Macam-Macam Mad
(Tanda Panjang)
Ahmadi Assambasy, S.Pd.
Masjid Baiturrahim Komperta GS
(Mahasiswa Pascasarjana Universitas Islam An Nur Lampung)
Setiap Ahad Sore (Ba’da Maghrib – Isya)
Tahsin & Tajwid
Mad Far’I Karena Sukun
Macam – Macam MAD
Thobi’I / Asli
Far’i (Cabang)
Karena Sukun
Karena Hamzah
Mad Wajib Muttashil
Mad Jaiz Munfashil
Mad Shilah Thowilah
Mad Badal
Mad ‘Arid Lis Sukun
Mad Liin
Mad Iwadh
Mad Tamkin
Mad Farq
Mad Lazim
Mad Far’I (Cabang)
Karena Sukun
Mad ‘Arid Lissukun
Mad Liin
Mad Iwadh
Mad Tamkin
Mad Farq
Mad Lazim
Mad Lazim Harfi Mukhoffaf
Mad Lazim Harfi Mutsaqqol
Mad Lazim Kalimi Mukhoffaf
Mad Lazim Kalimi Mutsaqqol
Mad ‘Arid Lissukun
Adalah Mad Thabi’I diiringi oleh huruf yang dibaca mati karena waqaf atau berhenti.
Apabila bacaan tersebut tidak diwaqafkan, maka tetap menjadi mad asli atau yang biasa disebut mad tabi'i.
Cara Membaca Mad ‘Arid Lissukun yaitu:
Contoh:
Bacaan Mad ‘Aridh Lissukun Dalam Al Qur’an
الَّذِيْنَ يُؤْمِنُوْنَ بِالْغَيْبِ وَ يُـقِيْمُوْنَ الصَّلٰوةَ وَ مِمَّا رَزَقْنٰهُمْ يُنْفِقُوْنَ
وَأَرْسَلَ عَلَيْهِمْ طَيْرًا أَبَابِيْلَ
فَبِأَيِّ آَلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ
وَٱلتِّينِ وَٱلزَّيْتُوْنِ
Contoh:
Bacaan Mad ‘Aridh Lissukun Dalam Al Qur’an
Sebenarnya Mad Aridh Lissukun Ada Pembagiannya
Mad ‘Arid Lissukun
Mad Aridl Lissukun Mutlak
Mad Muttashil Arid Lissukun
Mad Badal Arid Lissukun
Mad Liin Arid Lissukun
apabila sukun muncul pada hamzah setelah mad di satu kata atau waqaf (berhenti) pada bacaan mad wajib muttashil.
apabila ada huruf mad dan setelahnya ada huruf berharakat di akhir kata, dan waqaf (berhenti) pada kata tersebut, maka huruf akhir disukun sebab waqaf
apabila sukun muncul setelah huruf mad yang didahului hamzah di satu kata.
Dinamakan mad badal arid karena ketika lanjut adalah mad badal.
Sebenarnya Mad Aridh Lissukun Ada Pembagiannya
Mad ‘Arid Lissukun
Mad Aridl Lissukun Mutlak
Mad Muttashil Arid Lissukun
Mad Badal Arid Lissukun
Mad Liin Arid Lissukun
أَبَابِيْلَ
Mad Liin / Mad Liin Arid Lissukun
“apabila setelah huruf lin yang sebelumnya fathah terdapat huruf yang disukunkan karena sebab waqaf”.
Huruf lin adalah ya’ sukun atau wau sukun yang didahului huruf yang berharakat fathah.
Cara Membaca Mad Liin / Mad liin arid lissukun yaitu:
Contoh:
Bacaan Mad Liin ‘Aridh Lissukun Dalam Al Qur’an:
ذَلِكَ الْكِتَابُ لَا رَيْبَ
قَالَ أَتَسْتَبْدِلُونَ الَّذِي هُوَ أَدْنَى بِالَّذِي هُوَ خَيْرٌ
فَأَصْلَحَ بَيْنَهُمْ فَلَا إِثْمَ عَلَيْهِ
أَلَمْ نَجْعَلْ لَهُ عَيْنَيْنِ
Mad Iwadh
Mad menurut bahasa artinya Panjang.
