1 of 33

Macam-Macam Mad

(Tanda Panjang)

Ahmadi Assambasy, S.Pd.

Masjid Baiturrahim Komperta GS

(Mahasiswa Pascasarjana Universitas Islam An Nur Lampung)

Setiap Ahad Sore (Ba’da Maghrib – Isya)

Tahsin & Tajwid

Mad Far’I Karena Sukun

2 of 33

Macam – Macam MAD

Thobi’I / Asli

Far’i (Cabang)

Karena Sukun

Karena Hamzah

Mad Wajib Muttashil

Mad Jaiz Munfashil

Mad Shilah Thowilah

Mad Badal

Mad ‘Arid Lis Sukun

Mad Liin

Mad Iwadh

Mad Tamkin

Mad Farq

Mad Lazim

3 of 33

Mad Far’I (Cabang)

Karena Sukun

Mad ‘Arid Lissukun

Mad Liin

Mad Iwadh

Mad Tamkin

Mad Farq

Mad Lazim

Mad Lazim Harfi Mukhoffaf

Mad Lazim Harfi Mutsaqqol

Mad Lazim Kalimi Mukhoffaf

Mad Lazim Kalimi Mutsaqqol

4 of 33

Mad ‘Arid Lissukun

Adalah Mad Thabi’I diiringi oleh huruf yang dibaca mati karena waqaf atau berhenti.

Apabila bacaan tersebut tidak diwaqafkan, maka tetap menjadi mad asli atau yang biasa disebut mad tabi'i.

Cara Membaca Mad ‘Arid Lissukun yaitu:

  1. 2 Harakat (Apabila Lanjut)
  2. 4 Harakat
  3. 6 Harakat

5 of 33

Contoh:

Bacaan Mad ‘Aridh Lissukun Dalam Al Qur’an

الَّذِيْنَ يُؤْمِنُوْنَ بِالْغَيْبِ وَ يُـقِيْمُوْنَ الصَّلٰوةَ وَ مِمَّا رَزَقْنٰهُمْ يُنْفِقُوْنَ

وَأَرْسَلَ عَلَيْهِمْ طَيْرًا أَبَابِيْلَ

فَبِأَيِّ آَلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ

وَٱلتِّينِ وَٱلزَّيْتُوْنِ

6 of 33

Contoh:

Bacaan Mad ‘Aridh Lissukun Dalam Al Qur’an

7 of 33

Sebenarnya Mad Aridh Lissukun Ada Pembagiannya

Mad ‘Arid Lissukun

Mad Aridl Lissukun Mutlak

Mad Muttashil Arid Lissukun

Mad Badal Arid Lissukun

Mad Liin Arid Lissukun

apabila sukun muncul pada hamzah setelah mad di satu kata atau waqaf (berhenti) pada bacaan mad wajib muttashil.

apabila ada huruf mad dan setelahnya ada huruf berharakat di akhir kata, dan waqaf (berhenti) pada kata tersebut, maka huruf akhir disukun sebab waqaf

apabila sukun muncul setelah huruf mad yang didahului hamzah di satu kata.

Dinamakan mad badal arid karena ketika lanjut adalah mad badal.

8 of 33

Sebenarnya Mad Aridh Lissukun Ada Pembagiannya

Mad ‘Arid Lissukun

Mad Aridl Lissukun Mutlak

Mad Muttashil Arid Lissukun

Mad Badal Arid Lissukun

Mad Liin Arid Lissukun

أَبَابِيْلَ

9 of 33

Mad Liin / Mad Liin Arid Lissukun

“apabila setelah huruf lin yang sebelumnya fathah terdapat huruf yang disukunkan karena sebab waqaf”.

Huruf lin adalah ya’ sukun atau wau sukun yang didahului huruf yang berharakat fathah.

Cara Membaca Mad Liin / Mad liin arid lissukun yaitu:

  1. 2 Harakat (Apabila Lanjut)
  2. 4 Harakat
  3. 6 Harakat

10 of 33

Contoh:

Bacaan Mad Liin ‘Aridh Lissukun Dalam Al Qur’an:

ذَلِكَ الْكِتَابُ لَا رَيْبَ

قَالَ أَتَسْتَبْدِلُونَ الَّذِي هُوَ أَدْنَى بِالَّذِي هُوَ خَيْرٌ

فَأَصْلَحَ بَيْنَهُمْ فَلَا إِثْمَ عَلَيْهِ

أَلَمْ نَجْعَلْ لَهُ عَيْنَيْنِ

11 of 33

Mad Iwadh

Mad menurut bahasa artinya Panjang.

