1 of 95

LEBAK MANGUNJAYA

Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan (RTBL)

CV.Gunung Kencana

Kec. Kota Kayuagung – Kab. OKI

2 of 95

O U T L I N E P A P A R A N

01

02

03

04

05

06

PENDAHULUAN

Berisi rincian terkait: Latar Belakang, Pemahaman tentang RTBL, Metodologi serta Gambaran Umum Kota Kayuagung

WILAYAH PERENCANAAN

Berisi: delineasi kawasan perencanaan dan juga gambaran umum terkait kawasan perencanaan Lebak Mangunjaya Kota Kayuagung

ANALISIS

Berisi: analisis Makro dan Mikro kawasan terkait dengan regulasi yang ada serta rencana pengembangan kawasan, serta SWOT analisis

TATA BANGUNAN & LINGKUNGAN

Berisi: rencana detail guideline dari pembangunan kawasan perencanaan Lebak Mangunjaya dan sekitarnya.

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

Berisi: visi – misi konsep, serta rencana umum pengembangan kawasan Lebak Mangunjaya

RENCANA INVESTASI

Berisi: estimasi / perkiraan biaya yang dibutuhkan untuk merealisasikan kegiatan di lokasi perencanaan dalam waktu 5 tahun kedepan.

3 of 95

PENDAHULUAN

4 of 95

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

LATAR BELAKANG

RENCANA INVESTASI

6

  1. Kebutuhan sistem yang terintegrasi (lingkungan, transportasi dan juga sosial–ekonomi) dalam pengembangan kawasan.
  2. Kebutuhan ruang terbangun berpotensi menimbulkan konflik alih fungsi lahan, kerusakan lingkungan, menurunkan daya dukung lingkungan.
  3. luas RTH minimal sebesar 30% dari luas wilayah kawasan perkotaan yang dibagi menjadi RTH Publik minimal 20% dan RTH Privat minimal 10%
  4. Visi dan Misi Pembangunan Kota Kayuagung.

5 of 95

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

RENCANA INVESTASI

6

DEFINISI

LINGKUP MATERI

Program Bangunan dan Lingkungan

Rencana Umum dan Panduan Rancangan

1

2

3

4

RTBL adalah panduan rancang bangun suatu lingkungan/ kawasan yang dimaksudkan untuk mengendalikan pemanfaatan ruang, penataan bangunan dan lingkungan

5

Rencana Investasi

Ketentuan Pengendalian Rencana

Pedoman Pengendalian Pelaksanaan

6 of 95

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

RENCANA INVESTASI

6

  1. Mengarahkan jalannya pembangunan sejak dini
  2. Mewujudkan pemanfaatan ruang secara efektif, tepat guna, spesifik dan konkret sesuai dengan rencana tata ruang wilayah
  3. Melengkapi peraturan daerah tentang bangunan gedung
  4. Mewujudkan kesatuan karakter dan meningkatkan kualitas bangunan gedung dan lingkungan/kawasan
  5. Mengendalikan pertumbuhan fisik suatu lingkungan/kawasan
  6. Menjamin implementasi pembangunan
  7. Menjamin terpeliharanya hasil pembangunan pasca-pelaksanaan

M A N F A A T

7 of 95

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

RENCANA INVESTASI

6

8 of 95

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

RENCANA INVESTASI

6

RTRW

PROVINSI

RTRW

NASIONAL

RTR KAWASAN

STRATEGIS PROVINSI

RTR PULAU

RTR KAWASAN

STRATEGIS NASIONAL

RTR KAWASAN

STRATEGIS KOTA

RTR KAWASAN

PERKOTAAN

RDTR KOTA

RTR KAWASAN

STRATEGIS KABUPATEN

RTR KAWASAN

PERDESAAN

RDTR KABUPATEN

RTR KAWASAN

AGROPOLITAN

RTRW

KABUPATEN

RTRW

KOTA

*

Penataan Ruang

Penataan Bangunan dan Lingkungan

RENCANA TATA BANGUNAN DAN LINGKUNGAN

PERBAIKAN KAWASAN

PENGEMBANGAN KEMBALI KAWASAN

PENGEMBANGAN BARU KAWASAN

PELESTARIAN/ PERLINDUNGAN KAWASAN

PERATURAN DAERAH BANGUNAN GEDUNG

PROSES IMB DAN PENYELENGGARAAN BANGUNAN GEDUNG DAN LINGKUNGAN

KEDUDUKAN R T B L

9 of 95

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

RENCANA INVESTASI

6

SISTEMATIKA PENYUSUNAN

TAHAP PENDATAAN

PANDUAN ADMINISTRASI

KETENTUAN PENGENDALIAN RENCANA

  • Pengendalian Administrasi
  • Pengendalian Fisik
  • Mekanisme dan Sanksi

PEDOMAN PENGENDALIAN PELAKSANAAN

  • Indikasi Kelembagaan dan Peran Masyarakat
  • Panduan Pengelolaan Asset Kepemilikan Kawasan/ Lingkungan

RENCANA UMUM

  • Rencana Peruntukan Lahan
  • Rencana Perpetakan, Tapak dan Sirkulasi
  • Rencana Prasarana Lingkungan
  • Rencana Aksesibilitas
  • Rencana Wujud Bangunan

RENCANA INVESTASI

PANDUAN RANCANGAN

  • Sempadan Bangunan
  • KDB, KLB, KDH, KTB
  • Orientasi & Gubahan Massa
  • Arsitektur Bangunan & lingkungan
  • Tata Informasi/ Signage

PRODUK

Guideline Pengembangan Kawasan

TAHAP ANALISIS

TAHAP PENGEMBANGAN

PRODUK

PROGRAM BANGUNAN DAN LINGKUNGAN

  • FISIK [Fisik kawasan dan Rencana Tahapan]
  • NON FISIK [Pemberdayaan & pembinaan]

10 of 95

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

RENCANA INVESTASI

6

METODOLOGI

RTRW Kab Kayuagung

Survei & Pengukuran

    • RDTRK Kaw. Perencanaan
    • RTRK Kaw.
  • Rencana Sektoral

Arahan Pengembangan Kawasan

Penggunaan & Status Lahan

Karakteristik Penduduk

Sistem Transportasi & Sirkulasi

Ketersediaan Fasilitas

Ketersediaan Jaringan Utilitas

Penggunaan & Arsitektural Bangunan

Kondisi Tapak & Lansekap

Identifikasi Karakteristik Kawasan

Konsep:

    • Aktivitas
  • Penataan

Rencana Kebutuhan Ruang

Hasil Studi Komparasi Kaw. Lain

Trend dll

Kriteria perencanaan

Rencana Building Use

Rencana Desain Tapak

Rencana Desain Sistem Transportasi & Sirkulasi

Rencana Desain Fasilitas & Jaringan Utilitas

Rencana Desain Intensitas Bangunan

Desain Arsitektur Bangunan

Regulasi Zoning Mikro

Indikasi Program & Skenario Investasi

LAPORAN PENDAHULUAN

LAPORAN ANTARA

(FAKTA & ANALISA, KONSEP RENCANA)

LAPORAN FINAL

(RENCANA & DESAIN)

11 of 95

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

RENCANA INVESTASI

6

GAMBARAN UMUM KAB. OKI

Wilayah Kabupaten Ogan Komering ilir terletak di bagian timur Provinsi Sumatra Selatan yaitu tepatnya antara 104°20’ dan 106°00’ Bujur Timur dan 2°30’ sampai 4°15’ Lintang Selatan, luasnya mencapai 19.023,47 Km².

12 of 95

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

RENCANA INVESTASI

6

GAMBARAN UMUM KOTA KAYUAGUNG

Kecamatan Kayu Agung merupakan ibukota Kabupaten Ogan Komering Ilir. Secara geografis Kecamatan ini terletak diantara 104,20° - 106,00° Bujur Timur dan 40,30° - 40,15° Lintang Selatan.

