1 of 48

DO MATERNAL

QI Platform (FKTP)

Oktober 2025

Tim Monitoring dan Evaluasi – MOMENTUM Country and Global Leadership

2 of 48

A. DATA RUTIN MATERNAL

SECTION 01

3 of 48

1. Jumlah ibu bersalin di FKTP

  • Jumlah semua ibu bersalin spontan, vacuum/forceps dan cara lainnya di FKTP
  • Pada ibu dengan kehamilan kembar mengalami 2 jenis persalinan berbeda (misalnya bayi-1 secara spontan dan bayi-2 dengan cara lainnya), maka pencatatan:
    • Jumlah ibu bersalin dicatat satu
    • Jenis persalinan dicatat keduanya (beri komentar)

3

4 of 48

3. Jumlah persalinan dengan vacuum/forceps

  • Jumlah ibu dengan persalinan pervaginam secara spontan di FKTP

4

2. Jumlah persalinan spontan

  • Jumlah ibu dengan persalinan pervaginam menggunakan alat bantu vacuum/forceps di FKTP

5 of 48

4. Jumlah persalinan dengan cara lainnya

  • Jumlah ibu dengan persalinan pervaginam menggunakan manuver:

Brach : manuver persalinan pada presentasi bokong

Pinard : manuver persalinan pada presentasi kaki

Lovset : manuver persalinan pada presentasi bahu

5

6 of 48

5. Jumlah ibu bersalin dengan pemberian oksitosin pada Manajemen Aktif Kala 3 (MAK3)

  • Jumlah ibu bersalin yang mendapatkan Oksitosin pada kala III dalam 1 menit setelah bayi lahir
  • Pada persalinan dengan komplikasi tertentu, sehingga ibu menerima Oksitosin lebih dari 1 kali, maka tetap dicatat satu

QI-Platform (lama) 🡪 Jumlah ibu bersalin yang mendapatkan Uterotonika pada Kala-III

6

7 of 48

6. Jumlah kunjungan ANC-1

  • Jumlah ibu hamil yang melakukan kunjungan pertama kali untuk pemeriksaan kehamilan, tanpa memperhitungkan usia atau trimester kehamilan
  • Kunjungan pertama (K1) adalah kontak pertama ibu hamil dengan tenaga kesehatan yang mempunyai kompetensi, untuk mendapatkan pelayanan terpadu dan komperhensif sesuai standar
    • K1 Murni adalah kontak ibu hamil pertama kali dengan petugas kesehatan, pada trimester 1 (UK 0-12 minggu)
    • K1 Akses adalah kontak ibu hamil pertama ibu dengan petugas kesehatan, bukan pada trimester 1 (UK lebih dari 12 minggu)
  • Kunjungan ANC-1 mengacu pada definisi K1 Murni dan K1 Akses

7

8 of 48

7. Jumlah ibu hamil yang menerima pemeriksaan Haemoglobin/HB pada saat ANC-1

  • Jumlah ibu hamil yang melakukan pemeriksaan kadar Haemoglobin (Hb) pada kunjungan ANC pertama kali di FKTP
  • Pemeriksaan Hb yang dimaksud adalah yang dilakukan di FKTP

8

8. Jumlah ibu hamil yang menerima pemeriksaan Haemoglobin/HB pada saat ANC

  • Jumlah ibu hamil yang menerima pemeriksaan Haemoglobin (Hb) pada saat kunjungan ANC, tanpa melihat jumlah kunjungan dan usia kehamilan
  • Artinya data elemen ini menghitung ibu dengan kunjungan ANC 1-6 atau TM 1-3 yang dilakukan pemeriksaan HB 

9 of 48

9. Jumlah persalinan usia 24-34 minggu

  • Jumlah persalinan yang terjadi pada usia kehamilan 24-34 minggu
  • Data elemen ini tidak mencatat persalinan yang terjadi pada usia kehamilan >34 s/d <37 minggu
  • Kelahiran prematur adalah kondisi lahirnya bayi sebelum usia kehamilan mencapai 37 minggu

