Mari sijaga kebadian ruang ibadahta, terlebih-lebih mari si mateken HPnta
2
2
GBKP RUNGGUN TEBING TINGGI
KEBAKTIAN BAHASA INDONESIA
PUKUL : 10.00 WIB
Yang Melayani :
Pdt. Marina Br. Ginting, S.Th.
Minggu advent Ii
10 Desember 2023
S A M B U T A N
PENGANTAR IBADAH
KJ 240 : 1-2
1. | Datanglah, ya sumber rahmat, selaraskan hatiku Menyanyikan kasih s'lamat yang tak kunjung berhenti. Ajar aku madah indah, gita balai sorgaMu. Aku puji gunung kokoh, gunung pengasihanMu. |
KJ 240 : 1-2
2. | Hingga kini 'ku selamat dengan kuat yang Kaub’ri. Kuharapkan akan dapat sampai di neg'ri seri. Yesus cari akan daku, domba binal yang sesat; Untuk membela diriku dipikulNya salib b'rat. |
VOTUM & SALAM
Karena pada hari itu harus diadakan pendamaian bagimu untuk mentahirkan kamu. Kamu akan ditahirkan dari segala dosamu di hadapan TUHAN.
(Imamat 16 : 30)
KJ 081 : 1-2
1. | O, datanglah, Imanuel, tebus umatMu Israel yang dalam berkeluh kesah menanti Penolongnya. Bersoraklah, hai Israel, menyambut Sang Imanuel! |
KJ 081 : 1-2
2. | O, datang, Tunas Isai, patahkan belenggu pedih dan umatMu lepaskanlah dari lembah sengsaranya. Bersoraklah, hai Israel, menyambut Sang Imanuel! |
Jemaat Duduk
Pujian bagi tuhan yang dinantikan
L | : | Terpujilah Tuhan, sebab Dialah terang kehidupan bagi orang yang hidup di dalam kegelapan dan bagi orang yang hidup di dunia yang penuh dengan kekelaman, karena atasnya terang Tuhan bersinar. |
J | : | Maranatha, Maranatha, Tuhan segera datang |
Pujian bagi tuhan yang dinantikan
L | : | Terpujilah Tuhan, sebab Dialah pemimpin, Sumber dari segala pertolongan, Tuhan yang kekal dan yang Maha Kuasa, Raja Damai yang memerintah di atas kebenaran dan keadilan. |
J | : | Maranatha, Maranatha, Tuhan segera datang |
Pujian bagi tuhan yang dinantikan
L | : | Terpujilah Tuhan, sebab Dialah pengharapan hidup yang memberikan kedamaian dan terang di dalam dunia yang gelap. |
J | : | Maranatha, Maranatha, Tuhan segera datang |
Manusia di hadapan allah
L | : | Akulah Tuhan Allahmu yang telah berjanji untuk dating sebagai pertolonganmu. Tetaplah hidup di dalam pengharapan kepadaKu. Akulah Terangmu, barang siapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan di dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup. Saudara saudari yang terkasih, di dalam kita menghadapi persoalan hidup, … |
Manusia di hadapan allah
L | : | Sering kali kita tidak teguh menantikan pertolongan Tuhan. Bahkan sering kekhawatiran kita membuat kita hilang pengharapan sehingga menjadi jauh dari Tuhan dan jatuh ke dalam dosa dan penderitaan. |
J | : | Ya Tuhan, sering kami tidak sabar menantikan pertolongan Tuhan, sehingga kami tidak teguh berpengharapan. Ya Tuhan, ampunilah kami |
Manusia di hadapan allah
L | : | Kekhawatiran sering menguasai kita jauh melebihi janji Tuhan yang ada pada kita, sehingga kita menjadi jauh dari Tuhan |
J | : | Ya Tuhan, kami sering mengabaikan janji dan keadilanMu. Sehingga kami lebih mengikuti tawaran dunia yang penuh dengan kegelapan. Ya Tuhan, ampunilah kami. |
SAAT TEDUH
NKB 003 : 1-3
