1 of 49

2 of 49

Tujuan

01

02

03

04

Memahami kerangka kerja pembelajaran mendalam

Merefleksi pembelajaran dan asessmen

Menyusun RPP

Memahami penjaminan mutu

3 of 49

Bagaimana Bpk/ibu melakukan Penjaminan Mutu?

Bagaimana data rapor mendidikan terupdate?

4 of 49

Bagaimana Bpk/ibu melakukan pembelajaran saat ini ?

5 of 49

6 of 49

7 of 49

How to Implementation?

Prinsip

Berkesadaran (Mindful)

Voice

Choice

Ownership

Buatlah seluruh siswa merasa terlibat

8 of 49

Buatlah variasi tempat duduk

9 of 49

10 of 49

A

B

11 of 49

12 of 49

13 of 49

14 of 49

15 of 49

Aktivitas A

Aktivitas B

Berdasarkan aktivitas A dan B, manakah yang menunjukan praktik pedagogis STEAM?

Apakah terdapat pengalaman 3 M? Apakah mengaplikasi hanya sebatas ‘melakukan sesuatu’? atau

disertai pengambilan keputusan dan pemecahan masalah nyata?

Stimulus (teks, infografis, video, cerita, dsb) wajib ada untuk memantik empati, penalaran kritis, kreatif, dan reflektif murid

16 of 49

17 of 49

18 of 49

19 of 49

20 of 49

21 of 49

​

ASESMEN

PEMBELAJARAN MENDALAM

​

22 of 49

23 of 49

24 of 49

25 of 49

26 of 49

27 of 49

28 of 49

29 of 49

30 of 49

31 of 49

32 of 49

33 of 49

34 of 49

35 of 49

36 of 49

37 of 49

38 of 49

39 of 49

Apa yang perlu ditambahkan?

Contoh umpan balik tertulis.

alur sudah sesuai tahapan siklus air, perlu pengembangan dengan memberikan nomor di setiap tahap, Selamat atas kreativitasnya.

40 of 49

KOMPETENSI (TAKSONOMI THOMAS C. BARRETT)

Pemahaman tekstual, yaitu kemampuan untuk memahami informasi yang dikemukakan secara eksplisit, mengelompokkan, menyusun ulang, dan menyajikan kembali informasi secara eksplisit dari teks (50%)

Pemahaman inferensial, yaitu kemampuan untuk menarik kesimpulan berdasarkan informasi yang tersirat dalam teks (40%)

Evaluasi dan Apresiasi, yaitu kemampuan untuk membuat penilaian terhadap ide, menanggapi teks secara emosional dan estetis dengan mempertimbangkan dampaknya terhadap perasaan, imajinasi, serta penggunaan bahasa oleh penulis. (10%)

41 of 49

42 of 49

43 of 49

Level Kognitif Numerasi

​

Perancangan Media

Pembelajaran Interaktif

​

​

Pemanfaatan ruang Murid

Ditjen PAUD Dikdas PNFI | 43

Level 1: Pengetahuan & Pemahaman�(Knowing and Understanding)

Level 2: Aplikasi�(Applying)

Level 3: Penalaran�(Reasoning)

Menghitung

Memodelkan

Menganalisis

Memahami Informasi

Mengaplikasikan

Memecahkan Masalah

Mengelompokkan

Menginterpretasikan

Mengevaluasi

Mengidentifikasi

​

Menyimpulkan

44 of 49

Indikator Hasil Belajar

​

Badu menggunakan kalkulator miliknya untuk menjumlahkan 50+25, tetapi tombol 5 pada kalkulator Badu rusak. Bilangan apa saja yang dapat digunakan Badu untuk memperoleh hasil yang sama dengan 50+25?

Ali menggunakan kalkulator untuk menjumlahkan 50+25, namun Ia salah memencet 25 menjadi 35. Apakah yang harus dilakukan untuk mendapatkan hasil penjumlahan yang seharusnya?

Petani A memanen 50 buah jeruk dan petani B memanen 25 buah jeruk. Berapakah jumlah seluruh jeruk yang dipanen?

​

50 + 25

Ditjen PAUD Dikdas PNFI | 44

Level kognitif semakin tinggi, membuat keputusan

yang lebih kompleks

Kemampuan berpikir menggunakan fakta, konsep, prosedur, dan alat Matematika untuk menyelesaikan masalah sehari-hari pada berbagai jenis konteks yang relevan untuk individu sebagai warga negara dan warga dunia

​

45 of 49

​

Perancangan Media

Pembelajaran Interaktif

​

​

Pemanfaatan ruang Murid

Ditjen PAUD Dikdas PNFI | 45

Level PISA

Capaian Rapor Pendidikan

Kondisi Siswa

Strategi

Di Atas Kompetensi Minimum (PISA 5, 6)

Baik

Peserta didik mampu bernalar untuk menyelesaikan masalah kompleks serta non-rutin berdasarkan konsep matematika yang dimilikinya.

​

STEM dan riset mandiri

Mencapai Kompetensi Minimum (PISA 2, 3, 4)

Sedang

Peserta didik mampu mengaplikasikan konsep matematik yang dimiliki dalam konteks yang lebih beragam.

​

Projek Kolaboratif

Di Bawah Kompetensi Minimum (PISA 1a)

Sedang

Peserta didik memiliki kemampuan dasar matematika: komputasi dasar dalam bentuk persamaan langsung, konsep dasar terkait geometri dan statistika, serta menyelesaikan masalah matematika sederhana yang rutin.

Memvariasikan konteks Matematika agar mereka tidak hanya hafal rumus, tetapi tahu kapan dan bagaimana menggunakannya di dunia nyata.

Jauh di Bawah Kompetensi Minimum (PISA 1b, 1c)

Kurang

Peserta didik hanya memiliki kemampuan dasar matematika yang terbatas: penguasaan konsep yang parsial dan keterampilan komputasi yang terbatas.

  • Perbanyak aktivitas konkrit
  • Mengaitkan Matematika dengan “survival skill”
  • Memberikan Afirmasi positif

46 of 49

47 of 49

48 of 49

BENTUK SOAL

Pilihan ganda sederhana, hanya terdapat satu pilihan jawaban yang benar. Peserta diminta memilih satu jawaban dari pilihan yang tersedia. (40%)

Pilihan ganda kompleks MCMA (multiple choice multiple answers) , terdapat kemungkinan lebih dari satu pilihan jawaban benar. Peserta diminta memilih lebih dari satu pilihan yang dianggap benar. (30%)

Pilihan ganda kompleks kategori, terdapat beberapa pernyataan yang semuanya perlu direspon, misalnya dengan pilihan “benar” atau “salah” dan “sesuai” atau “tidak sesuai”. Peserta diminta untuk memberi respon untuk masing-masing pernyataan tersebut. (30%)

49 of 49

Terimakasih