1 of 7

Kriteria Keterampilan Khitobah

Restu Budiansyah Rizki, M.Pd

2 of 7

Keterampilan Khitobah

Keterampilan membuka

    • Kalimat pembuka : keterampilan dalam membuka khitobah secara elegan dan teratur dan tidak terbata-bata
    • Persiapan mental : mental selama melakukan khitobah dengan mengatur diri sebaik mungkin agar tidak gugup dalam menyampaikan isi khitobah

Keterampilan menerangkan

    • Perencanaan menerangkan : kegiatan merencanakan hal-hal yang akan di sampaikan dalam khitobah secara simultan dan sesuai jalur dengan memberikan berbagai macam variasi keterangan agar tidak monoton

Keterampilan variasi perangsang

    • Suara : ada kalanya menggunakan suara rendah, datar, dan tinggi menyesuaikan konteks
    • Gaya : gaya tubuh sesuai makna yang terkandung dalam kalimat agar selaras
    • Kebisuan : penceramah adakalanya menjeda khitobah dengan tidak bersuara
    • Humor : memberikan selingan humor yang mencairkan keadaan

Keterampilan menutup

    • Merangkum isi ceramah : mengulas isi khitobah secara singkat
    • Berdoa : berdoa sebelum menutup khitobah
    • Penutupan : merangkai kalimatpenutup khitobah

3 of 7

Terdapat 2 pendapat terkait keterampilan:

  1. Beberapa pakar memandang bahwa keterampilan merupakan bakat yang sudah dimiliki setiap manusia
  2. Pendapat lain mengatakan bahwa meskipun keterampilan merupakan suatu bakat yang sudah dimiliki setiap manusia, akan tetapi bakat tersebut tidak akan berkembang tanpa melalui latihan dan pembiasaan

Pengaruh Keterampilan Khitobah Terhadap Keterampilan Ceramah

4 of 7

Pengaruh Keterampilan Khitobah Terhadap Keterampilan Ceramah

Masih Ingat dengan Teori Belajar Behavioristik?

5 of 7

Teori Belajar Behavioristik (S-R)

Teori belajar behavioristik adalah teori yang memandang bahwa belajar adalah perubahan tingkah laku sebagai hasil dari pengalaman. Sehingga teori ini lebih memandang HASIL dari pada proses. Teori ini menganut 2 prinsip, yaitu:

  1. Input (stimulus)
  2. Output (respon)

Karena itu, teori ini lebih bersifat pada PEMBIASAAN (behavior)

Apa hubungannya dengan mata kuliah Khitobah?

  1. Input (stimulus) : kalian diberi stimulus teori dan praktik latihan khitobah
  2. Output (respon) : kalian sudah memiliki pengalaman latihan khitobah di depan teman kelas

Karena teori ini memandang hasil. Maka, apabila perkuliahan khitobah telah selesai, namun bakat khitobah kalian belum muncul, kalian belum dikatakan belajar

Untuk bisa berkhitobah, kalian perlu pembiasaan yang intens dalam berlatih berkhitobah di depan umum

6 of 7

Bagaimana Islam memandang hal tersebut?

Yang jelas, Islam melihat proses dan hasil dalam sebuah perbuatan.

Sebab:

من كان يومه خيرا منأمسه فهو رابح. ومن كان يومه مثل أمسه فهو مغبون. ومن كان يومه شرا من أمسه فهو ملعون.

Ini adalah proses

Di sisi lain:

الأمور بخواتيمها

Ini adalah hasil (yang dilihat)

7 of 7

THANK YOU

Insert the Subtitle of Your Presentation