1 of 25

PENYUSUNAN INSTRUMEN PENILAIAN SISWA

SIKAP, PENGETAHUAN, DAN KETERAMPILAN�DALAM PEMBELAJARAN PJOK

Materi Presentasi

2 of 25

1. Latar Belakang

Penilaian PJOK tidak hanya mengukur kemampuan fisik atau gerak siswa.

Guru perlu menilai tiga aspek: sikap, pengetahuan, dan keterampilan.

Instrumen yang baik membantu guru memperoleh gambaran perkembangan siswa secara menyeluruh.

Hasil penilaian digunakan untuk umpan balik, remedial, pengayaan, dan perbaikan pembelajaran.

3 of 25

2. Tujuan Penilaian Siswa

Mengetahui pencapaian tujuan pembelajaran PJOK.

Mengidentifikasi kelebihan dan kesulitan siswa.

Memberikan umpan balik yang jelas dan terarah.

Menjadi dasar tindak lanjut pembelajaran.

Memberikan informasi perkembangan siswa kepada pihak terkait.

4 of 25

3. Tiga Aspek Penilaian PJOK

Aspek

Fokus

Teknik

Instrumen

Sikap

Disiplin, sportivitas, tanggung jawab, kerja sama

Observasi, diri, antarteman, jurnal

Lembar observasi/jurnal

Pengetahuan

Konsep, aturan, teknik, kesehatan

Tertulis, lisan, tugas

Kisi-kisi, soal, kunci

Keterampilan

Kemampuan melakukan gerakan

Praktik, proyek, produk, portofolio

Rubrik/checklist

5 of 25

4. Penilaian Sikap

Menilai perilaku siswa selama mengikuti pembelajaran dan aktivitas olahraga.

Indikator: disiplin, tanggung jawab, sportivitas, kerja sama, percaya diri, kejujuran.

Perhatikan perilaku yang dapat diamati, bukan hanya kesan umum guru.

Gunakan skala yang jelas dan konsisten.

6 of 25

5. Contoh Indikator Sikap

Sikap

Contoh Perilaku

Disiplin

Datang tepat waktu, mengikuti instruksi, menggunakan perlengkapan sesuai aturan.

Tanggung jawab

Menjaga alat dan menyelesaikan tugas.

Sportivitas

Mematuhi aturan dan menerima hasil permainan.

Kerja sama

Membantu teman dan berbagi peran.

Percaya diri

Berani mencoba dan tampil.

Keselamatan

Melakukan pemanasan dan memperhatikan keselamatan.

7 of 25

6. Instrumen Observasi Sikap

No

Nama

Disiplin

Tanggung Jawab

Sportivitas

Kerja Sama

Percaya Diri

1

Andi

​

​

​

​

​

2

Budi

​

​

​

​

​

3

Siti

​

​

​

​

​

4

Rina

​

​

​

​

​

8 of 25

7. Skala Penilaian Sikap

4 = Sangat Baik / selalu menunjukkan perilaku.

3 = Baik / sering menunjukkan perilaku.

2 = Cukup / kadang-kadang menunjukkan perilaku.

1 = Kurang / belum menunjukkan perilaku secara konsisten.

Catatan guru sebaiknya digunakan untuk memperkuat hasil observasi.

9 of 25

8. Penilaian Diri dan Antarteman

Penilaian diri: siswa merefleksikan perilakunya sendiri.

Penilaian antarteman: siswa menilai perilaku teman berdasarkan indikator.

Contoh pernyataan: saya mematuhi aturan permainan; saya menghargai teman; saya bermain sportif.

Hasil digunakan sebagai informasi pendukung, bukan satu-satunya dasar penilaian.

10 of 25

9. Penilaian Pengetahuan

Mengukur pemahaman siswa terhadap konsep dan teori PJOK.

Materi: teknik dasar, aturan permainan, kebugaran, kesehatan, keselamatan, manfaat olahraga.

Teknik: tes tertulis, tes lisan, dan penugasan.

Soal dapat mengukur kemampuan mengingat, memahami, menerapkan, dan menganalisis.

11 of 25

10. Contoh Kisi-Kisi Pengetahuan

Materi

Indikator

Bentuk

Bola voli

Menyebutkan teknik dasar

Pilihan ganda

Bola voli

Menjelaskan passing bawah

Uraian

Bola voli

Menjelaskan aturan permainan

Pilihan ganda

Kebugaran

Menjelaskan manfaat pemanasan

Uraian

Keselamatan

Menentukan tindakan aman saat olahraga

Pilihan ganda

12 of 25

11. Contoh Soal Pengetahuan

1. Teknik mengoper bola kepada teman dalam bola basket disebut .... A. Shooting B. Passing C. Rebound D. Blocking

2. Jelaskan langkah-langkah melakukan passing bawah dalam permainan bola voli.

3. Mengapa pemain harus mematuhi aturan permainan?

4. Sebutkan tiga manfaat melakukan pemanasan sebelum berolahraga.

5. Apa yang dilakukan jika siswa merasa pusing saat aktivitas olahraga?

13 of 25

12. Penskoran Pengetahuan

Pilihan ganda: skor diberikan berdasarkan jawaban benar/salah.

Uraian: gunakan rubrik atau pedoman jawaban.

Contoh rumus: Nilai = (skor diperoleh ÷ skor maksimal) × 100.

Pedoman penskoran harus disiapkan sebelum penilaian agar hasil lebih objektif.

14 of 25

13. Penilaian Keterampilan

Mengukur kemampuan siswa melakukan gerakan atau aktivitas olahraga secara langsung.

