1 of 54

PERMINTAAN �&� PENAWARAN

2 of 54

PERMINTAAN

  • Permintaan adalah jumlah barang dan jasa yang rela dan mampu dibeli oleh konsumen selama periode tertentu berdasarkan kondisi tertentu pula.
  • Faktor faktor yang mempengaruhi permintaan adalah:
  • Harga barang yang bersangkutan
  • Perkiraan perubahan harga.
  • Pendapatan konsumen.
  • Selera dan tingkat kesukaan konsumen.
  • Periklanan, dll.

3 of 54

  • Hubungan antara permintaan dengan faktor faktor yang mempengaruhinya disebut fungsi permintaan.

Dx = f (Px, Py, Y, T, N, …)

di mana:

Dx = Permintaan akan barang x.

Px = Harga x.

Py = Harga y.

Y = Pendapatan.

T = Selera.

N = Jumlah penduduk.

… = Dll.

4 of 54

  • Permintaan sangat berhubungan dengan harga dan jumlah barang.
  • Suatu barang mempunyai harga karena:
  • Barang itu berguna.
  • Barang jumlahnya terbatas.
  • Semakin rendah harga suatu barang, makin banyak permintaan akan barang tersebut, demikian juga sebaliknya.
  • Hubungan antara harga suatu barang tertentu dengan jumlah barang yang diminta konsumen disebut dengan kurva permintaan.

5 of 54

Kurva Permintaan

6 of 54

  • Kurva permintaan dapat mengalami beberapa variasi.
  • Perubahan jumlah permintaan akibat perubahan harga ditunjukkan dengan pergerakan titik titik di sepanjang kurva permintaan.
  • Perubahan jumlah permintaan akibat faktor non harga (selera, pendapatan, dll) akan menyebabkan kurva bergeser ke kanan atau ke kiri.

7 of 54

  • Variasi pada kurva permintaan tergantung pada jenis barang, apakah itu berupa barang normal, barang netral atau barang inferior.
  • Barang normal adalah semua barang yang permintaannya akan bertambah ketika pendapatan masyarakat bertambah.

Untuk barang normal, pada harga yang sama, bertambahnya pendapatan konsumen berarti bertambahnya permintaan (kurva bergeser ke kanan).

8 of 54

  • Barang netral adalah barang konsumsi yang tetap jumlah pembelian atau pemakaiannya meskipun pendapatan konsumen bertambah.

Untuk barang netral, bertambah atau berkurangnya pendapatan tidak akan mempengaruhi fungsi permintaan.

9 of 54

  • Barang inferior adalah barang yang jumlah permintaannya akan turun seiring dengan peningkatan pendapatan masyarakat.

Barang  inferior adalah  barang  yang banyak diminta  oleh orang orang yang berpendapatan rendah.

Untuk barang inferior, bertambahnya pendapatan justru mengakibatkan berkurangnya permintaan (kurva bergeser ke kiri).

10 of 54

PENAWARAN

  • Penawaran adalah jumlah barang yang ditawarkan pada tingkat harga tertentu.
  • Faktor faktor yang menentukan tingkat penawaran adalah:
  • Harga barang.
  • Harga barang subtitusi.
  • Harga input & biaya produksi.
  • Jumlah pedagang.
  • Dll.

11 of 54

  • Hubungan antara penawaran dengan faktor faktor yang mempengaruhinya disebut fungsi penawaran.

Sx = f (Px, Pi, C, Ped, …)

di mana:

Sx = Penawaran akan barang x

Px = Harga x

Pi = Harga input

C = Biaya produksi

Ped = Jumlah pedagang

… = Dll.

12 of 54

  • Hubungan antara harga suatu barang tertentu dengan jumlah barang yang ditawarkan para produsen disebut kurva penawaran.
  • Seperti halnya kurva permintaan, kurva penawaran juga dapat mengalami variasi, akan bergerak disepanjang kurva jika terjadi perubahan harga, dan akan bergeser ke kanan atau ke kiri jika terjadi perubahan non harga.

