Pesawat Tenaga & Produksi
Created: 29/12/2021
Revision 2 Issued: 4/11/2024
Created by Yohanes Richardo
Dasar Hukum
Pengertian Pesawat Tenaga & Produksi
Adalah pesawat atau alat yang tetap atau berpindah-pindah yang dipakai atau dipasang untuk membangkitkan atau memindahkan daya atau tenaga, mengolah, membuat bahan, barang, produk teknis, dan komponen alat produksi yang dapat menimbulkan bahaya kecelakaan.
Meliputi:
Contoh Pesawat Tenaga & Produksi (1)
PTP | Jenis | Contoh |
Penggerak mula | Motor bakar | Genset, motor diesel |
Turbin | Gas turbin | |
Kincir angin | Kincir angin | |
Motor penggerak lainnya | Motor AC | |
Mesin perkakas & produksi | Mesin perkakas | Mesin bubut, mesin bor |
Mesin produksi | Mesin granulator |
Contoh Pesawat Tenaga & Produksi (2)
PTP | Jenis | Contoh |
Transmisi tenaga mekanik | Transmisi roda gigi | |
Transmisi sabuk | | |
Transmisi ranti | | |
Tanur (furnace) | Blast furnace | |
| Basic oxygen furnace | |
| Electric arc furnace | |
| Refractory furnace | |
| Reheating furnace | |
| Kiln | |
| Oven | |
INSIDEN Pesawat Tenaga dan Produksi di WINA GRESIK:
- Personil terkena rotary parts
- Personil terkena permukaan panas
- Personil terkena fluida panas
- Kebakaran
- Overflow atau tumpahan
- Kebocoran fluida (steam, gas, dll)
Kewajiban dari Regulasi
Pengurus dan/atau Pengusaha wajib menerapkan syarat-syarat K3 PTP.
Syarat-syarat K3 mencakup:
Syarat-syarat K3 PTP (1)
Tahap Perencanaan dan Pembuatan:
Tahap Pemasangan atau Perakitan dan Pemakaian atau pengoperasian:
Tahap Pemeliharaan dan Perbaikan:
Syarat-syarat K3 PTP (2)
Tahap Perubahan atau modifikasi:
Tahap Pemeriksaan dan Pengujian:
Persyaratan Teknis (1)
Persyaratan Teknis (2)
Persyaratan Teknis (3)
Larangan
Prosedur Pengendalian Pesawat Uap, Bejana Tekan Dan Pesawat Tenaga – P-WINA/EHS-446-09
HOD dan Supervisor bertanggung jawab terhadap pengawasan pengendalian operasional dan perawatanPesawat Uap, Bejana Tekan dan pesawat tenaga, yaitu sebagai berikut:
No | Peralatan | Standard Pengendalian | Keterangan |
1 | Boiler & turbin |
| Dikoordinasikan dengan EHS dan PGA. |
| Oleh Operator dilaporkan ke Shift Leader, Supervisor, dan HOD mengikuti schedule EHS Head. Keseluruhan fungsi terkait. F-WINA/EHS/034 – Inspeksi Ketel F-WINA/EHS-446-09-001 – Inspeksi Turbin | ||
| |||
| |||
2 | Compressor Air |
| Dikoordinasikan dengan EHS dan PGA. |
| Oleh Operator dilaporkan ke Shift Leader, Supervisor, dan HOD mengikuti schedule EHS Head. Keseluruhan fungsi terkait. F-WINA/EHS-446-09-002 – Inspeksi Kompresor | ||
| |||
|
No | Peralatan | Standard Pengendalian | Keterangan |
3 | Pressure vessel dan steam header |
| Dikoordinasikan dengan EHS dan PGA. |
| Oleh Operator dilaporkan ke Shift Leader, Supervisor, dan HOD mengikuti schedule EHS Head. Keseluruhan fungsi terkait. F-WINA/EHS-023 – Inspeksi Bejana Tekan | ||
| |||
| |||
4 | Power Generator |
| Dikoordinasikan dengan EHS dan PGA. |
| Oleh Operator dilaporkan ke Shift Leader, Supervisor, dan HOD mengikuti schedule EHS Head. Keseluruhan fungsi terkait. F-WINA/EHS/031 – Inspeksi Power Generator F-WINA/EHS-446-01-006 – Inspeksi Rutin Peralatan General F-WINA/EHS-446-15-002 – Format Umum Inspeksi Peralatan Periodik | ||
| |||
|
Safe/Unsafe Condition
STANDAR AREA ROBOT:
Implementasi yang lainnya:
POST TEST
Jawablah dengan singkat dan jelas!
Terima kasih