1 of 19

Penganggaran Untuk Perencanaan dan Pengendalian

Pertemuan 6

2 of 19

Peran Penganggaran dalam Perencanaan dan Pengendalian

Penganggaran memegang peran penting dalam perencanaan dan pengendalian.

  • Perencanaan (planning) adalah proses mengidentifikasi tujuan dan tindakan yang diperlukan untuk mencapainya. Anggaran (budget) adalah ekspresi kuantitatif suatu rencana yang dinyatakan dalam satuan fisik atau keuangan atau keduanya. Anggaran merupakan metode untuk menerjemahkan tujuan dan strategi organisasi ke dalam bentuk operasional.

3 of 19

Peran Penganggaran dalam Perencanaan dan Pengendalian

  • Pengendalian (control) adalah proses menetapkan standar, memperoleh umpan balik mengenai kinerja yang sesungguhnya, dan melakukan koreksi apabila kinerja yang sesungguhnya menyimpang dari rencana.
  • Anggaran dapat digunakan untuk membandingkan hasil sesungguhnya dengan hasil yang direncanakan. Jika diperlukan, hasil perbandingan tersebut dapat digunakan untuk mengarahkan operasi agar kembali seperti yang direncanakan.

4 of 19

Jenis-Jenis Anggaran

  1. Anggaran Induk (master budget)

Adalah sebuah rencana keuangan komprehensif selama satu tahun yang terdiri atas anggaran berbagai departemen dan aktivitas. Anggaran induk dapat dibedakan menjadi dua

  • Operating Budget berkenaan dengan penghasilan yang dihasilkan dari perusahaan baik dari: penjualan, produksi, dan persediaan barang jadi. Hasilnya dari anggaran operasional adalah proforma atau laporan rugi laba yang dianggarkan (budgeted income statement).
  • Financial budgets berkaitan dengan arus masuk dan keluar kas dan dengan posisi keuangan. Arus kas masuk dan arus keluar yang direncanakan dirinci dalam anggaran kas, dan perkiraan posisi keuangan pada akhir periode anggaran ditunjukkan dalam neraca yang dianggarkan (proforma balance sheet)
  • The master budget, divided into quarterly and monthly budgets, is created annually, allowing managers to compare actual data with budgeted data and make timely corrections.

5 of 19

  1. Anggaran Berkelanjutan (continuous atau rolling budget)

Dalam anggaran berkelanjutan (bergulir), setelah anggaran satu bulan realisasi, anggaran satu bulan di masa datang ditambahkan sehingga perusahaan selalu memiliki anggaran dengan cakupan dua belas bulan. Anggaran berkelanjutan menuntut manajer untuk selalu melakukan perencanaan di muka.

Suatu organisasi biasanya menyiapkan anggaran tahun yang akan datang sekitar empat atau lima bulan sebelum tahun anggaran dimulai.

  1. Anggaran yang Selalu diperbarui (continuously updated budget)

Anggaran ini hampir sama dengan anggaran berkelanjutan. Tujuan anggaran ini bukan agar perusahaan selalu memiliki anggaran selama dua belas bulan, melainkan untuk memperbarui anggaran induk setiap bulan saat diperoleh informasi baru.

6 of 19

Keterkaitan Perencanaan, Operasi, dan Pengendalian

7 of 19

Komponen Anggaran Induk

8 of 19

Sales Forecasting

  • Perkiraan penjualan berfungsi sebagai dasar anggaran penjualan, yang pada gilirannya berfungsi sebagai dasar bagi anggaran operasional dan sebagian besar anggaran keuangan lainnya. Akibatnya, keakuratan prediksi penjualan mempunyai dampak yang signifikan terhadap kesehatan anggaran induk secara keseluruhan.

  • Metodologi analisis deret waktu, analisis korelasi, pemodelan ekonometrik, dan analisis industri, digunakan untuk meningkatkan perkiraan penjualan.

  • Faktor seperti situasi ekonomi secara umum, persaingan, iklan, kebijakan harga, dan sebagainya dapat meningkatkan keakuratan perkiraan penjualan ini.

9 of 19

Forecasting variabel lain

  • Biaya dan hal-hal yang berhubungan dengan uang tunai (cash) sangatlah penting.

