1 of 26

TEMA 9

BENDA-BENDA DI SEKITAR KITA

P

ENDALAMAN MATERI

2 of 26

Ciri-ciri iklan baris, antara lain:

PM

Subtema 3:

Manusia dan Benda di Lingkungannya

T9 St3

P1

Muatan

Bahasa Indonesia

KD 3.4 dan 4.4

Pembelajaran 1:

Menjelaskan Bentuk-Bentuk Iklan pada Media Cetak

Iklan pada media cetak dibedakan menjadi dua bentuk, yaitu iklan baris dan iklan kolom. Iklan baris adalah iklan yang disajikan dengan tulisan singkat dan hanya beberapa baris saja.

  1. Isi iklan biasanya disingkat. Tujuannya untuk menghemat tempat dan biaya pemasangan iklan.
  2. Penyusunan iklan disesuaikan pada tempat-tempat khusus. Misalnya, iklan otomotif, iklan properti, dan iklan lowongan pekerjaan.

  • Iklan tidak disertakan dengan gambar.
  • Iklan disertakan dengan nomor telepon penjual sehingga mudah untuk dihubungi pembeli jika menginginkan informasi lebih lanjut.

3 of 26

Perhatikan contoh iklan baris dan iklan kolom berikut!

Jual msn cuci impor t. Rp2,5 jt/hari. Griya Sentosa.

Hub: (021) 67812341

Dispenser elektrik. Second. Mulus. Agromas Raya. Minat (021) 6787812

Jl TV flat hrg miring. Gratis ongkir Bandung. nego. Bandung Dago. Lopita. 08354121582

Alat Rumah Tangga

Iklan baris

Iklan kolom

4 of 26

Iklan kolom adalah iklan yang berisi kata-kata dan gambar. Ciri-ciri iklan kolom, antara lain sebagai berikut.

  1. Isi iklan berisi kata-kata dan gambar.
  2. Isi iklan disampaikan tanpa ada kata-kata yang disingkat.
  3. Ukuran iklan kolom lebih besar dibandingkan dengan iklan baris.
  4. Biaya pemasangan iklan kolom lebih mahal dibandingkan dengan iklan baris.

5 of 26

Mengelompokkan Benda-Benda Zat Tunggal

T9 St3

P1

Muatan

IPA

KD 3.9 dan 4.9

Pembelajaran 1:

Berdasarkan dapat atau tidaknya diuraikan menjadi zat yang lebih sederhana, zat tunggal dibagi menjadi dua,

Unsur adalah zat tunggal yang paling sederhana dan tidak dapat diuraikan lagi melalui reaksi kimia.

Senyawa adalah zat tunggal yang dapat diuraikan kembali menjadi zat yang lebih sederhana melalui reaksi kimia.

6 of 26

T9 St3

P2

Muatan

Bahasa Indonesia

KD 3.4 dan 4.4

Pembelajaran 2:

Menjelaskan Unsur-Unsur dan Bahasa yang Digunakan pada Iklan

Dalam iklan harus memuat bahasa iklan. Bahasa dalam iklan harus memiliki kriteria-kriteria berikut:

Menggugah

Informatif

Kalimat yang digunakan harus mengedepankan bagian-bagian penting dalam iklan

Menarik

7 of 26

Perhatikan contoh iklan berikut beserta unsur-unsurnya!

Headline (Judul iklan) disajikan dalam ukuran tulisan paling besar dibandingkan ukuran teks lain dalam iklan.

Isi iklan

disajikan dalam bentuk gambar produk.

Sumber iklan memudahkan pembaca untuk mencari informasi lebih lanjut

mengenai

produk.

Kalimat persuasif dalam iklan tersebut adalah Buku-Buku UN/USBN 2018

8 of 26

Jenis-Jenis Campuran Berdasarkan Kelarutannya

T9 St3

P2

Muatan

IPA

KD 3.9 dan 4.9

Pembelajaran 2:

Campuran dapat berasal dari campuran unsur dengan unsur, unsur dengan senyawa, atau senyawa dengan senyawa. Banyaknya komposisi unsur atau senyawa penyusun campuran tidak tentu. Sifat asli zat di dalam campuran masih tampak.

9 of 26

Perhatikan contoh berikut!

Air hangat yang dicampur dengan teh saring dan gula pasir kemudian diaduk sampai rata. Air tersebut tampak berubah warna yang semula bening menjadi cokelat. Hal ini menunjukkan bahwa teh sudah bercampur dengan air hangat. Selain itu, butiran gula yang diaduk hilang dan bercampur dengan air. Hal ini membuat rasa teh menjadi manis. Ini adalah contoh campuran homogen.