13 of 54

Kurva Penawaran

14 of 54

KESEIMBANGAN PASAR

  • Keseimbangan pasar = ekuilibrium pasar.
  • Keseimbangan pasar terjadi apabila jumlah yang ditawarkan para penjual pada suatu harga tertentu sama dengan jumlah yang diminta para pembeli pada harga tersebut.
  • Harga keseimbangan adalah harga di mana baik konsumen maupun produsen sama sama tidak ingin menambah atau mengurangi jumlah yang dikonsumsi/diminta dan yang dijual.

15 of 54

Menentukan keseimbangan secara angka

16 of 54

Menentukan keseimbangan menggunakan kurva

17 of 54

  • Jika harga di bawah harga keseimbangan terjadi kelebihan permintaan karena permintaan akan meningkat dan penawaran menjadi berkurang.
  • Jika harga melebihi harga keseimbangan terjadi kelebihan penawaran karena jumlah penawaran meningkat dan permintaan menurun.

18 of 54

  • Perubahan non harga akan menyebabkan:
  • Kurva permintaan bergeser ke kanan, artinya permintaan bertambah.
  • Kurva permintaan bergeser ke kiri, artinya permintaan berkurang.
  • Kurva penawaran bergeser ke kanan, artinya penawaran bertambah.
  • Kurva penawaran bergeser ke kiri, artinya nawaran berkurang.

19 of 54

KONSEP ELASTISITAS

  • Konsep elastisitas digunakan untuk mengukur seberapa besar persentase tingkat perubahan relatif jumlah unit barang yang diminta atau tingkat perubahan jumlah unit barang yang ditawarkan sebagai akibat adanya perubahan salah satu faktor yang mempengaruhinya.
  • Elastisitas bisa dihitung dengan menggunakan elastisitas titik atau elastisitas busur.

20 of 54

  • Elastisitas titik adalah mengukur tingkat elastisitas pada titik tertentu, dan digunakan bila perubahan yang terjadi sangat kecil mendekati nol.
  • Elastisitas busur adalah mengukur tingkat elastisitas antara dua titik, dan digunakan bila perubahan yang terjadi relatif besar.

21 of 54

Persamaan untuk Elastisitas Titik:

Persamaan untuk Elastisitas Busur:

22 of 54

  • Contoh 1 :

Pada waktu harga barang X Rp 4000/kg jumlah permintaan adalah sebesar 10.000 kg, dan ketika harga turun menjadi Rp 3000/kg jumlah permintaan meningkat menjadi 15.000 kg, maka nilai elastisitas titik adalah:

Setiap penurunan harga 1% menyebabkan peningkatan jumlah permintaan sebanyak 2%

23 of 54

  • Contoh 2 :

Harga barang X meningkat dari Rp 3.000/kg menjadi Rp 4.000/kg, hal ini menyebabkan permintaan menurun dari 15.000 kg menjadi 10.000 kg, maka nilai elastisitas titik adalah :

24 of 54

  • Jika kedua contoh diatas dihitung menggunakan elastisitas busur nilainya adalah :

Setiap kenaikan atau penurunan harga 1% menyebabkan penurunan atau kenaikan jumlah permintaan sebanyak 1,4%

25 of 54

Elastisitas Permintaan

  • Elastisitas permintaan mengukur perubahan relatif jumlah unit barang yang diminta sebagai akibat adanya perubahan salah satu faktor yang mempengaruhinya.
  • Elastisitas permintaan terdiri dari:
  • Elastisitas harga
  • Elastisitas silang
  • Elastisitas pendapatan

26 of 54

Elastisitas Harga

  • Elastisitas harga (ep ) mengukur seberapa besar tingkat perubahan jumlah barang yang diminta sebagai akibat perubahan harga sebesar 1%.
  • Faktor faktor yang mempengaruhi elastisitas harga adalah:
  • Ada tidaknya barang subtitusi apabila tersedia barang subtitusi bagi konsumen, maka elastisitas harga barang tersebut menjadi tinggi.