Kecamatan ini terletak pada ketinggian

±500 meter dpl, dengan

luas wilayah 140,71 km²,

Secara administratif batas wilayah:

  • Utara: Kecamatan SP Padang dan Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir
  • Selatan: Kecamatan Tanjung Lubuk dan Pedamaran
  • Barat: Kecamatan Rantau Alai, Kabupaten Ogan Ilir
  • Timur: Kecamatan Pampangan dan Sirah Pulau Padang.

13 of 95

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

RENCANA INVESTASI

6

VISI

MISI

“Terwujudnya Masyarakat Ogan Komering Ilir Yang Lebih Maju, Mandiri, Sejahtera berlandaskan Iman dan Taqwa”

Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan Yang Baik, Bersih dan Berwibawa

Melanjutkan Pembangunan Infrastruktur, Sarana dan Prasarana

Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi

Mewujudkan Penataan Ruang Yang Ramah Lingkungan

Menciptakan Kehidupan Sosial-Budaya Masyarakat yang Religius, Tertib, Aman dan Nyaman.

1

2

4

5

6

Meningkatkan Kualitas Pelayanan Pendidikan dan Kesehatan

3

14 of 95

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

RENCANA INVESTASI

6

ISSUE PEMBANGUNAN

Beberapa isu strategis yang dapat dirumuskan dalam Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir 2013-2033 adalah sebagai berikut:

  1. Penetapan sebagian wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir : Meningkatkan kualitas dan jangkauan pelayanan sarana dan prasarana, Mengembangkan pusat-pusat kegiatan fungsi sekunder, Mengembangkan kawasan budidaya lain.

  • Terbatasnya ketersediaan dan rendahnya kualitas infrastruktur wilayah: Jalan darat dan jembatan belum dapat menghubungkan seluruh wilayah, Air bersih dan listrik belum terdistribusi secara merata, Prasarana dan sarana pendidikan dan kesehatan, Irigasi teknis belum tersedia.

  • Rendahnya pemanfaatan ruang yang sesuai dengan tata ruang dan berwasasan lingkungan: Pemanfaatan lahan yang tidak sesuai dengan status kawasan dan kesesuaian lahan, Pembangunan infrstruktur wilayah yang lebih dominan dilakukan di wilayah barat, Tata batas yang belum jelas.

  • Belum optimalnya pemanfaatan sumberdaya alam: Industri pengolahan hasil pertanian, Budidaya dan pengelolaan perikanan air tawar dan kelautan serta peternakan.

15 of 95

WILAYAH PERENCANAAN

16 of 95

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

RENCANA INVESTASI

6

Loaksi perencanaan

Kawasan Lebak Mangunjaya merupakan sebuah kawasan ruang terbuka hijau yang letaknya sangat strategis. Wilayah sekitarnya merupakan wilayah pusat bisnis, permukiman, perkantoran dan wilayah sungai. Kawasan Lebak Mangunjaya terletak di Wilayah Kecamatan Kayu Agung.

KABUPATEN OKI

KOTA KAYUAGUNG

KAWASAN LEBAK MANGUNJAYA

17 of 95

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

RENCANA INVESTASI

6

Delineasi kawasan perencanaan

Kawasan Perencanaan Lebak Mangunjaya

Kota Kayuagung

Luas Kawasan Perencanaan ± 55 Ha. Luas kawasan inti lebak ± 27 Ha.

Batas kawasan: Anak Sungai Kel Paku – Mangunjaya (Utara), Jl. Letnan Mukhtar Saleh (Barat), Jl. Merdeka (Selatan), dan Jl.Kolonel Noeh Macan (Timur).

18 of 95

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

RENCANA INVESTASI

6

Landuse kawasan

PERDAGANGAN DAN JASA

SAWAH / RAWA BUDIDAYA

PERMUKIMAN

FASILITAS UMUM / PERKANTORAN

19 of 95

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

RENCANA INVESTASI

6

Open space kawasan

Open Space / Ruang Terbuka kawasan terbentuk dari keberadaan anak sungai komering (Blue Space) dan persawahan warga (Green Space).

Ruang terbuka berpotensi sebagai orientasi kawasan bila dilakukan penataan. Namun bisa juga menjadi area belakang suatu kawasan bila tidak direncanakan.

20 of 95

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

RENCANA INVESTASI

6

Figure ground – linkage

FIGURE GROUND

  • Masa bangunan didominasi masa ukuran kecil dengan mengikuti struktur jaringan jalan.
  • Masih banyak terdapat void pada kawasan (ruang terbuka pasif – ekonomi).

LINKAGE

  • Masih terdapat path yang terputus. pada kawasan (connectivity linkage).
  • Jalur sirkulasi terkonsentrasi pada beberapa jalur utama kawasan.

21 of 95

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

RENCANA INVESTASI

6

Kondisi jaringan jalan

22 of 95

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

RENCANA INVESTASI

6

Karakter Bangunan

Bangunan di area dalam permukiman memiliki karakter campuran / tidak memiliki karakter khusus lokalitas setempat. Dengan ketinggian 1 – 2 lantai.

Bangunan di koridor utama (Jl. Muchtar Saleh) didominasi bangunan permanen dengan ketinggian hingga 3 lantai.

Di Jl. Kol. Noeh Macan, bangunan didominasi bangunan lama dengan karakter khas dan material kayu. Dengan ketinggian bangunan hingga 2 lantai (panggung)

23 of 95

ANALISIS

24 of 95

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

RENCANA INVESTASI

6

Arahan rencana tata ruang kab.

  1. Pembangunan dan pengembangan pusat perdagangan dan kawasan komersial (2019 – 2028)
  2. Pembangunan dan pengembangan prasarana dan sarana olah raga termasuk gelanggang olah raga dan kegiatan sosial lainnya. (2013 – 2023)
  3. Pembangunan dan pengembangan prasarana dan sarana pariwisata seni dan budaya. (2013 – 2018)
  4. Pelestarian kawasan tradisional “kota lama”. (2013 – 2023)
  5. Pengembangan taman kota dan hutan kota (2019 – 2023)
  6. Pembangunan kolam retensi sebagai daerah resapan air (2019 – 2023)
  7. Pembangunan fasilitas pendukung kota layak anak (2019 – 2023)

Kawasan Minapolitan Pertimbangan: sudah banyak petani yang mengembangkan budidaya perikanan air tawar dengan menggunakan karamba dan jala apung dengan komoditi ikan Patin, Bawal dan ikan Nila.

25 of 95

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

RENCANA INVESTASI

6

Kepadatan penduduk

Kota Kayuagung masuk kedalam kategori tingkat kepadatan tinggi, konsekuensi yang harus diambil dalam intensitas pemanfaatan lahan di kawasan perencanaan

26 of 95

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

RENCANA INVESTASI

6

Rawan banjir

Kota Kayuagung masuk kedalam kategori tingkat rawan bencana banjir sedang.

Banjir umum terjadi akibat pasang surut air sungai Komering yang melintasi Kota Kayuagung.

27 of 95

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

RENCANA INVESTASI

6

Arahan kawasan Rawan banjir

  1. Kawasan resapan air: KDB maksimum 20 % dan KLB maksimum 40 %
  2. kawasan perlindungan setempat jenis pemanfaatannya untuk RTH, Pendirian bangunan dibatasi hanya untuk menunjang fungsi taman rekreasi terbuka dan fungsi pengamanan sempadan
  3. Kawasan Peruntukkan Pariwisata, Perlindungan situs warisan budaya setempat, Pengembangan sarana dan prasarana penunjang pariwisata, Pengharusan penerapan ciri khas arsitektur daerah, Pengharusan penyediaan fasilitas parkir.

