PENGOLAHAN DATA PENELITIAN KUANTITATIF
UIN SALATIGA
Student College
Why Quantitative???
Because….
Pengaruh Lingkungan Pesantren dan Keaktifan Mengikuti Kegiatan Ekstrakurikuler terhadap Kreativitas Santri di Pondok Pesantren Edi Mancoro Tahun 2022
Lingkungan Pesantren
Keaktifan Mengikuti Kegiatan Ekstrakurikuler
Variabel X2
Kreativitas Santri
Variabel Y
Variabel X1
Quantitative Tittle
Pengaruh Metode Pembelajaran Cooperative Learning Terhadap Pemahaman Siswa Tentang Akhlak Di Sekolah Menengah |
Analisis Pengaruh Metode Ceramah Dan Tanya Jawab Dalam Pembelajaran Aqidah Islam Di Sekolah Menengah |
Analisis Pengaruh Lingkungan Perguruan Tinggi Islam Terhadap Pengembangan Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi Di Indonesia |
Pengaruh Strategi Pembelajaran Berbasis Proyek Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Materi Akidah Akhlak Di Madrasah Aliyah |
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together Dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Sejarah Islam Pada Siswa Kelas X SMA. |
Analisis Strategi Pembelajaran Active Knowledge Sharing Dan Ceramah Terhadap Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam |
RUMUSAN MASALAH??
1. | Adakah pengaruh yang signifikan antara lingkungan pesantren terhadap kreativitas santri di Pondok Pesantren Edi Mancoro? |
2. | Adakah pengaruh yang signifikan antara keaktifan mengikuti kegiatan ekstrakurikuler terhadap kreativitas santri di Pondok Pesantren Edi Mancoro? |
3. | Adakah pengaruh yang signifikan antara lingkungan pesantren dan keaktifan mengikuti kegiatan ekstrakurikuler terhadap kreativitas santri di Pondok Pesantren Edi Mancoro? |
HIPOTESIS ??
H1 | Terdapat pengaruh yang signifikan antara lingkungan pesantren dan keaktifan mengikuti kegiatan ekstrakurikuler terhadap kreativitas santri di Pondok Pesantren Edi Mancoro Tahun 2022 |
H0 | Tidak Terdapat pengaruh yang signifikan antara lingkungan pesantren dan keaktifan mengikuti kegiatan ekstrakurikuler terhadap kreativitas santri di Pondok Pesantren Edi Mancoro Tahun 2022 |
METODE PENELITIAN ??
Penelitian kuantitatif, yaitu metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivisme, digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu, pengumpulan data dan menggunakan instrumen penelitian, analisis data bersifat kuantitatif/statistik, dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan.
POPULASI DAN SAMPEL ??
INSTRUMEN PENELITIAN
Antara favorable (+) dan favorable (-) disesuaikan
Kisi-kisi angket diambil dan dibuat dari indikator yang ditulis di bab 2
Menggunakan skala pengukuran yang pasti agar data yang diperoleh kuat
No Item Favorable
Skala Pengukuran
Kisi-Kisi Angket
Teknik Analisis Data
Uji Validitas
Validitas isi (Content Validity) adalah validitas instrumen penilaian pandangan dari segi isi (Content) materi pelajaran yang dicakup oleh instrumen penilaian tersebut.
Uji Instrumen Penelitian
Teknik Analisis Data
Uji Statistik
Uji Asumsi Klasik
Pengolahan Data Penelitian Kuantitatif
01
Uji Asumsi Klasik�
Data variabel bebas dan terikat apakah berdistribusi secara normal maupun tidak, dapat diketahui dengan uji normalitas yang diketahui pada nilai signifikansi pada kolom kolmogorov-smirnov. Uji normalitas dikatakan normal jika nilai signifikansi (2-tailed) ≥ 0,05. Sedangkan tidak berdistribusi normal jika nilai signifikansi (2-tailed) < 0,05.
