Hysterosalpingography (HSG)
Putri Pradita Nuramalia, M.Tr.ID
HSG
Hysterosalpingography (HSG) adalah prosedur radiologi yang digunakan untuk memeriksa saluran tuba falopi dan rahim pada wanita. HSG dilakukan untuk mengevaluasi kemampuan reproduksi atau mencari penyebab infertilitas.
Selama prosedur, agen kontras dimasukkan ke dalam rahim melalui serviks, kemudian sinar-X diambil untuk membentuk gambar saluran tuba falopi dan rahim yang diisi dengan cairan kontras.�
Tujuan
Manfaat
Indikasi Pemeriksaan
Kontraindikasi Pemeriksaan
Anatomi Reproduksi Wanita
Fungsi Ovarium
Fungsi Tuba Falopi
Indikasi
Kontraindikasi
Fase pada Siklus Menstruasi
Fase ini dimulai pada hari pertama menstruasi dan berlangsung selama 3-7 hari. Pada fase ini, lapisan dalam rahim (endometrium) terlepas dan dikeluarkan bersamaan dengan darah melalui vagina.
Fase ini dimulai setelah menstruasi dan berlangsung selama sekitar 10-14 hari. Pada fase ini, hormon folikel-stimulasi (FSH) yang diproduksi oleh kelenjar hipofisis merangsang pertumbuhan beberapa folikel di dalam ovarium. Setiap folikel mengandung sel telur dan bila hanya satu folikel yang matang, maka folikel itu akan melepaskan sel telur dalam proses ovulasi.
Ovulasi adalah saat sel telur matang yang dilepaskan dari folikel ovarium. Pada fase ini, kadar hormon luteinizing (LH) meningkat drastis, yang menyebabkan folikel pecah dan melepaskan sel telur ke dalam tuba falopi. Fase ovulasi berlangsung sekitar 24-48 jam.
Fase ini dimulai setelah ovulasi dan berlangsung selama sekitar 14 hari. Pada fase ini, tubuh mempersiapkan diri untuk kehamilan. Jika sel telur tidak dibuahi, kadar hormon progesteron dan estrogen menurun, dan lapisan endometrium rahim terlepas dalam proses menstruasi pada fase berikutnya. Jika sel telur dibuahi, maka kehamilan akan terjadi dan perkembangan embrio akan dimulai.
Siklus menstruasi setiap wanita bisa berbeda-beda, namun secara umum fase menstruasi memiliki rentang waktu 21-35 hari dengan durasi menstruasi 3-7 hari. Pemahaman mengenai fase-fase siklus menstruasi sangat penting bagi wanita untuk memantau kesehatan reproduksi dan membantu menentukan waktu yang tepat dalam hubungan seksual, baik untuk kehamilan atau pencegahan kehamilan.
Fase Yang Aman Untuk Hsg�
HSG biasanya dilakukan pada hari ke 6-12 dari siklus menstruasi, yaitu pada fase folikuler
Sebelum menjalani HSG, pasien harus melakukan beberapa persiapan, antara lain:�
Persiapan Alat
Kontras yang digunakan
Kontras berbahan iodine yang water solubel
Prosedur
Proyeksi pada HSG
Plain foto
Proyeksi AP
Proyeksi AP adalah proyeksi standar yang paling sering dilakukan pada pemeriksaan HSG. Pada proyeksi ini, pasien berbaring telentang di meja pemeriksaan dengan kaki dibengkokkan. Kontras kemudian dimasukkan ke dalam rongga rahim melalui serviks menggunakan kateter. Setelah itu, gambar rontgen diambil saat kontras mengisi rongga rahim dan saluran tuba. Pada proyeksi AP, gambar yang dihasilkan menunjukkan rahim dan saluran tuba dari sisi depan ke belakang.
Proyeksi lateral
Proyeksi lateral dapat dilakukan sebagai tambahan pada proyeksi AP, terutama jika terdapat kelainan atau kecurigaan adanya sumbatan di dalam saluran tuba. Pada proyeksi lateral, pasien berbaring miring di sisi kiri atau kanan dengan sisi yang tidak diperiksa menghadap ke atas. Kontras kemudian dimasukkan ke dalam rongga rahim melalui serviks menggunakan kateter. Setelah itu, gambar rontgen diambil saat kontras mengisi rongga rahim dan saluran tuba. Pada proyeksi lateral, gambar yang dihasilkan menunjukkan rahim dan saluran tuba dari sisi kiri atau kanan.
Proyeksi Obliq
Berikut ini adalah beberapa kriteria radiografi normal pada HSG:�
Kriteria radiograf
Evaluasi Radiografi HSG
Terimakasih