Rawa Budidaya adalah rawa yang tetap dipertahankan fungsinya sebagai rawa berdasarkan pertimbangan teknis, sosial ekonomi dan lingkungan, bertujuan menjamin dan memelihara kelestarian keberadaan rawa sebagai sumber air dan atau meningkatkan fungsi dan pemanfaatan dengan dapat dimanfaatkan untuk permukiman didaerah rawa, pertanian atau perkebunan tanpa melakukan penimbunan.

28 of 95

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

RENCANA INVESTASI

6

Arahan pola ruang

GS

GS

GS

GS

GS

GS

GS

GS

L

L

L

L

DAS > 500 KM2, L > 100 M

DAS < 500 KM2, L > 50 M

H

H < 3 M, L > 10 M

3 M < H < 20 M, L > 15 M

H > 20 M, L > 30 M

Tak bertanggul dalam kota

Tak bertanggul luar kota

Bertanggul luar kota

Bertanggul dalam kota

> 5M

> 5M

> 3M

> 3M

PERKOTAAN

  1. sungai di kawasan permukiman berupa sempadan sungai yang diperkirakan cukup untuk dibangun jalan inspeksi antara 10 - 15 meter.
  2. Kawasan banjir dengan tingkat kenan sedang terdapat di Kecamatan Pedamaran, Tanjung Lubuk, Teluk Gelam, Sirah Pulau Padang dan Kecamatan Kota Kayu Agung.: Pembuatan saluran-saluran pengaliran (drainase), Revitalisasi kawasan tangkapan air, Konservasi ekologi kawasan rawa.
  3. Kawasan peruntukan Pariwisata: wisata budaya (Kecamatan Kayuagung ), wisata minat khusus, agrowisata (Pertanian Lahan Basah, hortikultura untuk tanaman durian, duku dan pisang) dan wisata alam.

29 of 95

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

RENCANA INVESTASI

6

Arahan pola ruang

Sejak dulu orang bermukim mendekati sungai . . . tapi lama-kelamaan sungai menjadi tempat limbah

* Sambil memperbaiki sanitasi

* 3M: mundur, madep, munggah

Cukupkah dengan menata bangunan di tepi sungai: geser sedikit & menghadap sungai?

Rumah panggung, bila risiko banjir hingga 3 meter.

Bagian bawah dapat digunakan untuk usaha (yang mudah diangkat), dapur, parkir dst.

Rumah panggung, menghindari risiko banjir?

30 of 95

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

RENCANA INVESTASI

6

Arahan pola ruang

Kawasan Pertanian

Rawa Budidaya

31 of 95

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

RENCANA INVESTASI

6

Rencana rdtr

Struktur Utama

Urban Skeleton

Simpul Kegiatan / Nodes Kawasan

POTENSI:

    • Kawasan berada didalam / sekitar nodes utama kota kayuagung (kawasan wisata cagar budaya); potensi integrasi.
    • Kawasan berada tepat dijalur Kolektor Primer Kota dan dekat dengan jalur arteri primer kota.

Untuk wilayah perencanaan fasilitas kebudayaan dan rekreasi yang sesuai untuk dialokasikan di sana adalah :

    • Gedung pertemuan skala kawasan
    • Gedung perpustakaan daerah
    • Museum daerah

Untuk wilayah perencanaan fasilitas kebudayaan dan rekreasi yang sesuai untuk dialokasikan di sana adalah :

    • Gedung pertemuan skala kawasan
    • Gedung perpustakaan daerah
    • Museum daerah

32 of 95

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

RENCANA INVESTASI

6

Masterplan rth ktoa kayuagung

RTH Kelurahan Mangunjaya:

    • RTH Non Alami (fungsi lebak pasang surut yang dimanfaatkan untuk pertanian)
    • Fungsi RTH Ekonomi (sebagai kawasan budidaya pertanian)
    • RTH Private (kepemilikan warga / masyarakat)

RTH Mangunjaya masuk dalam salah satu dari 11 potensial RTH di kota Kayuagung

33 of 95

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

RENCANA INVESTASI

6

Program pengembangan kota hijau 2016

RTH Jalan LEBAK

34 of 95

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

RENCANA INVESTASI

6

Sungai komering berbudaya

POTENSI:

Kawasan berpotensi untuk dikembangkan sebagai kawasan wisata yang dapat terintegrasi dengan masterplan wisata Sungai Komering Berbudaya. Kegiatan yang dapat dikembangkan: Kuliner (pempek, kerupuk), Perahu Kajang, Tembikar, Tikar Purun, dan atraksi budaya lain.

Plaza Pasar Kedomongan

Masjid Agung Kayuagung

Kawasan Lama Mangunjaya

Jembatan Sungai Paku

35 of 95

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

RENCANA INVESTASI

6

Potensi jaringan pergerakan

POTENSI:

Jarak Exit Toll ke kawasan ± 1,35Km, sehingga sehingga berpotensi untuk dijadikan sebagai rest area dan rekreasi tidak hanya skala kecamatan, kabupaten bahkan antar kota.

36 of 95

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

RENCANA INVESTASI

6

Main network and roadways

Kondisi eksisting:

  1. Kemenerusan linkage
  2. Dimensi ruang jalan yang relatif kecil (untuk standar kelas jalan)

Pendekatan konsep :

  1. Pelebaran koridor Utama (Mochtar Saleh), jalan Lokal dan juga jalan lingkungan.
  2. Connectivity Roadways dalam kawasan

37 of 95

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

RENCANA INVESTASI

6

Public transport route and nodes

Kondisi eksisting :

  1. Bus antar antar kota (Damri) belum difasilitasi untuk adanya pemberhentian disekitar kawasan.
  2. Potensi transportasi air bisa dikembangkan terkait karakter kawasan.

Analisa Teori:

  1. Mengembangkan magnet kawasan
  2. Menciptakan aksesibilitas pencapaian ke kawasan
  3. Mengembangkan jalur kendaraan umum darat dan air.

400M

Plaza Pasar Kedomongan

Kawasan Lama Mangunjaya

Lebak Mangunjaya

38 of 95

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

RENCANA INVESTASI

6

Pedestrian accessibility

Plaza Pasar Kedomongan

Kawasan Lama Mangunjaya

Lebak Mangunjaya

Kondisi eksisting:

  1. Pedestrian yang terputus
  2. Beberapa ruas jalan tidak ada
  3. Kenyamanan yang kurang

Analisa (teori) :

  1. Memiliki koneksi
  2. Tidak menyusahkan
  3. Nyaman
  4. Manusiawi
  5. Menarik perhatian

Pendekatan konsep :

  1. Membuat jalur pedestrian di sepanjang jalur kendaraan menuju spot / magnet kawasan
  2. Membuat rest area untuk pejalan kaki
  3. Vegetasi peneduh sepanjang pedestrian

200M

39 of 95

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

RENCANA INVESTASI

6

Green space / blue space – density

GREENSPACE

WATERSPACE

WATERSPACE

Kondisi eksisting :

  1. Area terbuka hanya dimanfaatkan sebagai lahan pertanian
  2. Aliran sungai bermanfaat secara alami tanpa ada pengaruh ekonomi yang signifikan ke masyarakat setempat

Analisa (teori) :

  1. Potensi alam ekologi
  2. Dapat meningkatkan kualitas hidup
  3. Ekonomi lingkungan
  4. Perlu adanya barrier untuk pembatasan pembangunan

Infrastruktur pembatas / pengendalian pembangunan

Potensi konektifitas Bluespace kawasan

40 of 95

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

RENCANA INVESTASI

6

ORIENTASI PEMBANGUNAN kawasan

ZONA KEPADATAN TINGGI

ZONA BELUM TERBANGUN

ZONA KEPADATAN SEDANG

Kecendrungan pembangunan didalam kawasan mengikuti pola perkembangan Rebborn Pattern pada umumnya (mengikuti pengembangan infrastruktur utama kawasan) dan menjadi daerah berlapis.