Iwad artinya ganti.
Secara istilah Mad Iwad artinya adalah bacaan tanwin yang diganti dengan bacaan mad dan dibaca panjang.
Panjang mad iwad yaitu 1 alif atau 2 harakat/ketukan.
Setiap Huruf Terakhir yang berharakat Fathatain yang diwaqafkan. Maka cara membacanya di ganti menjadi Fathah biasa. Kecuali apabila huruf terakhirnya Ta’ Marbuutoh.
Contoh Bacaan Mad Iwadh
وَمَنْ يُّؤْتَ الْحِكْمَةَ فَقَدْ اُوْتِيَ خَيْرًا كَثِيْرًا
كَثِيْرَا
وَاللّٰهُ يَعِدُكُمْ مَّغْفِرَةً مِّنْهُ وَفَضْلًا
قَوْلٌ مَّعْرُوْفٌ وَّمَغْفِرَةٌ خَيْرٌ مِّنْ صَدَقَةٍ يَّتْبَعُهَآ اَذًى
ثُمَّ ادْعُهُنَّ يَأْتِيْنَكَ سَعْيًا
كَيْفَ نُنْشِزُهَا ثُمَّ نَكْسُوْهَا لَحْمًا
وَفَضْلاَ
Mad Tamkin
Menurut istilah Mad Tamkin adalah bertemunya dua huruf ya dalam satu kata, "ya" yang pertama berharakat kasrah dan bertasydidيِّ sedangkan "ya" yang kedua berharakat sukun atau mati يْ .
Adapun cara untuk membaca mad tamkin adalah dipanjangkan sebanyak:
Contoh Bacaan Mad Tamkin
كَلَّا إِنَّ كِتَابَ الْأَبْرَارِ لَفِي عِلِّيِّيْنَ
لِلَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ وَالْأُمِّيِّيْنَ
قَالَ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ لِلْحَوَارِيِّيْنَ
بَعَثَ فِي الْأُمِّيِّيْنَ رَسُولًا
Mad Farq
Mad menurut bahasa adalah Panjang.
Sedangkan Farqi menurut bahasa artinya memisahkan/membedakan.
Jadi yang dinamakan Mad Farqi menurut istilah adalah bacaan panjang yang terjadi karena terdapat mad badal yang bertemu dengan huruf yang bertasydid.
Adapun cara untuk membaca mad tamkin adalah dipanjangkan sebanyak: 3 Alif (6 Harakat)
Contoh Mad Farq
قُلْ آلذَّكَرَيْنِ حَرَّمَ أَمِ الْأُنْثَيَيْنِ
قُلْ آلذَّكَرَيْنِ حَرَّمَ أَمِ الْأُنْثَيَيْنِ
قُلِ الْحَمْدُ لِلَّهِ وَسَلَامٌ عَلَى عِبَادِهِ الَّذِينَ اصْطَفَى آللَّهُ خَيْرٌ أَمَّا يُشْرِكُونَ
قُلْ آللَّهُ أَذِنَ لَكُمْ أَمْ عَلَى اللَّهِ تَفْتَرُونَ
Didalam Al Qur’an Mad Farq Hanya terdapat Pada 4 Ayat Saja.
