1 of 17

Meningkatkan Aspek Perkembangan dan kemampuan sosial pada anak usia dini

Hardiyanti Rahmah, M.Psi., Psikolog

2 of 17

Dimulai ketika anak berusia 0-2 tahun, dimana stimulasi yg penting pada tahapan ini adalah stimulasi sensori.

Pada fase ini stimulasi sensori harus sesuai, tidak boleh overstimulasi atau kekurangan stimulasi.

TAHAPAN PERKEMBANGAN ANAK

3 of 17

Latar Belakang

Tahap sensorimotor (0-24 bulan) : Kemampuan bayi terbatas pada gerak refleks dan panca inderanya.

Tahap pra operasional (2-7 tahun) : Sudah dapat mengklasifikasikan objek menggunakan satu ciri.

Tahap operasioanl konkret (7-11 tahun) : Mampu memahami konsep sebab-akibat secara rasional dan sistematis.

Tahap operasional formal (11 tahun ke atas) : Anak sudah mampu berpikir secara abstrak dan menguasai penalaran. Ia dapat menarik kesimpulan dari informasi yang tersedia.

4 of 17

Perkembangan sensori : Maksimal dalam perkembangan 5 indra yaitu, penglihatan, pendengaran, penciuaman, perasa dan peraba, serta keseimbangan.

Kemampuan motorik kasar : Berjalan, berlari dan melompat dg seimbang dll

PENCAPAIAN USIA 2 TAHUN

1

Kemampuan motorik halus : Mencoret, mengambil benda-benda kecil, memegang, menggenggam, menyusun keatas dan memindahkan benda.

Bahasa : Memperhatikan, mendengarkan, memahami, mengikuti (melafalkan) dan berbicara minimal 50 kata (nama anggota tubuh, hewan dan benda di sekitar).

2

5 of 17

PENCAPAIAN USIA 3 TAHUN

Motorik Kasar:

  • Berdiri dg 1 kaki
  • Melompat dg 1 kaki
  • Melompat jauh kearah depan
  • Menaiki tangga

Motorik Halus:

  • Mengenal ukuran
  • Membuat garis lurus
  • Menggerakkan jari jempol

Bahasa:

  • Memiliki 250 kata
  • Berbicara dan dapat difahami
  • Mengenal warna
  • Mengenal simbol-simbol seperti angka, huruf dan lainnya
  • Mampu bercerita atau membuat kalimat dg minimal 3 kata

6 of 17

Motorik Kasar : Naik turun tangga sendiri, Mampu berdiri 1 kaki dg waktu minimal 6 detik, melompat dg satu kaki, melompat

Motorik Halus : Menggambar garis, persegi dan lingkaran, menggambar orang, mengenal dan mengambar macam-macam ukuran (besar kecil, Panjang pendek, dll)

Bahasa : Berbicara lancar dan dapat difahami, bisa mengartikan kata (sinonim), memahami lawan kata, menghitung lebih dari 5, mengetahui dan bisa menyebutkan kata sifat, menyebutkan macam-macam warna, menceritakan kembali aktivitas sehari-hari, mengetahui kegunaan benda sehari-hari

PENCAPAIAN USIA 4 TAHUN

7 of 17

SEBAB TERJADINYA MASALAH PERKEMBANGAN & SARAN PENDAMPINGAN

8 of 17

Overstimulasi/ kurang stimulasi

1

3

4

2

Kurang interaksi 2 arah dan diberikan tontonan sejak bayi

Pola asuh yang salah, dimana anak terlalu dilayani dan tidak diajarkan kemandirian

Pola asuh yang tidak konsisten atau berbeda antara ayah dan ibu

9 of 17

Identifikasi dan kenali tahapan perkembangan mana yang anak bermasalah atau belum selesai, kemudian tentukan target pencapaian, cukup 1 target saja yang terus menerus dilatih sampai anak mampu melakukan

PROSES PENDAMPINGAN

1

2

Fokus untuk melihat potensi apa yang dapat dimaksimalkan pada kondisi anak saat ini, jadi proses pendampingan lebih bisa terarah dan mampu memberikan kemajuan pada perkembangan anak yang masih belum optimal

10 of 17

Anak-anak yg memiliki masalah perkembangan biasanya memiliki diagnosa yang berbeda-beda seperti Autism, ADHD, Speech delay, developmental delay, dll dimana beberapa kondisi ini bisa disebabkan oleh bawaan sejak hamil atau proses pengasuhan yang tidak tepat, maka setiap diagnosa tersebut perlu penanganan yang berbeda-beda pula seperti dengan terapi perilaku, terapi wicara, role play therapy, terapi remedial dll sesuai dg kondisi anak.