1. | Terpujilah Allah, hikmatNya besar, begitu kasihNya ‘tuk dunia cemar, sehingga dib’rilah PutraNya Kudus mengangkat manusia serta menebus. Reff: Pujilah, pujilah! Buatlah dunia bergemar, bergemar mendengar suaraNya. Dapatkanlah Allah demi PutraNya, b’ri puji padaNya sebab hikmatNya. |
NKB 003 : 1-3
2. | Dan darah AnakNyalah yang menebus mereka yang yakin ‘kan janji kudus; dosanya betapapun juga keji, dihapus olehNya, dibasuh bersih. Reff: Pujilah, pujilah! Buatlah dunia bergemar, bergemar mendengar suaraNya. Dapatkanlah Allah demi PutraNya, b’ri puji padaNya sebab hikmatNya. |
NKB 003 : 1-3
3. | Tiada terukur besar hikmatNya; penuhlah hatiku sebab AnakNya. Dan amatlah k’lak hati kita senang, melihat Sang Kristus di sorga cerlang. Reff: Pujilah, pujilah! Buatlah dunia bergemar, bergemar mendengar suaraNya. Dapatkanlah Allah demi PutraNya, b’ri puji padaNya sebab hikmatNya. |
Janji tuhan bagi yang berharap kepadanya
L | : | “Jangan takut terhadap apa yang harus engkau derita, hendaklah engkau setia sampai mati dan Aku akan mengaruniakan kamu Mahkota Kehidupan” (bdk Wahyu 2:10) |
Jemaat Berdiri
KJ 091 : 1-3
1. | Putri Sion, nyanyilah; soraklah, Yerusalem! Mari sambut Rajamu. Raja Damai t'rimalah! Putri Sion, nyanyilah; soraklah, Yerusalem! |
KJ 091 : 1-3
2. | Hosiana, Putra Daud, umatMu berkatilah! Dirikanlah takhtaMu mahatinggi, mulia. Hosiana, Putra Daud, umatMu berkatilah! |
KJ 091 : 1-3
3. | Hosiana, Putra Daud, Salam, Raja mulia. Raja Damai abadi, Putra Allah yang kekal. Hosiana, Putra Daud, Salam, Raja mulia! |
Firman Allah Yeremia 18 : 1 – 11
(Tunggal)
(Jemaat Duduk)
1. | Firman yang datang dari TUHAN kepada Yeremia, bunyinya: |
2. | "Pergilah dengan segera ke rumah tukang periuk! Di sana Aku akan memperdengarkan perkataan-perkataan-Ku kepadamu." |
3. | Lalu pergilah aku ke rumah tukang periuk, dan kebetulan ia sedang bekerja dengan pelarikan. |
Yeremia 18 : 1 – 11
4. | Apabila bejana, yang sedang dibuatnya dari tanah liat di tangannya itu, rusak, maka tukang periuk itu mengerjakannya kembali menjadi bejana lain menurut apa yang baik pada pemandangannya. |
Yeremia 18 : 1 – 11
5. | Kemudian datanglah firman TUHAN kepadaku, bunyinya: |
6. | "Masakan Aku tidak dapat bertindak kepada kamu seperti tukang periuk ini, hai kaum Israel!, demikianlah firman TUHAN. Sungguh, seperti tanah liat di tangan tukang periuk, demikianlah kamu di tangan-Ku, hai kaum Israel! |
Yeremia 18 : 1 – 11
7. | Ada kalanya Aku berkata tentang suatu bangsa dan tentang suatu kerajaan bahwa Aku akan mencabut, merobohkan dan membinasakannya. |
Yeremia 18 : 1 – 11
8. | Tetapi apabila bangsa yang terhadap siapa Aku berkata demikian telah bertobat dari kejahatannya, maka menyesallah Aku, bahwa Aku hendak menjatuhkan malapetaka yang Kurancangkan itu terhadap mereka. |
Yeremia 18 : 1 – 11
9. | Ada kalanya Aku berkata tentang suatu bangsa dan tentang suatu kerajaan bahwa Aku akan membangun dan menanam mereka. |
Yeremia 18 : 1 – 11
10. | Tetapi apabila mereka melakukan apa yang jahat di depan mata-Ku dan tidak mendengarkan suara-Ku, maka menyesallah Aku, bahwa Aku hendak mendatangkan keberuntungan yang Kujanjikan itu kepada mereka. |
