Pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) di wilayah Kota Sibolga
Sibolga, 26 Oktober 2023
Konsep Dasar Pembiayaan Usaha Mikro
2
Ultra Mikro
4
Kredit Komersial
1
Bansos
3
KUR
Kredit Komersial
K U R
Kuadran Ultra Mikro
Kuadran Bansos
BANKABLE
NON BANKABLE
Target Program KUR:
Seiring Pemulihan Ekonomi Nasional, Kinerja UMKM Terus Membaik
104,1
104,6
109,4
103,2
105,9
3,72
5,72
Q3'21
Q4'22
Q4'21 Q1'22
Indeks Bisnis UMKM
Q2'22 Q3'22
PDB (%QoQ)
Sumber: Survei Kinerja UMKM tehadap 500 Responden UMKM Binaan Bank Indonesia
Usaha Domestik
Q4-2022. Kondisi ini terdorong dari meningkatnya permintaan masyarakat seiring pandemi yang terkendali.
Usaha Ekspor Indeks Aktivitas Bisnis UMKM
Sumber: Survey BRI Micro & SME Index (BMSI) pada 6000 responden di 33 provinsi
95,3
1,06
1.55
1,55
-0,96
100
Indeks > 100 = optimis
Indeks < 100 = pesimis
hal - 3
perekonomianRI
perekonomianRI
Kemenko Perekonomian RI
w w w . e k o n . g o . i d
Bank
Pergadaian
Pembiayaan Berkelompok
BPR
Fintech
Rentenir
Keluarga/Kerabat
Telah memiliki pembiayaan yang cukup
12 Juta
45 Juta
Masih membutuhkan tambahan pembiayaan
18 Juta
Belum mendapat akses pembiayaan
7 Juta
5 Juta
6 Juta
POTENSI DEBITUR BARU KUR
Berdasarkan data statistik dari BRI terdapat 45 juta UMKM yang membutuhkan tambahan pembiayaan dengan rincian:
Oleh karena itu, KUR diprioritaskan untuk debitur baru dan akan dibatasi untuk debitur KUR existing karena masih banyak UMKM yang belum
mendapatkan akses pembiayaan.
15 Juta Dilayani oleh
lembaga keuangan formal
Sumber:Analisis BRI, 2022
Kredit Usaha Rakyat (KUR)
Kredit Usaha Rakyat (KUR) adalah kredit/pembiayaan modal kerja dan/atau investasi kepada debitur individu/perseorangan, badan usaha, dan/atau kelompok usaha yang produktif dan layak namun belum memiliki agunan tambahan atau agunan tambahan belum cukup. Penyaluran KUR didukung dengan penggunaan Sistem Informasi Kredit Program (SIKP)
Meningkatkan dan memperluas akses pembiayaan kepada usaha produktif
Mendorong pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja
Meningkatkan kapasitas daya saing usaha mikro, kecil dan menengah
© 2023 Direktorat Jenderal Perbendaharaan
KEBIJAKAN PEMBIAYAAN BAGI UMKM TAHUN 2023
5
6
7
Pembatasan jumlah akses KUR Mikro (plafon diatas Rp10 juta s.d. Rp100 juta) berdasarkan sektor ekonomi:
Penambahan kebijakan th 2023:
Penegasan kebijakan th 2023:
1
Plafon KUR tahun 2023 sebesar Rp297 triliun sebelumnya Rp450 triliun atau disesuaikan dengan kecukupan anggaran subsidi KUR di dalam APBN 2023, disertai Penambahan target debitur baru dan target debitur graduasi penyaluran KUR.
2
Suku Bunga/Marjin KUR skema Super Mikro (plafon maksimal Rp10 juta) ditetapkan sebesar 3%, sedangkan untuk skema KUR Mikro dan KUR Kecil tetap sebesar 6% untuk debitur KUR baru, dan meningkat berjenjang sebesar 7%, 8%, dan 9% untuk debitur KUR berulang.
