sangat tergantung pada jenis plastik yang digunakan, kondisi permukaan, dan persyaratan elektroplating yang spesifik. Oleh karena itu, penting untuk mengikuti panduan dan prosedur yang direkomendasikan oleh produsen bahan kimia elektroplating dan melakukan uji coba kecil terlebih dahulu untuk memastikan hasil yang diinginkan.
PERSAMAAN NERNST
T= 25OC F= 96500
KOMPONEN SEL ELEKTROKIMIA
oksidasi, el: (-), volta: (+)
reduksi el: (+), volta: (-)
garam (ion2), penghantar muatan listrik