1 of 43

PEWARISAN SIFAT

BY ERIKA WARASTUTI PURNAMI

2 of 43

KOMPETENSI DASAR

Menerapkan konsep pewarisan sifat dalam pemuliaan dan kelangsungan makhluk hidup

01

Menyajikan hasil penelusuran informasi dari berbagai sumber terkait tentang tanaman dan hewan hasil pemuliaan

02

3 of 43

Indikator

  1. Menjelaskan peranan materi genetik dalam penentuan sifat
  2. Membandingkan kromosom tubuh dan sel kelamin pada manusia

4 of 43

Pewarisan sifat dari induk kepada keturunannya disebut Hereditas

Cabang ilmu biologi yang khusus mempelajari tentang hereditas adalah Genetika.�

5 of 43

Key Word

Kromosom

Autosom

Genosom

Gen

Lokus

6 of 43

KROMOSOM

7 of 43

Kromosom adalah benang-benang halus yang berfungsi sebagai pembawa

informasi genetis kepada keturunannya

Kromosom adalah struktur berbentuk batang yang terdapat dalam inti sel atau organel sel tertentu yang mengandung gen.

Sepasang kromosom yang bentuk dan ukurannya sama disebut kromosom homolog

KROMOSOM

8 of 43

KROMOSOM

LENGAN

SENTROMER

  • Kromosom terdiri atas dua bagian yaitu kepala kromosom (sentromer) dan lengan kromosom.
  • Lengan kromosom (Lokus) merupakan bagian kromosom yang di dalamnya terdapat gen
  • Gen sendiri merupakan pembawa sifat yang diturunkan

9 of 43

Metasentrik

Sub metasentrik

Akrosentrik

Telosentrik

Bentuk- bentuk Kromosom

10 of 43

Tipe Kromosom

01

02

Autosom

Gonosom

Kromosom Tubuh (Autosom)

yaitu kromosom yang menentukan ciri-ciri tubuh.

Kromosom Kelamin (Gonosom)

yaitu kromosom yang menentukan jenis kelamin pada individu jantan atau betina atau pada manusia pria atau wanita. Misalnya: pada kromosom lalat buah (Drosophila melanogaster) memiliki 4 pasang kromosom, terdiri atas 3 pasang autosom dan 1 pasang gonosom.

11 of 43

Kromosom pada Manusia

46

Jumlah kromosom pada sel tubuh manusia sebanyak 46 kromosom (23 pasang), sedangkan pada sel kelaminnya (sperma atau ovum) ada 23 kromosom

Inti sel tubuh dan inti sel kelamin suatu organisme mempunyai jumlah kromosom yang berbeda. Kromosom yang terletak di dalam inti sel tubuh bersifat diploid (2n) (berpasangan), sedangkan di dalam inti sel kelamin/gamet bersifat haploid (n) tidak berpasangan.

12 of 43

Gen

Lokus terletak pada lengan kromoson

Gen adalah sepasang DNA yang menentukan sifat tertentu atau membawa ciri tertentu

Gen terletak didalam lokus

GEN :

Segmen tertentu DNA (yang ada di kromosom) yang menentukan sifat keturunan tertentu.

13 of 43

Indikator

  1. Menerapkan Hukum Mendel pada pewarisan sifat makhluk hidup
  2. Menentukan hasil persilangan monohibrida dan dihibrida melalui diagram sesuai hukum pewarisan sifat

14 of 43

Mengenal Bapak Genetika (Gregor Johann Mendel)

Memilih menggunakan tanaman kacang ercis (Pisum sativum) karena beberapa alasan:

  • Umur relatif pendek
  • Dapat melakukan penyerbukan silang sendiri
  • Memiliki perbedaan karakteristik yang jelas sehingga mudah diamati
  • Dapat menghasilkan 14 galur murni dengan perbedaan 7 karakter
  • Dapat menghasilkan keturunan yang banyak sekaligus

Seorang Biarawan, Petani

Austria 1822- 1844

Penelitian menghasilkan Hukum Mendel I : Segregasi dan Hukum Mendel II: Asortasi

15 of 43

Hukum Mendel

Hukum Mendel I ( Hukum segregasi)

“Pada pembentukan gamet, kedua gen induk yang merupakan pasangan alel akan disegregasikan (memisah) kedalam dua anakan, sehingga tiap-tiap gamet menerima satu gen dari induknya.”

Hukum Mendel II

“ Jika dua individu memiliki dua atau lebih pasang sifat, maka diturunkannya pasangan sifat secara bebas, tidak bergantung pada pasangan sifat yang lain. Alel dengan gen sifat yang berbeda tidak saling mempengaruhi.”

