1 of 26

PENGOLAHAN DATA PENELITIAN KUANTITATIF

UIN SALATIGA

Student College

2 of 26

Why Quantitative???

Because….

3 of 26

Pengaruh Lingkungan Pesantren dan Keaktifan Mengikuti Kegiatan Ekstrakurikuler terhadap Kreativitas Santri di Pondok Pesantren Edi Mancoro Tahun 2022

Lingkungan Pesantren

Keaktifan Mengikuti Kegiatan Ekstrakurikuler

Variabel X2

Kreativitas Santri

Variabel Y

Variabel X1

4 of 26

Quantitative Tittle

Pengaruh Metode Pembelajaran Cooperative Learning Terhadap Pemahaman Siswa Tentang Akhlak Di Sekolah Menengah

Analisis Pengaruh Metode Ceramah Dan Tanya Jawab Dalam Pembelajaran Aqidah Islam Di Sekolah Menengah

Analisis Pengaruh Lingkungan Perguruan Tinggi Islam Terhadap Pengembangan Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi Di Indonesia

Pengaruh Strategi Pembelajaran Berbasis Proyek Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Materi Akidah Akhlak Di Madrasah Aliyah

Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together Dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Sejarah Islam Pada Siswa Kelas X SMA.

Analisis Strategi Pembelajaran Active Knowledge Sharing Dan Ceramah Terhadap Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam

5 of 26

RUMUSAN MASALAH??

1.

Adakah pengaruh yang signifikan antara lingkungan pesantren terhadap kreativitas santri di Pondok Pesantren Edi Mancoro?

2.

Adakah pengaruh yang signifikan antara keaktifan mengikuti kegiatan ekstrakurikuler terhadap kreativitas santri di Pondok Pesantren Edi Mancoro?

3.

Adakah pengaruh yang signifikan antara lingkungan pesantren dan keaktifan mengikuti kegiatan ekstrakurikuler terhadap kreativitas santri di Pondok Pesantren Edi Mancoro?

6 of 26

HIPOTESIS ??

H1

Terdapat pengaruh yang signifikan antara lingkungan pesantren dan keaktifan mengikuti kegiatan ekstrakurikuler terhadap kreativitas santri di Pondok Pesantren Edi Mancoro Tahun 2022

H0

Tidak Terdapat pengaruh yang signifikan antara lingkungan pesantren dan keaktifan mengikuti kegiatan ekstrakurikuler terhadap kreativitas santri di Pondok Pesantren Edi Mancoro Tahun 2022

7 of 26

METODE PENELITIAN ??

Penelitian kuantitatif, yaitu metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivisme, digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu, pengumpulan data dan menggunakan instrumen penelitian, analisis data bersifat kuantitatif/statistik, dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan.

8 of 26

POPULASI DAN SAMPEL ??

  • Populasi (population) adalah keseluruhan (jumlah) subjek atau sumber data penelitian.

  • Sampel adalah sebagian anggota populasi yang dipilih dengan menggunakan prosedur tertentu sehingga diharapkan dapat mewakili populasi.

 

9 of 26

INSTRUMEN PENELITIAN

Antara favorable (+) dan favorable (-) disesuaikan

Kisi-kisi angket diambil dan dibuat dari indikator yang ditulis di bab 2

Menggunakan skala pengukuran yang pasti agar data yang diperoleh kuat

No Item Favorable

Skala Pengukuran

Kisi-Kisi Angket

10 of 26

Teknik Analisis Data

Uji Validitas

Validitas isi (Content Validity) adalah validitas instrumen penilaian pandangan dari segi isi (Content) materi pelajaran yang dicakup oleh instrumen penilaian tersebut.

Uji Instrumen Penelitian

11 of 26

Teknik Analisis Data

  • Uji Analisis Regresi linear Berganda
  • Uji T (Uji Parsial)
  • Uji F (Uji Simultan)
  • Uji Koefisien Determinasi (R2)
  • Uji Normalitas
  • Uji Homogenitas
  • Uji Multikolinearitas
  • Uji Heterokedastisitas
  • Uji Autokorelasi

Uji Statistik

Uji Asumsi Klasik

12 of 26

Pengolahan Data Penelitian Kuantitatif

01

13 of 26

Uji Asumsi Klasik

  • Uji Normalitas

Data variabel bebas dan terikat apakah berdistribusi secara normal maupun tidak, dapat diketahui dengan uji normalitas yang diketahui pada nilai signifikansi pada kolom kolmogorov-smirnov. Uji normalitas dikatakan normal jika nilai signifikansi (2-tailed) ≥ 0,05. Sedangkan tidak berdistribusi normal jika nilai signifikansi (2-tailed) < 0,05.

