1 of 21

Permintaan Agregat dan Penawaran Agregat

2 of 21

FLUKTUASI EKONOMI

Fluktuasi ekonomi dalam jangka pendek pada output (PDB) dan tingkat kerja disebut SIKLUS BISNIS.

3 of 21

Ketika perekonomian dalam siklus bisnis mengalami KONTRAKSI, maka ekonomi dikatakan sedang dalam RESESI

RESESI adalah penuruan PDB secara berturut-turut dalam dua kuartal.

Shiskin, Julius (1 December 1974). "The Changing Business Cycle". New York Times

Banyak ahli ekonomi yang memahami RESESI sebagai pertumbuhan yang terjadi di bawah tren atau di bawah potensinya.

"What is the difference between a recession and a depression?" Saul Eslake Nov 2008

RESESI merupakan penurunan signifikan dalam kegiatan ekonomi yang dicerminkan data PDB riil, pendapatan riil, ketenagakerjaan, produksi industri, dan grosir-penjualan ritel dan berlangsung lebih dari beberapa bulan.

NBER

4 of 21

FLUKTUASI EKONOMI

2.2

6.5

8

7.8

0.8

6.2

6

5.18

-14

-9

-4

1

6

11

9.9

Indonesia: Real GDP Growth

Sumber: IMF, World Economic Outlook 2012 -13.1

1980 1982 1984 1986 1988 1990 1992 1994 1996 1998 2000 2002 2004 2006 2008 2010 2012

5 of 21

6 of 21

Pengangguran & HukumOkun

Peningkatan pengangguran biasanya terjadi pada saat ekonomi mengalami resesi. Sebab pada saat resesi, pekerjaan sulit didapat dan sebaliknya terjadi PHK.

Hubungan negatif antara pengangguran dan

PDB ini disebut Hukum Okun.

FLUKTUASI EKONOMI

7 of 21

FLUKTUASI EKONOMI

-15

-10

-5

0

5

10

15

1994

1996

1998

2000

2002

2004

Indonesia: Real GDP Growth & Unemployment Rate

Sumber: ADB, Key Indicators for Asia & Pacific 2012

2006 2008 2010

8 of 21

HARGA

MODEL PERMINTAAN AGREGAT DAN PENAWARAN AGREGAT

JANGKA PENDEK

Harga Bersifat Kaku

JANGKA PANJANG

Harga Bersifat Fleksibel

Teori Keynes

Permintaan Agregat erat kaitannya dg perekonomian jangka pendek

Teori Klasik

Erat kaitannya dg perekonomian sisi supply dan bersifat jangka panjang

9 of 21

Permintaan Agregat

Adalah hubungan antara jumlah output yang diminta dengan tingkat harga

P, Tingkat Harga

AD

Y, Pendapatan, Output

Kurva Permintaan Agregat (AD)

MODEL PERMINTAAN AGREGAT DAN PENAWARAN AGREGAT

10 of 21

Persamaan Kuantitas sebagai Permintaan Agregat

MV = PY

MODEL PERMINTAAN AGREGAT DAN PENAWARAN AGREGAT

M V P Y

= Jumlah Uang Beredar (JUB)

= Kecepatan Perputara Uang

= Tingkat Harga

= Jumlah Output

11 of 21

Pergeseran Kurva Permintaan Agregat

MODEL PERMINTAAN AGREGAT DAN PENAWARAN AGREGAT

Y

AD2

P

Y

P

PERGESERAN KE KIRI

PERGESERAN KE KANAN

AD1

AD2

AD1

Penurunan jumlah uang beredar (JUB) menyebabkan bergesernya kurva permintaan agregar ke kiri

Bertambahnya jumlah uang beredar (JUB) menyebabkan bergesernya kurva permintaan agregar ke kanan

12 of 21

Penawaran Agregat

MODEL PERMINTAAN AGREGAT DAN PENAWARAN AGREGAT

Adalah hubungan antara jumlah barang dan jasa yang ditawarkan dengan tingkat harga

Y

P

Ȳ

LRAS

JANGKA PANJANG

Dalam jangka panjang, tingkat output ditentukan oleh jumlah modal dan tenaga kerja, serta ketersediaan teknologi. Tingkat output tidak bergantung pada tingkat harga.

Kurva penawaran agregat jangka panjang (LRAS) bentuknya adalah vertikal. Produksi di tingkat ini menunjukkan posisi kesempatan kerja penuh.

Kurva Penawaran Agregat (AD)

13 of 21

MODEL PERMINTAAN AGREGAT DAN PENAWARAN AGREGAT

Kurva Penawaran Agregat Jangka Pendek

Y

P

SRAS

Selama jangka pendek, harga-harga bersifat kaku sehingga kurva permintaan agregat jangka pendek (SRAS) bentuknya datar (horizontal)

14 of 21

EKUILIBRIUM

MODEL PERMINTAAN AGREGAT DAN PENAWARAN AGREGAT

Y

AD2

P

JANGKA PANJANG

JANGKA PENDEK

AD1

Dalam jangka panjang, penurunan JUB berpengaruh pada tingkat harga tetapi tidak menyebabkan tingkat output turun.

