RANCANGAN ACAK
KELOMPOK (RAK)
DEFINISI
Kelebihan: �1. Untuk banyak tipe percobaan, dengan mengelompokkan akan diperoleh hasil yang lebih tepat dari pada RAL �2. Jumlah perlakuan (treatment) dan ulangan (replication) tidak dibatasi �3. Analisis data relatif lebih mudah �
Kelemahan:�1. Jika perlakuannya terlalu banyak maka luas kelompok percobaan bertambah besar �2. Ragam galat besar �3. Uji F kurang peka
Pengacakan dan penataan
Lakukan perangkingan di dalam setiap kelompok. Urutan munculnya angka acak digunakan sebagai nomor perlakuan, sedangkan rangking digunakan sebagai nomor petak atau satuan percobaan sehingga diperoleh denah penataan untuk RAK sbb:
HIPOTESIS
MODEL LINEAR RAK
TABEL ANALISIS RAGAM/VARIANS (ANOVA)
Ket :
PERHITUNGAN RAK DENGAN MODEL JUMLAH KUADRAT
Galat JKG
=
KT – JKK -JKP
UJI F
Kriteria Keputusan :
Statistik F hitung harus
dibandingkan dengan nilai
F tabel.
KOEFISIEN VARIASI (KV)
Koefisien Variansi (KV) atau Koefisien Keragaman (KK) adalah
suatu sistem perbandingan antara simpangan standar dengan nilai hitung rata-rata yangdinyatakan dalam bentuk persentase.
Koefisien Variansi menunjukkan data hasil suatu percobaan dapat dipercaya. Artinya ragam acak yang masuk ke dalam suatu percobaan tidak terlalu besar sehingga dapat menutup pengaruh dari perlakuan yang dicoba. Koefisien Variasi dirumuskan sebagai berikut :
𝑲𝑽 = KK =√𝑲𝑻𝑮/(𝒓𝒂𝒕𝒂−𝒓𝒂𝒕𝒂 𝒉𝒊𝒑𝒐𝒕𝒆𝒔𝒊𝒔) 𝒙 𝟏𝟎𝟎%
CONTOH SOAL
Misalkan ada suatu percobaan dibidang peternakan tentang pengaruh berbagai campuran ransum (makanan), katakanlah campuran A, B, C dan D terhadap pertambahan bobot badan selama masa percobaan (dalam kg). Hewan percobaan yang digunakan adalah domba jantan yang terdiri dari umur yang berbeda. Karena berbeda umur, maka dilakukan pengelompokkan dan katakanlah ada empat kelompok berdasarkan tingkat umur domba tersebut.
Tabel 1. Data pertambahan beratbadan (kg) dari 16 ekor domba jantan yang memperoleh makanan berbeda
Kel. Umur | Perlakuan | Total kelompok | |||
A | B | C | D | ||
1 | 2 | 5 | 8 | 6 | 21 |
2 | 3 | 4 | 7 | 5 | 19 |
3 | 3 | 5 | 10 | 5 | 23 |
4 | 5 | 5 | 9 | 2 | 21 |
total perlakuan | 13 | 19 | 34 | 18 | 84 |
Rata rata | 3.25 | 4.75 | 8.50 | 4.50 | 5.25 |
Jawaban
Hipotesis Perlakuan
Ho : Ԏ1 = Ԏ2 = ... = Ԏ4 = 0 (yang berarti tidak ada pengaruh perlakuan makanan terhadap pertambahan bobot badan domba jantan.
H1 : Minimal ada satu Ԏi ≠ 0 untuk i = 1,2,3..,4 (ada minimal satu perlakuan makanan yang mempengaruhi pertambahan bobot badan domba jantan)
Hipotesis Kelompok
Ho : Ԏ1 = Ԏ2 = ... = Ԏ4 = 0 (yang berarti tidak ada pengaruh kelompok terhadap pertambahan bobot badan domba jantan.
H1 : Minimal ada satu Ԏi ≠ 0 untuk i = 1,2,3..,4 (ada minimal satu kelompok yang mempengaruhi pertambahan bobot badan domba jantan)
Perhitungan
db total = (rt) -1 = (4)(4) – 1 = 15
db kelompok = (r – 1) = 4 – 1 = 3
db perlakuan = (t-1) = 4-1 = 3
db galat = db total – db kelompok – db perlakuan = 15 -3 -3 = 9
Kesimpulan :
Karena Fhitung < Ftabel maka Ho diterima. Dan dapat disimpulkan bahwa rata rata yang sesungguhnya dari keempat perlakuan makanan yang dicobakan semuanya sama. Begitu juga pengelompokan umurnya
ANOVA RAK dengan EXCEL