1 of 12

Konsep Dasar Mengajar & Paradigma Baru dalam Mengajar�

Laila Badriyah

2 of 12

Tujuan Pembelajaran (CPMK-1)

  • Mahasiswa mampu:
  • 1. Menjelaskan hakikat mengajar dalam perspektif pendidikan modern.
  • 2. Mengidentifikasi pergeseran paradigma mengajar.
  • 3. Menganalisis implikasi perubahan paradigma terhadap PAI.
  • 4. Mendeskripsikan karakteristik pembelajaran konstruktivistik.
  • 5. Merumuskan contoh penerapan paradigma baru dalam PAI.

3 of 12

Hakikat Mengajar dalam Perspektif Modern

  • - Proses memfasilitasi belajar
  • - Membimbing dan memberdayakan potensi peserta didik
  • - Menciptakan lingkungan belajar bermakna
  • - Menumbuhkan kompetensi abad 21

4 of 12

Paradigma Lama: Teacher-Centered Learning

  • - Guru sebagai sumber utama informasi
  • - Peserta didik pasif
  • - Metode ceramah dominan
  • - Penekanan pada hafalan

5 of 12

Paradigma Baru: Student-Centered Learning

  • - Peserta didik sebagai subjek belajar
  • - Guru sebagai fasilitator
  • - Pembelajaran aktif, kolaboratif, reflektif
  • - Penguatan berpikir kritis & kreatif

6 of 12

Pergeseran Paradigma Mengajar

  • Teacher-Centered → Student-Centered
  • Transfer pengetahuan → Konstruksi makna
  • Pasif → Aktif
  • Individu → Kolaboratif

7 of 12

Implikasi Paradigma Baru terhadap PAI

  • - Integrasi nilai, sikap, dan keterampilan
  • - Pembelajaran kontekstual
  • - Penanaman nilai moderasi, toleransi, dan karakter
  • - Evaluasi autentik

8 of 12

Pembelajaran Berbasis Aktivitas

  • - Peserta didik terlibat aktif
  • - Diskusi, simulasi, proyek, problem solving
  • - Meningkatkan motivasi & pemahaman

9 of 12

Pendekatan Konstruktivisme

  • - Pengetahuan dibangun sendiri oleh peserta didik
  • - Guru sebagai fasilitator
  • - Pembelajaran bermakna & reflektif

10 of 12

Karakteristik Pembelajaran Konstruktivistik

  • - Aktif
  • - Kontekstual
  • - Kolaboratif
  • - Reflektif
  • - Berbasis masalah

11 of 12

Contoh Penerapan dalam Pembelajaran PAI

  • - Diskusi kasus etika Islam
  • - Project based learning: Kampanye moderasi beragama
  • - Problem based learning: Solusi konflik sosial
  • - Role play: Praktik toleransi

12 of 12

Kesimpulan

  • Paradigma baru mengajar menuntut peran aktif mahasiswa, guru sebagai fasilitator, dan pembelajaran bermakna berbasis nilai dan aktivitas.