One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test | ||||
| Total_X1 | Total_X2 | Total_Y | |
N | 30 | 30 | 30 | |
Normal Parametersa,b | Mean | 50,33 | 49,97 | 28,90 |
Std. Deviation | 4,459 | 4,131 | 2,998 | |
Most Extreme Differences | Absolute | ,088 | ,130 | ,153 |
Positive | ,088 | ,130 | ,153 | |
Negative | -,067 | -,081 | -,089 | |
Test Statistic | ,088 | ,130 | ,153 | |
Asymp. Sig. (2-tailed) | ,200c,d | ,200c,d | ,070c | |
a. Test distribution is Normal. | ||||
b. Calculated from data. | ||||
c. Lilliefors Significance Correction. | ||||
d. This is a lower bound of the true significance. | ||||
Uji Asumsi Klasik�
Uji homogenitas digunakan untuk mengetahui apakah beberapa varian populasi adalah sama atau tidak. Uji ini dilakukan sebagai prasyarat dalam analisis independent sample t test dan Anova. Untuk dasar pengambilan keputusannya adalah jika nilai Sig > 0,05 maka distribusi data homogen begitupun sebaliknya.
Test of Homogeneity of Variances | |||||
| Levene Statistic | df1 | df2 | Sig. | |
Hasil | Based on Mean | ,082 | 1 | 58 | ,776 |
Based on Median | ,061 | 1 | 58 | ,805 | |
Based on Median and with adjusted df | ,061 | 1 | 57,265 | ,805 | |
Based on trimmed mean | ,083 | 1 | 58 | ,775 | |
Uji Asumsi Klasik�
Model | Collinearity Statistics | ||
Tolerance | VIF | ||
1 | Total_X1 | ,942 | 1,061 |
Total_X2 | ,942 | 1,061 | |
a. Dependent Variable: Total_Y | |||
Uji Asumsi Klasik�
Model | Sig. | |
1 | Total_X1 | ,189 |
Total_X2 | ,220 | |
a. Dependent Variable: RES2 | ||
Uji Asumsi Klasik�
Uji autokorelasi digunakan untuk mengetahui pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen sehingga tidak boleh ada korelasi antara pengamatan dan data pengamatan sebelumnya. Tidak ada gejala autokorelasi, jika nilai Durbin Watson terletak antara du sampai dengan (4-du).
Model Summaryb | |||||
Model | R | R Square | Adjusted R Square | Std. Error of the Estimate | Durbin-Watson |
1 | ,606a | ,368 | ,321 | 2,471 | 2,026 |
a. Predictors: (Constant), Total_X2, Total_X1 | |||||
b. Dependent Variable: Total_Y | |||||
Uji Statistik �
Uji regresi linear berganda digunakan untuk mengetahui bagaimana pengaruh dari beberapa variabel independen terhadap variabel dependen.
Y = a + b1X1 + b2X2
Y = 1,896 + 0,234 X1 + 0,305 X2
Model | Sig. | |
1 | (Constant) | 1,896 |
Total_X1 | ,234 | |
Total_X2 | ,305 | |
a. Dependent Variable: Total_Y | ||
Uji Statistik ���
Uji T dilakukan untuk mengetahui apakah secara parsial variabel independen berpengaruh secara signifikan terhadap variabel dependen. Pengujian ini dilakukan untuk membandingkan nilai Thitung dengan Ttabel. Apabila Thitung > Ttabel dengan signifikansi dibawah 0,05, maka H0 ditolak dan secara individual berpengaruh signifikan terhadap variabel terikat atau sebaliknya.
Coefficientsa | ||||||
Model | Unstandardized Coefficients | Standardized Coefficients | T | Sig. | ||
B | Std. Error | Beta | ||||
1 | (Constant) | 1,896 | 6,834 |
| ,277 | ,784 |
Total_X1 | ,234 | ,106 | ,348 | 2,207 | ,036 | |
Total_X2 | ,305 | ,114 | ,420 | 2,664 | ,013 | |
a. Dependent Variable: Total_Y | ||||||
Uji Statistik ���
Uji F digunakan untuk menguji tingkat signifikansi dari pengaruh variabel independen secara bersamaan terhadap variabel dependen (Santoso, 2013:127). Apabila nilai signifikansi lebih besar dari alfa = 0,05 maka H0 diterima dan sebaliknya, jika signifikansi lebih kecil dari alfa = 0,05 maka H0 ditolak. Uji ini dilakukan dengan membandingkan signifikansi nilai Fhitung > FTabel maka model yang dirumuskan sudah tepat. Jika nilai Fhitung > FTabel maka dapat diartikan bahwa model regresi sudat tepat artinya pengaruh secara bersama.
