PERTEMUAN 3�(ATURAN INTERPRETASI TEKS: MENURUNKAN HUKUM DARI SUMBER-NYA)��� �MATA KULIAH:�USHUL FIQH DAN QAWA’ID FIQHIYYAH
FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS INDONESIA
PROGRAM STUDI S1 ILMU EKONOMI ISLAM DAN BISNIS ISLAM
Garis Besar Materi
Tafsir Secara Bahasa
Tafsir
Ta’wil Secara Bahasa
Ta’wil
Perbedaan Tafsir dan Ta’wil
Perbedaan Tafsir dan Ta’wil
Perbedaan Tafsir dan Ta’wil
Metode Istinbath Hukum Melalui Pendekatan Bahasa
Lafal dari Shighat Taklif
Amar (Perintah)
Pengertian Amar
Amar (Perintah)
Uslub al-Amar
Uslub al-Amar | Contoh |
Dengan menggunakan kata amar itu sendiri “Sesungguhnya Allah menyuruh kamu supaya menyerahkan segala jenis amanah kepada ahlinya (yang berhak menerimanya)” | QS: An-Nisa ayat 58 |
Kata-kata berita bahwa perbuatan itu diwajibkan “Kamu diwajibkan, apabila seseorang dari kamu hampir mati, jika ia ada meninggalkan harta, (hendaklah ia) membuat wasiat” | QS: Al-Baqarah ayat 180 |
Perintah dengan menggunakan kalimat khabariyah (berita) “Dan isteri-isteri yang diceraikan itu hendaklah menunggu dengan menahan diri mereka (dari berkahwin) selama tiga kali suci” | QS: Al-Baqarah ayat 228 |
Amar (Perintah)
Uslub al-Amar
Uslub al-Amar | Contoh |
Perintah dengan menggunakan shighat perintah (fi’il amar) “Peliharalah kamu (kerjakanlah dengan tetap dan sempurna pada waktunya) segala sembahyang fardu” | QS: Al-Baqarah ayat 238 |
Perintah dengan menggunakan kata “fardhu” “sesungguhnya Kami telah mengetahui apa yang Kami wajibkan kepada orang-orang mukmin mengenai isteri-isteri mereka” | QS: Al Ahzab ayat 50 |
Amar (Perintah)
Uslub al-Amar
Uslub al-Amar | Contoh |
Sebagai jawaban syarat “Dan sempurnakanlah ibadat Haji dan Umrah kerana Allah” | QS: Al-Baqarah ayat 196 |
Dalam bentuk memuji pelakunya Katakanlah: “Memperbaiki keadaan anak-anak yatim itu amatlah baiknya” | QS: Al-Baqarah ayat 220 |
Dengan menjanjikan pahala bagi pelaku kebaikan dan siksa bagi pelaku kejahatan “Sesiapa yang membawa amal kebaikan (pada hari kiamat), maka baginya (balasan) sepuluh kali ganda” | QS: Al An’am ayat 160 |
Amar (Perintah)
Uslub al-Amar
Uslub al-Amar | Contoh |
Fi’il Mudhari yang dibarengi dengan lam amr “Hendaklah orang yang mampu memberi nafkah menurut kemampuannya; “ | QS At-Thalaq ayat 7 |
Mashdar yang menggantikan kedudukan fi’il amar “Dengan yang demikian, apabila kamu berjuang menentang orang-orang kafir (dalam peperangan jihad) maka pancunglah lehernya, “ | QS Muhammad ayat 4 |
Isim fi’il amar | “Yaitu kata shoh, berarti diamlah” dan “Mari kita sholat” |
Amar (Perintah)
Dilalah al-Amar
Dilalah al-Amar | Contoh |
Menunjukkan kepada wajib | QS: An-Nisa ayat 7 |
Menunjukkan kepada nadb | QS: An-Nur ayat 33 |
Menunjukkan kepada mubah | QS: Al-Maidah ayat 2 |