10 of 26

Perhatikan contoh berikut!

Teh manis yang telah dibuat ditambahkan dengan es batu. Es batu yang dicampurkan ke dalam teh manis membuat larutan teh menjadi dingin dan tampak es batu tidak bercampur dengan teh. Ini adalah contoh campuran heterogen.

11 of 26

Karya Seni Rupa Daerah

T9 St3

P2

Muatan

SBdP

KD 3.4 dan 4.4

Pembelajaran 2:

Motif karya seni rupa daerah bersifat turun-temurun dan menyesuaikan dengan letak geografis daerah masing-masing. Contohnya pada masyarakat yang tinggal dekat dengan perairan motif yang banyak digunakan, yaitu motif air, hewan laut, kapal, dan sebagainya. Sedangkan masyarakat yang tinggal di dataran tinggi identik dengan motif-motif hewan atau tumbuhan.

12 of 26

Karya seni lukisan kamasan dari Bali

Kerajinan wayang kulit dari Jawa

Kerajinan ukiran kayu dari Jepara

Kerajinan kain songket dari Palembang

13 of 26

T9 St3

P3

Muatan

Bahasa Indonesia

KD 3.4 dan 4.4

Pembelajaran 3:

Mengidentifikasi Jenis-Jenis Iklan

Kebutuhan masyarakat sangat beragam, karena itu iklan dapat dikelompokkan berdasarkan jenis-jenisnya seperti berikut.

Iklan Penawaran

Iklan Permintaan

Iklan Pemberitahuan

Iklan Layanan Masyarakat

Iklan Undangan

14 of 26

T9 St3

P3

Muatan

PPKn

KD 3.4 dan 4.4

Pembelajaran 3:

Manfaat Persatuan dan Kesatuan dalam Masyarakat

Berikut adalah sebab dan akibat jika kita tidak memiliki rasa persatuan dan kesatuan di masyarakat.

No.

Sebab

Akibat

1

Kurangnya interaksi antarmasyarakat yang berbeda suku, budaya, dan agama.

Hilangnya tenggang rasa dan toleransi dalam masyarakat.

2

Lebih mementingkan pribadi atau golongan tertentu di dalam masyarakat.

Sering terjadi perselisihan yang membuat lingkungan tidak aman dan nyaman.

3

Tidak mematuhi tata tertib yang ada di lingkungan masyarakat, misalnya kerja bakti.

Tidak peduli dengan permasalahan yang ada di lingkungan masyarakat.

15 of 26

Pengaruh Kegiatan Ekonomi terhadap Kesejahteraan Masyarakat

T9 St3

P3

Muatan

IPS

KD 3.3 dan 4.3

Pembelajaran 3:

Setiap manusia memiliki berbagai kebutuhan. Kebutuhan tersebut dipenuhi dengan cara melakukan kegiatan ekonomi yang meliputi produksi, distribusi, dan konsumsi.

Produksi

Kegiatan produksi dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar, karena mendorong terciptanya lapangan pekerjaan.

Distribusi

Pemerataan distribusi barang-barang produksi memudahkan masyarakat memperoleh kebutuhan sehari-hari.

Konsumsi

Konsumsi membuat masyarakat dapat memenuhi kebutuhan hidupnya sehingga kesejahteraan pun dapat tercapai.

16 of 26

T9 St3

P4

Muatan

Bahasa Indonesia

KD 3.4 dan 4.4

Pembelajaran 4:

Perbedaan Beragam Jenis Iklan Elektronik

Berdasarkan medianya, iklan dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu iklan media cetak dan media elektronik. Berikut adalah contoh iklan elektronik.

Iklan Radio

Iklan disampaikan hanya dalam bentuk audio atau suara

Iklan Televisi

Iklan disampaikan dalam bentuk suara, gambar, dan gerak

Iklan Media Digital

Iklan ini biasanya muncul dalam bentuk video ataupun banner animasi pada beberapa bagian halaman website, blog, ataupun Youtube

17 of 26

T9 St3

P4

Muatan

PPKn

KD 3.4 dan 4.4

Pembelajaran 4:

Membina Persatuan dan Kesatuan dalam Masyarakat

Berikut adalah usaha-usaha yang dilakukan pemerintah untuk membina persatuan dan kesatuan dalam masyarakat :

  1. Menjamin hak kebebasan masyarakat dalam memeluk agama dan melakukan ibadah sesuai agamanya masing-masing.
  2. Mengusahakan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia.
  3. Mewajibkan penggunaan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional yang baik dan benar dalam berbagai acara resmi.
  4. Menjalankan pemerintahan secara adil dan terbuka.
  5. Mengadakan berbagai festival kebudayaan.