PENANGANAN

11 of 17

KEMATANGAN PERSONAL SOSIAL

  • 2 tahun: Mengenal Anggota keluarga, Menatap wajah, Merespon orang lain, Melakukan aktivitas sehari-hari dg sedikit bantuan (makan, minum, memakai baju, sepatu/sandal, mandi dan menggosok gigi, dll)

  • 3 tahun: Mampu BAK dan BAB sendiri, Makan, minum, berpakaian, mandi, menggosok gigi dan aktivitas keseharian lainnya dilakukan sendiri serta Menyebutkan nama orang lain selain anggota keluarga, seperti nama teman, tetangga dll

  • 4 tahun: Bermain bersama teman sebaya, Bermain peran/ pura-pura dg imajinasinya, Berpartisipasi dalam kegiatan bersama anak lainnya seperti di acara lomba atau pentas.

12 of 17

Masalah Hambatan Sosial

  • Permasalahan hambatan sosial pada anak usia dini meliputi perilaku pemalu, agresif, isolasi sosial, kesulitan berinteraksi dengan teman sebaya, dan ketidakmampuan mengikuti aturan sosial.
  • Faktor penyebabnya antara lain lingkungan keluarga yang kurang mendukung, pola asuh yang keras, pengaruh gadget, kurangnya kesempatan bersosialisasi, serta kondisi fisik atau emosional anak.

13 of 17

  • Anak Pemalu: Anak cenderung menutup diri, enggan memberikan pendapat, dan lebih suka bermain sendiri.

  • Perilaku Agresif: Anak menunjukkan kemarahan dengan perilaku agresif seperti marah-marah atau menyerang teman.

  • Isolasi Sosial: Anak terisolasi dari lingkungannya dan mengalami masalah penerimaan sosial.

Bentuk Permasalahan Sosial pada Anak Usia Dini

  • Sulit Berinteraksi: Anak kesulitan menjalin hubungan baik dan berinteraksi dengan teman sebaya.

  • Tidak Patuh dan Sulit Mengikuti Aturan: Anak tidak mau menuruti perintah guru atau kesulitan memahami aturan di lingkungan baru.

14 of 17

  1. Lingkungan Keluarga: Pola asuh yang buruk, kurangnya dukungan emosional, atau konflik dalam keluarga dapat menghambat perkembangan sosial anak.

  • Keterbatasan Pengalaman Sosial: Anak yang minim pengalaman dan kesempatan bersosialisasi akan sulit mengembangkan keterampilan sosial.

  • Pengaruh Gadget: Ketergantungan pada gadget dapat membatasi kemampuan anak untuk merespons lingkungan dan bersosialisasi, berdasarkan studi kasus.

  • Faktor Kepribadian: Sifat pemalu, perasaan rendah diri, atau kesulitan dalam berbicara juga dapat menjadi hambatan.

  • Tekanan Lingkungan: Lingkungan yang penuh kekerasan atau konflik dapat memengaruhi empati dan kemampuan sosial anak.

  • Kondisi Fisik dan Emosional: Kesulitan fisik atau emosional yang tidak teratasi dapat memengaruhi kemampuan anak untuk bersosialisasi, seperti yang disebutkan dalam jurnal.

Faktor-faktor Penyebab Hambatan Sosial

15 of 17

Dampak dan Pentingnya Penanganan

Permasalahan dalam perkembangan sosial dapat mempengaruhi hubungan anak dengan lingkungan dan berpengaruh pada perkembangan selanjutnya. Oleh karena itu, dibutuhkan pendekatan yang tepat dari orang tua, guru, dan lingkungan untuk memberikan dukungan dan bimbingan agar anak dapat mengembangkan keterampilan sosial yang sehat.

16 of 17

Kesimpulan

Tahapan perkembangan anak adalah sesuatu yang harus dimaksimalkan prosesnya oleh orang tua, dimana jika ada hambatan perkembangan di salah satu fase akan menghambat kemampuan anak berikutnya, seperti jika anak terlambat bicara maka perkembangan kognitif, emosi dan perilaku sosial anak juga akan ikut terhambat, karena komunikasi kunci utama melanjutkan ke tahap perkembangan berikutnya.

17 of 17

Terima Kasih