PSAP

16 of 43

Key Word Persilangan

Dihibrid

Persilangan dengan dua sifat beda

Gamet

Sel Kelamin

Parental

Induk

Anak/Keturunan

Filial

Persilangan dengan satu sifat beda

Monohibrid

Alela

Pasangan sifat beda dalam 1 gen

17 of 43

Sifat yang kuat/lebih banyak muncul pada keturunan

Dominan

Sifat yang sama-sama kuat dan muncul di keturunan

Intermedier

Sifat yang tampak dari luar, hasil perpaduan antara sifat genotif dengan lingkungan

Fenotip

Sifat yang di bawa oleh gen, tidak tampak dari luar

Genotip

Sifat yang lebih sedikit/lemah muncul pada keturunan

Resesif

Key Word Persilangan

18 of 43

Key Word Persilangan

Test Cross

Persilangan antara F1 dg induknya yang resesif

04

Back Cross

Persilangan antara F1 dg induknya yang dominan

05

06

Semidominan

Pasangan gen yang berinteraksi memunculkan sifat perpaduan

01

Homozigot

Pasangan gen yang sama kuat. Homozigot dominan AA/ KK/ MM. Homozigot resesif aa/kk/mm.

02

Heterozigot

Pasangan gen yang tidak sama kuat, Aa/Kk/Mm.

03

19 of 43

Persilangan Monohibrid

Pada persilangan ini hanya satu sifat saja yang diperhatikan, misalnya: warna bunga, tinggi tanaman, warna buah, rasa buah, dsb. Artinya sifat lain diabaikan.

Sesuai dengan Hukum Mendel I, gen dalam satu alela akan memisah secara bebas, misalnya warna bunga Merah yang dominan dapat memiliki genotip (MM atau Mm).

Persilangan dengan satu sifat beda

Monohibrid

Persilangan dengan satu sifat beda dengan kedua gen sama kuat sehingga tidak ada yang tertutupi oleh gen pasangannya

Monohibrid Dominan Tak Penuh ( Intermedier)

Persilangan dengan satu sifat beda, dimana sifat salah satu gen dominan (menutup) sifat gen pasangannya

Monohibrid Dominan Penuh

20 of 43

Persilangan Monohibrid Dominan Penuh

Persilangan pada kasus dominansi penuh akan terjadi apabila sifat gen yang satu lebih kuat dibandingkan dengan sifat gen yang lainnya. Akibatnya, sifat gen yang lebih kuat itu dapat menutupi sifat gen yang lemah. Dalam hal ini, gen yang memiliki sifat yang kuat disebut gen dominan dan gen yang memiliki sifat yang lemah disebut gen resesif.

Perhatikan contoh di bawah ini, ya.

Persilangan antara bunga mawar merah (MM) dengan bunga mawar putih (mm) dengan gen M bersifat dominan penuh terhadap m. Lakukanlah persilangan sampai mendapatkan F2!

Penyelesaian:

21 of 43

Perhatikan keturunan 1 (F1) dan keturunan 2 ( F2 )

22 of 43

Persilangan Monohibrid Dominan Tak Penuh ( Intermedier )

Persilangan pada kasus intermediet terjadi apabila sifat dari kedua gen sama-sama kuat. Jadi, tidak ada gen yang bersifat dominan ataupun resesif.

Perhatikan contoh di bawah ini.

Perhatikan contoh di bawah ini.

Persilangan antara bunga Mirabilis jalappa merah (MM) dengan bunga Mirabilis jalappa (mm) dengan M dan m sama-sama merupakan gen dominan. Lakukanlah persilangan sampai mendapatkan F2!

Penyelesaian:

23 of 43

Persilangan Monohibrid Intermedier

24 of 43

Perhatikan perbandingan genotip dan fenotipnya. Samakah dengan pada Monohibrid Dominan penuh? Bandingkan!

25 of 43

Latihan

Monohibrid Dominan

Tanaman kapri/ercis berbatang tinggi (TT) disilangkan dengan tanaman ercis berbatang pendek (tt) dimana batang tinggi bersifat dominan.Tentukan :

a.F1 dan fenotipe

b.F2 (hasil persilangan sesama F1)

c.perbandingan genotip dan fenotipe

Monohibrid Intermedier

Marmot berbulu hitam (HH) disilangkan dengan marmot berbulu putih (hh) dimana persilangan tersebut bersifat intermediet. Tentukan :

a.F1 dan fenotipe

b.F2 (jika F1 disilangkan dengan sesamanya)

c.Rasio genotipe dan fenotipe

26 of 43

Persilangan Dihibrid

40%

50%

60%

80%

01

02

03

04

Misalnya warna buah dan bentuk buah, warna buah, bentuk buah, dan rasa buah, dsb.

Jika pada persilangan monohibrid kita hanya memperhatikan satu sifat beda saja, maka pada persilangan dihibrid kita akan memperhatikan dua sifat beda atau lebih.