Contoh: passing bola voli, dribbling sepak bola, shooting basket, lari, lompat, senam, renang.

Teknik: praktik, proyek, produk, dan portofolio.

Gunakan rubrik yang memuat indikator gerakan yang dapat diamati.

15 of 25

14. Rubrik Passing Bawah Bola Voli

Aspek

4

3

2

1

Sikap awal

Sangat tepat

Tepat

Kurang tepat

Tidak tepat

Posisi tangan

Sangat tepat

Tepat

Kurang tepat

Belum mampu

Perkenaan bola

Tepat & konsisten

Cukup konsisten

Sering salah

Tidak tepat

Arah bola

Tepat sasaran

Cukup tepat

Kurang tepat

Tidak terarah

Gerakan lanjutan

Sangat baik

Baik

Cukup

Kurang

16 of 25

15. Rubrik Dribbling Sepak Bola

Aspek

4

3

2

1

Kontrol bola

Sangat baik

Baik

Cukup

Kurang

Koordinasi kaki

Sangat baik

Baik

Cukup

Kurang

Arah gerakan

Sangat tepat

Tepat

Kurang tepat

Tidak tepat

Kecepatan

Sangat baik

Baik

Cukup

Kurang

Rintangan

Lancar

Cukup lancar

Banyak kesalahan

Belum mampu

17 of 25

16. Penilaian Kebugaran Jasmani

Komponen yang dapat dinilai: daya tahan, kekuatan, kelentukan, kecepatan, dan kelincahan.

Contoh aktivitas: lari/jogging, push-up/sit-up, tes kelentukan, lari jarak pendek, dan shuttle run.

Norma tes harus disesuaikan dengan jenjang kelas, kondisi siswa, prosedur sekolah, dan karakteristik tes.

Keselamatan siswa menjadi prioritas dalam pelaksanaan tes.

18 of 25

17. Penilaian Proyek & Portofolio

Proyek: siswa merencanakan, melaksanakan, dan melaporkan suatu kegiatan.

Contoh: program latihan kebugaran sederhana selama satu minggu.

Portofolio: kumpulan hasil kerja yang menunjukkan perkembangan siswa.

Dokumen dapat berupa jurnal latihan, laporan, refleksi, dan dokumentasi perkembangan.

19 of 25

18. Rekap Penilaian Individual

No

Nama

Sikap

Pengetahuan

Keterampilan

Nilai Akhir

Predikat

1

Andi

​

​

​

​

​

2

Budi

​

​

​

​

​

3

Siti

​

​

​

​

​

4

Rina

​

​

​

​

​

5

Doni

​

​

​

​

​

20 of 25

19. Contoh Pembobotan

Contoh pembobotan: Sikap 20%, Pengetahuan 30%, Keterampilan 50%.

Nilai akhir = (Sikap × 20%) + (Pengetahuan × 30%) + (Keterampilan × 50%).

Pembobotan harus disesuaikan dengan kebijakan sekolah dan kurikulum yang berlaku.

Jangan hanya mengandalkan nilai akhir; lihat juga profil kemampuan tiap siswa.

21 of 25

20. Kriteria Predikat

Rentang

Predikat

Makna

90–100

Sangat Baik

Kompetensi dikuasai sangat baik dan konsisten.

80–89

Baik

Sebagian besar kompetensi dikuasai dengan baik.

70–79

Cukup

Kompetensi dasar dikuasai, masih perlu penguatan.

<70

Perlu Bimbingan

Belum mencapai target dan memerlukan tindak lanjut.

22 of 25

21. Contoh Deskripsi Hasil Penilaian

Sikap: siswa menunjukkan disiplin, tanggung jawab, dan sportivitas yang baik.

Pengetahuan: siswa memahami teknik dasar dan aturan permainan.

Keterampilan: siswa mampu melakukan passing bawah dengan baik, tetapi masih perlu meningkatkan ketepatan arah bola.

Deskripsi harus spesifik, objektif, dan menunjukkan tindak lanjut yang diperlukan.

23 of 25

22. Tindak Lanjut Penilaian

Remedial: latihan gerak yang lebih sederhana, pengulangan, dan bimbingan individual.

Pengayaan: variasi latihan, tantangan keterampilan, tugas kepemimpinan, atau aktivitas lanjutan.

Umpan balik: jelaskan gerakan yang sudah benar dan bagian yang perlu diperbaiki.

Penilaian ulang dilakukan setelah siswa mendapat kesempatan memperbaiki kemampuan.

24 of 25

23. Prinsip Instrumen Penilaian

Valid: mengukur kompetensi yang seharusnya diukur.

Objektif: berdasarkan indikator dan rubrik yang jelas.

Adil: mempertimbangkan kesempatan dan kondisi siswa.

Terukur: memiliki kriteria dan penskoran.

Berkesinambungan: dilakukan secara terencana.

Mendidik dan praktis: hasilnya bermanfaat untuk perbaikan pembelajaran.

25 of 25

24. Kesimpulan

Penilaian PJOK harus menggambarkan perkembangan siswa secara menyeluruh.

Sikap menunjukkan karakter siswa dalam aktivitas; pengetahuan menunjukkan pemahaman; keterampilan menunjukkan kemampuan melakukan gerakan.

Instrumen yang jelas membuat penilaian lebih objektif dan dapat dipertanggungjawabkan.

Hasil penilaian menjadi dasar umpan balik, remedial, pengayaan, dan peningkatan pembelajaran.