1 of 21

PEWARISAN SIFAT PADA MAKHLUK HIDUP�

2 of 21

Coba perhatikan bagan berikut!

ayah

ibu

anak

anak

3 of 21

Tujuan Pembelajaran

  1. Siswa dapat menjelaskan prinsip pewarisan sifat pada makhluk hidup
  2. Siswa dapat menjelaskan pola pewarisan sifat pada makhluk hidup berdasarkan hukum Mendel
  3. Siswa dapat menjelaskan proses persilangan pada makhluk hidup berdasarkan sifat beda
  4. Siswa dapat menerapkan hukum Mendel pada proses persilangan pada makhluk hidup
  5. Siswa dapat menerapkan hukum Mendel dalam perhitungan peluang dari persilangan makhluk hidup di bidang pertanian atau peternakan

4 of 21

  • Materi genetik yang bertanggung jawab dalam pewarisan sifat kromosom yang didalamnya terdapat gen
  • Kromosom : benang-benang halus yang terdapat dalam inti sel yang mudah menyerap zat warna tertentu yang dapat menentukan pewarisan sifat
  • Gen : substansi kimia berupa senyawa asam nukleat yang terdapat dalam kromosom yang dapat menentukan pewarisan sifat

Gen DNA

RNA

5 of 21

Hukum Pewarisan Sifat

  • Ditemukan oleh Gregor Mendel dengan menyilangkan kacang ercis
  • Mengapa menggunakan kacang ercis

1. umur pendek

2. mudah dibudidaya

3. bunga sempurna

4. self polination

5. segera menghasilkan keturunan

6. mudah diadakan penyerbukan silang

7. memiliki banyak variasi sifat

6 of 21

Hukum Pewarisan Sifat

7 of 21

Hukum Pewarisan Sifat

8 of 21

Hukum Mendel

  1. HUKUM SEGREGASI

Pasangan alel pada induk akan memisah, sehingga setiap gamet hanya membawa satu gen dari induk yang akan diwariskan ke anaknya

  1. HUKUM ASORTASI

Gen dari kedua induk akan mengelompok sehingga terbentuk sifat keturunan hasil perpaduan gen induk-induknya

9 of 21

Hukum Pewarisan Sifat

10 of 21

Istilah-istilah dalam persilangan

  • Parental (p) : induk
  • Fillial (f) : keturunan
  • Dominan : sifat yang menutupi sifat resesif (ditulis dengan huruf kapital). Contoh: tinggi→T
  • Resesif : sifat yang tertutupi oleh sifat dominan (ditulis dengan huruf kecil). Contoh : pendek →t
  • Intermediet : sifat yang muncul merupakan sifat gabungan dari sifat dominan dan resesif.

Sifat intermediet antara tinggi dengan pendek → sedang (Tt)

Sifat intermediet antara merah dengan putih → merah muda (Mm)

11 of 21

Istilah-istilah dalam persilangan

  • Genotipe : sifat tidak tampak, dilambangkan dengan huruf (MM, Mm, mm)
  • Fenotipe : sifat tampak (merah, merah muda, putih)
  • Homozigot : pasangan alel sejenis (AA/aa)
  • Heterozigot : pasangan alel tidak sejenis (Aa)
  • Gamet : sel kelamin dan biasanya diberi simbol dengan huruf yang berjumlah setengah dari susunan gen pada genotip induk. Contoh :

- Genotip Aa gametnya A dan a

- Genotip AaBb gametnya AB, Ab, aB dan ab

- Genotip AABb gametnya AB, Ab, AB, Ab

12 of 21

1. Persilangan Monohibrid

  1. Persilangan dominan

Bunga berwarna merah (MM) disilangkan dengan bunga berwarna putih (mm). Jika keturunan pertama (F1) 100% berwarna merah, tentukanlah perbandingan fenotip F2 nya!

MM : Mm : Mm : mm

merah : putih

3 : 1

13 of 21

1. Persilangan Monohibrid

  1. Persilangan Intermediet

Bunga berwarna merah (MM) disilangkan dengan bunga berwarna putih (mm). Jika keturunan pertama (F1) 100% berwarna merah muda, tentukan perbandingan fenotip F2!

MM : Mm : Mm : mm

merah : merah muda : putih

1 : 2 : 1

14 of 21

Latihan Soal

  1. Tikus berambut hitam disilangkan dengan tikus berambut putih, keturunannya 100% berambut kelabu. Jika F1 disilangkan dengan tikus berambut putih, tentukanlah perbandingan fenotip F2 nya!
  2. Kelinci berambut hitam (dominan) disilangkan dengan kelinci berambut putih (resesif). Jika F1 nya 100% berambut hitam, tentukanlah perbandingan fenotip F2 nya!

15 of 21

Latihan Soal

Tikus berambut hitam disilangkan dengan tikus berambut putih, keturunannya 100% berambut kelabu. Jika F1 disilangkan dengan tikus berambut putih, tentukanlah perbandingan fenotip F2 nya!

P1 = HH x hh

(hitam) (putih)

F1 = Hh

(abu-abu)

P2 = Hh x hh

F2 =

H

h

h

Hh

hh

Hh : hh

Abu-abu : putih

1 : 1

16 of 21

Latihan Soal

Kelinci berambut hitam (dominan) disilangkan dengan kelinci berambut putih (resesif). Jika F1 nya 100% berambut hitam, tentukanlah perbandingan fenotip F2 nya!

P1 = HH x hh

(hitam) (putih)

F1 = Hh

(hitam)

P2 = Hh x Hh

F2 =

H

h

H

HH

Hh

h

Hh

hh

HH : Hh : Hh : hh

Hitam: putih

3 : 1

17 of 21

1. Persilangan dihibrid

Kacang ercis berbiji bulat warna kuning (BBKK) disilangkan dengan kacang ercis berbiji kisut warna hijau (bbkk). Tentukanlah perbandingan fenotip F2 nya!

B_K_ : bulat kuning = 9

B_kk : bulat hijau = 3

bbK_ : kisut kuning = 3

bbkk : kisut hijau = 1

18 of 21

Latihan Soal

Kacang ercis berbiji bulat (dominan) berbunga putih (resesif) disilangkan dengan kacang ercis berbiji kisut (resesif) berbunga merah (dominan). Hitunglah perbandingan fenotip F2 nya!

19 of 21

Latihan Soal

Kacang ercis berbiji bulat (dominan) berbunga putih (resesif) disilangkan dengan kacang ercis berbiji kisut (resesif) berbunga merah (dominan). Hitunglah perbandingan fenotip F2 nya!

P1 = BBmm x bbMM

(bulat putih) (kisut merah)

F1 = BbMm

(bulat merah)

P2 = BbMm x BbMm

F2 =

BM

Bm

bM

bm

BM

BBMM

BBMm

BbMM

BbMm

Bm

BBMm

BBmm

BbMm

Bbmm

bM

BbMM

BbMm

bbMM

bbMm

bm

BbMm

Bbmm

bbMm

bbmm

B_M_ : bulat merah = 9

B_mm : bulat putih = 3

bbM_ : kisut merah = 3

bbkk : kisut putih = 1

20 of 21

Cara Mencari Gamet

Banyak gamet pada parental ditentukan oleh alel-alel yang heterozigot

  • MmBB →MB Aabb = Ab

mB B = KB

B = AB KKBb → K

  • AaBb A b = Kb

b = Ab

B = aB

a

b = ab

Menggunakan rumus = 2n

n = jumlah alel heterozigot

21 of 21

TERIMA KASIH ☺