41 of 95

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

RENCANA INVESTASI

6

The township spatial framework

Zona penunjang (permukiman penduduk kel. Paku)

Zona Inti (Civic Center)

Zona Penunjang (Komersial)

Zona Penunjang (Kawasan Lama)

42 of 95

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

RENCANA INVESTASI

6

  1. Kawasan berada didalam / sekitar nodes utama kota kayuagung (kawasan wisata cagar budaya); potensi integrasi.
  2. Kawasan berada tepat dijalur Kolektor Primer Kota dan dekat dengan jalur arteri primer kota.
  3. Kawasan yang relatif masih kosong (pemanfaatan rawa pertanian / budidaya) memberikan kemudahan dalam melakukan penataan.
  4. Kawasan dengan karakter lahan basah memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai daerah tangkapan air / retensi kota.
  5. Kawasan perencanaan yang cukup luas (27Ha) memiliki potensi untuk mewadahi aktivitas yang dibutuhkan dalam skala Kota.

43 of 95

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

RENCANA INVESTASI

6

    • Kawasan belum memiliki / menjadi objek destinasi bagi warga sekitar (sawah: ekonomi terbatas)
    • Pola jaringan jalan dan juga kualitasnya yang masih belum memenuhi standar kebutuhan terhadap perencanaan dan kenyamanan bagi pengguna.
    • Konektivitas jaringan jalan (infratruktur) permukiman yang belum secara keseluruhan berpotensi timbulnya ketidakteraturan bangunan.
    • Rute dan titik pemberhentian kendaraan umum yang belum terfasilitasi untuk dapat masyarakat mencapai ke kawasan dengan kendaraan umum.

44 of 95

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

RENCANA INVESTASI

6

    • Kawasan lama menjadi kawasan wisata yang akan didukung oleh keberadaan RTH publik sebagai objek wisata. Mengembangkan objek wisata pendukung yang terintegrasi.
    • Perencanaan jaringan jalan baru dan pengembangan.
    • Rencana pembangunan Kolam Retensi 2019 – 2023, dan rencana lainnya yang terkait (kota layak anak, ruang terbuka, dst)
    • Orientasi pengembangan wisata dengan menjadikan rumah lama sebagai homestay sekitar kawasan.
    • Integrasi kawasan dengan area wisata “Sungai Komering Berbudaya” Kayuagung.
    • Adanya rencana exit toll kecamatan Kayuagung Kota.

45 of 95

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

RENCANA INVESTASI

6

    • Dukungan masyarakat terhadap pembangunan, pemeliharaan, pola pembangunan sekitar kawasan.
    • Dukungan masyarakat untuk penataan yang lebih baik (harus melakukan pelebaran jalan yang ada dan juga daerah tepia sungai sebagai jalan inspeksi).
    • Kawasan yang masuk kedalam rawan banjir sedang, perlu memperhatikan pola / bentuk konstruksi pembangunan.
    • Pembebesan lahan milik warga / status kepemilikan lahan yang bukan milik pemerintah seutuhnya.
    • Adanya destinasi baru yang lebih menarik.

46 of 95

KONSEP –

RENC. PENGEMBANGAN

47 of 95

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

“Lebak Mangunjaya Sebagai Ruang Publik Yang Representatif Terhadap Nilai Sosial, Budaya, Ekonomi Masayarakat Dan Lingkungan Kota Kayuagung”

RENCANA INVESTASI

6

Menciptakan ruang terbuka publik dengan memanfaatkan potensi Lebak Mangunjaya yang belum terfungsikan secara maksimal.

Mengintegrasikan kawasan sekitar yang memiliki potensi pariwisata melalui penataan lingkungan sehingga terciptanya satu-kesatuan.

Mewadahi setiap kegiatan / aktivitas ekonomi, sosial dan budaya masyarakat didalam kawasan yang dapat menambah nilai / daya hidup ruang publik kawasan Lebak Mangunjaya.

Mengadopsi karakter bangunan lokal dan juga ramah lingkungan didalam penyediaan sarana / fasilitas didalam kawasan Lebak Mangunjaya

1

2

4

5

Peningkatan kualitas visual kawasan sekitar (pendukung) Lebak Mangunjaya melalui penataan kembali ruang antar bangunan dan juga ruang terbuka pasif sekitar kawasan.

3

48 of 95

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

RENCANA INVESTASI

6

Konsep awal

PENUNJANG

INTI KAWASAN

Penataan Permukiman Sekitar Kawasan Kelurahan Paku

Zona Inti Kawasan: fungsi ruang publik dan rekreasi masyarakat

Area Pendukung Kawasan Lama Mangunjaya; yang terintegrasi dengan kawasan inti

Area Komersial di sepanjang koridor utama kawasan (Jl. Mochtar Saleh – Jl. Merdeka)

Penataan Area Permukiman sekitar kawasan inti Kel. Mangunjaya

49 of 95

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

RENCANA INVESTASI

6

Fungsi dalam kawasan inti

50 of 95

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

RENCANA INVESTASI

6

Siteplan kawasan

AREA KOMERSIAL KORIDOR UTAMA

ENTRANCE UTAMA KAWASAN

AREA PARKIR

PLAZA KAWASAN – AREA KULINER

GEDUNG SERBAGUNA

ZONA REKREASI AIR

PERMUKIMAN PENDUDUK

JOGGING TRACK

TAMAN TEMATIK

ENTRANCE – PLAZA - PKL

SAWAH WISATA

JEMBATAN (LANDMARK)

ENTRANCE PERMUKIMAN

LAMA

DERMAGA WISATA

PASAR SENI – PLAZA

ENTRANCE PERMUKIMAN

KEBUN BUAH / HUTAN KTOA

PERMUKIMAN BANTARAN SUNGAI

51 of 95

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

RENCANA INVESTASI

6

Perspektif kawasan

KEY MAP

52 of 95

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

RENCANA INVESTASI

6

Perspektif kawasan

KEY MAP

53 of 95

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

RENCANA INVESTASI

6

Perspektif kawasan

KEY MAP

54 of 95

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

RENCANA INVESTASI

6

Perspektif kawasan

KEY MAP

55 of 95

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

RENCANA INVESTASI

6

Figure ground

AFTER

BEFORE

56 of 95

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

RENCANA INVESTASI

6

linkage

AFTER

BEFORE

57 of 95

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

RENCANA INVESTASI

6

land use

58 of 95

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

RENCANA INVESTASI

6

Sirkulasi kendaraan - parkir

KETERANGAN:

Jalan Kolektor

Jalan Lokal Primer

Jalan Inspeksi

Jalan Lingkungan

Kantung Parkir Kendaraan

59 of 95

DISAIN SHELTER

PENEMPATAN SHELTER PADA SISI JALAN DIDISAIN MENJOROK KEDALAM UNTUK MENCEGAH TERJADINYA KEMACETAN SAAT TERJADINYA PENURUNAN DAN PENGANGKUTAN PENUMPANG KENDARAAN UMUM (TRANS JOGJA).

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

RENCANA INVESTASI

6

Public transport routes & nodes

1.5 M

1.5 M

10-12 M

3 M

3 M

STREET SPACE

PEDESTRIAN WAY

PERGERAKAN KENDARAAN UMUM

60 of 95

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

RENCANA INVESTASI

6

Jalur pedestrian

KETERANGAN:

Jalur Pedestrian Tanggul

Jalur Pedestrian Pelantar

Jalur Pedestrian Sisi Jalan

61 of 95

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

RENCANA INVESTASI

6

Signage kawasan

1

2

3

4

1. ROOF SIGN

PERLETAKAN TEGAK LURUS BANGUNAN DITUJUKAN UNTUK PENGAMAT DARI JARAK JAUH DENGAN UKURAN TIDAK LEBIH DARI 1.3 X 2.2 M

4. SUSPENDED SIGN

DIFUNGSIKAN SEBAGAI SIGN BAGI PEJALAN KAKI YANG MELINTASI BAGIAN BANGUNAN. PERLETAKAN TEGAK LURUS TERHADAP BANGUNAN.