أَالذَّكَرَيْنِ
أَاللَّهُ
MAD LAZIM
Mad Lazim Harfi Mukhoffaf
Mad Lazim Harfi Mutsaqqol / Muysabba’
Mad Lazim Kalimi Mukhoffaf
Mad Lazim Kalimi Mutsaqqol
1
Mad Lazim Harfi Mukhoffaf
حَيٌّ طَهُر
Dibaca 1 Alif / 2 Harakat
Terdapat Pada Awal Surat di 29 surah
(Huruf Fawatihussuwar/Huruf2 Muqotho’ah)
2
Mad Lazim Harfi Mutsaqqol
Terdapat Pada Awal Surat di 29 surah
(Huruf Fawatihussuwar/Huruf2 Muqotho’ah)
نَقَصَ عَسَلٌكٌمْ
Dibaca 3 Alif / 6 Harakat
الم
أَلِفْ لَآمْ مِّيْمْ
المص
أَلِفْ لَآمْ مِّيْمْ صَآدْ
كهيعص
كَآفْ هَا يَا عَيْنْ صَآدْ
حم ، عسق
حَا مِيْمْ ، عَيْنْ سِيْنْ قَآفْ
طسم
طَا سِيْنْ مِّيْمْ
Contoh:
Mad Lazim Harfi Mukhoffaf
حَيٌّ طَهُر
Mad Lazim Harfi Mutsaqqol
نَقَصَ عَسَلٌكٌمْ
Berikut ini
29 Surah yang terdapat Huruf Muqatha’ah didalamnya
1. Surah Al-Baqarah (Surah ke-2), yang dimulai dengan,
Alif laam miim
2. Surah Ali ‘Imran (Surah ke-3), yang dimulai dengan,
Alif laam miim
3. Surah Al-A’raaf (Surah ke-7), yang dimulai dengan,
Alif laam mim shad
4. Surah Yunus (Surah ke-10), yang dimulai dengan,
Alif laam raa
5. Surah Huud (Surah ke-11), yang dimulai dengan,
Alif laam raa
6. Surah Yusuf (Surah ke-12), yang dimulai dengan,
Alif laam raa
7. Surah Ar-Ra’d (Surah ke-13), yang dimulai dengan,
Alif laam miim raa
8. Surah Ibrahim (Surah ke-14), yang dimulai dengan,
Alif laam raa
9. Surah Al-Hijr (Surah ke-15), yang dimulai dengan,
Alif laam raa
10. Surah Maryam (Surah ke-19), yang dimulai dengan,
Kaaf Haa Yaa 'Ain Shaad
11. Surah Thaahaa (Surah ke-20), yang dimulai dengan,
Thaahaa
12. Surah Asy-Syu’araa’ (Surah ke-26), yang dimulai dengan,
Thaa Siim Miim
13. Surah An-Naml (Surah ke-27), yang dimulai dengan,
Thaa Siin
14. Surah Al-Qashash (Surah ke-28), yang dimulai dengan,
Thaa Siin Miim
15. Surah Al-‘Ankabuut (Surah ke-29), yang dimulai dengan,
Alif laam miim
16. Surah Ar-Ruum (Surah ke-30), yang dimulai dengan,
Alif Laam Miim
17. Surah Luqman (Surah ke-31), yang dimulai dengan,
Alif Laam Miim
18. Surah As-Sajdah (Surah ke-32), yang dimulai dengan,
Alif Laam Miim
19. Surah Yaasiin (Surah ke-36), yang dimulai dengan,
Yaa siin
20. Surah Shaad (Surah ke-38), yang dimulai dengan,
Shaad
21. Surah Al-Mu’min (Surah ke-40), yang dimulai dengan,
Haa Miim
22. Surah Fushshilat (Surah ke-41), yang dimulai dengan,
Haa Miim
23. Surah Asy-Syuura (Surah ke-42), yang dimulai dengan,
Haa Miim (ayat pertama), ‘Ain Siin Qaaf (ayat kedua)
24. Surah Az-Zukhruf (Surah ke-43), yang dimulai dengan,
Haa Miim
25. Surah Ad-Dukhaan (Surah ke-44), yang dimulai dengan,
Haa miim
26. Surah Al-Jaatsiyah (Surah ke-45), yang dimulai dengan,
Haa Miim
27. Surah Al-Ahqaaf (Surah ke-46), yang dimulai dengan,
Haa Miim
28. Surah Qaaf (Surah ke-50), yang dimulai dengan,
Qaaf
29. Surah Al-Qalam (Surah ke-68), yang dimulai dengan,
Nun
3
Mad Lazim Kalimi Mukhoffaf
Jadi menurut istilah pengertian mad lazim mukhaffaf kilmi adalah bacaan pada kalimat yang pasti dibaca panjang dan diringankan.
