MODEL OSI
7 LAYER
SMA Negeri 1 Ngawi
Informatika – Topologi Jaringan
Alfan Kurniawan, S.Kom
LEARNING OBJECTIVES
Pengertian OSI
Model OSI 7 Layer
Vidio OSI 7 Layer
MODEL OSI
dalam pengelolaan komunikasi data, ada satu model standar yang digunakan untuk memastikan perangkat dari berbagai produsen dapat berkomunikasi. Model ini dikenal sebagai Model OSI (Open Systems Interconnection).
kerangka kerja konseptual yang membagi proses komunikasi data dalam jaringan menjadi tujuh lapisan atau layer.
MODEL OSI
Layer 7: Application Layer
Hypertext Transfer Protocol
HTTP
Menyediakan antarmuka antara aplikasi pengguna dan jaringan.
Hypertext Transfer Protocol Secure
HTTPS
Mengelola layanan seperti email, transfer file, dan akses web.
Layer 6: Presentation Layer
Menyediakan layanan untuk memastikan data dapat dimengerti oleh perangkat penerima.
Protokol : SSL/TLS
Bertanggung jawab untuk enkripsi, dekripsi, kompresi, dan konversi data.
Layer 5: Session Layer
Mengelola sesi komunikasi antara dua perangkat.
Menangani pembukaan, pengelolaan, dan penutupan sesi.
Protokol: NetBIOS, PPTP
Layer 4: Transport Layer
Mengelola pengiriman data dari sumber ke tujuan secara end-to-end.
Transmission Control Protocol (TCP)
Memastikan data diterima dengan benar, tanpa duplikasi, dan dalam urutan yang benar.
User Datagram Protocol (UCP)
Bertanggung jawab untuk pengalamatan logis dan routing paket data antar jaringan.
Contoh perangkat: Router.
Layer 3: Network Layer
Memecah paket besar menjadi bagian yang lebih kecil (fragmentasi).
Menggunakan alamat IP untuk memastikan data mencapai tujuan
Protokol: IPv4, IPv6, ICMP, OSPF, RIP
Mengatur pengiriman data antar perangkat di jaringan yang sama.
Contoh perangkat: Switch, bridge
IP
Menyediakan mekanisme deteksi dan koreksi kesalahan melalui CRC (Cyclic Redundancy Check)
Ethernet
Menggunakan alamat MAC untuk identifikasi perangkat.
Protokol: Ethernet, Wi-Fi (IEEE 802.11), PPP (Point-to-Point Protocol)
Wi-Fi
Layer 2: Data Link Layer
IP
Menangani transmisi data secara fisik melalui media jaringan (kabel, serat optik, atau gelombang radio).
Contoh perangkat: NIC (Network Interface Card), kabel Ethernet, hub, repeater.
Protokol terkait: Ethernet (lapisan fisik)
Layer 1: Physical Layer
Mengatur aspek fisik seperti voltase, sinyal listrik, kecepatan data, dan jenis konektor.