2. PROJECTION SIGN

PENGGUNAAN SEBAGAI ALTERNATIF PENGGANTI ROOF SIGN, DENGAN PERLETAKAN DI LANTAI 3 / 4 BANGUNAN DENGAN POSISI TEGAK LURUS ANGUNAN. LEBAR SIGN DITENTUKAN TIDAK LEBIH DARI 1 M AGAR TIDAK MENGHALANGI SIGN LAIN.

3. WALL SIGN

PERLETAKAN SEJAJAR BANGUNAN DENGAN TUJUAN PENGAMATAN DARI JARAK DEKAT PERLINTASAN KENDARAAN. BESARAN TIDAK LEBIH DARI 30% FASADE BANGUNAN

PENGGUNAAN PEMBATAS TRANSPARAN BAGI FUNGSI BANGUNAN KOMERSIL

1.2 M BAGIAN BAWAH BANGUNAN MENGGUNAKAN MATERIAL ALAMI UNTUK KESAN RURAL KAWASAN

62 of 95

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

RENCANA INVESTASI

6

Signage kawasan

FREE STANDING SIGN

PERLETAKAN DI SISI LUAR BATAS KAPLING BANGUNAN DENGAN POSISI TEGAK LURUS JALAN / BANGUNAN DENGAN TUJUAN PENGAMATAN KENDARAAN. DIGUNAKAN SEBAGAI FUNGSI IDENTIFIKASI.

WALL SIGN

WALL SIGN PADA BANGUNAN SHOWROOM LEBIH BERSIFAT ORNAMEN DAN JUGA IDENTIFIKASI

PENGGUNAAN PEMBATAS TRANSPARAN BAGI FUNGSI BANGUNAN KOMERSIL

1.2 M BAGIAN BAWAH BANGUNAN MENGGUNAKAN MATERIAL ALAMI UNTUK KESAN RURAL KAWASAN

63 of 95

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

RENCANA INVESTASI

6

Signage kawasan

Klasifikasi Jalan

Jalan Kolektor (Komersial)

Jalan Lokal (Kawasan Wisata)

Jalan Lingkungan (Permukiman)

Free Standing Sign

v

sejajar

Sejajar

Wall Sign

v

-

-

Roof Sign

-

-

-

Suspended Sign

v

-

-

Projecting Sign

v

v

-

Billboard

v

-

-

Marquee Sign

v

v

-

Window / Door Sign

-

v

-

Snipe Sign

-

-

-

Parked Vehicles With Sign

-

-

-

64 of 95

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

RENCANA INVESTASI

6

Street furniture

Street furniture

TEMPAT SAMPAH

PENGGUNAAN TEMPAT SAMPAH SEBAGAI PENUNJANG SARANA KEBERSIHAN KAWASAN, DILETAKKAN PADA JALUR PEDESTRIAN DENGAN JARAK PER 20 METER

LAMPU PEDESTRIAN

SEBAGAI SARANA PENERANGAN DAN ELEMEN VISUAL JALUR PEDESTRIAN SERTA JALUR KENDARAAN PADA MALAM HARI. DILETAKKAN DENGAN JARAK PER 5 M

LAMPU JALAN

SELAIN SEBAGAI OBJEK PENERANGAN JUGA DIMANFAATKAN SEBAGAI PERLETAKAN COMERCIAL SIGNAGE. DILETAKKAN SEPANJANG JALUR KENDARAAN DENGAN JARAK 28 METER

VEGETASI

  • POHON BERTAJUK LEBAR (7-9 M) DIPILIH SEBAGAI PENEDUH JALUR PEDESTRIAN DAN JUGA SET BACK BANGUNAN YANG CUKUP JAUH. MEDIA TANAM BERUPA JALUR HIJAU SEPANJANG PEDESTRIAN, JARAK PER 10 M
  • PERDU SEBAGAI PEMBATAS DAN PENGARAH

POT TANAMAN

DIGUNAKAN SEBAGAI MEDIA TANAM UNTUK POHON PALM. DILETAKKAN PADA SISI JALUR PEDESTRIAN DENGAN JARAK PER 7 M

65 of 95

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

RENCANA INVESTASI

6

Street furniture

FIRE HYDRANT

DILETAKKAN PADA SEMUA AREA KAWASAN SEBAGAI PELENGKAP KEAMANAN TERJADINYA KEBAKARAN. DILETAKKAN DENGAN JARAK PER 60 M ATAU RADIUS 30 M TIAP TITIK.

SALURAN DRAINASE

PEMBAGIAN SALURAN YAITU RIOL LINGKUNGAN DAN RIOL KAWASAN YANG KEMUDIAN DIALIRKAN MENUJU RIOL KOTA.

LUBANG PENGHAWAAN SEKALIGUS SEBAGAI PINTU MASUKNYA AIR PADA BAHU JALAN. DIBUAT DENGAN JARAK 10 M ANTAR LUBANG

TUTUP KONTROL DRAINASE PADA JALAN PEDESTRIAN. DIBUAT DENGAN JARAK PER 10 M

TERRAKOTA

DIGUNAKAN SEBAGAI FINISHING PENUTUP PEDESTRIAN WAYS KARENA MEMILIKI TEKSTUR YANG KASAR SEHINGGA TIDAK MEMBAHAYAKAN DIGUNAKAN PADA RUANG LUAR

CONBLOCK

DIGUNAKAN SEBAGAI MATERIAL PENUTUP JALUR WALK WAY / PARKIRAN PADA AREA KOMERSIL

66 of 95

TATA BANGUNAN

& LINGKUNGAN

67 of 95

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

RENCANA INVESTASI

6

Pembagian blok kawasan

KETERANGAN :

A2 : Jalan Kolektor

A3 : Jalan Kawasan Lama

A4 : Jalan Permukiman

A6 : Jalan Inspeksi Lingkungan

A5 : Jalan Inspeksi Lokal

A1 : Zona Inti Kawasan

68 of 95

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

RENCANA INVESTASI

6

Kawasan inti (Perspektif)

A1

KEY MAP

GERBANG UTAMA KAWASAN

PLAZA – RUANG PARKIR KENDARAAN

69 of 95

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

RENCANA INVESTASI

6

Kawasan inti (Perspektif)

A1

KEY MAP

SCULPTURE PINTU MASUK

PEDESTRIAN WAYS RETENSI

70 of 95

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

RENCANA INVESTASI

6

Kawasan inti (Perspektif)

A1

KEY MAP

GEDUNG SEERBAGUNA - GAZEBO

PUJASERA

71 of 95

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

RENCANA INVESTASI

6

Kawasan inti (Perspektif)

A1

KEY MAP

PLAZA – PKL GERBANG BARAT

AREA TEMATIK

72 of 95

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

RENCANA INVESTASI

6

Kawasan inti (Perspektif)

A1

KEY MAP

AREA PARKIR BERBANG TIMUR

PASAR SENI - CINDERAMATA

73 of 95

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

RENCANA INVESTASI

6

Kawasan inti (Perspektif)

A1

KEY MAP

DERMAGA WISATA

KEBUN BUAH - PELANTAR

74 of 95

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

RENCANA INVESTASI

6

Kawasan inti (Perspektif)

A1

KEY MAP

AGROWISATA PADI KHAS

JEMBATAN PENYEBERANGAN - LANDMARK

75 of 95

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

RENCANA INVESTASI

6

Kawasan inti (Area Genangan)

A1

KETERANGAN:

AREA PENGERUKAN

AREA REKLAMASI

Estimasi Wilayah Tampungan Air (Insentiv-Disinsentif wilayah genangan).

