P
ENDALAMAN MATERI
BERMAIN DI LINGKUNGANKU
TEMA 2
PM
Subtema 1:
Bermain di Lingkungan Rumah
T2 St1
P1
Muatan
SBdP
KD 3.2 dan 4.2
Pembelajaran 1:
Membedakan Panjang dan Pendek Nada pada Lagu Anak
Nada adalah bunyi beraturan
yang dikeluarkan ketika bernyanyi.
Nada diucapkan berbeda-beda.
Ada nada panjang, ada juga nada pendek.
Panjang nada dihitung dengan ketukan.
Nada 1 ketukan tidak diperpanjang.
Nada 2 ketukan diperpanjang 1 ketukan.
Pada notasi angka dalam lagu,
nada panjang dituliskan dengan titik.
Perhatikan contoh berikut!
T2 St1
P1
Muatan
Bahasa Indonesia
KD 3.2 dan 4.2
Pembelajaran 1:
Menyebutkan Isi Teks tentang Keragaman Benda
Ayo, bacalah teks "Bermain Gelembung Sabun" dengan saksama!
Menghitung Perkalian sebagai Penjumlahan Berulang
T2 St1
P1
Muatan
Matematika
KD 3.4 dan 4.4
Pembelajaran 1:
Kamu sudah belajar tentang penjumlahan.
Perhatikan contoh berikut!
Ada 3 kotak kelereng.
Setiap kotak berisi 4 kelereng.
Wadah A
Wadah B
Wadah C
Banyak kelereng ada 4 + 4 + 4 = 12, ditulis 3 × 4.
Penjumlahan 4 sebanyak 3 kali
Jadi, bentuk perkalian 3 × 4,
ditulis sebagai penjumlahan 4 secara berulang 4 + 4 + 4.
T2 St1
P2
Muatan
Bahasa Indonesia
KD 3.2 dan 4.2
Pembelajaran 2:
Menyebutkan Kosakata tentang Benda
Banyak benda yang digunakan untuk bermain.
Ciri-ciri benda tersebut bermacam-macam.
Ada yang berbeda bentuk, bahan, warna, permukaan, dan kegunaannya.
Ayo, sebutkan nama, bentuk, bahan, warna, permukaan, dan kegunaan benda berikut!
T2 St1
P2
Muatan
PPKn
KD 3.2 dan 4.2
Pembelajaran 2:
Menyebutkan Aturan di Rumah
Menurutmu, apa aturan yang tepat sesuai gambar berikut?
T2 St1
P3
Muatan
SBdP
KD 3.2 dan 4.2
Pembelajaran 3:
Menjelaskan Tekanan Kuat dan Lemah pada Lagu Anak
Ada irama yang diatur dengan
memperhatikan panjang pendeknya bunyi.
Ada juga irama yang diatur dengan
memperhatikan kuat lemahnya bunyi.
Hitungan pertama pada satu birama
selalu lebih kuat daripada hitungan berikutnya.
Ayo, nyanyikan lagu “Jika” bersama teman-temanmu!
T2 St1
P3
Muatan
Bahasa Indonesia
KD 3.2 dan 4.2
Pembelajaran 3:
Menyebutkan Kosakata tentang Benda
Kita dapat menambah pengetahuan kata dengan membaca teks.
Menjelaskan Sifat Pertukaran pada Perkalian
T2 St1
P3
Muatan
Matematika
KD 3.4 dan 4.4
Pembelajaran 3:
Kamu sudah mempelajari
perkalian sebagai penjumlahan berulang.
Perhatikan kembali contoh berikut!
3 + 3 + 3 + 3 + 3 = 5 × 3 = 15
penjumlahan 3 sebanyak 5 kali
5 + 5 + 5 = 3 × 5 = 15
penjumlahan 5 sebanyak 3 kali
Hasil dari 5 × 3 sama dengan 3 × 5, yaitu 15.
Jadi, urutan bilangan yang dikali tidak mengubah hasil perkalian.
T2 St1
P4
Muatan
SBdP
KD 3.2 dan 4.2
Pembelajaran 4:
Menjelaskan Panjang Pendek dan
Kuat Lemah Nada
Panjang atau pendek nada dihitung dengan ketukan.
Kuat atau lemah nada ditentukan dengan tekanan suara.
Syair dengan tekanan kuat dinyanyikan keras.
Syair dengan tekanan lemah dinyanyikan lembut.
Langkah-langkah dalam menulis hasil pengamatan:
T2 St1
P4
Muatan
Bahasa Indonesia
KD 3.2 dan 4.2
Pembelajaran 4:
Menuliskan Hasil Pengamatan tentang Benda
Menentukan Hasil Perkalian suatu Bilangan
T2 St1
P4
Muatan
Matematika
KD 3.4 dan 4.4
Pembelajaran 4:
Kamu sudah mempelajari bahwa perkalian adalah hasil penjumlahan angka secara berulang.
Perhatikan contoh berikut!
Hitunglah hasil dari 3 × 6!
Penyelesaian:
3 × 6, artinya artinya ada 3 kelompok 6.
6 + 6 + 6
Tiap kelompok ada 6
Ada 3 kelompok
Jadi, hasil dari 3 × 6 adalah 18.
T2 St1
P5
Muatan
Bahasa Indonesia
KD 3.2 dan 4.2
Pembelajaran 5:
Mengidentifikasi Sifat-Sifat Benda Melalui Pengamatan
Ayo, sebutkan, bahan, warna, permukaan, dan kegunaan benda berikut!
Contoh aturan yang berlaku di rumah:
T2 St1
P5
Muatan
PPKn
KD 3.2 dan 4.2
Pembelajaran 5:
Menyebutkan Aturan di Rumah
T2 St1
P6
Muatan
Bahasa Indonesia
KD 3.2 dan 4.2
Pembelajaran 6:
Menjelaskan Makna Kata tentang Keragaman Benda
T2 St1
P6
Muatan
PPKn
KD 3.2 dan 4.2
Pembelajaran 6:
Menjelaskan Manfaat Mematuhi Aturan di Rumah
Apa manfaat jika kamu melakukan kegiatan ini di rumah?
Menghitung Hasil Perkalian dengan Angka 1
T2 St1
P6
Muatan
Matematika
KD 3.4 dan 4.4
Pembelajaran 6:
Bilangan apapun jika dikalikan dengan angka 1 akan menghasilkan bilangan itu sendiri.
Contoh:
20 x 1 = 20
34 x 1 = 34
57 x 1 = 57
300 x 1 = 300
Menentukan Hasil Perkalian dengan Penjumlahan
Hasil perkalian didapat dengan penjumlahan berulang.
Perhatikan contoh perkalian bilangan berikut!
2 × 6 = 6 + 6 = 12
3 × 6 = 6 + 6 + 6 = 18
4 × 6 = 6 + 6 + 6 + 6 = 24
5 × 6 = 6 + 6 + 6 + 6 + 6 = 30
6 × 6 = 6 + 6 + 6 + 6 + 6 + 6 = 36
7 × 6 = 6 + 6 + 6 + 6 + 6 + 6 + 6 = 42