9

10 of 48

10. Jumlah persalinan usia 24-34 minggu yang mendapat dexametason/betametason pra rujukan

  • Jumlah persalinan yang terjadi pada usia kehamilan 24-34 minggu dan mendapatkan dexametason/betametason sebelum dirujuk ke RS
  • Kelahiran prematur adalah kondisi lahirnya bayi sebelum usia kehamilan mencapai 37 minggu
  • Data elemen ini tidak mencatat persalinan yang terjadi pada usia kehamilan >34 s/d <37 minggu, meski mendapatkan dexametason/betametason
  • Deksametason adalah obat yang digunakan untuk mempercepat proses kematangan paru, sehingga risiko terjadinya sindroma gawat nafas bayi yang lahir bisa diperkecil

10

11 of 48

11. Jumlah ibu yang mengalami infeksi/sepsis

  • (Otomatis mengambil data di 01. Maternal - Komplikasi No.3-A)
  • Jumlah ibu hamil/bersalin/nifas yang mengalami infeksi/sepsis yang dapat langsung mempengaruhi kehamilan/persalinan/nifasnya
  • Infeksi dan sepsis yang dimaksud berhubungan dengan kasus obstetric
  • Contoh infeksi adalah IMS (gonorrhea, herpes, dan sifilis); non-IMS (infeksi saluran kemih, keputihan dan tuberkulosis paru); TORCH (Toksoplasma, Rubella, Cytomegalovirus, dan Herpes); Hepatitis; Candidiasis; Cacar air (varicella), dll
  • Contoh sepsis adalah puerperium, dll
  • KPD tidak termasuk infeksi – KPD terjadi karena infeksi dan menyebabkan infeksi

11

12 of 48

12. Jumlah ibu dengan kasus infeksi/sepsis yang mendapat antibiotik

  • Jumlah ibu hamil/bersalin/nifas yang menderita atau terdiagnosis infeksi/sepsis dan mendapatkan antibiotic
  • Infeksi dan sepsis yang dimaksud berhubungan dengan kasus obstetric

12

13 of 48

13. Jumlah kasus kematian ibu

  • (Otomatis mengambil data di 01. Maternal - Komplikasi baris 36-B) -- jangan lupa mengisi data komplikasi & kematian
  • Jumlah kematian ibu hamil/bersalin/nifas yang terjadi di FKTP
  • Jika ada kematian lainnya perlu di beri komentar yang berisi informasi: (Penyebab utama kematian ibu, Kematian Bumil/Bulin/Bufas , Rujukan / non rujukan)
  • Definisi kematian ibu menurut WHO adalah kematian selama kehamilan atau dalam periode 42 hari setelah berakhirnya kehamilan, akibat semua sebab yang terkait dengan atau diperberat oleh kehamilan atau penanganannya, tetapi bukan disebabkan oleh kecelakaan/cedera.

13

14 of 48

14. Jumlah ibu hamil yang telah melahirkan namun meninggal sebelum pulang dengan usia ibu dibawah 20 tahun

  • Jumlah ibu hamil berusia < 20 tahun yang telah bersalin di FKTP dan meninggal sebelum pulang (a.k.a ibu postpartum)
  • Hanya mencatat ibu yang bersalin di FKTP dan meninggal sebelum pulang dari FKTP

14

15. Jumlah ibu hamil yang telah melahirkan namun meninggal sebelum pulang dengan usia ibu 20 - 34 tahun

  • Jumlah ibu hamil berusia 20 - 34 tahun yang telah bersalin di FKTP dan meninggal sebelum pulang (a.k.a ibu postpartum)
  • Hanya mencatat ibu yang bersalin di FKTP dan meninggal sebelum pulang dari FKTP

15 of 48

16. Jumlah ibu hamil yang telah melahirkan namun meninggal sebelum pulang dengan usia ibu ≥ 35 tahun

  • Jumlah ibu hamil berusia 35 tahun yang telah bersalin di FKTP dan meninggal sebelum pulang (a.k.a ibu postpartum)
  • Hanya mencatat ibu yang bersalin di FKTP dan meninggal sebelum pulang dari FKTP

15

17. Jumlah kasus kematian ibu yang dilakukan audit (telaah kasus)

  • Jumlah kasus kematian ibu di FKTP yang telah dilakukan audit atau telaah kasus
  • Tidak mencatat kasus ibu near-miss (hampir mati) yang dilakukan audit atau telaah kasus