Luas Wilayah / Area Kerukan (kedalaman 3 – 4 m)

Kolam Retensi : 136.765 m2 X 4 m

= 547.060 m3

Parit Keliling : (4m) x 1.650 = 6.600 m2 x 3 m

= 19.800 m3

Kolam Dermaga : 3.745 m2 x 4m

= 14.980 m3

TOTAL KERUKAN: 581.840 M3

Luas Wilayah / Area Timbunan (Tinggi 2 m)

Plaza – Parkir Utama : 34.922 m2 x 2 m

= 69.844 m3

Plaza Barat : 9.969 m2 x 2 m

= 19.938 m3

Plaza Timur : 10.675 m2 x 2 m

= 21.350 m3

Talud Retensi : 1.844 m x (10 m2)

= 18.440 m3

TOTAL REKLAMASI: 129.572 M3

KELEBIHAN DEBIT PENAMPUNGAN AIR:

452.268 M3

76 of 95

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

RENCANA INVESTASI

6

Kawasan inti (Guideline Kawasan)

    • Intensitas bangunan: KDB didalam kawasan inti maks. 20%, KLB 0,4
    • Fungsi bangunan: Bangunan Publik – Komersial Skala Kecil
    • Struktur bangunan : Panggung (Bangunan Gedung), Reklamasi (Bangunan Sipil; Tanggul /Talud Retensi – Area Parkir dan Plaza)

A1

K O N D I S I P A S A N G

K O N D I S I S U R U T

77 of 95

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

RENCANA INVESTASI

6

Jl. Mochtar saleh – jl. Merdeka

A2

Fungsi Bangunan

: Komersil

ROW / Lebar Jalan

GSB

: 18 m / 8 m

: min 10 m

KDB

KDH

: 70 – 80 % max

: min. 10 %

Jumlah Lantai

: max 4 Lantai

KLB

: 2.8 / 3.2

Ketinggian Bangunan

: 5 m – 18 m

Lebar Bangunan / Lot

: - / max 200 m

Pedestrian

: 3m

Sistem Ruang Terbuka Hijau

Penerangan

: Vegetasi bersifat peneduh dengan tajuk 7-9 m. media tanam memanfaatkan bahu jalan (1.5 m) pada kedua sisi. Jarak 10 m

: 30 m (di median jalan)

KEY MAP

PENGATURAN BLOK

78 of 95

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

RENCANA INVESTASI

6

Jl. Mochtar saleh – jl. Merdeka

A2

79 of 95

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

RENCANA INVESTASI

6

Permukiman PINTU MASUK KAWASAN

A3

Fungsi Bangunan

: Permukiman –

Komersial Skala Kecil

ROW / Lebar Jalan

GSB

: 10 m / 6 m

: min 6 m

KDB

KDH

: 60 – 80 % max

: min. 20 %

Jumlah Lantai

: max 2 Lantai

KLB

: 1.2 / 1.6

Ketinggian Bangunan

: 12 m

Lebar Bangunan / Lot

: 10 - 20 / max 100 m

Pedestrian

: 1m

Sistem Ruang Terbuka Hijau

Penerangan

: Vegetasi bersifat peneduh dengan tajuk 7-9 m. media tanam pada jalur hijau kavling bangunan

: 30 m (di sisi jalan menyilang)

KEY MAP

80 of 95

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

RENCANA INVESTASI

6

A3

Permukiman PINTU MASUK KAWASAN

81 of 95

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

RENCANA INVESTASI

6

Permukiman sekitar kawasan

A4

Fungsi Bangunan

: Permukiman

ROW / Lebar Jalan

GSB

: 8 m / 5 m

: min 4 m

KDB

KDH

: 60 – 80 % max

: min. 10 %

Jumlah Lantai

: max 2 Lantai

KLB

: 1.2 / 1.6

Ketinggian Bangunan

: 12 m

Lebar Bangunan / Lot

: 6 - 15 / max 100 m

Pedestrian

: 1.5m

Sistem Ruang Terbuka Hijau

Penerangan

: Vegetasi bersifat peneduh dengan tajuk 7-9 m. media tanam area hijau kavling hunian

: 30 m (di sisi jalan menyilang)

KEY MAP

82 of 95

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

RENCANA INVESTASI

6

Permukiman sekitar kawasan

A4

83 of 95

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

RENCANA INVESTASI

6

Permukiman batas kel. Paku

A5

KEY MAP

Fungsi Bangunan

: Permukiman

ROW / Lebar Jalan

GSB

: 10 - 15 m / 7 m

: min 5 m

KDB

KDH

: 60 – 80 % max

: min. 10 %

Jumlah Lantai

: max 2 Lantai

KLB

: 1.2 / 1.6

Ketinggian Bangunan

: 12 m

Lebar Bangunan / Lot

: 10 - 30 / max 100 m

Pedestrian

: 1.2 - 2 m (Sisi permukiman)

Sistem Ruang Terbuka Hijau

Penerangan

: Vegetasi bersifat peneduh dengan tajuk 7-9 m. Disepanjang Jalur hijau sungai dan permukiman jarak 10 – 15 m

: 30 m (di sisi Permukiman)

84 of 95

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

RENCANA INVESTASI

6

Permukiman batas kel. Paku

A5

85 of 95

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

RENCANA INVESTASI

6

Permukiman batas kawasan inti

A6

KEY MAP

Fungsi Bangunan

: Permukiman

ROW / Lebar Jalan

GSB

Lebar Irigasi

: 6 m / 4 m

: min 3 m

: 6 – 8 m

KDB

KDH

: 60 – 80 % max

: min. 10 %

Jumlah Lantai

: max 2 Lantai

KLB

: 1.2 / 1.6

Ketinggian Bangunan

: 12 m

Lebar Bangunan / Lot

: 6 – 15 m / max 100 m

Pedestrian

: 1 - 1.5 m (Sisi permukiman)

Sistem Ruang Terbuka Hijau

Penerangan

: Vegetasi bersifat peneduh dengan tajuk 7-9 m. Disepanjang Jalur hijau Irigasi dan permukiman jarak 10 – 15 m

: 30 m (di sisi Permukiman)

86 of 95

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

RENCANA INVESTASI

6

Permukiman batas kawasan inti

A6

87 of 95

RENCANA INVESTASI

88 of 95

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

RENCANA INVESTASI

6

Kegiatan pembangunan - penataan

  1. ZONA INTI (Kawasan Lebak Mangun Jaya)
    1. Pembangunan kolam retensi kawasan (pengerukan, talud, pintu air, jogging track.
    2. Pembangunan drainase sekeliling kawasan perencanaan (pemb saluran, penghijauan)
    3. Entrace Utama Kawasan (Gerbang, Lap. Parkir, Plaza, Area PKL)
    4. Entrace Selatan / Kawasan Lama (Lap. Parkir, Plaza, Area PKL, Gerbang, Pasar seni dan cinderamata)
    5. Entrance Permukiman Utara (Plaza, Lap. Parkir, Area PKL)
    6. Jembatan Penghubung sebagai Landmark
    7. Jalan pelantar (pedestrian) sisi sungai dan permukiman (dengan street furniture)
    8. Area bermain dan taman tematik tepi kolam retensi
    9. Gedung serba guna terapung
    10. Dermaga wisata (koneksi sungai komering)
    11. Dermaga wisata air kolam retensi
    12. Hutan konservasi tepian sungai
    13. Persawahan sisi permukiman
    14. Bus Stop (Halte Bus / Kendaraan Umum)

  • ZONA PENUNJANG (Kawasan Sekitar)
    1. Penataan Jalan Utama Mochtar Saleh – Jalan Merdeka
    2. Penataan permukiman kawasan lama sebagai Entrance sekunder kawasan inti (jalan permukiman dan ruang jalan)
    3. Penataan Permukiman di sepanjang tepian anak sungai kel. Paku (jalan permukiman dan ruang jalan)
    4. Penataan permukiman diareal batas kawasan inti perencanaan (jalan permukiman dan ruang jalan)
    5. Penataan Permukiman Penduduk Sekitar Kawasan Inti (Jalan Lingkungan)
    6. Renovasi pengembangan jembatan (kawasan paku – mangunjaya)

