Set Intruksi Mode Dan Format Pengalamatan
Ridho Surya Kusuma, S.T., M.Kom.
Lukman Reza M.Kom.
Karakter Instruksi Mesin
Instruksi mesin (Machine Instruction) yang dieksekusi membentuk
Suatu operasi dan berbagai macam fungsi CPU
Kumpulan fungsi yang dapat dieksekusi CPU disebut set instruksi CPU
Karakteristik Instruksi Mesin
Elemen-elemen instruksi mesin
Representasi instruksinya
Jenis-jenis instruksinya
Penggunaan alamat
Rancangan Set Intruksi
Elemen Instruksi Mesin
Operation Code (OPCODE)
Menspesifikasikan operasi yang akan
dilakukan. Kode operasi berbentuk
kode biner
Result operand Reference
Merupakan Hasil atau keluaran
Source Operand Reference
Operasi dapat berasal lebih
dari satu sumber. Operand
adalah input operasi
Next instruction reference
Elemen ini menginformasikan
CPU posisi intruksi berikutnya
Yang harus diambil dan dieksekusi
Operand dan operasi
Melihat dari sumbernya, Operand suatu operasi dapat berada di salah satu dari ketiga daerah berikut ini :
- Memori utama atau memori virtual
- Register CPU
- Perangkat I/O
Representasi intruksi
Instruksi computer di representasikan oleh sekumpulan bit.
Instruksi dibagi menjadi beberapa field.
Field-field ini diisi oleh elemen-elemen instruksi yang membawa
Informasi bagi operasi CPU
Layout intruksi dikenal dengan format instruksi
Format Instruksi
Opcode Alamat
- Kode Operasi/opcode direpresentasikan dengan singkatan-singkatan
yang biasa disebut “MNEMONIC“
- MNEMONIC mengindikasikan suatu operasi bagi CPU
Contoh Mnemonic
ADD : Penambahan
SUB : Substract atau pengurangan
LOAD : Muatkan data ke memori
Contoh representasi operand secara simbolik
ADD X,Y
Artinya : tambahkan nilai yang berada pada lokasi Y ke isi register X, dan
Simpan hasilnya di register X.
*Programmer dapat menuliskan program bahas mesin dalam Bahasa simbolik
Jenis-jenis Instruksi
Contoh X=X+Y
Pernyataan dalam Bahasa tingkat tinggi tersebut menginstruksikan computer untuk melakukan Langkah-Langkah berikut:
1. Muatkan sebuah register dengan isi lokasi memori 513
2. Tambahkan isi lokasi memori 514 ke register
3. Simpan isi register ke lokasi memori 513
X dan Y berkorespondensi dengan lokasi 513 dan 514
Jumlah Alamat
Contoh Kasus
Y = (A-B) ÷ (C+D*E)
Instruksi 3 alamat
Instruksi | Komentar | |
SUB | Y , A , B | Y = A – B |
MPY | T , D , E | T = D x E |
ADD | T , T , C | T = T + C |
DIV | Y , Y , T | Y = Y ÷ T |
Y = (A-B) ÷ (C+D*E)
Spek Instruksi 3 alamat
Y = (A-B) ÷ (C+D*E)
Instruksi 2 alamat
Instruksi | Komentar | |
MOVE | Y , A | Y = A |
SUB | Y , B | Y = Y – B |
MOVE | T , D | T = D |
MPY | T , E | T = T x E |
ADD | T , C | T = T + C |
DIV | Y , T | Y = Y ÷ T |
Y = (A-B) ÷ (C+D*E)
Spek Instruksi 2 alamat
Y = (A-B) ÷ (C+D*E)
Instruksi 1 alamat
Instruksi | Komentar | |
LOAD | D | AC = D |
MPY | E | AC = AC x E |
ADD | C | AC = AC + C |
STOR | Y | Y = AC |
LOAD | A | AC = A |
SUB | B | AC = AC – B |
DIV | Y | AC = AC ÷ Y |
STOR | Y | Y = AC |
Y = (A-B) ÷ (C+D*E)
Spek Instruksi 1 alamat
Y = (A-B) ÷ (C+D*E)
Instruksi 0 alamat
Instruksi | KETERANGAN | Isi Stack |
PUSH | B | B |
PUSH | A | B,A |
SUB | A-B | (A-B) |
PUSH | E | (A-B),E |
PUSH | D | (A-B),E,D |
MUL | D*E | (A-B),(D*E) |
PUSH | C | (A-B),(D*E),C |
ADD | C+(D*E) | (A-B),(C+D*E) |
DIV | (A-B)/(C+(D*E)) | (A-B)/(C+(D*E)) |
Y = (A-B) ÷ (C+D*E)
Spek Instruksi 0 alamat
Operasi set instruksi
Operasi set instruksi
Operasi set instruksi
Gerbang Logika
Gerbang Logika
Gerbang logika adalah komponen elektronika yang digunakan untuk melakukan operasi logika. Sebuah logic gate menerima input dalam bentuk sinyal listrik dan menghasilkan output berdasarkan aturan logika yang ditentukan.
Gerbang AND ( & )
Simbol ini memiliki dua input yang berbeda, dan memiliki output menjadi satu yang sama. Karakteristik dari gerbang ini, memiliki masukan yang tinggi, lalu keluaran yang akan tinggi juga
Gerbang OR ( | )
Gerbang OR memiliki masukan jumlah dua masukan, dan keluaran jumlah satu, ciri khas gerbang ini menyesuaikan dengan input, dimana input rendah maka output juga rendah, dan sebaliknya.
Gerbang NOT ( ! )
Pada gerbang yang satu ini, memiliki input jumlah satu, dan dengan output berjumlah satu, dan setiap input yang masuk akan mengeluarkan output dengan berbanding terbalik
Gerbang NAND ( !& )
Gerbang ini memiliki input dua buah, dengan output satu buah, dan memiliki karakteristik logika output dan input yang rendah
Gerbang XOR
Gerbang XOR ini memerlukan dua input untuk menghasilkan satu output. Jika input berbeda (misalkan: input A=1, input B=0) maka output yang dihasilkan adalah bilangan biner 1. Sedangkan jika input adalah sama maka akan menghasilkan output dengan bilangan biner 0.
Contoh
Contoh
Ada Pertanyaan?
Tugas
No 1.
p = 1 q = 0
Tugas
No 2.
p = 1 q = 1 r = 0 s = 0
Tugas
No 3.
p = 0 q = 1 r = 1
Terima kasih