Pada persilangan dihibrid berlaku Hukum II Mendel karena pada saat pembentukan F2, gen di dalam gamet yang tadinya mengalami pemisahan kemudian akan bergabung secara bebas.

Penggabungan secara bebas ini maksudnya adalah gen yang satu dapat secara bebas bergabung dengan gen yang lainnya tanpa adanya syarat tertentu.

27 of 43

Perhatikan contoh berikut ini.

Persilangan antara biji bulat kuning (BBKK) dengan biji kisut hijau (bbkk). Biji bulat (B) dominan terhadap biji kisut (b) dan warna kuning (K) dominan terhadap warna hijau (k). Lakukan persilangan sampai mendapat F2!

Penyelesaian:

Perhatikan tabel

Sehingga, akan diperoleh F2 = bulat kuning (B_K_), bulat hijau (B_kk), kisut kuning (bbK_), kisut hijau (bbkk). 

Untuk perbandingan fenotipnya adalah sebagai berikut:

Perbandingan fenotip = bulat kuning : bulat hijau : kisut kuning : kisut hijau

= 9 : 3 : 3 : 1. 

28 of 43

Persilangan marmot rambut hitam kasar (HHKK) dengan marmot rambut putih halus (hhkk) menghasilkan F1 semua berambut hitam kasar,dimana rambut hitam kasar bersifat dominan. Jika F1 disilangkan sesama tentukan:

a.Parental (P2)

b.F2

c.Perbandingan genotip dan fenotip

Latihan

29 of 43

Indikator

4.3.1 Menyajikan hasil penelusuran informasi dari internet berupa artikel tentang tanaman dan hewan hasil pemuliaan

30 of 43

Pemuliaan Tanaman dan Hewan

Pengertian

Suatu usaha untuk mendapatkan tanaman atau hewan dengan bibit unggul sehingga kita dapat menikmati hasilnya

B

Tanaman dan Hewan

Contoh tanaman hasil pemuliaan :

Semangka tanpa biji, jagung manis, durian monthong, dsb

Pemuliaan

A

Contoh hewan hasil pemuliaan :

Lele dumbo, ayam potong, ayam petelur, sapi potong super

Bagaimana ciri bibit unggul dan cara mendapatkannya?

31 of 43

Kategori Bibit Unggul

Adaptif

Usia produktif

Bibit

Unggul

Anakan

Produktif

Resisten

Umur

Mampu beradaptasi dengan baik dengan kondisi lingkungan

Masa produksi lama

Mudah dikembangbiakkan

Masa pertumbuhan pendek

Tahan hama dan penyakit

Produksi tinggi dan rasanya enak

32 of 43

Hibridisasi / Perkawinan silang

Cara Memperoleh Bibit Unggul

Mutasi Genetik

Rekayasa Genetik

A

B

C

33 of 43

T

E

K

N

I

K

H

I

B

R

I

D

I

S

A

S

I

34 of 43

Jerpaya. Persilangan jeruk dan pepaya

Hasil Pemuliaan Tanaman Hibridisasi

Lemato. Persilangan antara lemon dan tomat

Cucamelon. Hasil persilangan mentimun dan melon

35 of 43

Nanas pink

Hasil Pemuliaan Tanaman Mutasi Genetis

Semangka tanpa biji

Pisang ambon mini

36 of 43

T

E

K

N

I

K

T

R

A

N

S

G

E

N

I

K

37 of 43

Kembang kol

Hasil Pemuliaan Tanaman Rekayasa

Genetis

Anggrek Bulan dengan berbagai motif dan warna

Kapas transgenik

38 of 43

T

E

K

N

I

K

H

I

B

R

I

D

I

S

A

S

I

I

N

S

E

M

I

N

A

S

I

B

U

A

T

A

N

39 of 43

Wholpin. Persilangan lumba-lumba kepala botol Atlantik dan paus pembunuh palsu

Hasil Pemuliaan Hewan

Hibridisasi- Inseminasi Buatan

Cama. Persilangan antara Unta Dromedaris jantan dan Ilama betina

Hasil persilangan domba dan babi

40 of 43

T

E

K

N

I

K

T

R

A

N

S

G

E

N

I

K

41 of 43

Hasil Pemuliaan Hewan Rekayasa

Genetis

Hewan Transgenik klik link

https://youtu.be/3J5AKk5lPI4

42 of 43

Kelebihan dan Kekurangan Rekayasa Genetika

1. Perubahan (mutasi) gen mempengaruhi plasma nutfah

2. Tanaman transgenik ada yang menimbulkan penyakit manusia

3. Sisipan gen dari babi membuat pro kontra ditilik dr agama

Contents

Title

Kelebihan

Dampak

2. Produksi senyawa kimia,�

1. Dalam bahan pangan serta minuman,

3. Peningkatan hasil pertanian,�

4. Peningkatan hasil peternakan,�

43 of 43

Thank You

See You