Yeremia 18 : 1 – 11
11. | Sebab itu, katakanlah kepada orang Yehuda dan kepada penduduk Yerusalem: Beginilah firman TUHAN: Sesungguhnya, Aku ini sedang menyiapkan malapetaka terhadap kamu dan merancangkan rencana terhadap kamu. Baiklah kamu masing-masing bertobat dari tingkah langkahmu yang jahat, dan perbaikilah tingkah langkahmu dan perbuatanmu! |
Yeremia 18 : 1 – 11
Lit. | : | Berbahagialah orang yang mendengarkan Firman Tuhan, yang memelihara, serta melakukannya dalam kehidupan sehari-hari, Haleluya. |
Jem. | : | (Dinyanyikan) Ha le lu ya, Ha le lu ya, Ha le lu … ya. |
Tema :
“”
Lukas 3 : 1 - 14
(Tunggal)
Pdt. Marina Br. Ginting, S.Th.
1. | Dalam tahun kelima belas dari pemerintahan Kaisar Tiberius, ketika Pontius Pilatus menjadi wali negeri Yudea, dan Herodes raja wilayah Galilea, Filipus, saudaranya, raja wilayah Iturea dan Trakhonitis, dan Lisanias raja wilayah Abilene, |
Lukas 3 : 1 – 14
2. | pada waktu Hanas dan Kayafas menjadi Imam Besar, datanglah firman Allah kepada Yohanes, anak Zakharia, di padang gurun. |
Lukas 3 : 1 – 14
3. | Maka datanglah Yohanes ke seluruh daerah Yordan dan menyerukan: "Bertobatlah dan berilah dirimu dibaptis dan Allah akan mengampuni dosamu, |
Lukas 3 : 1 – 14
4. | seperti ada tertulis dalam kitab nubuat-nubuat Yesaya: Ada suara yang berseru-seru di padang gurun: Persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya. |
Lukas 3 : 1 – 14
5. | Setiap lembah akan ditimbun dan setiap gunung dan bukit akan menjadi rata, yang berliku-liku akan diluruskan, yang berlekuk-lekuk akan diratakan, |
6. | dan semua orang akan melihat keselamatan yang dari Tuhan." |
Lukas 3 : 1 – 14
7. | Lalu ia berkata kepada orang banyak yang datang kepadanya untuk dibaptis, katanya: "Hai kamu keturunan ular beludak! Siapakah yang mengatakan kepada kamu melarikan diri dari murka yang akan datang? |
Lukas 3 : 1 – 14
8. | Jadi hasilkanlah buah-buah yang sesuai dengan pertobatan. Dan janganlah berpikir dalam hatimu: Abraham adalah bapa kami! Karena aku berkata kepadamu: Allah dapat menjadikan anak-anak bagi Abraham dari batu-batu ini! |
Lukas 3 : 1 – 14
9. | Kapak sudah tersedia pada akar pohon dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, akan ditebang dan dibuang ke dalam api." |
10. | Orang banyak bertanya kepadanya: "Jika demikian, apakah yang harus kami perbuat?" |
Lukas 3 : 1 – 14
11. | Jawabnya: "Barangsiapa mempunyai dua helai baju, hendaklah ia membaginya dengan yang tidak punya, dan barangsiapa mempunyai makanan, hendaklah ia berbuat juga demikian." |
Lukas 3 : 1 – 14
12. | Ada datang juga pemungut-pemungut cukai untuk dibaptis dan mereka bertanya kepadanya: "Guru, apakah yang harus kami perbuat?" |
13. | Jawabnya: "Jangan menagih lebih banyak dari pada yang telah ditentukan bagimu." |
Lukas 3 : 1 – 14
14. | Dan prajurit-prajurit bertanya juga kepadanya: "Dan kami, apakah yang harus kami perbuat?" Jawab Yohanes kepada mereka: "Jangan merampas dan jangan memeras dan cukupkanlah dirimu dengan gajimu." |
Lukas 3 : 1 – 14
Tema :
“”
Lukas 3 : 1 - 14
Pdt. Marina Br. Ginting, S.Th.
