BAB 5
JUJUR DAN MENEPATI JANJI
PETA KONSEP
JUJUR DAN MENEPATI JANJI
Pengertian Jujur
Klasifikasi Jujur
Implementasi Perilaku Jujur
Hikmah Berperilaku Jujur
Jujur adalah sikap yang dimiliki seseorang yang senantiasa berpijak pada kebenaran, terhindar dari indikasi kemunafikan, kepalsuan, rekayasa, basa-basi, kepura-puraan dan perbuatan manipulatif
Pengertian Jujur
Surah Al-Ahzab/33 : 70
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا ﴿الاحزاب : ٧٠ ﴾
”Wahai orang-orang yang beriman! Bertaqwalah kamu kepada Allah dan ucapkanlah perkataan yang benar”. (Q.S. Al-Ahzab/33 : 70)
Membaca Surah Al-Ahzab/33 : 70, Ãli ‘Imrãn/3 : 77,
As-Shaf/61 : 2-3, Al-Mu’minun/23 : 8), Ãli ‘Imrãn/3 : 122,
H.R Muslim dan H.R Bukhari Muslim
Ãli ‘Imrãn/3 : 77
اِنَّ الَّذِينَ يَشْتَرُونَ بِعَهْدِ اللَّهِ وَأَيْمَانِهِمْ ثَمَنًا قَلِيلًا أُولَٰئِكَ لَا خَلَاقَ لَهُمْ فِي الْآخِرَةِ وَلَا يُكَلِّمُهُمُ اللَّهُ وَلَا يَنْظُرُ إِلَيْهِمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَلَا يُزَكِّيهِمْ وَلَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ﴿اٰل عمران : ٧٧ ﴾
“Sesungguhnya orang-orang yang memperjualbelikan janji Allah dan sumpah-sumpah mereka dengan harga murah, mereka itu tidak memperoleh bagian di akhirat, Allah tidak akan menyapa mereka dan tidak akan memperhatikan mereka pada hari Qiamat dan tidak akan menyucikan mereka. Bagi mereka azab yang pedih”. (Q.S. Ãli ‘Imrãn/3 : 77)
Membaca Surah Al-Ahzab/33 : 70, Ãli ‘Imrãn/3 : 77,
As-Shaf/61 : 2-3, Al-Mu’minun/23 : 8), Ãli ‘Imrãn/3 : 122,
H.R Muslim dan H.R Bukhari Muslim
As-Shaf/61 : 2-3
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ اٰمَنُوا لِمَ تَقُولُونَ مَا لَا تَفْعَلُونَ ﴿ ۲﴾ كَبُرَ مَقْتًا عِنْدَ اللَّهِ أَنْ تَقُولُوا مَا لَا تَفْعَلُونَ ﴿۳﴾ ﴿الصّفّ : ۳-۲﴾
”Wahai orang-orang yang beriman, kenapakah kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan? (2) (itu) sangat dibanci di sisi Allah jika kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan (3)”. (Q.S. As-Shaf/61: 2-3)
Membaca Surah Al-Ahzab/33 : 70, Ãli ‘Imrãn/3 : 77,
As-Shaf/61 : 2-3, Al-Mu’minun/23 : 8), Ãli ‘Imrãn/3 : 122,
H.R Muslim dan H.R Bukhari Muslim
H.R Muslim
وعَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ مَسْعُوْدٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : "عَلَيْكُمْ بِالصِّدْقِ فَإِنَّ الصِّدْقَ يَهْدِي إِلَى الْبِرِّ وَإِنَّ الْبِرَّ يَهْدِي إِلَى الْجَنَّةِ وَمَا يَزَالُ الرَّجُلُ يَصْدُقُ وَيَتَحَرَّى الصِّدْقَ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللَّهِ صِدِّيقًا وَإِيَّاكُمْ وَالْكَذِبَ فَإِنَّ الْكَذِبَ يَهْدِي إِلَى الْفُجُورَ وَإِنَّ الْفُجُورَ يَهْدِي إِلَى النَّارِ وَمَا يَزَالُ الرَّجُلُ يَكْذِبُ وَيَتَحَرَّى الْكَذِبَ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللَّهِ كَذَّابًا." (رواه مسلم(
Dari ‘Abdullah bin Mas’ud r.a, ia berkata: “Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Hendaklah kalian selalu berlaku jujur, karena kejujuran membawa kepada kebaikan, dan kebaikan mengantarkan seseorang ke Surga. Dan apabila seorang selalu berlaku jujur dan tetap memilih jujur, maka akan dicatat di sisi Allah sebagai orang yang jujur. Dan jauhilah oleh kalian berbuat dusta, karena dusta membawa seseorang kepada kejahatan, dan kejahatan mengantarkan seseorang ke Neraka. Dan jika seseorang senantiasa berdusta dan memilih kedustaan maka akan dicatat di sisi Allâh sebagai pendusta (pembohong).’” (H.R. Muslim)
Membaca Surah Al-Ahzab/33 : 70, Ãli ‘Imrãn/3 : 77,
As-Shaf/61 : 2-3, Al-Mu’minun/23 : 8), Ãli ‘Imrãn/3 : 122,
H.R Muslim dan H.R Bukhari Muslim
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : ( اَ يَةُ الْمُنَافِقِ ثَلَاثٌ: إِذَا حَدَّثَ كَذَبَ ، وَإِذَا وَعَدَ أَخْلَفَ ، وَإِذَا اؤْتُمِنَ خَانَ ) (رواه البخاري و ومسلم) .
Abu Hurairah berkata, Nabi saw. Bersabda, “Tanda-tanda orang munafiq itu ada tiga : jika berkata berdusta, jika berjanji mengingkari, dan jika dipercaya Khianat.” (H.R. Bukhari dan Muslim)
H.R Bukhari Muslim
Membaca Surah Al-Ahzab/33 : 70, Ãli ‘Imrãn/3 : 77,
As-Shaf/61 : 2-3, Al-Mu’minun/23 : 8), Ãli ‘Imrãn/3 : 122,
H.R Muslim dan H.R Bukhari Muslim
1. Jujur dalam perkataaan
2. Jujur dalam perbuatan
Bentuk-Bentuk Kejujuran
Hikmah Berlaku Jujur
a. di Lingkungan Sekolah
contoh sederhana dengan tidak menyontek ketika ujian
b. di Rumah
contoh sederhana dengan pulang tepat waktu ketika izin keluar rumah
c. di Lingkungan Masyarakat
contoh sedrhana dengan jujur mengelola keuangan organisasi seperti Karang Taruna atau Iuran Rutin RW
Implementasi Jujur di Sekolah, Rumah,
dan di Masyarakat