1 of 54

TPS

( Treatment Planning System )

2 of 54

TPS dan Implementasi Hasil TPS ke Pesawat Simulator dan Pesawat Penyinaran

3 of 54

Treatment Planning System�( TPS )

Definisi :

Adalah perangkat komputer yang digunakan untuk membuat planning penyinaran.

Tujuan

membuat planning penyinaran dalam bentuk

gambaran tentang pola distribusi dosis yang optimal.

4 of 54

Perangkat Komputer

Terdiri dari :

  • Hard Ware
  • Soft Ware
  • Sistim koneksi

5 of 54

TPS

  • Plato
  • Isis
  • Abacus
  • Precisse
  • Pinacle
  • Eclips
  • XiO

6 of 54

Alur Pembuatan TPS

Simulator

MouldRoom/ Ct Scan

TPS

Simulator

Pesawat Radiasi

CT Simulator

7 of 54

Proses Pembuatan Treatment Planning�

  • Proses Pemasukan data pasien
  • Proses Penggambaran Kontur
  • Proses Pemasukan Data Beam
  • Proses Kalkulasi Dosis
  • Proses Optimalisasi
  • Proses Approval

8 of 54

Proses Pemasukan data pasien

Data yang dimasukan sesuai dengan data pada saat registrasi pasien:

1. Nama

2. No Registrasi

3. Diagnosa

9 of 54

Proses Penggambaran Kontur

Data kontur bisa didapat dari :

1. Pembuatan Kontur manual

2. Dari Simulator Ct

3. Dari Ct Simulator

4. Dari Ct Scanning Diagnostik

10 of 54

Kontur Yang digambar

  • Body Contour ( External Contour )
  • Target ( PTV, GTV, CTV )
  • Critical Organ

11 of 54

12 of 54

13 of 54

Penggambaran

kontur

Digitizer

Scanner

CD

On Line System

14 of 54

15 of 54

16 of 54

17 of 54

Proses Beam Input

Beam Input untuk TPS 2 D didapat dari data Simulator berupa :

1. Luas lapangan

2. Separasi atau kedalaman

3. Sudut Collimator

4. Sudut gantry

5. Data blok

6. Marker

7. Rencana pemberian Dosis

18 of 54

19 of 54

20 of 54

Beam Input untuk TPS 3 D

Mengacu hasil rekonstruksi image dari CT Simulator atau CT Planning sehingga Komputer akan membentuk :

1. lapangan radiasi dinamakan“ Beam Eye View “

2. Dalam Beam Eye View ini akan tergambar lapangan radiasi dalam bentuk 2 dimensi dengan pola blok didalamnya.

sedangkan data lainnya seperti penyudutan gantri, teknik, serta jenis radiasi dimasukan ke dalam komputer

21 of 54

22 of 54

23 of 54

24 of 54

Proses Kalkulasi Dosis

  • Adalah proses perhitungan yang dilakukan oleh komputer untuk mendapatkan hasil berupa :
  • Distribusi dosis dalam bentuk kurva isodosis
  • Nilai D. max
  • Perhitungan MU untuk linac untuk setiap lapangan.
  • Perhitungan t ( waktu penyinaran ) untuk Cobalt untuk setiap lapangan
  • Dosis pada organ kritis yang akan dipantau

25 of 54

Sytem Perhitungan TPS

  • Forward Planning
  • Inverse Planning

26 of 54

Forward Planning

  • Perhitungan akan dilakukan komputer setelah data penyinaran yang terdiri dari arah, lapangan, sudut gantry, sudut kolimator, wedge dll,
  • Biasanya digunakan untuk pembuatan teknik penyinaran 2D , 3DCRT, SRT atau SRS

27 of 54

Inverse Planning

  • Komputer akan melakukan perhitungan setelah memasukan dose constrain ( dosis yang diminta ) untuk setiap target ( CTV, GTV, PTV ) serta dosis yang untuk organ yang dilindungi ( OAR ) misalnya, mata, cord, dll
  • Biasanya dilakukan untuk pembuatan planning IMRT.

28 of 54

29 of 54

30 of 54

Proses Optimalisasi

  • Dilakukan dengan mempelajari hasil perhitungan DVH (dose volume histogram )
  • DVH adalah grafik yang memperlihatkan hubungan antara dosis/volume yang didapat CTV dan organ kritis.

31 of 54

32 of 54

Proses Approval

  • Proses ini harus dilakukan sebelum hasil TPS di implentasikan pada penyinaran pasien.
  • Sebaiknya setiap hasil TPS harus ditandatangani oleh pembuat, kemudian di chek oleh petugas fisika lainnya, baru kemudian, ditandangani oleh dokter
  • Tanpa ketiga tanda tangan tersebut hasil TPS tidak boleh dilakukan untuk dasar penyinaran

33 of 54

34 of 54

Hasil Out Put TPS

  • Print out Beam data
  • Print out Treatment Time
  • Print out DVH
  • Print out Blok data
  • Plotter Distribusi Dosis
  • Plotter DRR

35 of 54

36 of 54

37 of 54

38 of 54

39 of 54

40 of 54

41 of 54

42 of 54

Digitally Reconstructed Radiograph (DRR)

Hasil rekontruksi digital dari image CT

43 of 54

Implementasi hasil TPS

Hasil TPS

Simulator

CT Simulator

Pesawat Penyinaran

Implementasi Hasil TPS

44 of 54

Hasil TPS langsung ke Pesawat Penyinaran

  • Jika hasil TPS dibuat tanpa ada perubahan data dari data simulator ( sesuai data simulator )
  • Misalnya Box system ca cervix, Ca mamae
  • Pasien disinar sesuai data-data dari TPS . ( Jenis radiasi, tehnik, Sudut Gantry, lapangan radiasi, collimator, blok, accesoris, mu/t )
  • Set up sesuai data simulator dan TPS

45 of 54

46 of 54

47 of 54

48 of 54

Hasil TPS ke Simulator

  • Hasil TPS akan lewat simulator dulu, karena ada perubahan data simulator
  • Biasanya pada teknik axial, dimana pada saat simulator dilakukan dengan AP dan lateral, sedangkan hasil TPS gantry berubah menjadi axial( penyudutan )
  • Simulasi TPS3DCR menggunakan CT Plan
  • Dasar perubahan harus mengikuti instruksi TPS (set up, lapangan, gantry , collimator, blok)
  • Penyinaran dilakukan setelah simulasi ulang.

49 of 54

50 of 54

TPS ke CT Simulator

  • Biasanya untuk pembuatan TPS3D data awalnya pun berasal dari CT simulator.
  • Hasil TPS yang akan disesuaikan di CT simulator ini hanya berupa instruksi perpindahan posisi laser pada marker origin ke posisi isosenter
  • Posisi Isosenter beam ini, yang akan dijadikan acuan set up di pesawat penyinaran.
  • Di pesawat penyinaran baru dilakukan pengesetan data lainnya sesuai TPS .

( Lapangan, energy, Gantry, collimator, dll)

51 of 54

52 of 54

53 of 54

54 of 54

Kesimpulan

  • TPS merupakan sarana penunjang mutlak untuk unit radioterapi
  • TPS digunakan untuk membuat rencana penyinaran yang perhitungan dosis maupun distribusi dosisnya tidak bisa dibuat secara manual
  • Melakukan program Quality control TPS secara konsisten
  • Ketepatan hasil TPS ditentukan oleh “ the man behind the gun “.