Dalam jangka pendek, penurunan JUB menyebabkan pergeseran ekuilibrium pada tingkat output yang lebih rendah.

LRAS

A

B

Y

AD2

P

AD1

SRAS

A

B

15 of 21

KETIKA TERJADI RESESI

(Turunnya Perrmintaan Agregat)

Y

AD2

P

AD1

Perekonomian dimulai pada ekuilibrium jangka pannjang pada titik A.

Penurunan permintaan agregat yang mungkin disebabkan oleh penurunan perputaran uang, menggerakkan perekonomian ke titik B sehingga output berada di titik alamiah.

Ketika harga turun perekonomian berangsur-angsur keluar dari resesi, bergerak dari B ke C.

LRAS

A

B

C

SRAS

MODEL PERMINTAAN AGREGAT DAN PENAWARAN AGREGAT

16 of 21

MODEL PERMINTAAN AGREGAT DAN PENAWARAN AGREGAT

KETIKA TERJADI EKPANSI

(Naiknya Permintaan Agregat)

Y

P

AD1

Perekonomian dimulai pada ekuilibrium jangka pannjang pada titik A.

Kenaikan permintaan agregat akibat meningkatnya perputaran uang, menggerakkan perekonomian ke titik B sehingga output berada di titik alamiah.

Ketika harga naik perekonomian berangsur-angsur kembali ke titik alamiah, bergerak dari B ke C.

LRAS

A

B

C

SRAS AD2

17 of 21

KEBIJAKAN STABILISASI

  • Fluktuasi ekonomi secara umum terjadi sebagai akibat perubahan pada permintaan agregat (AD) dan penawaran agregat (AS).

  • Sedangkan perubahan eksogen pada kurva AD dan AS disebut sebagai GUNCANGAN (SHOCK) terhadap perekonomian.

  • Kebijakan stabilisasi ditujukan untuk
  • mengurangi tekanan goncangan tersebut.

MODEL PERMINTAAN AGREGAT DAN PENAWARAN AGREGAT

18 of 21

DEMAND SHOCK

MODEL PERMINTAAN AGREGAT DAN PENAWARAN AGREGAT

Ketika AD meningkat sehingga

perekonomian booming, kurva AD

bergeser ke kanan dan ekuilibrium berada di titik B.

Dengan harga lama, perusahaan menjual lebih banyak output sehingga mengerjakan lebih banyak pekerja dan menggenjot produksi.

Kemudian kenaikan AD tersebut mendorong kenaikan harga dan upah. Akibatnya, output yang diminta kembali turun secara bertahap hingga ke titik alamiah (C)

Y

AD2

P

AD1

LRAS

A

B

C

SRAS

19 of 21

SUPPLY SHOCK

MODEL PERMINTAAN AGREGAT DAN PENAWARAN AGREGAT

Y

AD

P

LRAS

A

B

SRAS2

SRAS1

Guncangan penawaran memperburuk beban biaya dan menaikkan harga.

Jika AD dipertahankan konstan, perekonomian bergerak dari A ke B yang menyebabkan stagflasi.

Secara berangsur-angsur ketika harga turun, perekonomian kembali ke titik alami (A).

STAGFLASI adalah kondisi terjadinya kenaikan harga dan penurunan

output secara bersamaan

20 of 21

MENGATASI SUPPLY SHOCK

MODEL PERMINTAAN AGREGAT DAN PENAWARAN AGREGAT

Y

AD1

P

LRAS

A

C

SRAS2

SRAS1

Dalam menghadapi supply shock yang memperburuk, dilakukan upaya untuk mendorong naikknya AD.

Ketika AD naik dengan bergesernya kurva AD1 ke AD2, maka perekonomian bergerak ke titik C.

Biaya dari kebijakan ini adalah tingkat harga yang lebih tinggi.

AD2

21 of 21

KEBIJAKAN STABILISASI

MODEL PERMINTAAN AGREGAT DAN PENAWARAN AGREGAT

Kebijakan untuk melakukan stabilisasi ini dapat ditempuh melalui kebijakan fiskal dan kebijakan moneter.

Model untuk menjelaskan bagaimana kebijakan fiskal dan moneter mempengaruhi pasar barang dan pasar uang adalah MODEL IS-LM.

Karena itu kurva AD dan AS fungsinya menggambarkan bagaimana SIKULS BISNIS, sedangkan kurva IS-LM menggambarkan bagaimana kebijakan ditempuh untuk mempengaruhi kurva AD dan AS.