Pengakuan Iman
(Jemaat Berdiri)
Aku percaya kepada Allah Bapa yang mahakuasa, Khalik langit dan bumi. Dan aku percaya kepada Yesus Kristus, Anak-Nya yang tunggal, Tuhan kita, yang dikandung daripada Roh Kudus, lahir dari anak dara Maria, yang menderita di bawah pemerintahan Pontius Pilatus, disalibkan, mati dan dikuburkan, turun ke dalam kerajaan maut.
Pada hari yang ketiga bangkit pula dari antara orang mati, naik ke sorga, duduk di sebelah kanan Allah, Bapa yang mahakuasa, dan akan datang dari sana untuk menghakimi orang yang hidup dan yang mati. Aku percaya kepada Roh Kudus; gereja yang kudus dan Am; persekutuan orang kudus; pengampunan dosa; kebangkitan daging, dan hidup yang kekal. Amin.
Lit. | : | “Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaanNya di dalam Kristus” (Filipi 4 : 9) |
(Jemaat Duduk)
PKJ 147 : 1-
1. | Di sini aku bawa, Tuhan, persembahan hidupku, semoga berkenan. Berapalah nilainya, Tuhan, dibandingkan berkatMu yang t’lah Kau limpahkan. T’rimalah, Tuhan, O t’rimalah, Tuhan! |
PKJ 147 : 1-
2. | Tanganku yang kecil, ya Tuhan, belum mencari makan sendiri, ya Tuhan. Terimalah hatiku, Tuhan, menjadi persembahan yang Tuhan perkenan. T’rimalah, Tuhan, O t’rimalah, Tuhan! |
PKJ 147 : 1-
3. | Kuingat firmanMu, ya Tuhan, yang mengajarkan kami mengingat yang kecil: Berkati semuanya, Tuhan, Supaya persembahan tetap mengalir t’rus. T’rimalah, Tuhan, O t’rimalah, Tuhan! |
L | : | Tuhan segera dating, apa tekad kita (mu)? |
J | : | Aku tetap hidup di dalam janjiMu Tuhan dan tetap setia menanti kedatanganMu |
TEKAD
(Jemaat Berdiri)
L | : | Tuhan adalah Terang kehidupan, Dialah Raja Damai, sumber pengharapan |
J | : | Hanya Engkaulah pengharapanku, bagiMu kupersembahkan hidupku, untuk menjadi terang dan damai bagi dunia, dan aku hidup di dalam keadilanMu Tuhan. |
TEKAD
KJ 445 : 1,3
1. | Harap akan Tuhan, hai jiwaku! Dia perlindungan dalam susahmu. Jangan resah, tabah berserah, kar'na habis malam pagi merekah. Dalam derita dan kemelut Tuhan yang setia, Penolongmu! |
KJ 445 : 1,3
3. | Harap akan Tuhan, hai jiwaku! Dia perlindungan dalam susahmu. Jalan sedih nanti berhenti; Yesus memberikan hidup abadi. Habis derita di dunia, purna sukacita. Haleluya! |
Bapa kami yang di sorga, dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami daripada yang jahat. Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin
Allah yang adalah sumber pengharapan, Dialah yang membuat hidup kita (mu) aman dan tentram, menyertai kita (mu) sekalian. Amin. Jemaat : A....min, A.......min, A......min |
Saat Teduh
Selamat Hari Minggu