16 of 48

18. Jumlah kasus kematian ibu yang telah dilaporkan melalui aplikasi MPDN

  • Jumlah kasus kematian ibu di FKTP yang telah dilaporkan melalui aplikasi MPDN (Maternal Perinatal Death Notification)
  • Sarankan RS untuk membuka akun MPDN-nya, ketika akan mengisi data elemen ini
  • Beri komentar jika tidak ada kematian namun melakukan zero reporting melalu MPDN
  • Yang dicatat adalah jumlah kematian ibu yang dilaporkan oleh RS pada bulan tersebut ke dalam aplikasi MPDN

16

17 of 48

B. PRE-EKLAMPSIA/EKLAMPSIA

SECTION 02

18 of 48

1. Jumlah ibu hamil dan ibu nifas yang berkunjung ke poliklinik

  • Jumlah ibu hamil dan nifas yang datang ke poliklinik (tidak terbatas untuk ANC/ kontrol pasca rawat) termasuk ibu hamil dan nifas yang datang ke poliklinik RS untuk pemeriksaan lainnya (contoh pemeriksaan gigi, atau konsultasi penyakit lainnya). 
  • Dalam hal ini menghitung jumlah keseluruhan atau gabungan ibu hamil dan nifas yangberkunjung ke poliklinik.
  • Sumber data dari SIMPUS/E-Puskesmas yaitu jumlah seluruh kunjungan ibu hamil dan nifas di poliklinik (jumlah seluruh kunjungan ke poliklinik difilter hanya ibu hamil dan nifas)

18

19 of 48

2. Jumlah ibu hamil dan nifas yang datang ke poliklinik dengan tanda bahaya berdasarkan Visit Stop Sign (VSS)

  • Jumlah ibu hamil dan nifas yang datang ke poliklinik dan dengan tanda bahaya berdasarkan Visit Stop Sign (VSS)
  • Visit stop sign bisa berupa poster berisi daftar tanda bahaya bagi ibu hamil yang ditempel/ diletakkan di dekat pintu masuk poliklinik yang mudah dilihat oleh ibu hamil/nifas yang datang berkunjung ke poliklinik
  • Tanda bahaya (sakit kepala menetap, gangguan penglihatan, Riwayat kejang saat hamil, kesulitan bernafas, Riwayat tekanan darah tinggi, pendarahan, lemas, nyeri perut hebat, demam atau menggigil, bengkak di tangan atau wajah, nyeri dada).

19

20 of 48

3. Jumlah ibu hamil trimester 1 (TM1)

  • Jumlah ibu hamil trimester 1 (0-12mgg)

20

4. Jumlah ibu hamil yang dilakukan skrining PE di trimester 1 (TM1)

  • Jumlah ibu hamil yang dilakukan skrining PE pada trimester 1 (TM1) di FKTP

21 of 48

5. Jumlah ibu hamil dengan usia kehamilan <20 minggu

  • Jumlah ibu hamil usia kehamilan < 20 mgg yang melakukan kunjungan ke FKTP
  • Dalam data elemen ini termasuk menghitung jumlah ibu hamil pada TM1 (0-12mgg)

21

6. Jumlah ibu hamil dengan skrining PE pada usia kehamilan <20 minggu

  • Jumlah ibu hamil yang dilakukan skrining PE pada usia kehamilan < 20 minggu

22 of 48

7. Jumlah ibu hamil dengan skrining PE+

  • Jumlah ibu hamil < 20 minggu dengan hasil skrining PE+ di FKTP
  • Pada data elemen ini adalah mencatat jumlah ibu hamil < 20 minggu dengan resiko PE, belum menjadi kasus/kejadian PE
  • Istilah “Preeklampsia Berat” sudah tidak dianjurkan lagi untuk dipergunakan pada praktek klinis, hal ini dikarenakan semua wanita hamil dengan preeklamsia memiliki risiko yang sama untuk menjadi preeklampsia berat.

