1 of 30

Jaringan Komputer dan Komunikasi�(TIF-2404)��Layer 3 (Network)�Sesi 12

2 of 30

Outline

  • Layer 3
  • Protocol Layer 3
  • Broadcast
  • Multicast
  • IP Address
  • ARP dan Reserve ARP

3 of 30

Penjelasan

  • Mengidentifikasi peran Network Layer, karena menggambarkan komunikasi dari satu perangkat ke perangkat lain.
  • Menentukan protokol Network Layer yang paling umum, Internet Protocol (IP), dan fitur untuk memberikan layanan connectionless terbaik
  • Memahami prinsip-prinsip yang digunakan untuk memandu pembagian atau pengelompokan perangkat ke jaringan
  • Memahami hirarki pengalamatan perangkat dan bagaimana ini memungkinkan komunikasi antar jaringan
  • Memahami dasar-dasar rute, alamat hop berikutnya dan forwarding paket ke jaringan tujuan
  • Tentukan bagian jaringan dari alamat host dan menjelaskan peran subnet mask dalam membagi jaringan.
  • Mengingat informasi pengalamatan IPv4 dan kriteria desain, menghitung komponen pengalamatan yang tepat.

4 of 30

Network Layer Protocols dan Internet Protocol (IP)

  • Menentukan peran dasar dari Network Layer dalam jaringan data

5 of 30

Protokol Layer 3 (Network)

  • IP (Internet Protocol),Protokol untuk menetapkan routing,
  • RIP (Routing Information Protocol), Protokol untuk memilih routing,
  • ARP (Address Resolution Protocol), Protokol untuk mendapatkan informasi hardware dari nomer IP,
  • RARP (Reverse ARP), Protokol untuk mendapatkan informasi nomer IP dari hardware

6 of 30

Identifikasi karakteristik dasar dan peran dari protokol IPv4

7 of 30

IP Address �(IPv4)�

  • IP address adalah suatu alamat unik yang digunakan untuk memberikan identitas pada perangkat yang terkoneksi ke jaringan sehingga antar perangkat dapat saling bertukar data dengan benar yang direpresentasikan dalam 32 bit bilangan biner.
  • Alamat ini diberikan oleh badan internasional IANA dan diklasifikasikan kedalam 5 kelas namun hanya 3 kelas yang dapat digunakan untuk umum yaitu kelas A, B dan C, sedangkan kelas D dan E digunakan untuk alamat multicast dan research.

8 of 30

Address Khusus

  • Network Address.

Address ini digunakan untuk mengenali suatu network pada jaringan Internet. Misalkan untuk host dengan IP Address kelas B 192.168.9.35. Tanpa memakai subnet, network address dari host ini adalah 192.168.0.0. Address ini didapat dengan membuat seluruh bit host pada 2 segmen terakhir menjadi 0. Tujuannya adalah untuk menyederhanakan informasi routing pada Internet.

9 of 30

Router cukup melihat network address (192.168) untuk menentukan ke router mana datagram tersebut harus dikirimkan. �

Analoginya mirip dengan dalam proses pengantaran surat, petugas penyortir pada kantor pos cukup melihat kota tujuan pada alamat surat (tidak perlu membaca selutuh alamat) untuk menentukan jalur mana yang harus ditempuh surat tersebut.

10 of 30

Broadcast Address

  • Address ini digunakan untuk mengirim/menerima informasi yang harus diketahui oleh seluruh host yang ada pada suatu network.
  • Seperti diketahui, setiap datagram IP memiliki header alamat tujuan berupa IP Address dari host yang akan dituju oleh datagram tersebut.
  • Dengan adanya alamat ini, maka hanya host tujuan saja yang memproses datagram tersebut, sedangkan host lain akan mengabaikannya

11 of 30

Multicast Address

  • Kelas address A, B dan C adalah address yang digunakan untuk komunikasi antar host, yang menggunakan datagram-datagram unicast.
  • Artinya, datagram/paket memiliki address tujuan berupa satu host tertentu. Hanya host yang memiliki IP address sama dengan destination address pada datagram yang akan menerima datagram tersebut, sedangkan host lain akan mengabaikannya.

12 of 30

Host Address

Merupakan alamat pengguna

    • Pengalamatan di layer 3, yang bersifat logical
    • Panjang: 32 bit, terdiri dari 4 octet
    • Terdiri dari 2 bagian:
      • Network ID = nomor jaringan
      • Host ID = nomor host
    • Terdiri 5 kelas = A,B,C,D (multicast),E (research)

IP Address: 203.145.56.70

Subnet Mask: 255.255.255.0

13 of 30

Net-ID dan Host-ID

Network ID Host ID

  • Network ID menunjukkan letak jaringan dari device tersebut
  • Host ID menunjukkan letak host/device tersebut di jaringan tertentu
  • Tiap kelas mempunyai jumlah bit yang berbeda untuk alokasi tersebut

14 of 30

Pembagian Kelas IP

Net ID Host ID

8 bit 24 bit

Net ID Host ID

24 bit 8 bit

Net ID Host ID

16 bit 16 bit

Kelas A

Kelas B

Kelas C

Net ID Host ID

32 bit 4 bit

Kelas D

15 of 30

IP Addressing Structure

  • Menggambarkan struktur desimal bertitik dari alamat IP biner dan label bagian-bagiannya

