Faal Paru Difusi
Alfian Nur Rosyid
DLCO
PKB PARU SURABAYA 2024
Hotel Bumi, 20 Januari 2024
Daftar Isi
Faal Paru Difusi
Sejarah DLCO
Pemeriksaan dikenal >100 tahun
Panduan:
DOI: 10.1113/jphysiol.2014.287573
Alat DLCO
+2000S, DLCO Single Breath
Pertukaran O2 – CO2
(Kapasitas Difusi = DL)
Mengukur Difusi O2?
Hukum Fick’s
Komponen Difusi
Membrane conductance: process of diffusion across alvolocapillary membrane
Chemical reaction:
Interaction CO – Hb accrding to reaction rate (Θ) and pulmonary capillary blood volume (vc)
Faal Difusi dipengaruhi:
Difusi
Difusi dengan gas CO
(Malhotra, 2004)
CO
CO
Pengukuran DLCOs
Unit SI : 1 mmol/menit/kPa = 2,986 mL gas/menit/mm Hg
Indikasi DLCO
Penyakit parenkim paru termasuk ILD
Emfisema dan kistik fibrosis
Penyakit Jantung (PHT primer, tromboemboli, edema paru)
Penyakit sistemik (RA, SLE, Sklerosis)
Obat (amiodarine, bleomicin)
Perdarahan paru
Pneumocytis pneumonia
Evaluasi kecacatan
Kontra Indikasi DLCO
(AARC, Respir Care 1999;44(5):539-546)
Efek Samping DLCO
(AARC, Respir Care 1999;44(5):539-546)
Metode Pengukuran DCLO
(Ruppel, 1975; Cotton, 1986)
DLCOsb
Teknik: Analsis CO dan tracer gas relatif mudah, tahan napas 10 detik
Kelebihan: Mudah, sederhana, cepat, efek balik COHb minimal, teknik standar
Kekurangan: Sensitif terhadap distribusi ventilasi, tidak praktis saat Latihan
Penggunaan: Screening dan aplikasi klinis
(Modified Krogh’s Technique)
Persiapan Tes
Tunda 10 menit sebelum tes bila pasien menggunakan suplementasi Oksigen (ATS 2017) 🡪 suplementasi O2 akan menurunkan DLCO
Tidak perlu inhalasi Salbutamol sebelum tes DLCO, tidak ada perbedaan bermakna termasuk pasien PPOK
Memulai Tes
Teknik
1
2
3
4
5
Pasien PPOK, ekshalasi (no.2) tidak boleh lebih dari 12 detik
Teknik DLCOsb
10 s
4 s
4 s
volume
Time
Print dan tempel !
Grafik Volume / time
Ulangan Tes
(agar gas CO hilang, dapat dilakukan inspirasi berulang sebelum tes ulangan), pasien PPOK, diulang setelah 10 menit.
Penghitungan DLCO
DM= kapasitas membran alveoli
reaksi ikatan CO-Hb.
Vc = volume darah kapiler
(Hughes, 2001)
DLCO dipengaruhi
Fick’s Law
Vg=[k*(A)(ΔP)] / T
Faktor | DLCO naik | DLCO turun |
Luas Permukaan membrane (A) | Bertambah | Berkurang |
Beda gradien tekanan (ΔP) | Meningkat | Menurun |
Ketebalan membrane (T) | Berkurang | Bertambah |
Kelarutan gas | Meningkat | Menurun |
2. Hb
3. CO-Hb (Rokok)
DLCO dipengaruhi
anak <15 thn & wanita, 10,22 diganti 9,38 (Rupple’s, 2023)
(Rupple’s, 2023)
Anemia 🡪 DLCO turun
Polisitemia 🡪 DLCO naik
COHb naik 10% 🡪 DLCO turun 10%
4. Ketinggian
5. Ventilasi Alveolar
DLCO dipengaruhi
(Rupple’s, 2023)
(Ruppel, 1975)
volume gas yang berpartisipasi dalam pertukaran gas di paru
Ventilasi Alveolar
Pengaruh Hb terhadap DLCO
Kriteria Acceptable DLCO
| |
Kalibrasi dan prosedur sesuai | Tahan napas 8-12 detik |
Inspirasi cepat dari RV ke TLC <4 detik | Tidak bocor, tidak manuver Valsava / Muller. |
VI ≥ 90% VC terbesar pada sesi tes yang sama | Ekshalasi cepat ≤ 4 detik (sistem klasik), <12 detik (sistem RGA / Rapid Gas Analyzer) |
Manuver maksimal 5x tiap tes | |
VI≥ 85% VC terbesar pada sesi tes yang sama dan VA dalam 200mL atau 5% (mana yang lebih besar) VA terbesar dari manuver lain yang dapat diterima | Jarak antar manuver >4 menit |
Rata-rata hasil DLCO dilaporkan | |
Repeatable 2mL/mnt/mm Hg |
Manuver Valsava dan Muller
Kriteria Reproducibility DLCO
Intepretasi DLCO
DLCO N = 20-30 ml/menit/mmHg
Nilai prediksi DLCO N
(Hughes, 2001)
(McIntyre, Eur Respir J 2005; 26: 720–735)
25 ml CO/menit/mmHg
DLCO wanita lebih rendah
KCO
Intepretasi Hasil DLCO
|
Manuver baik ? |
Repeatable 2ml/menit/mmHg ? |
Koreksi nilai prediksi (Hb, CO, Ketinggian, VA) ? |
Nilai referensi sesuai (usia, TB, seks) ? 🡪 Pedoman GLI (Global Lung Initiative) |
Intepretasi Hasil DLCO
Hasil | Intepretasi |
DLCO < LLN | Gangguan Difusi |
| Penurunan Difusi karena masalah parenkim, penyakit vaskuler paru, atau Hipertensi Pulmonal (bandingkan dengan klinis) |
| Penurunan Difusi karena Obstruksi (distribusi ventilasi tidak merata, VQ mismatch atau Dead Space meningkat. Selisih VA dan TLC yang besar 🡪 distribusi ventilasi tidak merata |
Cek klinis bila hasil abnormal
Intepretasi Hasil DLCO
Hasil | Intepretasi |
DLCO > LLN | Kemungkinan peningkatan aliran darah pulmoner, perdarahan, obesitas, shunt L-R, asma |
DLCO < 60% prediksi | Cek lanjutan: AGD, tes desaturasi latihan |
Cek klinis bila hasil abnormal
Penurunan DLCO
sering
Penurunan DLCO
Derajat penurunan DLCO
(Pellegrino, Eur Respir J 2005; 26: 948–968)
DLCO ↓
(Hyatt, 2009)
Penebalan alveolar-capillary membran:
DLCO ↓
(Hyatt, 2009)
DLCO ↑
(Hyatt, 2009)
anemia, gx vaskuler paru, ILD, emfisema awal
curiga gx dinding dada, gx neuromuskuler
Faal Ventilasi & Difusi
(Pellegrino, Eur Respir J 2005; 26: 948–968)
Faal Ventilasi & Difusi
(Pellegrino, Eur Respir J 2005; 26: 948–968)
Terima kasih