One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test

 

Total_X1

Total_X2

Total_Y

N

30

30

30

Normal Parametersa,b

Mean

50,33

49,97

28,90

Std. Deviation

4,459

4,131

2,998

Most Extreme Differences

Absolute

,088

,130

,153

Positive

,088

,130

,153

Negative

-,067

-,081

-,089

Test Statistic

,088

,130

,153

Asymp. Sig. (2-tailed)

,200c,d

,200c,d

,070c

a. Test distribution is Normal.

b. Calculated from data.

c. Lilliefors Significance Correction.

d. This is a lower bound of the true significance.

14 of 26

Uji Asumsi Klasik

  • Uji Homogenitas

Uji homogenitas digunakan untuk mengetahui apakah beberapa varian populasi adalah sama atau tidak. Uji ini dilakukan sebagai prasyarat dalam analisis independent sample t test dan Anova. Untuk dasar pengambilan keputusannya adalah jika nilai Sig > 0,05 maka distribusi data homogen begitupun sebaliknya.

Test of Homogeneity of Variances

 

Levene Statistic

df1

df2

Sig.

Hasil

Based on Mean

,082

1

58

,776

Based on Median

,061

1

58

,805

Based on Median and with adjusted df

,061

1

57,265

,805

Based on trimmed mean

,083

1

58

,775

15 of 26

Uji Asumsi Klasik

 

Model

Collinearity Statistics

Tolerance

VIF

1

Total_X1

,942

1,061

Total_X2

,942

1,061

a. Dependent Variable: Total_Y

16 of 26

Uji Asumsi Klasik

 

Model

Sig.

1

Total_X1

,189

Total_X2

,220

a. Dependent Variable: RES2

17 of 26

Uji Asumsi Klasik

  • Uji Autokorelasi

Uji autokorelasi digunakan untuk mengetahui pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen sehingga tidak boleh ada korelasi antara pengamatan dan data pengamatan sebelumnya. Tidak ada gejala autokorelasi, jika nilai Durbin Watson terletak antara du sampai dengan (4-du).

Model Summaryb

Model

R

R Square

Adjusted R Square

Std. Error of the Estimate

Durbin-Watson

1

,606a

,368

,321

2,471

2,026

a. Predictors: (Constant), Total_X2, Total_X1

b. Dependent Variable: Total_Y

18 of 26

Uji Statistik

  • Uji Regresi Linear Berganda

Uji regresi linear berganda digunakan untuk mengetahui bagaimana pengaruh dari beberapa variabel independen terhadap variabel dependen.

Y = a + b1X1 + b2X2

Y = 1,896 + 0,234 X1 + 0,305 X2

Model

Sig.

1

(Constant)

1,896

Total_X1

,234

Total_X2

,305

a. Dependent Variable: Total_Y

19 of 26

Uji Statistik ��

  • Uji T Test (Parsial)

Uji T dilakukan untuk mengetahui apakah secara parsial variabel independen berpengaruh secara signifikan terhadap variabel dependen. Pengujian ini dilakukan untuk membandingkan nilai Thitung dengan Ttabel. Apabila Thitung > Ttabel dengan signifikansi dibawah 0,05, maka H0 ditolak dan secara individual berpengaruh signifikan terhadap variabel terikat atau sebaliknya.

Coefficientsa

Model

Unstandardized Coefficients

Standardized Coefficients

T

Sig.

B

Std. Error

Beta

1

(Constant)

1,896

6,834

 

,277

,784

Total_X1

,234

,106

,348

2,207

,036

Total_X2

,305

,114

,420

2,664

,013

a. Dependent Variable: Total_Y

20 of 26

Uji Statistik ��

  • Uji F (Uji Simultan)

Uji F digunakan untuk menguji tingkat signifikansi dari pengaruh variabel independen secara bersamaan terhadap variabel dependen (Santoso, 2013:127). Apabila nilai signifikansi lebih besar dari alfa = 0,05 maka H0 diterima dan sebaliknya, jika signifikansi lebih kecil dari alfa = 0,05 maka H0 ditolak. Uji ini dilakukan dengan membandingkan signifikansi nilai Fhitung > FTabel maka model yang dirumuskan sudah tepat. Jika nilai Fhitung > FTabel maka dapat diartikan bahwa model regresi sudat tepat artinya pengaruh secara bersama.