  • Banyak faktor lain yang dipertimbangkan dalam perkiraan penjualan juga berlaku untuk perkiraan biaya.

  • Anggaran kas merupakan bagian yang sangat penting dalam anggaran induk, dan beberapa komponennya, terutama pembayaran piutang, juga memerlukan peramalan (forecasting).

10 of 19

Persiapan Anggaran Operasi

  • Bagian utama dari anggaran induk adalah anggaran operasi
  • Komponen-komponen anggaran operasional adalah :
  • Anggaran penjualan
  • Anggaran produksi
  • Anggaran pembelian bahan langsung
  • Anggaran tenaga kerja langsung
  • Anggaran overhead
  • Anggaran persediaan barang jadi akhir
  • Anggaran harga pokok penjualan
  • Anggaran biaya pemasaran
  • Anggaran biaya penelitian dan pengembangan
  • Anggaran biaya administrasi
  • Laporan laba rugi yang dianggarkan

11 of 19

Anggaran Penjualan

  • Anggaran penjualan adalah proyeksi yang menggambarkan penjualan yang diharapkan untuk setiap produk dalam satuan dan Rupiah

12 of 19

Anggaran Produksi

  • Anggaran produksi menggambarkan berapa banyak unit yang harus diproduksi untuk memenuhi kebutuhan penjualan dan memenuhi kebutuhan persediaan akhir.

13 of 19

Anggaran Bahan baku langsung

  • Anggaran bahan baku langsung adalah berdasarkan jumlah bahan yang dibutuhkan untuk produksi dan persediaan bahan langsung.
  • Pembelian = Persediaan akhir bahan langsung yang diinginkan + Perkiraan penggunaan – Persediaan awal bahan langsung

14 of 19

Anggaran Tenaga Kerja langsung

  • Anggaran tenaga kerja langsung menunjukkan total jam tenaga kerja langsung yang dibutuhkan dan biaya terkait untuk jumlah unit dalam anggaran produksi
  • tenaga kerja langsung ditentukan oleh hubungan teknologi antara tenaga kerja dan output

15 of 19

Anggaran Overhead

  • Anggaran overhead menunjukkan perkiraan biaya semua item produksi tidak langsung. Berbeda dengan bahan langsung dan tenaga kerja langsung, tidak ada hubungan input-output yang mudah diidentifikasi untuk item overhead

16 of 19

Anggaran Persediaan Akhir Barang Jadi

  • Anggaran persediaan barang jadi akhir memberikan informasi yang diperlukan untuk neraca dan juga berfungsi sebagai masukan penting untuk penyusunan anggaran harga pokok penjualan.

17 of 19

Anggaran Biaya COGS

  • Anggaran persediaan barang jadi akhir memberikan informasi yang diperlukan untuk neraca dan juga berfungsi sebagai masukan penting untuk penyusunan anggaran harga pokok penjualan.

18 of 19

Assignment 6

  1. Buatlah di excel contoh di slide 11 – 17
  2. Gunakan untuk soal berikut

Young Products memproduksi rak mantel. Proyeksi penjualan triwulan pertama tahun mendatang serta data persediaan awal dan akhir adalah sebagai berikut:

Penjualan 100.000 unit

Harga satuan Rp. 50

Persediaan awal 8.000 unit

Persediaan akhir yang ditargetkan 12.000 unit

Rak mantel dibentuk dan kemudian dicat. Setiap rak membutuhkan empat pon logam,

yang harganya Rp.10 per Kg. Persediaan awal bahan adalah 4.000 Kg.

Young Products ingin memiliki persediaan 6.000 Kg logam pada akhir kuartal

Setiap rak yang diproduksi memerlukan waktu kerja langsung selama 30 menit, yang ditagih sebesar Rp.150.000 per jam.

Diperlukan:

1. Siapkan anggaran penjualan untuk kuartal pertama.

2. Menyiapkan anggaran produksi triwulan pertama.

3. Siapkan anggaran pembelian bahan langsung untuk triwulan pertama.

4. Siapkan anggaran tenaga kerja langsung untuk triwulan pertama.

19 of 19

Thank You