3
Penerbitan kredit/pembiayaan “Kredit Usaha Alat dan Mesin Pertanian” ( Kredit Alsintan), dioptimalkan untuk pembiayaan Alat dan Mesin Pertanian yang diusahakan sebagai taksi alsintan. Suku bunga/marjin yang ditetapkan sebesar 3% dengan down payment (uang muka) maksimal 10% dan tanpa agunan tambahan.
4
Kebijakan KUR kembali ke masa sebelum pandemi COVID-19:
8
Tambahan insentif Giro Wajib Minimum (GWM) kepada Bank Penyalur KUR untuk menunjang penyaluran KUR 2023.
www.ekon.go.id perekonomianRI www.kur.ekon.go.id kur.perekonomianri KUR Official TV
© 2023 Direktorat Jenderal Perbendaharaan
KEBIJAKAN KUR TAHUN 2023 (Permenko 1, 2 dan 3 Tahun 2023)
perekonomianRI
perekonomianRI
Kemenko Perekonomian RI
w w w . e k o n . g o . i d
produksi non-pertanian, perkebunan,
peternakan dan perikanan: maksimal
akses KUR Mikro sebanyak 2 (dua) kali
peternakan dan perikanan: maksimal
akses KUR Mikro sebanyak 4 (empat) kali
Kecil naik secara berjenjang (subsidi bunga KUR sliding/menurun berjenjang) untuk debitur KUR Mikro dan KUR Kecil berulang:
sebesar 6%
tanpa tambahan subsidi
bunga/marjin KUR sebesar 3%
2. Target penyaluran KUR di sektor
produksi kembali ditetapkan sebesar 60%
3. Kembalinya total akumulasi plafon
KUR Kecil maksimal Rp500 juta
4. Memperpanjang kebijakan restrukturisasi KUR s.d. 31 Maret 2024 (sesuai POJK)
dan/atau pengembalian subsidi bunga/subsidi
marjin.
pernah menerima kredit investasi/modal
kerja komersial (kecuali kredit konsumer yang dikecualikan).
Ketenagakerjaan, Penerima KUR Kecil dan KUR Khusus dengan plafon di atas Rp100 juta berubah frasa dari sebelumnya dapat menjadi
wajib untuk menjadi peserta BPJS
Ketenagakerjaan.
PKS online system Penjaminan KUR.
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia
9
Kebijakan KUR Kembali ke Masa Sebelum Pandemi COVID-19
1. Suku bunga KUR kembali ke 6%
Kebijakan KUR Mendorong Graduasi Debitur KUR
dari 6% menjadi 3%
Kebijakan KUR untuk Memperluas Penyaluran dan Mendorong Peningkatan Debitur KUR
produksi non-pertanian, perkebunan,
peternakan dan perikanan: maksimal
akses KUR Mikro sebanyak 2 (dua) kali
peternakan dan perikanan: maksimal
akses KUR Mikro sebanyak 4 (empat) kali
Kecil naik secara berjenjang (subsidi bunga KUR sliding/menurun berjenjang) untuk debitur KUR Mikro dan KUR Kecil berulang:
sebesar 6%
tanpa tambahan subsidi
bunga/marjin KUR sebesar 3%
2. Target penyaluran KUR di sektor
produksi kembali ditetapkan sebesar 60%
3. Kembalinya total akumulasi plafon
KUR Kecil maksimal Rp500 juta
4. Memperpanjang kebijakan restrukturisasi KUR s.d. 31 Maret 2024 (sesuai POJK)
dan/atau pengembalian subsidi bunga/subsidi
marjin.
pernah menerima kredit investasi/modal
kerja komersial (kecuali kredit konsumer yang dikecualikan).
