1 of 22

Parameter Sumber Gempabumi

Radhitya Perdhana, S.Si., M.Sc.

MPG-1104 SEISMOLOGI

PROGRAM STUDI GEOFISIKA

@rperdhana_geo

Radhitya Perdhana

2 of 22

Gel. Seismik 🔪 osilasi akibat deformasi elastis yang merambat melalui bumi 🔪 dihasilkan oleh ā€œseismic souceā€ (sumber seismik?

Momen seismik dan energi seismik yang dilepaskan oleh sumber seismik dapat menjangkau area yang luas 🔪 menghasilkan amplitudo berbeda-beda pada lokasi yang berbeda 🔪 ā€œintensitasā€ getaran berbeda 🔪 dapat memiliki potensi merusak

Gelombang seismik dapat disebabkan berbagai hal baik ā€œnaturalā€ maupun ā€œman-madeā€

@rperdhana_geo

Radhitya Perdhana

3 of 22

Gempa tektonik

  • Terjadi ketika kerak bumi yang ā€œbrittleā€ mengalami tegangan yang melebihi batas elastisitasnya
  • Terjadi rupture (patah, pecah) secara tiba-tiba 🔪 batuan di kedua sisi zona rupture saling bergeser,

@rperdhana_geo

Radhitya Perdhana

4 of 22

Gempa tektonik terjadi di batas-batas lempeng tektonik aktif

@rperdhana_geo

Radhitya Perdhana

5 of 22

Proses terjadinya tsunami akibat subduksi lempeng

@rperdhana_geo

Radhitya Perdhana

6 of 22

Gempa pada gunungapi

  • Proses internal pada gunungapi dapat menghasilkan gempabumi, walaupun getarannya biasanya tidak terlalu kuat
  • Gempabumi vulkanotektonik yang terjadi di gunungapi berkaitan dengan pecahnya batuan akibat proses vulkanik

@rperdhana_geo

Radhitya Perdhana

7 of 22

Gempa ledakan

  • Ledakan yang terjadi di bumi dapat menyebabkan getaran gempabumi
  • Umumnya ledakan terjadi akibat aktifitas manusia, namun dapat juga disebabkan oleh sumber alam seperti erupsi gunungapi atau jatuhnya meteorit
  • Contoh jatuhan meteorit yang menyebabkan gempabumi yang cukup kuat adalah peristiwa Tunguska (30 Juni 1908) dan persitiwa Chelyabinsk (15 Februari 2013

@rperdhana_geo

Radhitya Perdhana

8 of 22

@rperdhana_geo

Radhitya Perdhana

9 of 22

Perbedan gempa ledakan dan gempa tektonik

Secara mekanisme penyebabnya, gempa ledakan dan gempa tektonik memiliki perbedaan.

@rperdhana_geo

Radhitya Perdhana

10 of 22

Gempa ledakan maupun gempa tektonik sama-sama menghasilkan 2 jenis gelombang seismik (P dan S)

@rperdhana_geo

Radhitya Perdhana

11 of 22

@rperdhana_geo

Radhitya Perdhana

12 of 22

Magnitudo gempabumi

  • Diperkenalkan pertama kali oleh Richter (1935)
  • Bertujuan untuk menentukan ukuran mutlak gempabumi secara instrumental 🔪 beda dengan intensitas
  • Skala magnitudo Richter dibuat berdasarkan rekaman seismograph Wood-Anderson (WA) yang merupakan torsion seismograph
  • Karakteristik seismometer WA
    • Periode natural 0,8 s
    • Faktor damping 0,8
    • Gain maksimum (Vmax) 2800

@rperdhana_geo

Radhitya Perdhana

13 of 22

@rperdhana_geo

Radhitya Perdhana

14 of 22

  • Berdasar rekomendasi Wadati, Richter membuat grafik log dari amplitudo maksimum Amax, yang diukur pada seismogram WA sebagai fungsi dari jarak gempa Ī”.
  • Dia menemukan bahwa log Amax menurun seiring dengan jarak, mengikuti kurva-kurva yang lebih kurang sejajar untuk gempa bumi berukuran berbeda.
  • Hal ini mendorongnya untuk mengusulkan definisi berikut sebagai ukuran kuantitatif dari kekuatan gempa bumi:

@rperdhana_geo

Radhitya Perdhana

15 of 22

@rperdhana_geo

Radhitya Perdhana

16 of 22

Momen seismik

  • Ā 

@rperdhana_geo

Radhitya Perdhana

17 of 22

Asumsi umum dan definisi magnitudo

  • Gempa bumi yang lebih besar akan menghasilkan amplitudo arrival yang lebih besar di stasiun seismik
  • Magnitudo adalah ukuran dari energi seismik yang dipancarkan dan oleh karena itu proporsional dengan kecepatan gerakan tanah
  • Penurunan amplitudo pergeseran tanah A dengan jarak episentrum Ī” dan kedalaman sumber h dikompensasi dengan fungsi kalibrasi σ(Ī”, h)
  • Nilai maksimum (A/T)max yang diukur pada seismogram dari suatu fase seismik yang posisinya [σ(Ī”, h)] diketahui seharusnya memberikan estimasi magnitudo yang terbaik dan paling stabil
  • Pengaruh kondisi geologi regional dan lokal pada titik pengamatan dikoreksi dengan masing-masing Cr dan CS

@rperdhana_geo

Radhitya Perdhana

18 of 22

@rperdhana_geo

Radhitya Perdhana

19 of 22

Magnitudo lokal (ML) baru standar IASPEI

@rperdhana_geo

Radhitya Perdhana

20 of 22

@rperdhana_geo

Radhitya Perdhana

21 of 22

Magnitudo gelombang permukaan (Ms)

  • Gutenberg (1945a) mengembangkan skala magnitudo Ms untuk gelombang permukaan teleseismik

@rperdhana_geo

Radhitya Perdhana

22 of 22

Skala magnitudo gelombang badan dan standar baru IASPEI

  • Gutenberg mengembangkan hubungan magnitudo untuk gelombang badan teleseismik seperti P, PP, dan S, yang diukur dengan peralatan broadband atau periode panjang pada rentang periode 2-20 s

  • Gutenberg dan Richter (menerbitkan tabel dengan nilai-nilai Q(Ī”) untuk observasi gelombang P, PP, dan S dalam komponen vertikal (V=Z) dan horizontal (H) untuk gempa dangkal (Pada NMSOP-2, DS 3.1 Tabel 7)
  • The now recommended IASPEI (2011) standard formulas for mb determination

  • The now recommended IASPEI (2011) standard formula for broadband mB_BB

@rperdhana_geo

Radhitya Perdhana