89 of 95

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

RENCANA INVESTASI

6

Rencana kegiatan investasi

No

Uraian Program Kegiatan

Satuan

Volume

Harga Satuan (x1000)

Jumlah (x1000)

Titik Koordinat Kegiatan (UTM)

A

Program Umum

 

 

 

 

 

1

Legalisasi Rencana Umum

1

Keg

 

 

-

B

Pembangunan Ruang Publik Lebak Mangunjaya (Kawasan Inti)

 

 

 

 

 

1

Pembebasan lahan lebak Mangunjaya

27

Ha

Rp 2,500,000.00

Rp 80,000,000

481063.75 m E, 9625752.56 m S

2

Draging (pengerukan) area kolam retensi

547060

m3

Rp 27.65

Rp 15,128,397

3

Draging (pengerukan) area drainase keliling kawasan

19800

m3

Rp 27.65

Rp 547,549

4

Draging (pengerukan) area dermaga wisata

14980

m3

Rp 27.65

Rp 414,257

481438.61 m E, 9625812.03 m S

5

Pembangunan tanggul keliling kolam retensi (dan finishing)

18440

m3

Rp 706.52

Rp 13,028,284

481063.75 m E, 9625752.56 m S

 

Pembangunan perkerasan jogging track sepanjang tanggul retensi (lebar 3 m)

1844

m

Rp 3,780.00

Rp 6,970,320

6

Penyediaan lampu penerangan (lampu taman) sepanjang kolam retensi per 20 m

92

titik

Rp 7,980.00

Rp 734,160

7

Penyediaan tanaman pohon peneduh dan tanaman hias sepanjang sisi kolam retensi.

6648.6

m2

Rp 175.00

Rp 1,163,511

8

Pengurukan / reklamasi area parkir dan plaza utama kawasan

69844

m3

Rp 21.60

Rp 1,508,630

480871.07 m E, 9626008.72 m S

9

Pembangunan lansekap ruang terbuka - parkir dan plaza pintu masuk utama

34922

m2

Rp 1,900.00

Rp 66,351,800

10

Penyediaan lampu penerangan kawasan plaza dan parkir gerbang utama kawasan

39

titik

Rp 7,980.00

Rp 311,220

11

Penyediaan tanaman pohon peneduh dan tanaman hias area gerbang utama kawasan

87

titik

Rp 500.00

Rp 43,500

12

Pembangunan pintu gerbang kawasan

1

Keg

Rp 400,000.00

Rp 400,000

480836.04 m E, 9626007.53 m S

13

Pembangunan tugu / sculpture area gerbang utama kawasan

1

Keg

Rp 275,000.00

Rp 275,000

480939.39 m E, 9625975.57 m S

90 of 95

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

RENCANA INVESTASI

6

Rencana kegiatan investasi

No

Uraian Program Kegiatan

Satuan

Volume

Harga Satuan (x1000)

Jumlah (x1000)

Titik Koordinat Kegiatan (UTM)

14

Pembangunan area pujasera kawasan

540

m2

Rp 3,850.00

Rp 2,079,000

480878.42 m E, 9625864.49 m S

15

Pembangunan Gedung Serbaguna kawasan

3000

m2

Rp 4,300.00

Rp 12,900,000

480991.92 m E, 9625916.68 m S

16

Pembangunan gazebo-gazebo di tepian retensi (pintu masuk utama kawasan)

10

unit

Rp 18,000.00

Rp 180,000

17

Pengurukan / reklamasi area parkir - plaza sisi Barat kawasan

19938

m3

Rp 21.60

Rp 430,661

481162.51 m E, 9625509.71 m S

18

Pembangunan plaza gerbang barat kawasan

4200

m2

Rp 1,900.00

Rp 7,980,000

19

Pembangunan booth PKL sisi Barat

12

unit

Rp 8,500.00

Rp 102,000

20

Pembangunan area parkir kendaraan

2498

m2

Rp 1,200.00

Rp 2,997,600

21

Pembangunan area bermain dan tematik sisi Barat kawasan

3271

m2

Rp 1,900.00

Rp 6,214,900

22

Penyediaan lampu penerangan kawasan plaza dan parkir sisi Barat (radius 20 m)

25

titik

Rp 7,980.00

Rp 199,500

23

Penyediaan tanaman pohon peneduh dan tanaman hias di area plaza sisi Barat

25

titik

Rp 500.00

Rp 12,500

24

Pengurukan / reklamasi area parkir dan plaza sisi Timur kawasan

21350

m3

Rp 21.60

Rp 461,160

481404.57 m E, 9625548.99 m S

25

Pembangunan plaza gerbang Timur

7650

m2

Rp 1,900.00

Rp 14,535,000

26

Pembangunan area parkir sisi Timur

3025

m2

Rp 1,200.00

Rp 3,630,000

27

Pembangunan bangunan pasar seni - souvenir shop

1300

m2

Rp 3,850.00

Rp 5,005,000

 

Pembangunan jalan pelantar kayu pasar seni - souvenir shop

2000

m2

Rp 2,100.00

Rp 4,200,000

28

Penyediaan penerangan area plaza dan parkir kendaraan sisi Timur

48

titik

Rp 7,980.00

Rp 383,040

29

Pembangunan Dermaga Wisata + Pintu air

1

Keg

Rp 2,300,000.00

Rp 2,300,000

481438.61 m E, 9625812.03 m S

30

Pembangunan jalan pelantar keliling kawasan (konstruksi panggung fin. Kayu lebar 3 m)

1650

m

Rp 2,100.00

Rp 3,465,000

481063.75 m E, 9625752.56 m S

91 of 95

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

RENCANA INVESTASI

6

Rencana kegiatan investasi

No

Uraian Program Kegiatan

Satuan

Volume

Harga Satuan (x1000)

Jumlah (x1000)

Titik Koordinat Kegiatan (UTM)

31

Penyediaan tanaman-tanaman buah khas Kayuagung

2.5

Ha

Rp 4,000,000.00

Rp 10,000,000

481152.86 m E, 9625907.35 m S

32

Penyediaan dan penanaman bibit padi khas Kayuagung

1.89

Ha

Rp 25,000.00

Rp 47,250

481089.72 m E, 9625318.33 m S

33

Pembangunan jembatan penyeberangan kendaraan - Landmark - kawasan

120

m

Rp 509,090.91

Rp 61,090,909

481297.50 m E, 9625497.27 m S

34

Penyediaan sarana transportasi air (speed boat)

4

Unit

Rp 45,000.00

Rp 180,000

-

C

Pengembangan Jalan Kolektor Sekunder Kawasan (Jl. Kolonel Mochtar Saleh - Jl. Merdeka)

 

 

 

Rp -

 

1

Pembebasan lahan untuk pelebaran jalan Kolonel Mochtar Saleh

11880

m2

Rp 500.00

Rp 5,940,000

480144.28 m E, 9627475.92 m S - 481043.15 m E, 9625246.42 m S

2

Penyusunan DED koridor jalan Kolonel Mochtar Saleh

1

Keg

Rp 500,000.00

Rp 500,000

3

Pembangunan jalan aspal sisi pelebaran jalan

1

km

Rp 2,480,000.00

Rp 2,480,000

4

Pembangunan jalur pedestrian di kedua sisi jalan lebar 1,5m

2000

km

Rp 480.00

Rp 960,000

5

Pembangunan saluran drainase kedua sisi jalan lebar 1m

2000

m

Rp 525.78

Rp 1,051,560

6

Instalasi Penerangan (lampu jalan) jarak 50 m

20

titik

Rp 7,980.00

Rp 159,600

7

Penghijauan berupa pohon peneduh di kedua sisi jalan jarak 8m

125

titik

Rp 500.00

Rp 62,500

8

Penyediaan signage sepanjang koridor (pengarah)

