Kemampuan dasar yang anda miliki setelah mempelajari bab ini adalah sebagai berikut.
Medan Magnetik di sekitar Kawat Berarus
Bagaimanakah Arah dari Induksi Magnetik?
Bagaimanakah dengan Besar Induksi Magnetik?
Besar Induksi Magnetik di sekitar Kawat Lurus Berarus
Besar Induksi Magnetik Kawat Lingkaran Berarus
Hukum Ampere
Besar Induksi Magnetik pada Solenoida
Solenoida adalah sautas kawat panjang yang dililitkan mengitari sebuah penampang berbentuk silinder.
Besar Induksi Magnetik di Sumbu Toroida
Besar induksi magnetik di sumbu toroida
N = banyak lilitan toroida
a = jari-jari efektif ( m )
Gaya Lorentz
Gaya Lorentz pada Penghantar Berarus
Besar gaya Lorentz �F = iLB sin θ
�L adalah panjang konduktor θ adalah sudut apit terkecil antara arah arus i arah induksi magnetik B
Gaya Lorentz antara Dua Konduktor Lurus Panjang dan Sejajar
F = iLB sin θ
Besar gaya tarik-menarik antar kedua kawat lurus
Momem Kopel pada Simpal Pengantar Berarus
Besar momen kopel yang dialami simpal (loop) penghantar berarus dalam medan magnetik.
M = N I B A sin θ
Gaya Lorentz pada Partikel Bermuatan Listrik
Kawat berarus dalam medan magnetik mengalami gaya Lorentz.
Lintasan yang ditempuh muatan dalam suatu selang waktu sama dengan besar kecepatan
q = muatan listrik (C) v = kecepatan partikel (m s−1) B = besar induksi magnetik (Wb m−2= T) θ = sudut antara arah v dan arah B.
Aplikasi Gaya Lorentz
Galvanometer
Galvanometer adalah komponen dasar amperemeter dan voltmeter analog
Motor Listrik
Motor listrik adalah alat yang mengubah energi listrik menjadi energi putaran.
Spektrometer Massa
Siklotron
Energi kinetik maksimum parikel bermuatan ketika keluar dari siklotron
Pengeras Suara