22

23 of 48

23

8. Jumlah ibu hamil dengan skrining PE+ yang mendapatkan aspirin low dose rutin dan 1,5 gr terapi kalsium

  • Jumlah ibu hamil < 20 minggu dengan skrining PE+ yang mendapatkan Aspirin low dose rutin dan 1,5 gr terapi Kalsium diantara ibu hamil dengan skrining PE+
  • Dalam hal ini Aspirin dan Kalsium adalah satu paket terapi yang diberikan. Kalsium disini berbeda dengan kalsium suplemen ibu hamil.
  • Jika diberikan salah satu terapi maka tidak dihitung

24 of 48

9. Jumlah Ibu hamil dengan skrining PE+ dirujuk ke rumah sakit untuk evaluasi

  • Jumlah Ibu hamil dengan skrining PE+ dirujuk ke rumah sakit untuk evaluasi, diantara ibu hamil dengan skrining PE+ di FKTP
  • Jika FKTP sudah diberikan kewenangan untuk melakukan pemberian terapi aspirin low dose dan kalsium 1,5 gram oleh dokter umum di FKTP oleh SpOG setempat, maka data ini bisa tidak diukur

24

25 of 48

10. Jumlah ibu yang mengalami Pre-eklampsia (PE)

  • (Otomatis mengambil data di 01. Maternal - Komplikasi No.4-A) -- jangan lupa mengisi data komplikasi & kematian
  • Jumlah ibu hamil/bersalin/nifas dengan PE di FKTP
  • Jumlah ibu (usia kehamilan >20 minggu), bersalin atau nifas dengan Preeklampsia yaitu dengan TD≥140/90, urine protein +1, dan/ atau diperburuk dengan (tanda klinis atau hasil lab) , atau TD ≥160/110, tanpa urine protein positif, dan/ atau perburukan ditemukan.

25

26 of 48

11. Jumlah kematian ibu karena Pre-eklampsia (PE)

  • (Otomatis mengambil data di 01. Maternal - Komplikasi No.4-B) -- jangan lupa mengisi data komplikasi & kematian
  • Jumlah ibu hamil/bersalin/nifas yang meninggal disebabkan karena PE di FKTP

26

27 of 48

12. Jumlah ibu yang mengalami Eklampsia

  • (Otomatis mengambil data di 01. Maternal - Komplikasi No.5-A) -- jangan lupa mengisi data komplikasi & kematian
  • Jumlah ibu hamil/bersalin/nifas dengan eklampsia di FKTP
  • Eklampsia adalah sebuah komplikasi pada kehamilan yang ditandai dengan tekanan darah tinggi dan juga kejang selama masa kehamilan, bersalin atau nifas. Kondisi ini bisamembahayakan nyawa ibu dan janin jika tidak segera ditangani dengan tepat.

27

28 of 48

13. Jumlah kematian ibu karena Eklampsia

  • (Otomatis mengambil data di 01. Maternal - Komplikasi No.5-B) -- jangan lupa mengisi data komplikasi & kematian
  • Jumlah ibu hamil/bersalin/nifas yang meninggal karena eklampsia di FKTP

28

29 of 48

14. Jumlah ibu dengan PE/E

  • (Otomatis menjumlahkan baris 40 dan 42 di sheet Maternal - Data Rutin)
  • Jumlah ibu hamil/bersalin/nifas dengan PE/Eklampsia

29

30 of 48

30

15. Jumlah ibu yang menerima kombinasi antihipertensi oral karena tekanan darah yang tidak terkontrol (dalam waktu 6 jam)

  • Jumlah ibu yang menerima kombinasi antihipertensi oral karena tekanan darah yang tidak terkontrol (dalam waktu 6 jam)
  • Kombinasi antihipertensi yang dimaksud adalah Nifedipine dan Metildopa

31 of 48

16. Jumlah ibu dengan PE/E yang tekanan darahnya tidak terkontrol

  • Jumlah ibu dengan PE/E yang tekanan darahnya tidak terkontrol
  • Tekanan darah tidak terkontrol yaitu TD tidak turun min 20% dari Mean Arterial Pressure (MAP) dalam waktu 6 jam