Iwad artinya ganti.

Secara istilah Mad Iwad artinya adalah bacaan tanwin yang diganti dengan bacaan mad dan dibaca panjang.

Panjang mad iwad yaitu 1 alif atau 2 harakat/ketukan.

Setiap Huruf Terakhir yang berharakat Fathatain yang diwaqafkan. Maka cara membacanya di ganti menjadi Fathah biasa. Kecuali apabila huruf terakhirnya Ta’ Marbuutoh.

12 of 33

Contoh Bacaan Mad Iwadh

وَمَنْ يُّؤْتَ الْحِكْمَةَ فَقَدْ اُوْتِيَ خَيْرًا كَثِيْرًا

كَثِيْرَا

وَاللّٰهُ يَعِدُكُمْ مَّغْفِرَةً مِّنْهُ وَفَضْلًا

قَوْلٌ مَّعْرُوْفٌ وَّمَغْفِرَةٌ خَيْرٌ مِّنْ صَدَقَةٍ يَّتْبَعُهَآ اَذًى

ثُمَّ ادْعُهُنَّ يَأْتِيْنَكَ سَعْيًا

كَيْفَ نُنْشِزُهَا ثُمَّ نَكْسُوْهَا لَحْمًا

وَفَضْلاَ

13 of 33

Mad Tamkin

Menurut istilah Mad Tamkin adalah bertemunya dua huruf ya dalam satu kata, "ya" yang pertama berharakat kasrah dan bertasydidيِّ sedangkan "ya" yang kedua berharakat sukun atau mati يْ .

Adapun cara untuk membaca mad tamkin adalah dipanjangkan sebanyak:

  1. 2 Harakat apabila berada di tengah ayat.
  2. 4 /6 Harakat Apabila Waqaf. (seperti mad Arid Lissukun)

14 of 33

Contoh Bacaan Mad Tamkin

كَلَّا إِنَّ كِتَابَ الْأَبْرَارِ لَفِي عِلِّيِّيْنَ

لِلَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ وَالْأُمِّيِّيْنَ

قَالَ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ لِلْحَوَارِيِّيْنَ

بَعَثَ فِي الْأُمِّيِّيْنَ رَسُولًا

15 of 33

Mad Farq

Mad menurut bahasa adalah Panjang.

Sedangkan Farqi menurut bahasa artinya memisahkan/membedakan.

Jadi yang dinamakan Mad Farqi menurut istilah adalah bacaan panjang yang terjadi karena terdapat mad badal yang bertemu dengan huruf yang bertasydid.

Adapun cara untuk membaca mad tamkin adalah dipanjangkan sebanyak: 3 Alif (6 Harakat)

16 of 33

Contoh Mad Farq

قُلْ آلذَّكَرَيْنِ حَرَّمَ أَمِ الْأُنْثَيَيْنِ

قُلْ آلذَّكَرَيْنِ حَرَّمَ أَمِ الْأُنْثَيَيْنِ

قُلِ الْحَمْدُ لِلَّهِ وَسَلَامٌ عَلَى عِبَادِهِ الَّذِينَ اصْطَفَى آللَّهُ خَيْرٌ أَمَّا يُشْرِكُونَ

قُلْ آللَّهُ أَذِنَ لَكُمْ أَمْ عَلَى اللَّهِ تَفْتَرُونَ

Didalam Al Qur’an Mad Farq Hanya terdapat Pada 4 Ayat Saja.

  1. QS. Al An’am 143
  2. QS. Al An’am 144
  3. QS. An Naml 59
  4. QS. Yunus 59

أَالذَّكَرَيْنِ

أَاللَّهُ

17 of 33

MAD LAZIM

Mad Lazim Harfi Mukhoffaf

Mad Lazim Harfi Mutsaqqol / Muysabba’

Mad Lazim Kalimi Mukhoffaf

Mad Lazim Kalimi Mutsaqqol

18 of 33

1

Mad Lazim Harfi Mukhoffaf

  1. Mad artinya memanjangkan,
  2. Lazim artinya tetap atau harus,
  3. Harfi artinya dalam bentuk huruf,
  4. Dan mukhaffaf artinya yang dibaca ringan.

