1 of 21

Literasi Finansial

di Satuan PAUD

Bimtek Penguatan Digitalisasi Pembelajaran

untuk Literasi dan Numerasi

2 of 21

3 of 21

Tujuan Pembelajaran

​

Perancangan Media

Pembelajaran Interaktif

​

​

Pemanfaatan ruang Murid

Ditjen PAUD Dikdas PNFI | 3

Peserta mampu :

Menjelaskan pengertian dan urgensi literasi finansial pada anak usia dini.

1

Mengidentifikasi paradigma baru literasi finansial di PAUD

2

Mendeskripsikan tahap pengembangan literasi finansial pada anak usia dini.

4

Mengintegrasikan literasi finansial dalam kegiatan pembelajaran PAUD.

5

3

Menjelaskan trilogi literasi finansial : hemat, menabung, dan berbagi.

4 of 21

​

Perancangan Media

Pembelajaran Interaktif

​

​

Pemanfaatan ruang Murid

Ditjen PAUD Dikdas PNFI | 4

Tantangan berskala makro menuntut pondasi yang dibangun pada skala mikro, sejak usia dini.

Tantangan Global: Hedonisme, Konsumtif, Berhutang, Mencuri, Korupsi

Ketahanan Diri: Pemahaman Diri, Pengelolaan Diri, Pengelolaan Keuangan

5 of 21

Silahkan berpendapat!

Ditjen PAUD Dikdas PNFI | 5

  1. Apa yang bapak dan ibu ketahui terkait literasi finansial?

​

2. Masing-masing orang tuliskan pada Sticky Notes!

​

6 of 21

Redefinisi Literasi Finansial di PAUD

​

Perancangan Media

Pembelajaran Interaktif

​

​

Pemanfaatan ruang Murid

Ditjen PAUD Dikdas PNFI | 6

Miskonsepsi (Paradigma Lama)

Belajar tentang mata uang dan menghitung koin.

Fokus pada transaksi jual-beli dan matematika dasar.

Orientasi pada pengetahuan (Kognitif).

Fondasi Pembentukan Karakter (Paradigma Baru)

Pembentukan karakter, integritas, dan regulasi diri.

Belajar menghargai sumber daya dan tanggung jawab sosial.

Orientasi pada kebiasaan dan sikap hidup (holistik).

Pendidikan Literasi Finansial bukan sekadar tentang angka, melainkan pembentukan kebiasaan hidup yang berdaya guna secara sosial dan ekonomi.

7 of 21

Trilogi Literasi Finansial pada Anak Usia Dini

​

Perancangan Media

Pembelajaran Interaktif

​

​

Pemanfaatan ruang Murid

Ditjen PAUD Dikdas PNFI | 7

99

HEMAT

Memaksimalkan sumber daya dan merawat benda sekitar.

MENABUNG

Kemampuan

meregulasi diri dan menunda keinginan (delaying gratification).

BERBAGI

Menumbuhkan empati sosial dan kepedulian terhadap lingkungan.

8 of 21

DISKUSI KELOMPOK (Tugas 5)

  • Rancang kegiatan bermain untuk menerapkan trilogi finansial dalam proses pembelajaran

�

9 of 21

8 Kompetensi Esensial Literasi Finansial

​

Perancangan Media

Pembelajaran Interaktif

​

​

Pemanfaatan ruang Murid

Ditjen PAUD Dikdas PNFI | 9

Diintegrasikan melalui kegiatan intrakurikuler, proyek, maupun ekstrakurikuler untuk mencapai Capaian Pembelajaran (CP)

8 DIMENSI PROFIL LULUSAN

10 of 21

Tahapan Pengembangan Literasi Finansial pada Anak Usia Dini��

Membangun Kemampuan Finansial (nilai uang, perbedaan kebutuhan dan keinginan, pentingnya menentukan prioritas, konsekuensi dari setiap pilihan)

Ditjen PAUD Dikdas PNFI | 10

Tahap 1

​

Membangun Pemahaman Diri (Mengenali identitas, tanggung jawabnya, barang apa yang menjadi miliknya, & bagaimana menjaga barang tersebut).

