ALARM PENDETEKSI KEBAKARAN�BERBASIS ATMEGA 32��
LABORATORIUM MIKROKONTROLER 2
KELOMPOK A6
LATAR BELAKANG
Peristiwa kebakaran sering memakan banyak kerugian, baik itu kerugian berupa harta maupun raga. Biasanya kebakaran diakibatkan oleh hubungan pendek arus listrik, kebocoran gas, puntung rokok, dan lain sebagainya. Terjadinya kebakaran ini biasanya disadari ketika api sudah mulai besar dan asap sudah mulai mengepul lebat. Hal tersebut mengakibatkan api makin sulit dipadamkan. Untuk mengantisipasi terjadinya peristiwa kebakaran tersebut, dibuatlah Alarm Pendeteksi Kebakaran Berbasis Atmega 32
Prinsip kerja sensor api cukup sederhana, yaitu memanfaatkan sistem kerja metode optik. Optik yang mengandung ultraviolet, infrared, atau pencitraan visual api, dapat mendeteksi adanya percikan api sebagai tanda awal kebakaran.
Sensor api
KOMPONEN MASUKAN
ATMEGA 32
MINIMUM SISTEM
Merupakan sistem yang harus ada agar Atmega 8535 ini dapat bekerja. Meliputi kristal, power, dan rangkaian reset
KOMPONEN PEMROSES
LCD 16 × 2
BEL
LCD 16x2 adalah jenis media tampilan dari bahan cairan kristal sebagai penampil utama. LCD 16x2 dapat menampilkan sebanyak 32 karakter yang terdiri dari 2 baris dengan tiap baris menampilkan 16 karakter
Bel adalah sebuah komponen elektronika yang dapat mengubah sinyal listrik menjadi getaran suara. Bel ini biasa dipakai pada sistem alarm. Tegangan kerja bel ini berkisar antara 3 – 12 volt
KOMPONEN LUARAN
POMPA AIR
LED
Pompa air DC ini bekerja ketika dialiri arus listrik, pada percobaan ini digunakan sebagai pemadam api ketika ada kebakaran
LED merupakan kependekan dari Light Emitting Diode, yakni salah satu dari banyak jenis perangkat semikonduktor yang mengeluarkan cahaya ketika arus listrik melewatinya
KOMPONEN LUARAN
RESISTOR
PAPAN SIRKUIT
Resistor merupakan komponen yang paling sering ditemukan dalam rangkaian elektronik. Memiliki dua pin dan didesain untuk mengatur tegangan listrik dan arus listrik.
PCB merupakan tempat untuk menyusun tiap komponen elektronik pada perangkat elektronik. Sehingga tiap komponennya bisa terpasang dengan lebih rapi dan terorganisir.
KOMPONEN LAINNYA
DIAGRAM SKEMATIK
DIAGRAM PENGAWATAN
CARA KERJA
DIAGRAM ALIR
Alat akan bekerja dengan mendeteksi adanya api. Pada kondisi normal tidak ada api, LCD akan menampilkan tulisan “RUANGAN AMAN”. Ketika tedeteksi api maka buzzer dan LED akan menyala dan LCD akan menampilkan tulisan “KEBAKARAN!!! SEGERA MENGUNGSI”
PROGRAM
GAMBAR ALAT
GAMBAR SIMULASI ALAT
TERIMA KASIH