16 of 30

  • Jelaskan peran umum biner 8-bit dalam jaringan dan mengkonversi menangani 8-bit biner ke desimal

17 of 30

Menetapkan Alamat

Bagaimana perangkat pengguna akhir dapat memperoleh alamat baik statis melalui administrator atau dinamis melalui DHCP

18 of 30

  • Mengunakan subnet mask untuk membagi jaringan menjadi jaringan yang lebih kecil dan menjelaskan implikasi dari jaringan membagi bagi para perencana jaringan

19 of 30

Subnetting

  • Subnetting/ subnet mask digunakan untuk beberapa alasan yang menyangkut efisiensi IP Address, mengatasi masalah topologi network dan organisasi, network administrator biasanya melakukan subnetting.
  • Subnetting adalah metode untuk membagi-bagi alamat jaringan yang besar menjadi segmen yang lebih kecil. Pembagian alamat ini dilakukan dengan mengurangi alamat host untuk dijadikan alamat jaringan. Subnetting dapat digunakan untuk mengalamati jaringan yang berbeda (berbeda network).

20 of 30

Subnet Mask

ROUTER

192.168.1.0

192.168.2.0

192.168.1.1

255.255.255.0

192.168.1.2

255.255.255.0

192.168.2.1

255.255.255.0

192.168.2.2

255.255.255.0

  • Subnet Mask digunakan untuk memisahkan antara nomor jaringan dan nomor host
  • Dilakukan penjumlahan (logical AND) antara IP Address dan Subnet Mask

21 of 30

Default Subnet Mask:

Kelas A: 255.0.0.0

Kelas B: 255.255.0.0

Kelas C: 255.255.255.0

Kelas D: 255.255.255.255

Misal: 192.168.1.112 255.255.255.0

11000000.10101000.00000001.01110000

11111111.11111111.11111111.00000000

11000000.10101000.00000001.00000000

22 of 30

Broadcast

    • Broadcast adalah melakukan pengiriman ke seluruh anggota suatu jaringan.
    • Dilakukan untuk mendapatkan informasi atau menyebarkan informasi
    • Bisa berupa local broadcast (255.255.255.255) atau directed broadcast (tertuju pada suatu jaringan tertentu)

ROUTER

192.168.1.0

192.168.2.0

255.255.255.255

255.255.255.255

DNS Server,

SMTP Server, etc

23 of 30

Address Resolution Protocol

  • PC 192.168.2.10 akan mengirim sesuatu paket data ke PC 192.168.2.66
  • PC tsb akan mengecek ke ARP Cache Table, jika tidak ada akan melakukan broadcast.
  • PC yang dituju memberikan response berupa MAC address, selanjutnya disimpan di PC yang meminta

24 of 30

Reverse ARP

  • PC dengan MAC 0030.12c4.51dd membutuhkan IP address
  • PC tersebut request (broadcast) ke DHCP Server
  • DHCP server memberikan response dengan memberikan IP 192.168.1.54 dengan waktu pakai tertentu. Jika sudah selesai, bisa diberikan ke PC lain.

25 of 30

VLSM (Variable Length Subnet Mask)

VLSM digunakan untuk membagi IP address menjadi beberapa network.

VLSM berguna agar menghindari pemborosan pemakaian / pemberian IP address ke instansi tertentu.

VLSM membagi network bukan berdasarkan kelas melainkan berdasarkan subnetmask atau disebut juga Classless Inter-Domain Routing (CIDR)

26 of 30

Manfaat VLSM

  • Efisien dalam menggunakan alamat IP : alamat IP yang di alokasikan sesuai dengan kebutuhan ruang host tiap subnet
  • Mengurangi jumlah route di routing table oleh berbagai jaringan subnet dalam satu ringkasan alamat.

27 of 30

Cara VLSM

  • Tujuan mengefisienkan alokasi IP blok subnet dalam network
  • Urutan berdasarkan penggunaan jumlah host terbanyak
  • Tentukan blok subnet berdasarkan kebutuhan host

28 of 30

Contoh VLSM

  • Diberikan class C network 204.24.93.0/24, ingin di subnet dengan kebutuhan berdasarkan jumlah host:
    • netA=14 hosts, netB=28 hosts, netC=2 hosts, netD=7 hosts, netE=28 hosts.
  • Secara keseluruhan terlihat untuk melakukan hal tersebut di butuhkan 5 bit host(2^5-2=30 hosts) dan 27 bit net, sehingga:
    • netA (14 hosts): 204.24.93.0/27 => ada 30 hosts; tidak terpakai 16 hosts
    • netB (28 hosts): 204.24.93.32/27 => ada 30 hosts; tidak terpakai 2 hosts
    • netC ( 2 hosts): 204.24.93.64/27 => ada 30 hosts; tidak terpakai 28 hosts
    • netD ( 7 hosts): 204.24.93.96/27 => ada 30 hosts; tidak terpakai 23 host
    • netE (28 hosts): 204.24.93.128/27 => ada 30 hosts; tidak terpakai 2 hosts

29 of 30

30 of 30

Latihan di Kelas

Gambarkan Topology serta pengalamatan IP antara

Gedung AA dan GSG