​

Membangun Pengelolaan Diri (disiplin, mengendalikan keinginan, meregulasi diri, merawat barang, menahan perilaku konsumtif)

Tahap 2

​

Tahap 3

​

11 of 21

Fondasi Psikologis: Dari Kesadaran Menuju Regulasi

  • Disiplin Diri: Mampu merawat barang milik pribadi dan bersama.

​

  • Regulasi Emosi: Menahan diri dari perilaku konsumtif dan impulsif.

Ditjen PAUD Dikdas PNFI | 11

Pemahaman Diri

  • Kesadaran Peran: Anak mengenali tugas dan tanggung jawab harian.

​

  • Identifikasi Potensi: Menyadari apa yang bisa mereka lakukan secara mandiri.

Menghasilkan

Pengelolaan Diri

12 of 21

Kognisi Finansial : Memahami Nilai, Bukan

Sekadar Harga

Ditjen PAUD Dikdas PNFI | 12

Apakah saya menginginkan ini?

Apakah ini sebuah KEBUTUHAN atau KEINGINAN?

Keinginan

Bisakah ditunda?

Menabung / Menunda.

Kebutuhan

Apakah sumber daya/uangnya cukup?

Prioritas.

Praktek Pasar Donat

13 of 21

Prinsip Pedagogi: Literasi Finansial di PAUD

Ditjen PAUD Dikdas PNFI | 13

Menggembirakan (Joyful)

Berkesadaran (Mindful)

Bermakna (Meaningful)

14 of 21

Eksekusi Intrakurikuler : Teori Menjadi Praktik

Ditjen PAUD Dikdas PNFI | 14

Kompetensi & Tujuan

Kompetensi: Memahami Keterbatasan Sumber Daya

Tujuan: Berpartisipasi aktif memelihara sumber daya alam dan energi.

Indikator Ketercapaian:

  • Menyebutkan manfaat air dan listrik.
  • Memahami cara memelihara sumber daya.
  • Mempraktikkan penghematan secara langsung.

Aktivitas Nyata: Mematikan keran air setelah digunakan, mematikan lampu, menyapu/membersihkan lingkungan.

15 of 21

Implementasi & Integrasi Bermain

Literasi Finansial

16 of 21

Penerapan Literasi Finansial

Ditjen PAUD Dikdas PNFI | 16

Konteks Personal

Kegiatan “Kotak Bekal Pintar” (Memilih Toping/ isi bekal)

Permainan Pemilihan Gambar (Sortir Gambar)

Proyek “Celengan Impianku”

(My Dream Jar)

Contoh Konkret: Saat anak membuat sarapan atau menyiapkan bekal bersama orang tua di rumah (atau simulasi di kelas), anak diminta memilih.

​

Penerapan: "Kamu butuh nasi/roti supaya kenyang (Kebutuhan). Kalau coklat meses itu Keinginan (Wants), jadi kita ambil secukupnya saja ya, tidak boleh semua." Anak belajar bahwa kebutuhan tubuh harus didahulukan daripada keinginan lidah.

Contoh Konkret: Anak diberikan gambar-gambar seperti: air minum, mainan robot baru, baju, es krim, dan obat saat sakit. Anak diminta memasukkan gambar tersebut ke dalam dua wadah: Wadah "Harus Ada" (Kebutuhan) dan Wadah "Boleh Ada Kalau Ada Sisa" (Keinginan).

Contoh Konkret: Anak menghias celengan botol bekas mereka sendiri dan menempelkan gambar mainan atau buku yang sangat mereka inginkan di bagian luar botol.

​

Penerapan: Setiap kali anak mendapatkan uang saku kecil atau uang kembalian dari orang tua, mereka diajak memasukkannya ke sana. Guru/orang tua memberikan pemahaman: "Kalau mau beli buku gambar itu, kita harus mengumpulkan uangnya dulu di sini. Berarti hari ini kita tidak jajan es krim dulu, ya." Anak belajar konsep bahwa untuk mendapatkan sesuatu, ada proses menunggu dan menabung.