حَيٌّ طَهُر

Dibaca 1 Alif / 2 Harakat

Terdapat Pada Awal Surat di 29 surah

(Huruf Fawatihussuwar/Huruf2 Muqotho’ah)

19 of 33

2

Mad Lazim Harfi Mutsaqqol

  1. Mad artinya memanjangkan,
  2. Lazim artinya tetap atau harus,
  3. Harfi artinya dalam bentuk huruf,
  4. Dan mutsaqqol artinya yang dibaca berat.

Terdapat Pada Awal Surat di 29 surah

(Huruf Fawatihussuwar/Huruf2 Muqotho’ah)

نَقَصَ عَسَلٌكٌمْ

Dibaca 3 Alif / 6 Harakat

20 of 33

الم

أَلِفْ لَآمْ مِّيْمْ

المص

أَلِفْ لَآمْ مِّيْمْ صَآدْ

كهيعص

كَآفْ هَا يَا عَيْنْ صَآدْ

حم ، عسق

حَا مِيْمْ ، عَيْنْ سِيْنْ قَآفْ

طسم

طَا سِيْنْ مِّيْمْ

Contoh:

Mad Lazim Harfi Mukhoffaf

حَيٌّ طَهُر

Mad Lazim Harfi Mutsaqqol

نَقَصَ عَسَلٌكٌمْ

21 of 33

Berikut ini

29 Surah yang terdapat Huruf Muqatha’ah didalamnya

22 of 33

1. Surah Al-Baqarah (Surah ke-2), yang dimulai dengan,

Alif laam miim

2. Surah Ali ‘Imran (Surah ke-3), yang dimulai dengan,

Alif laam miim

3. Surah Al-A’raaf (Surah ke-7), yang dimulai dengan,

Alif laam mim shad

4. Surah Yunus (Surah ke-10), yang dimulai dengan,

Alif laam raa

5. Surah Huud (Surah ke-11), yang dimulai dengan,

Alif laam raa

23 of 33

6. Surah Yusuf (Surah ke-12), yang dimulai dengan,

Alif laam raa

7. Surah Ar-Ra’d (Surah ke-13), yang dimulai dengan,

Alif laam miim raa

8. Surah Ibrahim (Surah ke-14), yang dimulai dengan,

Alif laam raa

9. Surah Al-Hijr (Surah ke-15), yang dimulai dengan,

Alif laam raa

10. Surah Maryam (Surah ke-19), yang dimulai dengan,

Kaaf Haa Yaa 'Ain Shaad

24 of 33

11. Surah Thaahaa (Surah ke-20), yang dimulai dengan,

Thaahaa

12. Surah Asy-Syu’araa’ (Surah ke-26), yang dimulai dengan,

Thaa Siim Miim

13. Surah An-Naml (Surah ke-27), yang dimulai dengan,

Thaa Siin

14. Surah Al-Qashash (Surah ke-28), yang dimulai dengan,

Thaa Siin Miim

15. Surah Al-‘Ankabuut (Surah ke-29), yang dimulai dengan,

Alif laam miim

25 of 33

16. Surah Ar-Ruum (Surah ke-30), yang dimulai dengan,

Alif Laam Miim

17. Surah Luqman (Surah ke-31), yang dimulai dengan,

Alif Laam Miim

18. Surah As-Sajdah (Surah ke-32), yang dimulai dengan,

Alif Laam Miim

19. Surah Yaasiin (Surah ke-36), yang dimulai dengan,

Yaa siin

20. Surah Shaad (Surah ke-38), yang dimulai dengan,

Shaad

26 of 33

21. Surah Al-Mu’min (Surah ke-40), yang dimulai dengan,

Haa Miim

22. Surah Fushshilat (Surah ke-41), yang dimulai dengan,

Haa Miim

23. Surah Asy-Syuura (Surah ke-42), yang dimulai dengan,

Haa Miim (ayat pertama), ‘Ain Siin Qaaf (ayat kedua)

24. Surah Az-Zukhruf (Surah ke-43), yang dimulai dengan,

Haa Miim

25. Surah Ad-Dukhaan (Surah ke-44), yang dimulai dengan,

Haa miim

27 of 33

26. Surah Al-Jaatsiyah (Surah ke-45), yang dimulai dengan,

Haa Miim

27. Surah Al-Ahqaaf (Surah ke-46), yang dimulai dengan,

Haa Miim

28. Surah Qaaf (Surah ke-50), yang dimulai dengan,

Qaaf

29. Surah Al-Qalam (Surah ke-68), yang dimulai dengan,

Nun

28 of 33

3

Mad Lazim Kalimi Mukhoffaf

  1. Menurut bahasa mad artinya panjang,
  2. lazim artinya pasti, wajib atau harus,
  3. mukhaffaf artinya diringankan,
  4. sedangkan kilmi berasal dari kata kalimah yang artinya kata.