18 of 26

Menghargai Keberagaman Kegiatan Ekonomi di Masyarakat

T9 St3

P4

Muatan

IPS

KD 3.3 dan 4.3

Pembelajaran 4:

Wujud tindakan menghargai keberagaman kegiatan ekonomi di masyarakat antara lain adalah sebagai berikut :

  1. Menghargai barang yang dihasilkan oleh kegiatan ekonomi orang lain.
  2. Memberi kesempatan dan kepercayaan kepada orang lain untuk melakukan usaha ekonomi secara mandiri.
  3. Memberi upah sesuai dengan kegiatan ekonomi yang sudah dilakukan.
  4. Melakukan persaingan usaha secara sehat.
  5. Menggunakan barang buatan dalam negeri dalam kehidupan sehari-hari untuk meningkatkan kesejahteraan produsen dalam negeri.

19 of 26

T9 St3

P5

Muatan

Bahasa Indonesia

KD 3.4 dan 4.4

Pembelajaran 5:

Menjelaskan Unsur-Unsur Iklan Media Elektronik

Setiap media elektronik memiliki unsur-unsur iklan yang berbeda-beda. Unsur-unsur tersebut membuat iklan elektronik untuk sebuah produk yang sama dapat memiliki perbedaan isi dan penyampaian dalam media elektronik yang berbeda.

20 of 26

Unsur-unsur iklan elektronik berdasarkan media dalam tabel berikut!

21 of 26

Larutan dalam Pewarna Batik Jumputan

T9 St3

P5

Muatan

IPA

KD 3.9 dan 4.9

Pembelajaran 5:

Saat membuat pewarna untuk pembuatan batik jumputan, kita dapat menggunakan pewarna alami maupun pewarna sintetis. Pewarna alami adalah pewarna yang menggunakan bahan-bahan alam, seperti kunyit untuk warna kuning, daun suji untuk warna hijau, atau daging buah naga untuk warna ungu. Selain pewarna alami, kita juga dapat menggunakan pewarna sintetis. Pewarna sintetis adalah pewarna yang menggunakan bahan-bahan kimia.

22 of 26

Membuat Karya Seni Rupa

T9 St3

P5

Muatan

SBdP

KD 3.4 dan 4.4

Pembelajaran 5:

Batik jumputan, yaitu batik yang dikerjakan dengan cara diikat dan dicelup dengan warna. Tidak seperti batik tulis, batik ini tidak menggunakan malam tetapi kainnya diikat atau dijahit dan dikerut dengan menggunakan tali. Tali berfungsi sama halnya dengan malam, yaitu untuk menutup bagian yang tidak terkena warna.

23 of 26

Perendaman di dalam larutan pewarna adalah salah satu tahapan membuat batik jumputan.

24 of 26

T9 St3

P6

Muatan

Bahasa Indonesia

KD 3.4 dan 4.4

Pembelajaran 6:

Membedakan Iklan Elektronik Berdasarkan Isinya

Berdasarkan isinya, iklan dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu sebagai berikut.

Iklan Komersial

Iklan komersial berisi mengenai informasi suatu produk barang atau jasa yang ditawarkan kepada masyarakat.

Iklan Nonkomersial

Iklan nonkomersial berisi pemberitahuan atau infosmasi kepada masyarakat.

25 of 26

T9 St3

P6

Muatan

PPKn

KD 3.4 dan 4.4

Pembelajaran 6:

Menciptakan Kerukunan di Lingkungan Sekitar

Lingkungan dengan masyarakat yang rukun antara lain memiliki ciri-ciri sebagai berikut :

  1. Saling menghargai dan menghormati satu sama lain.
  2. Memiliki toleransi dalam keberagaman ras, suku, maupun agama.
  3. Memiliki kesadaran sosial sehingga dapat saling bekerja sama dan tolong-menolong.

26 of 26

Membuat Batik Perintangan

T9 St3

P6

Muatan

SBdP

KD 3.4 dan 4.4

Pembelajaran 6:

Batik perintangan adalah batik yang dibuat dengan cara menggunakan lilin malam sebagai perintang. Perintangan yang dimaksud adalah perintangan terhadap warna saat proses pencelupan, sehingga ketika kain dicelup, warna bagian yang diberi perintang (lilin malam) tersebut tidak terkena zat warna.