27 of 54

  1. Penting tidaknya suatu barang terhadap kebutuhan manusia → semakin penting suatu barang dalam memenuhi kebutuhan manusia, maka permintaan terhadap barang itu semakin inelastis (artinya semakin kecil respons perubahan harga terhadap perubahan jumlah barang yang diminta).

28 of 54

  1. Waktu yang diperlukan untuk penyesuaian terhadap harga baru semakin panjang waktu yang diperlukan untuk menyesuaikan, akan semakin elastis permintaan suatu barang.

Apabila harga suatu barang berubah untuk jangka waktu yang lebih lama maka jumlah yang diminta akan barang itu menjadi semakin banyak.

29 of 54

  1. Persentase pendapatan konsumen yang dibelanjakan untuk barang itu apabila proporsi (bagian) pendapatan konsumen yang dibelanjakan untuk barang tersebut besar, maka permintaan cenderung lebih elastis. Sebaliknya bila proporsi atau bagian pendapatan untuk itu kecil, permintaan cenderung lebih inelastis.

30 of 54

  • Nilai elastisitas harga selalu negatip karena sifat variabel harga dan jumlah yang diminta selalu bersifat terbalik Kenaikan harga selalu diikuti turunnya permintaan, demikian juga sebaliknya.
  • ep = 2 sama artinya dengan ep = - 2

Apabila harga barang naik 1% maka permintaan akan turun 2%, demikian juga sebaliknya, bila harga barang turun 1% maka permintaan akan naik 2%.

    • Elastisitas permintaan mempunyai sifat inelastis, elastis, elastis uniter, inelastis sempurna, dan elastis sempurna

31 of 54

    • Inelastis (ep < 1) → perubahan permintaan lebih kecil dari perubahan harga → (harga turun10%, permintaan naik 6%).

32 of 54

    • Elastis (ep > 1) → perubahan harga menyebabkan perubahan permintaan yang besar → (harga turun 10% maka permintaan naik 20%).

33 of 54

    • Elastisitas uniter (ep = 1) (harga turun 10%, permintaan naik 10%).

34 of 54

    • Inelastisitas sempurna (ep = 0) → berapapun harga barang orang tetap akan membeli sesuai dengan yang dibutuhkan.

35 of 54

    • Elastisitas sempurna (ep = ~) → perubahan harga sedikit saja menyebabkan perubahan permintaan yang sangat besar

36 of 54

Contoh kasus:

Diketahui apabila harga barang X Rp 500, maka permintaan sebanyak 100 unit. Turunnya harga barang X menjadi Rp 400 menyebabkan naiknya jumlah barang yang diminta menjadi 150 unit. Berapa besarnya koefisien elastisitas permintaan barang X ?

37 of 54

Setiap penurunan harga 1% menyebabkan kenaikan jumlah permintaan sebanyak 2,5%

38 of 54

Elastisitas silang

  • Elastisitas silang (ec ) digunakan untuk mengukur persentase perubahan permintaan akan suatu barang sebagai akibat adanya perubahan harga barang lain sebesar 1%.

39 of 54

  1. Elastisitas silang positif → peningkatan harga barang A menyebabkan peningkatan jumlah permintaan barang B.

Sebagai contoh, peningkatan harga kopi meningkatkan permintaan terhadap teh. Kopi dan teh merupakan dua barang yang dapat saling menggantikan (barang substitusi).

40 of 54

  1. Elastisitas silang negatif → peningkatan harga barang A mengakibatkan turunnya permintaan barang B.

Sebagai contoh, peningkatan harga bensin mengakibatkan penurunan permintaan terhadap kendaraan bermotor. Kedua barang tersebut bersifat komplementer (pelengkap).

