MANAJEMEN PERSEDIAAN
Pertemuan 10
DEFINISI
memperoleh persediaan, menyimpan, hingga persediaan tersebut dimanfaatkan.
DEFINISI
proses, barang jadi, bahkan suku cadang.
Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat persediaan
seperti buah dan sayur yang harus segera dijual.
atau bencana yang disebabkan oleh manusia seperti kebakaran.
Tujuan yang dapat dimanfaatkan dengan melakukan manajemen persediaan
tidak musim maka perusahaan memiliki simpanan persediaan.
Fungsi melakukan manajemen persediaan
Hal ini harus diperhatikan terutama bagi perusahaan yang berfokus dalam memproduksi barang. Meskipun pada umumnya penawaran bahan telah datang sesuai jadwal, langkah antisipasi tetap penting untuk dilakukan. Untuk berjaga-jaga jika persediaan datang terlambat dan berpotensi mengganggu proses produksi.
Kondisi seperti pesanan yang tidak sesuai bisa terjadi. Perusahaan selalu harus
memastikan pesanan persediaan yang diterima telah sesuai yang dibutuhkan untuk
proses produksi.
Fungsi melakukan manajemen persediaan
Fungsi utama dilakukan manajemen persediaan adalah untuk memastikan persediaan bahan selalu tersedia. Langkah ini untuk mengantisipasi jika bahan yang digunakan tidak ditemukan di pasaran karena kehabisan persediaan
Bagi perusahaan yang berfokus dalam memproduksi barang, proses produksi harus
dipastikan tetap berjalan.
Biaya persediaan
Biaya pemesanan adalah biaya untuk menempatkan dan menerima pesanan jika bahan
atau barang untuk persediaan diperoleh dari sumber luar. Yang termasuk pada biaya pemesanan adalah biaya asuransi pengiriman, biaya bongkar muat, dan biaya pemrosesan pesanan.
adalah biaya yang diperlukan untuk menyediakan fasilitas dan peralatan untuk
memproduksi barang atau komponen tertentu, jika bahan baku diproduksi secara
internal. Biaya uji coba (tenaga kerja, bahan, dan overhead), biaya fasilitas produksi yang tidak digunakan.
Biaya persediaan
Biaya untuk menyimpan persediaan, termasuk biaya asuransi, pajak inventory, biaya
barang yang kadaluarsa, biaya biaya peluang dana yang terikat dalam persediaan, biaya
penanganan, dan ruang penyimpanan.
Jika permintaan tidak diketahui dengan pasti, akan terjadi biaya kehabisan stok, yaitu biaya karena tidak tersedianya produk ketika diminta oleh pelanggan. Contohnya adalah
kehilangan penjualan (baik saat ini maupun di masa depan), biaya percepatan
(peningkatan biaya transportasi, lembur, dan sebagainya), dan biaya produksi yang terganggu.
Keputusan Persediaan
terendah,
Recording & Reordering Systems
yang dimiliki sesuai dengan apa yang ditunjukkan oleh catatan persediaan.
Buffer Inventory
tren, dan lead time.
tingkat keamanan (Safety level) yang perlu dipertahankan.
pemesanan ulang dan menambah biaya persediaan. Pertimbangan didasarkan
atas kemampuan tim penjualan, produksi serta masalah yang ada
Tingkat Pengawasan
berdasarkan jenis persediaan yang disimpan.
selektif.
Gb 10.1 Analisis metode ABC Sumber : Atrill & McLaney (2018)
Model Manajemen Persediaan
1. Model-model keputusan dapat digunakan untuk membantu mengelola persediaan. Model Economic Order Quantity (EOQ) berkaitan
dengan penentuan kuantitas item persediaan tertentu yang harus dipesan setiap kali.
2. EOQ mengasumsikan bahwa permintaan adalah
konstan, persediaan akan habis secara merata dari waktu ke waktu untuk diisi ulang tepat pada saat persediaan habis.
E
Model Manajemen Persediaan
Total biaya penyimpanan dapat diketahui dengan persamaan berikut:
TC = Biaya pemesanan (atau penyiapan) + Biaya penyimpanan
= PD/Q + CQ/2
Di mana
TC = Total pemesanan (atau pengaturan) dan biaya penyimpanan
P = Biaya penempatan dan penerimaan pesanan (atau biaya pengaturan agar produksi berjalan)
Q = Jumlah unit yang dipesan setiap kali pemesanan dilakukan (atau ukuran lot untuk
produksi)
D = Permintaan tahunan yang diketahui (demand)
C = Biaya penyimpanan satu unit stok untuk satu tahun
Latihan Manajemen Persediaan
Perusahaan Mantener, sebuah organisasi layanan yang melakukan pekerjaan bergaransi untuk produsen perekam video. Asumsikan bahwa nilai berikut berlaku untuk komponen yang digunakan dalam perbaikan perekam video (bagian tersebut dibeli dari pemasok eksternal):
D = 25.000 unit
Q = 500 unit
P = Rp 40 per pesanan
C = Rp 2 per unit
Latihan Manajemen Persediaan
= √ (2 (25.000) x (Rp.40)/(Rp.2)
= √ 1000.000
= 1000
= ((Rp.40) x (25.000/1000)) + (Rp.2)x ((1000)/2)
Rp.2000,00
= Rp.1000,00 + Rp.1000,00 =
= Rp. 2000,00
Titik pesan lagi
kehabisan stok.
pesanan ekonomis.
Reordering point
Titik pesan lagi
untuk mencegah biaya kehabisan stok dan untuk menghemat biaya penyimpanan.
Reorder point = Tingkat pemakaian x Lead time
Contoh :
Aktivitas perbaikan menggunakan 100 suku cadang
per hari dan lead time adalah empat hari,
Maka,
Reorder point = Tingkat pemakaian x Lead time
= 100-unit x 4 = 400 unit
Jadi : pesanan harus dilakukan ketika tingkat inventaris suku cadang VCR turun menjadi 400 unit
Latihan
Staff bagian persediaan PT.UR telah memberikan rincian berikut ini untuk membantu
manajer dalam mengambil keputusan:
Tentukan :
Berapa Safety Stock ?
Berapa unit reordering pointnya ?
Thank You