ANOVAa

Model

Sum of Squares

Df

Mean Square

F

Sig.

1

Regression

95,842

2

47,921

7,848

,002b

Residual

164,858

27

6,106

 

 

Total

260,700

29

 

 

 

a. Dependent Variable: Total_Y

b. Predictors: (Constant), Total_X2, Total_X1

21 of 26

Uji Statistik

  • Uji Koefisien Determinasi (R2)

Uji R2 digunakan untuk menentukan seberapa besar variasi yang terjadi pada variabel dependen (Y) yang dipengaruhi oleh variabel independen (X) (Santoso, 2013:63). Uji ini dapat diketahui melalui nilai koefisien determinasi dengan ketentuan, jika nilai koefisien rendah maka kemampuan variabel independen (X) menjelaskan variabel dependen (Y) terbatas. Namun, apabila nilai koefisien determinasi mendekati 1, maka variabel independen (X) memberikan semua informasi untuk memprediksi variabel dependen (Y) (Ghozali, 2013).

Model Summaryb

Model

R

R Square

Adjusted R Square

Std. Error of the Estimate

1

,606a

,368

,321

2,471

a. Predictors: (Constant), Total_X2, Total_X1

b. Dependent Variable: Total_Y

Coefficientsa

Model

Correlations

Zero-order

Partial

Part

1

(Constant)

 

 

 

Total_X1

,449

,391

,338

Total_X2

,504

,456

,408

a. Dependent Variable: Total_Y

22 of 26

ANALISIS DATA ??

23 of 26

Pengaruh Lingkungan Pesantren terhadap Kreativitas Santri di Pondok Pesantren Edi Mancoro� �Dari hasil uji T parsial didapatkan nilai Sig. Variabel lingkungan pesantren (X1) sebesar 0,036 < 0,05, serta nilai t hitung sejumlah 2,207 > t tabel 2,052. Dengan demikian, diambil kesimpulan bahwa H1 diterima dan H0 ditolak, maka dapat dinyatakan bahwa variabel lingkungan pesantren (X1) berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap variabel kreativitas santri (Y). Faktor lingkungan pesantren berkonstribusi terhadap kreativitas santri secara parsial memberikan pengaruh sebesar 15,29%.

24 of 26

Pengaruh Keaktifan Mengikuti Kegiatan Ekstrakurikuler terhadap Kreativitas Santri di Pondok Pesantren Edi Mancoro��Dari uji T parsial, nilai Sig. Variabel Keaktifan Mengikuti Kegiatan Ekstrakurikuler (X2) adalah 0,013 < 0,05, serta nilai t hitung sejumlah 2,664 > t tabel 2,052. Dengan demikian, diambil kesimpulan bahwa H2 diterima dan H0 ditolak. Jadi, variabel Keaktifan Mengikuti Kegiatan Ekstrakurikuler (X2) berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap variabel kreativitas santri (Y).Faktor lingkungan pesantren berkonstribusi terhadap kreativitas santri secara parsial memberikan pengaruh sebesar 20,8%.

25 of 26

Pengaruh Lingkungan Pesantren dan Keaktifan Mengikuti Kegiatan Ekstrakurikuler terhadap Kreativitas Santri di Pondok Pesantren Edi Mancoro ��Uji F (Simultan) dapat menghasilkan nilai Fhitung sebesar 7,848 dengan nilai FTabel adalah 3,34 sehingga Fhitung > FTabel atau 7,848 > 3,34, dan tingkat signifikan 0,002 < 0,05 maka H0 ditolak dan H3 diterima, dapat disimpulkan bahwa variabel lingkungan pesantren (X1) dan keaktifan mengikuti kegiatan ekstrakurikuler (X2) secara bersamaan berpengaruh signifikan terhadap kreativitas santri (Y). nilai koefisien determinasi terdapat pada nilai Adjusted R Square sebesar 0,368. Hal ini berarti kemampuan variabel bebas dalam menjelaskan variabel terikat adalah sebesar 36,8% sisanya 63,2% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini. ���

26 of 26

Thanks!

Do you have any questions?

naylamafi2204@gmail.com

085870542054

@naylamfh

Please keep this slide for attribution

CREDITS: This presentation template was created by Slidesgo, and includes icons by Flaticon, and infographics & images by Freepik