1

Keg

Rp 250,000.00

Rp 250,000

9

Penyediaan tempat sampah setiap jarak 50 m

20

titik

Rp 800.00

Rp 16,000

 

 

 

 

 

 

 

92 of 95

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

RENCANA INVESTASI

6

Rencana kegiatan investasi

No

Uraian Program Kegiatan

Satuan

Volume

Harga Satuan (x1000)

Jumlah (x1000)

Titik Koordinat Kegiatan (UTM)

D

Pengembangan - Perbaikan Jalan Utama Permukiman Menuju Kawasan Inti (Gerbang)

 

 

 

Rp -

 

1

Penyusunan DED koridor pintu masuk gerbang kawasan sisi Timur dan sisi Barat Kawasan

2

Keg

Rp 68,000.00

Rp 136,000

481489.57 m E, 9625530.81 m S & 480998.04 m E, 9625523.18 m S

2

Pembangunan saluran drainase utama kedua sisi jalan lebar 1m (saluran sekunder)

1024

m

Rp 525.78

Rp 538,399

3

Pembangunan jalur pedestrian di kedua sisi jalan lebar 1,5m

1024

m

Rp 480.00

Rp 491,520

4

Instalasi Penerangan (lampu jalan) jarak 30 m

17

titik

Rp 7,980.00

Rp 135,660

5

Penghijauan berupa pohon peneduh di kedua sisi jalan jarak 8m

128

titik

Rp 500.00

Rp 64,000

6

Penyediaan signage sepanjang koridor (sebagai pengarah)

1

Keg

Rp 130,000.00

Rp 130,000

7

Penyediaan tempat sampah setiap jarak 50 m

10

titik

Rp 800.00

Rp 8,000

E

Perbaikan dan Pengembangan Jalan Lingkungan

 

 

 

Rp -

 

1

Penyusunan DED peningkatan jalan lingkungan

1

Keg

Rp 360,000.00

Rp 360,000

480972.75 m E, 9625562.46 m S - 481232.26 m E, 9625244.52 m S - 481468.67 m E, 9625333.93 m S - 481533.48 m E, 9625631.15 m S

2

Rehab jalan lingkungan lebar 3 m

14000

m

Rp 465.00

Rp 6,510,000

3

Penyediaan ruang hijau vertikal / titik pohon / pot tanaman setiap rumah

-

titik

 

 

4

Instalasi penerangan jalan utama lingkungan

280

titik

Rp 7,980.00

Rp 2,234,400

5

Penyediaan signage setiap gang lingkungan

1

ls

Rp 480,000.00

Rp 480,000

6

Penyediaan tempat sampah 3R komunal untuk setiap 10 hunian dalam lingkungan

140

titik

Rp 800.00

Rp 112,000

7

Penyediaan gerobak / motor sampah

2

unit

Rp 18,000.00

Rp 36,000

8

Pembangunan RTLH (Rumah Tidak Layak Huni)

-

unit

 

 

93 of 95

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

RENCANA INVESTASI

6

Rencana kegiatan investasi

No

Uraian Program Kegiatan

Satuan

Volume

Harga Satuan (x1000)

Jumlah (x1000)

Titik Koordinat Kegiatan (UTM)

F

Pembangunan Jalan Inspeksi Lokal (Tepian Anak Sungai Komering) Kel. Paku - Kel. Mangunjaya

 

 

 

Rp -

 

1

Pembebasan lahan kepemilikan warga disepanjang bantaan anak sungai.

1.73

Ha

Rp 2,500,000.00

Rp 4,325,000

480840.83 m E, 9626185.94 m S - 481615.05 m E, 9625778.72 m S

2

Penyusunan DED koridor jalan inspeksi lokal dan talud sepanjang anak sungai

1

Keg

Rp 70,000.00

Rp 70,000

3

Pembangunan infrastruktur jalan lingkungan

850

m

Rp 465.00

Rp 395,250

4

Pembangunan tanggul sepanjang anak sungai

850

m

Rp 1,210.00

Rp 1,028,500

5

Pembangunan saluran drainase sepanjang sisi kawasan permukiman

850

m

Rp 262.89

Rp 223,457

6

Pembangunan jalur pedestrian disepanjang sisi kawasan permukiman

850

m

Rp 480.00

Rp 408,000

7

Instalasi penerangan kawasan sepanajng jalan inspeksi (lampu jalan jarak 50 m)

17

titik

Rp 7,980.00

Rp 135,660

8

Pembangunan taman dan ruang terbuka kawasan sepanjang bantaran sungai

1.73

Ha

Rp 500,000.00

Rp 865,000

9

Penyediaan Tempat Sampah 3R ruang publik

8

titik

Rp 800.00

Rp 6,400

10

Penyediaan Bangku Taman

17

titik

Rp 2,400.00

Rp 40,800

94 of 95

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

RENCANA INVESTASI

6

Rencana kegiatan investasi

No

Uraian Program Kegiatan

Satuan

Volume

Harga Satuan (x1000)

Jumlah (x1000)

Titik Koordinat Kegiatan (UTM)

Tahun Kegiatan

Keterangan

2020

2021

2022

2023

2024

G

Pembangunan Jalan Inspeksi Lingkungan - Talud Perbatasan Kawasan

 

 

 

Rp -

 

 

 

 

 

 

 

1

Penyusunan DED koridor jalan inspeksi lingkungan dan talud sepanjang anak sungai

1

Keg

Rp 89,000.00

Rp 89,000

481063.75 m E, 9625752.56 m S

 

 

 

 

 

 

2

Pembangunan tanggul sepanjang saluran drainase buatan keliling kawasan

1650

m

Rp 1,210.00

Rp 1,996,500

 

 

 

 

 

 

3

Pembangunan infrastruktur jalan lingkungan (lebar 3 m)

1650

m

Rp 465.00

Rp 767,250

 

 

 

 

 

 

4

Pembangunan saluran drainase sepanjang sisi kawasan permukiman

1650

m

Rp 262.89

Rp 433,769

 

 

 

 

 

 

5

Pembangunan jalur pedestrian disepanjang sisi kawasan permukiman (lebar 1,2 m)

1650

m

Rp 480.00

Rp 792,000

 

 

 

 

 

 

6

Instalasi penerangan kawasan sepanajng jalan inspeksi (lampu jalan jarak 50 m)

33

titik

Rp 7,980.00

Rp 263,340

 

 

 

 

 

 

7

Pembangunan taman dan ruang terbuka kawasan sepanjang bantaran sungai

4950

m2

Rp 50,000.00

Rp 247,500,000

 

 

 

 

 

 

8

Penyediaan Tempat Sampah 3R ruang publik (penempatan setiap 10 unit bangunan / rumah)

17

titik

Rp 800.00

Rp 13,600

 

 

 

 

 

 

9

Penyediaan Bangku Taman

34

titik

Rp 2,400.00

Rp 81,600

 

 

 

 

 

 

H

Renovasi dan Pengembangan Jembatan Anak Sungai Komering (Kel. Paku - Kel. Mangunjaya)

 

 

 

Rp -

 

 

 

 

 

 

 

1

Penyusunan DED jembatan yang menghubungkan kelurahan Mangunjaya - Paku

1

Keg

Rp 160,000.00

Rp 160,000

481618.55 m E, 9625757.50 m S

 

 

 

 

 

 

2

Pembangunan jembatan

1

Bangunan

Rp 4,070,000.00

Rp 4,070,000

 

 

 

 

 

 

 

TOTAL

RP.611,590,913

 

 

 

 

 

 

 

95 of 95

1

2

3

4

5

PENDAHULUAN

WILAYAH PERENCANAAN

ANALISIS

KONSEP – RENC. PENGEMBANGAN

TATA BANGUNAN - LINGKUNGAN

RENCANA INVESTASI

6