Ketenagakerjaan, Penerima KUR Kecil dan KUR Khusus dengan plafon di atas Rp100 juta berubah frasa dari sebelumnya dapat menjadi
wajib untuk menjadi peserta BPJS
Kebijakan KUR Kembali ke Masa Sebelum Pandemi COVID-19
1. Suku bunga KUR kembali ke 6%
Kebijakan KUR Mendorong Graduasi Debitur KUR
dari 6% menjadi 3%
Kebijakan KUR untuk Memperluas Penyaluran dan Mendorong Peningkatan Debitur KUR
KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN
REPUBLIK INDONESIA
Sekretariat Komite Kebijakan Pembiayaan Bagi UMKM - Keasdepan PMLK © 2021
03
02
9%
8%
7%
KUR MIKRO
KUR KECIL
03
02
9%
8%
7%
KREDIT KOMERSIAL
6%
01
Pinjaman ke-1
Pinjaman ke-2 Pinjaman ke-3
04
Pinjaman ke-4
6%
01
Pinjaman ke-1
Pinjaman ke-2 Pinjaman ke-3
04
Pinjaman ke-4
SUKU BUNGA KUR MENINGKAT BERJENJANG DAN KUR GRADUASI
Suku bunga/marjin KUR Mikro dan KUR Kecil naik secara berjenjang (subsidi bunga KUR sliding/menurun berjenjang) untuk debitur KUR Mikro dan KUR Kecil berulang.
8
SISTEM ELEKTONIK TERINTEGRASI BAGI PENYALUR KUR DAN PENJAMIN KUR
KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN
REPUBLIK INDONESIA
Sekretariat Komite Kebijakan Pembiayaan Bagi UMKM - Keasdepan PMLK © 2021
1) Salah satu persyaratan Penyalur KUR dan Penjamin KUR yaitu memiliki sistem elektronik yang terintegrasi (online system) data KUR yang terintegrasi dengan SIKP.
2) Sistem elektronik yang sedikit memuat proses penagihan imbal jasa
terintegrasi (online system) paling penutupan (covering) penjaminan, penjaminan, pengajuan klaim,
pembayaran klaim, dan Subrogasi.
3) Persyaratan bagi Penyalur KUR dan Penjamin
menerapkan
sistem elektronik yang
system) yang sudah
memuat penerimaan/pembayaran klaim dan
terintegrasi pengajuan Subrogasi)
KUR
(online
dan
mulai
diterapkan pada 1 Oktober 2023.
4) Dalam hal Penyalur KUR dan/atau Penjamin KUR belum menerapkan sistem elektronik yang terintegrasi (online system) sampai dengan batas waktu maka:
a. Penyalur KUR dan/atau Penjamin KUR diberhentikan
KUR dan/atau Penjamin kerja sama kedua belah
sementara sebagai Penyalur KUR berdasarkan perjanjian pihak dimaksud; dan
b. Penyalur KUR dan/atau Penjamin KUR wajib menyelesaikan kewajiban yang berkaitan dengan KUR yang telah disalurkan.
10
PENEGASAN PELAKSANAAN KUR PLAFON SAMPAI DENGAN Rp100 JUTA
TANPA AGUNAN TAMBAHAN
Menengah; dan/atau
KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN
REPUBLIK INDONESIA
Sekretariat Komite Kebijakan Pembiayaan Bagi UMKM - Keasdepan PMLK © 2021
28,0%
29,5%
14,6%
9,5%
3,8%
14,6%
Tidak memiliki agunan
Suku bunga relatif masih
tinggi
Tenor/periode cicilan yang pendek
Belum memiliki izin usaha
Belum memiliki pencatatan transaksi keuangan Lainnya, sebutkan
Hambatan saat Mengajukan Kredit/Pembiayaan KUR
Sumber : Survei Kinerja UMKM terhadap 470 Responden UMKM Per September 2022 Bank Indonesia
75%
76%
68%
48%
2019 2020 2021
Sumber: Monev KUR oleh Kanwil DJPb, Kementerian Keuangan
2022
Debitur KUR Mikro
yang Dimintakan Agunan Tambahan
s.d. Rp100 juta, Penyalur KUR dikenakan sanksi berupa Subsidi Bunga/Subsidi Marjin KUR tidak dibayarkan atas Penerima KUR yang bersangkutan.