ANOVAa | ||||||
Model | Sum of Squares | Df | Mean Square | F | Sig. | |
1 | Regression | 95,842 | 2 | 47,921 | 7,848 | ,002b |
Residual | 164,858 | 27 | 6,106 |
|
| |
Total | 260,700 | 29 |
|
|
| |
a. Dependent Variable: Total_Y | ||||||
b. Predictors: (Constant), Total_X2, Total_X1 | ||||||
Uji Statistik �
Uji R2 digunakan untuk menentukan seberapa besar variasi yang terjadi pada variabel dependen (Y) yang dipengaruhi oleh variabel independen (X) (Santoso, 2013:63). Uji ini dapat diketahui melalui nilai koefisien determinasi dengan ketentuan, jika nilai koefisien rendah maka kemampuan variabel independen (X) menjelaskan variabel dependen (Y) terbatas. Namun, apabila nilai koefisien determinasi mendekati 1, maka variabel independen (X) memberikan semua informasi untuk memprediksi variabel dependen (Y) (Ghozali, 2013).
Model Summaryb | ||||
Model | R | R Square | Adjusted R Square | Std. Error of the Estimate |
1 | ,606a | ,368 | ,321 | 2,471 |
a. Predictors: (Constant), Total_X2, Total_X1 | ||||
b. Dependent Variable: Total_Y | ||||
Coefficientsa | ||||
Model | Correlations | |||
Zero-order | Partial | Part | ||
1 | (Constant) |
|
|
|
Total_X1 | ,449 | ,391 | ,338 | |
Total_X2 | ,504 | ,456 | ,408 | |
a. Dependent Variable: Total_Y | ||||
ANALISIS DATA ??
�Pengaruh Lingkungan Pesantren terhadap Kreativitas Santri di Pondok Pesantren Edi Mancoro� �Dari hasil uji T parsial didapatkan nilai Sig. Variabel lingkungan pesantren (X1) sebesar 0,036 < 0,05, serta nilai t hitung sejumlah 2,207 > t tabel 2,052. Dengan demikian, diambil kesimpulan bahwa H1 diterima dan H0 ditolak, maka dapat dinyatakan bahwa variabel lingkungan pesantren (X1) berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap variabel kreativitas santri (Y). Faktor lingkungan pesantren berkonstribusi terhadap kreativitas santri secara parsial memberikan pengaruh sebesar 15,29%.
Pengaruh Keaktifan Mengikuti Kegiatan Ekstrakurikuler terhadap Kreativitas Santri di Pondok Pesantren Edi Mancoro��Dari uji T parsial, nilai Sig. Variabel Keaktifan Mengikuti Kegiatan Ekstrakurikuler (X2) adalah 0,013 < 0,05, serta nilai t hitung sejumlah 2,664 > t tabel 2,052. Dengan demikian, diambil kesimpulan bahwa H2 diterima dan H0 ditolak. Jadi, variabel Keaktifan Mengikuti Kegiatan Ekstrakurikuler (X2) berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap variabel kreativitas santri (Y).�Faktor lingkungan pesantren berkonstribusi terhadap kreativitas santri secara parsial memberikan pengaruh sebesar 20,8%.
Pengaruh Lingkungan Pesantren dan Keaktifan Mengikuti Kegiatan Ekstrakurikuler terhadap Kreativitas Santri di Pondok Pesantren Edi Mancoro ��Uji F (Simultan) dapat menghasilkan nilai Fhitung sebesar 7,848 dengan nilai FTabel adalah 3,34 sehingga Fhitung > FTabel atau 7,848 > 3,34, dan tingkat signifikan 0,002 < 0,05 maka H0 ditolak dan H3 diterima, dapat disimpulkan bahwa variabel lingkungan pesantren (X1) dan keaktifan mengikuti kegiatan ekstrakurikuler (X2) secara bersamaan berpengaruh signifikan terhadap kreativitas santri (Y). nilai koefisien determinasi terdapat pada nilai Adjusted R Square sebesar 0,368. Hal ini berarti kemampuan variabel bebas dalam menjelaskan variabel terikat adalah sebesar 36,8% sisanya 63,2% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini. ���