Dibaca 3 Alif / 6 Harakat
Contoh:
Hukum bacaan disebut mad lazim mukhaffaf kilmi adalah apabila ada Mad Thobi’i bertemu dengan huruf yang berharakat sukun ( -ْ ) dan setelahnya lagi hamzah yang tidak terletak diakhir kata.
Didalam Al Quran hanya ada pada 2 ayat dan keduanya terdapat dalam satu surah:
1. Surat Yunus ayat 51:
اٰۤلْـٰٔنَ وَقَدْ كُنْتُمْ بِهٖ تَسْتَعْجِلُوْنَ
2. Surat Yunus ayat 91:
اٰۤلْـٰٔنَ وَقَدْ عَصَيْتَ قَبْلُ وَكُنْتَ مِنَ الْمُفْسِدِيْنَ
أَالْآنَ
الْآنَ
Sekarang
Apakah Sekarang
4
Mad Lazim Kalimi Mutsaqqol
Jadi menurut istilah Mad Lazim Kalimi Mutsaqqol adalah bacaan yang dibaca panjang dan diberatkan pada satu kalimat.
Dibaca 3 Alif / 6 Harakat
Hukum bacaan disebut mad lazim mutsaqqal kilmi adalah apabila ada Mad Thobi’i bertemu dengan huruf yang bertasydid yaitu didalam satu kalimat.
Contoh:
غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّاۤلِّيْنَ
Surat Al Fatihah ayat 7
وَوَجَدَكَ ضَاۤلًّا فَهَدٰىۖ
وَاِذَا وَقَعَ الْقَوْلُ عَلَيْهِمْ اَخْرَجْنَا لَهُمْ دَاۤبَّةً مِّنَ الْاَرْضِ
وَمَا مِنۡ دَآبَّةٍ فِى الۡاَرۡضِ وَلَا طٰۤٮِٕرٍ يَّطِيۡرُ بِجَنَاحَيۡهِ اِلَّاۤ اُمَمٌ اَمۡثَالُـكُمۡؕ
وَلَا تَحٰٓاضُّوۡنَ عَلٰى طَعَامِ الۡمِسۡكِيۡنِۙ
Surat Ad Dhuha ayat 7
Surat An Naml ayat 82
QS. Al-An’am Ayat 38
QS. Al Fajr: 18
Perbedaan Mad Wajib Muttashil dengan Mad Lazim Kalimi Mutsaqqol
فَاِذَا جَآءَتِ الصَّآخَّةُ
اِلَى الطَّيۡرِ فَوۡقَهُمۡ صٰٓفّٰتٍ وَّيَقۡبِضۡنَؕ
ءَاَنۡتُمۡ اَشَدُّ خَلۡقًا اَمِ السَّمَآءُ ؕ بَنٰٮهَا
ثُمَّ اِنَّكُمۡ اَيُّهَا الضَّآلُّوۡنَ الۡمُكَذِّبُوۡنَۙ
زُيِّنَ لَهُمۡ سُوۡۤءُ اَعۡمَالِهِمۡ
كُلُوۡا وَاشۡرَبُوۡا هَنِيْٓئًا ۢ بِمَا كُنۡتُمۡ تَعۡمَلُوۡنَ
وَحَاجَّهُ قَوْمُهُ قَالَ أَتُحَاجُّونِّي فِي اللَّهِ
الَّذِيْنَ هُمْ يُرَاۤءُوْنَ
Bagian A
Bagian B
Allhamdulillah