(6) Pengenaan sanksi dibuktikan dengan:
11
Penegasan Syarat Calon Penerima KUR Tidak Pernah Menerima Kredit Investasi/Modal Kerja Komersial
perekonomianRI
perekonomianRI
Kemenko Perekonomian RI
w w w . e k o n . g o . i d
Calon Penerima KUR belum pernah menerima kredit investasi/modal kerja komersial kecuali:
c. pinjaman pada perusahaan layanan pendanaan bersama berbasis teknologi informasi atau perusahaan pembiayaan berbasis digital.
Calon Penerima KUR dapat sedang menerima kredit secara
bersamaan dengan kolektibilitas lancar yaitu:
12
KETENTUAN KUR KHUSUS
perekonomianRI
perekonomianRI
Kemenko Perekonomian RI
KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN
REPUBLIK INDONESIA
13
Permenko No 1 Tahun 2022
KUR Khusus
1
KUR khusus sebagaimana diberikan kepada kelompok yang dikelola secara bersama dalam bentuk klaster dengan menggunakan mitra usaha untuk komoditas perkebunan rakyat, peternakan rakyat, perikanan rakyat, industri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, atau komoditas sektor produktif lain yang bisa dikembangkan menjadi KUR khusus.
Calon Penerima KUR khusus di sektor produksi tidak dibatasi dengan
total akumulasi plafon KUR khusus.
Calon Penerima KUR Khusus
2
Persyaratan Penerima KUR yang berupa Kelompok Usaha terdiri atas:
diterbitkan oleh dinas/instansi terkait;
yangdapat dipertanggungjawabkan melalui mekanisme tanggung renteng; dan/atau
Kelompok Usaha mengoordinir pelaksanaan mekanisme tanggung renteng antar anggota Kelompok Usaha.
Calon Penerima KUR Khusus Kelompok Usaha
3
STRATEGI MENJAGA KUALITAS PENYALURAN KUR
perekonomianRI perekonomianRI Kemenko Perekonomian RI
w w w . e k o n . g o . i d
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia
Kinerja Penyaluran
KUR sesuai Target
Penyalur KUR dengan NPL diatas 5% dan kinerja dibawah target diberikan evaluasi
Penyalur KUR dengan NPL diatas 5% selama 6 bulan berturut-turut dihentikan sementara
Kualitas Penyaluran KUR
Terjaga
Kinjera Penyaluran KUR
on track
Evaluasi kinerja Penyaluaran KUR
Ketentuan Pemberhentian Sementara Penyalur KUR dengan NPL KUR > 5%:
Pasal 45:
Pemberhentian Sementara Penyalur KUR dengan NPL KUR > 5%:
Komite Kebijakan Pembiayaan bagi UMKM berdasarkan laporan OJK, menghentikan Penyaluran KUR dalam hal
Penyalur KUR memiliki tingkat kredit/pembiayaan
bermasalah (NPL KUR) baik total maupun per jenis KUR diatas 5% selama 6 bulan secara berturut-turut.
14
KEWAJIBAN PELAPORAN BULANAN KINERJA PENYALURAN KUR
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia
hal 15
kur.perekonomianri
KUR Official TV
perekonomianRI
Menengah secara berkala setiap bulan paling lama tanggal 10 (sepuluh) bulan berikutnya.
Penjamin KUR dalam hal data/informasi yang diperlukan tidak tersedia dalam SIKP.