​

17 of 21

Penerapan Literasi Finansial

Ditjen PAUD Dikdas PNFI | 17

Konteks Sosial Budaya

Simulasi : “Maket Day : Pasar Tradisional Nusantara”

Contoh Konkret: Kelas diubah menjadi area pasar tradisional. Ada anak yang berperan menjadi penjual makanan tradisional (misal: singkong rebus, jagung, atau kue klepon buatan rumah) dan ada yang menjadi pembeli.

​

Nilai Sosial Budaya: Anak belajar etika sosial saat bertransaksi: mengantri saat membeli, menyapa dengan sopan ("Berapa harganya, Pak/Bu?"), mengucapkan terima kasih, dan menggunakan uang mainan sebagai alat tukar yang sah di masyarakat. Guru juga bisa menyelipkan konsep barter (tukar-menukar barang langsung tanpa uang) sebagai bagian dari sejarah budaya ekonomi zaman dulu.

​

Proyek “Pasar Murah atau Donasi Layak Pakai”

Contoh Konkret: Anak-anak membawa mainan atau baju mereka yang masih bagus tetapi sudah tidak dipakai. Sekolah mengadakan "Pasar Barter" atau mendonasikannya bersama-sama ke komunitas yang membutuhkan setelah anak-anak ikut menyortir dan membungkusnya dengan rapi.

​

​

18 of 21

Penerapan Literasi Finansial

Ditjen PAUD Dikdas PNFI | 18

Konteks Saintifik

Menanam Hidroponik / Sayur di Gelas Plastik

Aktivitas Saintifik: Anak menanam benih kangkung atau sawi di media kapas/tanah. Mereka mengamati proses pertumbuhan setiap hari (akar, batang, daun) dan mencatatnya menggunakan grafik gambar sederhana.

​

Kaitan Finansial: Saat panen, anak-anak memasak sayur tersebut bersama. Guru membandingkan: "Sayur ini tumbuh dari benih yang kita rawat. Kalau kita beli sayur di pasar, kita harus mengeluarkan uang Rp5.000. Karena kita menanam sendiri, kita bisa menghemat uang itu untuk ditabung."

​

Menguji Kekuatan kantong Belanja

Aktivitas Saintifik: Anak-anak menguji dua jenis kantong: kantong plastik tipis/kertas dan kantong kain (tote bag). Mereka memasukkan mainan balok satu per satu ke dalam wadah tersebut sampai salah satu kantong robek atau rusak.

​

Kaitan Finansial: Anak melakukan observasi: "Wah, kantong plastik cepat robek kalau diisi banyak balok, sedangkan kantong kain tetap kuat." Guru memberikan pemahaman ekonomi: "Kalau kita pakai kantong kain yang kuat, kita tidak perlu membeli kantong berkali-kali. Kita menghemat uang dan menjaga alam."

19 of 21

Ekosistem Pendukung Literasi Finansial:

Sinergi Satuan PAUD dan Keluarga

Ditjen PAUD Dikdas PNFI | 19

Keselarasan antara rumah dan sekolah adalah kunci keberhasilan literasi finansial.

  • Pembelajaran Terstruktur
  • Pemberian Teladan
  • Pembiasaan Harian
  • Teladan di
  • Rumah Praktek Nyata Sehari-hari
  • Pelibatan Anak dalam Tanggung Jawab (Mencuci, Merawat Benda)

SATUAN PAUD

KELUARGA

20 of 21

Literasi Finansial Pada PAUD: Kemampuan Penting Abad 21

Ditjen PAUD Dikdas PNFI | 20

Regulasi Diri

Pemahaman Kebutuhan

Empati Sosial

Generasi

Berdaya Guna &

Anti-Korupsi

Kecakapan mengelola keuangan secara bijak sedini mungkin adalah pondasi ekonomi bangsa.

21 of 21

Terima Kasih