Menunjukkan kepada melemahkan | QS: Al-Baqarah ayat 23 |
Menunjukkan pengertian membimbing/mengarahkan | QS: Al-Baqarah ayat 282 |
Menunjukkan pengertian menghardik | QS: Fushilat ayat 40 |
Pelaksanaan perintah dengan segera | QS: Ali Imran ayat 133 |
Berulangnya pelaksanaan amar (perintah) | QS: Al-Isra ayat 78 |
Perbuatan itu cukup dilakukan sekali saja | QS: Al-Baqarah ayat 97 |
Tahdid (perintah yang mengandung ancaman) | QS: Fushilat ayat 41 |
Nahi (Larangan)
Pengertian Nahi
Nahi (Larangan)
Uslub Nahi
Uslub Nahi | Contoh |
Larangan dengan kata yang jelas “Sesungguhnya Allah menyuruh berlaku adil, dan berbuat kebaikan, serta memberi bantuan kepada kaum kerabat; dan melarang daripada melakukan perbuatan-perbuatan yang keji dan mungkar” | QS: An-Nahl ayat 90 |
Larangan menunjukkan kepada arti haram “Katakanlah: “Sesungguhnya Tuhanku hanya mengharamkan perbuatan-perbuatan yang keji” | QS: Al-A’raf ayat 33 |
Larangan menunjukkan tidak halal “Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kamu makan (gunakan) harta-harta kamu sesama kamu dengan jalan yang salah” | QS: An-Nisa ayat 29 |
Nahi (Larangan)
Uslub Nahi
Uslub Nahi | Contoh |
Shighat nahi, yaitu fi’il mudhari yang didahului oleh (“Laa Nahiyah”) “Dan janganlah kamu menghampiri harta anak yatim melainkan dengan cara yang baik” | QS: Al-Isra ayat 34 |
Larangan dengan menggunakan kata perintah namun bermakna tuntutan untuk meninggalkan “Dan tinggalkanlah kamu dosa yang nyata dan yang tersembunyi. “ | QS: Al-An’am ayat 120 |
Larangan dengan cara mengancam pelakunya dengan siksa yang pedih “Dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak serta tidak membelanjakannya pada jalan Allah, maka khabarkanlah kepada mereka dengan azab seksa yang tidak terperi sakitnya” | QS: At-Taubah ayat 34 |
Nahi (Larangan)
Uslub Nahi
Uslub Nahi | Contoh |
Larangan dengan menyifati perbuatan itu dengan keburukan “Dan jangan sekali-kali orang-orang yang bakhil dengan harta benda yang telah dikurniakan Allah kepada mereka dari kemurahanNya – menyangka bahawa keadaan bakhilnya itu baik bagi mereka. Bahkan ia adalah buruk bagi mereka.” | QS: Ali Imran ayat 180 |
Larangan dengan cara meniadakan wujud perbuatan itu sendiri “Dan perangilah mereka sehingga tidak ada lagi fitnah, dan (sehingga) menjadilah ugama itu semata-mata kerana Allah. Kemudian jika mereka berhenti maka tidaklah ada permusuhan lagi” | QS: Al-Baqarah ayat 193 |
Menyebut perbuatan disertai dengan dosa | QS: Al-Baqarah ayat 181 |
Nahi (Larangan)
Dalalah an-Nahi
Dilalah an-Nahi | Contoh |
Shigat nahi menunjukkan hukum haram | QS: Al-Baqarah 221 |
Shigat nahi menunjukkan doa | QS: Ali Imran ayat 8 |
Shigat menunjukkan kepada pengarahan | QS: Al-Maidah ayat 101 |
Shigat nahi menunjukkan kepada makruh | Hadits Riwayat Muslim* |
