1 of 11

Tonggak Persatuan Indonesia

Sumpah Pemuda

Sejarah

2 of 11

Sumpah Pemuda adalah peristiwa penting yang menjadi simbol persatuan pemuda Indonesia dalam perjuangan kemerdekaan. Diikrarkan pada Kongres Pemuda II pada 28 Oktober 1928, peristiwa ini menegaskan komitmen pemuda untuk bersatu demi kemerdekaan tanah air.

Pendahuluan

3 of 11

Pada awal abad ke-20, Indonesia masih berada di bawah penjajahan Belanda. Saat itu perjuangan kemerdekaan masih terpecah-pecah. Para pemuda Indonesia menyadari pentingnya persatuan antar golongan untuk memperkuat perlawanan, yang mendorong pembentukan organisasi kepemudaan untuk menyatukan visi dan misi.

Latar Belakang

4 of 11

Bertujuan untuk menyatukan organisasi pemuda yang tersebar di berbagai wilayah, Kongres Pemuda I dilaksanakan selama tiga hari pada 30 April - 2 Mei 1926 di Lapangan Banteng (Weltevreden), Jakarta. Meskipun belum menghasilkan kesepakatan besar, Kongres ini membuka jalan untuk membangun semangat persatuan.

Kongres Pemuda I

5 of 11

Kongres Pemuda II berlangsung pada 27-28 Oktober 1928 di tiga gedung berbeda di Jakarta. Kongres ini dihadiri oleh perwakilan dari berbagai organisasi pemuda. Dalam kongres ini, diskusi berfokus pada pentingnya persatuan sebagai bangsa untuk mencapai kemerdekaan. Pada akhir kongres, lahirlah Sumpah Pemuda yang menjadi dasar persatuan nasional.

Kongres Pemuda II

6 of 11

Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia.

Ikrar Sumpah Pemuda

Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.

Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.

7 of 11

Sumpah Pemuda memicu semangat persatuan dan gerakan nasionalis di antara organisasi pemuda. Setelah peristiwa ini, muncul dorongan untuk memperjuangkan kemerdekaan secara terorganisir. Sumpah Pemuda menjadi landasan kuat untuk mewujudkan satu negara merdeka yang mengakomodasi semua suku dan golongan.

Pengaruh

8 of 11

Sumpah Pemuda tak lepas dari peran penting Soegondo Djojopoespito, Soenario Sastrowardoyo, Amir Syarifuddin Harahap, Djoko Marsaid, Mohammad Yamin, W.R. Supratman, serta beberapa tokoh lainnya dalam perkumpulan pemuda Jong Java, Jong Soematra, Pemoeda Indonesia, Sekar Roekoen, Jong Islamieten, Jong Bataksbond, Jong Celebes, Pemoeda Kaum Betawi, dan Perhimpoenan Peladjar2 Indonesia.

Tokoh Penting

9 of 11

Setiap 28 Oktober, bangsa Indonesia memperingati Hari Sumpah Pemuda untuk mengenang perjuangan pemuda saat itu dan menumbuhkan rasa cinta tanah air pada generasi muda. Nilai persatuan yang terkandung dalam Sumpah Pemuda relevan hingga saat ini sebagai landasan untuk menjaga kerukunan bangsa.

Warisan

10 of 11

Ayo Kita Amati

11 of 11

Terima Kasih