31

17. Jumlah ibu PE/E rujukan (yang dirujuk)

  • Jumlah ibu dengan PE/Eklampsia yang dirujuk ke RS

32 of 48

18. Jumlah ibu PE/E yang mendapat MgSO4

  • Jumlah ibu hamil/bersalin/nifas dengan PE/Eklampsia yang mendapat MgSO4 yang diberikan oleh FKTP
  • MgSO4 loading dose (dosis awal) sudah diberikan kepada ibuPE/E sebelum dirujuk ke RS
  • Dalam hal ini FKTP mencatat pemberian MgSO4 yang diberikannya kepada ibu

32

19. Jumlah ibu dengan PE/E yang mendapatkan anti hipertensi (nifedipin) pra rujukan

  • Jumlah ibu dengan PE/E yang mendapatkan anti hipertensi (Nifedipine) pra rujukan

33 of 48

SECTION 03

PERDARAHAN POSTPARTUM (PPH)

34 of 48

1. Jumlah ibu hamil di TM3

  • Jumlah ibu hamil trimester 3 (usia kehamilan: 28-40 minggu)
  • Yang dimaksud dengan ibu hamil termasuk ibu hamil yang datang ke FKTP untuk rawat jalan (kunjungan ANC) dan rawat inap (bersalin)

34

35 of 48

2. Jumlah ibu hamil di Trimester 3 (TM3) dengan Hb < 8 gr/dl

  • Jumlah ibu hamil trimester 3 (usia kehamilan: 28-40 minggu) dengan Hb <8 gr/dl
  • Pemeriksaan kadar Hb yang dimaksud dilakukan paling tidak 1 bulan yang lalu oleh FKTP, maupun oleh faskes lainnya 
  • Yang dimaksud dengan ibu hamil termasuk ibu hamil yang datang ke FKTP untuk rawat jalan (kunjungan ANC) dan rawat inap (bersalin)

36 of 48

3. Jumlah ibu bersalin yang menggunakan skrining admisi HPP

  • Jumlah ibu bersalin yang menggunakan skrining admisi HPP
  • Skrining admisi HPP dilakukan pada ibu bersalin pada saat tiba di kamar bersalin untuk mengidentifikasi resiko terjadinya HPPpada ibu (menggunakan form pengenalan faktor resiko HPP), yaitu resiko rendah (hijau), medium (kuning), dan tinggi (merah).

36

37 of 48

4. Jumlah ibu melahirkan dengan Hb 8 sampai <10 gr/dl

  • Jumlah ibu bersalin dengan cara apapun dengan kadar Hb 8 s/d <10 gr/dl di FKTP 
  • Pemeriksaan kadar Hb yang dimaksud dilakukan paling tidak 1 bulan yang lalu oleh FKTP, maupun oleh faskes lainnya 
  • Jika pemeriksaan Hb dilakukan oleh faskes lainnya, maka dalam hal ini, FKTP cukup memeriksa hasil Hb ibu bersalin di dalam catatan yang dimiliki 

37

38 of 48

5. Jumlah ibu yang mengalami Perdarahan Postpartum (PPH)

  • (Otomatis mengambil data di 01. Maternal - Komplikasi No.2-A) -- jangan lupa mengisi data komplikasi & kematian
  • Jumlah ibu melahirkan dengan perdarahan pervaginam 500 cc atau lebih setelah kala III selesai setelah plasenta lahir), diantara semua ibu melahirkan di Puskesmas/Klinik.

39 of 48

6. Jumlah kematian ibu karena Perdarahan Postpartum (PPH)

  • (Otomatis mengambil data di 01. Maternal - Komplikasi No.2-B) -- jangan lupa mengisi data komplikasi & kematian
  • Jumlah ibu yang meninggal karena perdarahan postpartum di Puskesmas/Klinik

40 of 48

7. Jumlah Ibu dengan perubahan hemodinamik (tekanan darah Sistolik <100mmHg, Nadi >100x/mnt) pada 1 jam pertama partus kala 4

  • Jumlah Ibu dengan perubahan hemodinamik (tekanan darah Sistolik <100mmHg, Nadi >100x/mnt) pada pada 1 jam pertama partus kala 4
  • HPP secara awal dapat diidentifikasi dari perubahan hemodinamik pada 1 jam pertama pasca kelahiran plasenta berdasarkan pemeriksaan fisik sederhana: Nadi >100 disertai TD Sistolik <100.
  • Pemantauan hemodinamik dilakukan setiap 5 menit pada 15 menit pertama

41 of 48

8. Jumlah ibu dengan Perdarahan Postpartum (HPP) yang mendapat Kompresi bimanual segera

  • Jumlah ibu dengan Perdarahan Postpartum (HPP) yang mendapat Kompresi bimanual segera
  • Kompresi bimanual dilakukan segera (dalam 15 detik setelah diagnosis atonia ditegakkan) setelah diketahui bahwa HPP disebabkan oleh atonia uteri.