Jadi menurut istilah pengertian mad lazim mukhaffaf kilmi adalah bacaan pada kalimat yang pasti dibaca panjang dan diringankan.

Dibaca 3 Alif / 6 Harakat

29 of 33

Contoh:

Hukum bacaan disebut mad lazim mukhaffaf kilmi adalah apabila ada Mad Thobi’i bertemu dengan huruf yang berharakat sukun ( -ْ ) dan setelahnya lagi hamzah yang tidak terletak diakhir kata.

Didalam Al Quran hanya ada pada 2 ayat dan keduanya terdapat dalam satu surah:

1. Surat Yunus ayat 51:

اٰۤلْـٰٔنَ وَقَدْ كُنْتُمْ بِهٖ تَسْتَعْجِلُوْنَ

2. Surat Yunus ayat 91:

اٰۤلْـٰٔنَ وَقَدْ عَصَيْتَ قَبْلُ وَكُنْتَ مِنَ الْمُفْسِدِيْنَ

أَالْآنَ

الْآنَ

Sekarang

Apakah Sekarang

30 of 33

4

Mad Lazim Kalimi Mutsaqqol

  1. Menurut bahasa mad artinya panjang,
  2. lazim artinya pasti, wajib atau harus,
  3. mutsaqqol artinya diberatkan,
  4. sedangkan kilmi berasal dari kata kalimah yang artinya kata.

Jadi menurut istilah Mad Lazim Kalimi Mutsaqqol adalah bacaan yang dibaca panjang dan diberatkan pada satu kalimat.

Dibaca 3 Alif / 6 Harakat

Hukum bacaan disebut mad lazim mutsaqqal kilmi adalah apabila ada Mad Thobi’i bertemu dengan huruf yang bertasydid yaitu didalam satu kalimat.

31 of 33

Contoh:

غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّاۤلِّيْنَ

Surat Al Fatihah ayat 7

وَوَجَدَكَ ضَاۤلًّا فَهَدٰىۖ

وَاِذَا وَقَعَ الْقَوْلُ عَلَيْهِمْ اَخْرَجْنَا لَهُمْ دَاۤبَّةً مِّنَ الْاَرْضِ

وَمَا مِنۡ دَآبَّةٍ فِى الۡاَرۡضِ وَلَا طٰۤٮِٕرٍ يَّطِيۡرُ بِجَنَاحَيۡهِ اِلَّاۤ اُمَمٌ اَمۡثَالُـكُمۡ‌ؕ

وَلَا تَحٰٓاضُّوۡنَ عَلٰى طَعَامِ الۡمِسۡكِيۡنِۙ‏

Surat Ad Dhuha ayat 7

Surat An Naml ayat 82

QS. Al-An’am Ayat 38

QS. Al Fajr: 18

32 of 33

Perbedaan Mad Wajib Muttashil dengan Mad Lazim Kalimi Mutsaqqol

فَاِذَا جَآءَتِ الصَّآخَّةُ

اِلَى الطَّيۡرِ فَوۡقَهُمۡ صٰٓفّٰتٍ وَّيَقۡبِضۡنَؕ

ءَاَنۡتُمۡ اَشَدُّ خَلۡقًا اَمِ السَّمَآءُ‌ ؕ بَنٰٮهَا

ثُمَّ اِنَّكُمۡ اَيُّهَا الضَّآلُّوۡنَ الۡمُكَذِّبُوۡنَۙ

زُيِّنَ لَهُمۡ سُوۡۤءُ اَعۡمَالِهِمۡ‌

كُلُوۡا وَاشۡرَبُوۡا هَنِيْٓئًا ۢ بِمَا كُنۡتُمۡ تَعۡمَلُوۡنَ

وَحَاجَّهُ قَوْمُهُ قَالَ أَتُحَاجُّونِّي فِي اللَّهِ

الَّذِيْنَ هُمْ يُرَاۤءُوْنَ

Bagian A

Bagian B

33 of 33

Allhamdulillah