Merendahkan (tahqir) | QS: Al-Hijr ayat 88 |
Untuk menjelaskan akibat | QS: Ibrahim ayat 42 |
Untuk keputus-asaan (al-yas’u) | QS: At-Tahrim ayat 7 |
Nahi (Larangan)
Uslub Nahi
Uslub Nahi | Contoh |
Ungkapan dengan “Tidak Sah” dengan lafal “Maa Kaana” | QS: Al-Ahzab ayat 36 |
Hukum yang bila dikerjakan mendapat julukan kufur, zalim dan fasiq | QS: Al-Maidah ayat 44 dan 45 |
Jumlah Khabariyah, yaitu kalimat berita yang digunakan untuk menunjukkan larangan dengan cara pengharaman sesuatu atau menyatakan tidak halalnya sesuatu | QS: An-Nisa ayat 19 |
Lafal dari Segi Kandungan Pengertian
‘Am
Pengertian ‘Am
‘Am
Kata yang menunjukkan kata ‘am (umum)
Kata dalam Nash | Contoh |
Kata kullum | QS: At-Thur ayat 21 |
Kata Jami’ | QS: Al-Baqarah ayat 29 |
Kata jama’ yang disertai alif dan lam di awalnya | QS: Al-Baqarah 233 |
Kata benda tunggal yang di ma’rifahkan dengan alif lam | QS: Al-’Ashr ayat 2 |
Isim Isyarat (kata benda yang men-syarat-kan) | QS: An-Nisa ayat 92 |
Isim Nakirah yang dinafikan seperti kata “La Junaha” | QS: Al-Mumtahanah ayat 10 |
Isim Maushul (kata ganti penghubung) | QS: An-Nisa ayat 10 |
Isim Al-Jins (kata jenis) Ma’rifah | QS: An-Nisa ayat 11 |
‘Am
Pembagian Lafal ‘Am
Lafal | Contoh |
Lafal umum yang dikehendaki keumumannya karena ada indikasi yang menutup kemungkinan adanya takhshis (pengkhususan) | QS: Hud ayat 6 |
Lafal umum padahal yang dimaksud adalah lafal khusus karena ada indikasi yang menunjukkan makna seperti itu | QS: At-Taubah ayat 120 |
Lafal umum yang terhindar dari indikasi baik menunjukkan bahwa yang dimaksud adalah makna umumnya atau adalah sebagian cakupannya | QS: Al-Baqarah ayat 228 |
‘Am
Kedudukan ayat yang ditujukan kepada Nabi, apakah bersifat ‘Am atau Khas?
Khas dan Takhshish
Pengertian Khas
Pengertian Takhshish
Khas dan Takhshish
Khas dan Takhshish
Contoh | Terdapat Pada |
Pengecualian | QS: Al-Asr ayat 1-3 |
Isim Isyarat | QS: At-Taubah ayat 5 |
Sifat | QS: An-Nisa ayat 25 |
Hal | QS: An-Nisa ayat 93 |
Badal | QS: Ali Imran ayat 97 |
Ghayah | QS: Al-Baqarah ayat 196 |
Khas dan Takhshish
Contoh | Terdapat Pada |
Takhshis dengan perasaan (al-hiss) | QS: Al-Ahqaf ayat 25 |
Takhshis dengan akal | QS: Al-Ahqaq ayat 33 |
Takhshis dengan syara’ | QS: Al-Baqarah 228 |
Khas dan Takhshish
Takhshish Munfashil
Khas dan Takhshish
Takhshish Munfashil
Mutlaq
Pengertian Mutlaq
Muqayyad
Pengertian Muqayyad
Muqayyad
Kedudukan lafal muqayyad serta pengamalannya
Lafal dari Kejelasan Artinya
Nash
Pengertian Nash
Zahir
Pengertian Zahir
Mujmal
Pengertian Mujmal
Mubayyan
Pengertian Mubayyan
Mufassar
Pengertian Mufassar
Muhkam
Pengertian Muhkam
Lafal dari Tidak Terang Artinya
Khafi
Pengertian Khafi
Musykil
Pengertian Musykil
Mutasyabih
Pengertian Mutasyabih
Musytaraq
Pengertian Musytaraq
Reference