42 of 48

9. Jumlah ibu hamil dengan anemia sedang Hb 8 sampai <10 gr/dl

  • Jumlah ibu hamil trimester 1-2-3 dengan Anemia Defisiensi Besi (ADB) dengan Hb 8 sampai <10 gr/dl
  • Yang dimaksud dengan ibu hamil termasuk ibu hamil yang datang ke Puskesmas/Klinik untuk rawat jalan (kunjungan ANC) atau rawat inap (bersalin)

43 of 48

10. Jumlah ibu hamil dengan Riwayat Sectio Caesaria (SC) yang dirujuk untuk dilakukan skrining akreta

  • Jumlah ibu hamil (tanpa melihat trimester) dengan bekas SC / riwayat SC yang dirujuk untuk dilakukan evaluasi akreta
  • Mendiagnosis plasenta akreta dapat dilakukan melalui magnetic resonance imaging (MRI). Pemeriksaan ini dilakukan bila temuan (hasil) pada USG masih inkonklusif (tidak dapat disimpulkan)’
  • Kriteria ekslusi : ibu hamil dengan letak perlekatan plasenta di fundus atau corpus belakang rahim

QI-Platform (Lama) 🡪 Jumlah ibu hamil dengan riwayat SC yang dilakukan rujukan untuk evaluasi akreta di TM 2 - 3

44 of 48

11. Jumlah ibu hamil dengan riwayat Sectio Caesaria (SC ) yang dirujuk

  • Jumlah ibu hamil trimester 1-2-3 dengan bekas SC / riwayat SC pada kehamilan sebelumnya
  • Menghitung ibu hamil trimester 1-2-3 dengan bekas SC di rawat jalan dan rawat inap (termasuk ibu inpartu).
  • Yang dimaksud kehamilan sebelumnya adalah riwayat persalinan SC dari kehamilan yang manapun (pada ibu dengan riwayat persalinan lebih dari 1), sebelum kehamilan terakhir ini
  • Data elemen ini sama dengan data Bekas SC di Maternal - Komplikasi

QI-Platform (Lama) 🡪 Jumlah ibu hamil dengan riwayat SC

45 of 48

12. Jumlah ibu HPP yang mendapatkan asam traneksamat

  • Jumlah kasus HPP yang mendapatkan tatalaksana menggunakan asam traneksamat

13. Jumlah ibu yang dirujuk ke RS dengan HPP

  • Jumlah ibu yang dirujuk ke RS dengan perdarahan postpartum (HPP)

46 of 48

18. Jumlah ibu dengan HPP menggunakan MEOWS

  • Jumlah ibu post HPP yang dimonitoring menggunakan MEOWS/EWS atau sistem scoring serupa saat akan dilakukan transfer antar ruangan atau pemindahan

47 of 48

Komplikasi - Distosia

  • Jumlah Persalinan dengan distosia
  • Distosia persalinan adalah terdapatnya gangguan kemajuan persalinan meliputi tidak adanya perubahan pada pembukaan, penipisan mulut rahim, dan penurunan bagian bawah janin yang dipantau menggunakan partograf.

QI-Platform (Lama) 🡪 Persalinan Macet/Persalinan Lama

47

48 of 48

TERIMA KASIH

Presentasi ini dapat terwujud berkat dukungan dari rakyat Amerika melalui Kementerian Luar Negeri A.S. melalui perjanjian kerjasama #7200AA20CA00002, dilaksanakan oleh Jhpiego dan para mitra. Informasi yang diberikan pada presentasi ini adalah tanggung jawab dari MOMENTUM Country and Global Leadership, dan tidak mewakili pandangan Kementerian Luar Negeri A.S. atau pemerintah Amerika Serikat.