41 of 54

  1. Elastisitas silang nol → peningkatan harga barang A tidak akan mengakibatkan perubahan permintaan barang B.

Dalam kaus semacam ini, kedua macam barang tidak saling berkaitan. Sebagai contoh, kenaikan harga kopi tidak akan berpengaruh terhadap permintaan kendaraan bermotor.

42 of 54

Contoh kasus:

Apabila harga tiket bis Rp 40.000, dan harga tiket KA dengan jurusan yang sama Rp 35.000, permintaan tiket KA adalah sebanyak 2000. Jika harga tiket bis naik menjadi Rp 45.000, dan harga tiket KA tetap, maka permintaan tiket KA tersebut akan mengalami kenaikan menjadi 2300. Hitung besarnya koefisien elastisitas silangnya?

43 of 54

Elastisitas pendapatan

  • Elastisitas pendapatan (ei ) digunakan untuk mengukur persentase permintaan terhadap suatu barang berubah apabila pendapatan berubah sebesar 1%.

44 of 54

  • Umumnya nilai ei positif karena kenaikan pendapatan akan meningkatkan permintaan.
  • Makin besar nilai ei maka elastisitas pendapatannya makin besar.
  • Barang dengan nilai ei > 0 merupakan barang normal.
  • Barang dengan nilai ei antara 0 sampai 1 merupakan barang netral / kebutuhan pokok
  • Barang dengan nilai ei < 0 (negatip) merupakan barang inferior.

45 of 54

Contoh kasus:

Pendapatan seseorang naik dari Rp 200.000 menjadi Rp 300.000, mengakibatkan bertambahnya jumlah barang X yang diminta dari 10 unit menjadi 16 unit. Berapakah besarnya elastisitas pendapatan tersebut?

Setiap kenaikan pendapatan sebesar 1% menyebabkan kenaikan jumlah permintaan sebanyak 1,15%

46 of 54

Elastisitas Penawaran

  • Elastisitas penawaran (es) memiliki analogi yang sama dengan elastisitas permintaan.
  • Elastisitas penawaran adalah angka yang menunjukkan berapa persen perubahan jumlah barang yang ditawarkan apabila terjadi perubahan harga barang.
  • Elastisitas penawaran mempunyai sifat yang sama dengan elastisitas permintaan (inelastis, elastis, elastis uniter, inelastis sempurna, dan elastis sempurna).

47 of 54

  • Faktor faktor yang mempengaruhi elastisitas penawaran adalah:
  • Perubahan dalam biaya produksi biaya produksi meningkat maka harga barang naik, jika kenaikan harga barang tersebut tinggi maka jumlah barang yang ditawarkan menurun.
  • Waktu yang diperlukan produsen untuk menambah atau mengurangi jumlah barang yang dihasilkan kenaikan harga dalam jangka waktu yang panjang akan menyebabkan meningkatnya jumlah barang yang ditawarkan.

48 of 54

    • es < 1 disebut inelastis → perubahan penawaran lebih kecil dari perubahan harga → (harga turun 10%, penawaran turun 6%).

49 of 54

    • es > 1 disebut elastis → perubahan harga menyebabkan perubahan penawaran yang besar → harga turun 10% maka penawaran turun 20%).

50 of 54

  • es = 1 disebut elastisitas uniter → perubahan harga dan jumlah barang yang ditawarkan sama besarnya.

51 of 54

    • es = 0 disebut inelastis sempurna berapapun harga barang, jumlah barang yang ditawarkan tetap atau tidak berubah.

52 of 54

    • es = ~ disebut elastis sempurna → perubahan harga sedikit saja menyebabkan perubahan yang sangat besar terhadap jumlah barang yang ditawarkan.

53 of 54

Contoh kasus:

Naiknya harga barang X dari Rp 200 menjadi Rp 250, menyebabkan bertambahnya jumlah barang yang ditawarkan dari 150 unit menjadi 200 unit. Berapakah besarnya koefisien elastistas harga penawarannya?

54 of 54