KEWAJIBAN PELAPORAN BULANAN DEBITUR BARU KUR DAN DEBITUR GRADUASI KUR
KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN
REPUBLIK INDONESIA
Sekretariat Komite Kebijakan Pembiayaan Bagi UMKM - Keasdepan PMLK © 2021
KUR Super Mikro | KUR Mikro | KUR Khusus | KUR Kecil | KUR Penempatan PMI | Total |
| | | | | |
KUR Super Mikro ke KUR Mikro | KUR Mikro ke KUR Kecil | KUR Mikro ke Kredit Komersial | KUR Kecil ke Kredit Komersial | Total |
| | | | |
LAPORAN REALISASI DEBITUR BARU KUR (SATUAN ORANG)
LAPORAN REALISASI DEBITUR GRADUASI KUR (SATUAN ORANG)
Pasal 44
Tingkat keberhasilan pelaksanaan KUR dinilai dari indikator:
performing loan atau non performing financing),
Debitur Baru KUR
Debitur KUR Graduasi
1.761.891
debitur baru KUR
2.363.521
debitur KUR graduasi
KEWAJIBAN PELAPORAN BULANAN KINERJA PENJAMINAN KUR
KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN
REPUBLIK INDONESIA
Sekretariat Komite Kebijakan Pembiayaan Bagi UMKM - Keasdepan PMLK © 2021
No | Penyalur KUR | Total | |||||||||||||||||||
Penjaminan | Klaim | NPG | |||||||||||||||||||
Jumlah Debitur (1) | Tenaga Kerja (2) | Plafon Kredit (3) | Nilai Penjaminan (4) | Pengajuan Klaim (5) | Klaim Dibayar (6) | Klaim masih dalam proses (7) | Klaim Ditolak (8) | (9=6/3) | (10=6/4) | ||||||||||||
Akumulasi | Tahun Berjalan | Akumulasi | Tahun Berjalan | Akumulasi | Tahun Berjalan | Akumulasi | Tahun Berjalan | Akumulasi | Tahun Berjalan | Akumulasi | Tahun Berjalan | Akumulasi | Tahun Berjalan | Akumulasi | Tahun Berjalan | Akumulasi | Tahun berjalan | Akumulasi | Tahun berjalan | ||
1 | PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk. | - | - | - | - | - | - | - | - | - | - | - | - | - | - | - | - | | | | |
2 | PT. Bank Mandiri (Persero), Tbk. | - | - | - | - | - | - | - | - | - | - | - | - | - | - | - | - | | | | |
3 | PT. Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk. | - | - | - | - | - | - | - | - | - | - | - | - | - | - | - | - | | | | |
4 | PT. Bank Tabungan Negara (Persero), Tbk. | - | - | - | - | - | - | - | - | - | - | - | - | - | - | - | - | | | | |
5 | dan seterusnya | - | - | - | - | - | - | - | - | - | - | - | - | - | - | - | - | | | | |
6 | - | - | - | - | - | - | - | - | - | - | - | - | - | - | - | - | | | | | |
7 | - | - | - | - | - | - | - | - | - | - | - | - | - | - | - | - | | | | | |
8 | - | - | - | - | - | - | - | - | - | - | - | - | - | - | - | - | | | | | |
9 | - | - | - | - | - | - | - | - | - | - | - | - | - | - | - | - | | | | | |
10 | - | - | - | - | - | - | - | - | - | - | - | - | - | - | - | - | | | | | |
TOTAL | - | - | - | - | - | - | - | - | - | - | - | - | - | - | - | - | | | | | |
CONTOH FORMAT LAPORAN
PIHAK-PIHAK TERKAIT KUR
Pemerintah Pusat
(14 Instansi) &
Pemerintah Daerah
14.BP2MI
Penyalur
(41 Instansi Aktif)
Nagari)
Ket:
*Penyaluran KUR tidak aktif
Penjamin
(12 Instansi)
Pengawas
(2 Instansi)
10
Sumber: Asdep Sosialiasi KUR
PENYALURAN KUR MENINGKAT DENGAN NPL TERKENDALI (s.d. 31 Desember 2022)
perekonomianRI
perekonomianRI
Kemenko Perekonomian RI
w w w . e k o n . g o . i d
19
Penyaluran KUR Tahun 2022 Berdasarkan Jenis KUR
Rp 26,51 miliar
1.118 debitur
KUR SUPER MIKRO
KUR MIKRO
KUR KECIL
KUR PMI
66,41%
31,84%
0,0073%
Rp 116,38 triliun
472.701 debitur
1,74%
Rp 6,35 triliun
724.795 debitur
Rp 242,74 triliun
6.416.775 debitur
Target dan Realisasi KUR per Tahun (Rp Triliun)
Debitur KUR per Tahun (Org juta)
Sumber: Data Komite Kebijakan Jan’22 s.d. September 2022, data SIKP 31 Desember 2022 NPL posisi 30 September 2022, data Komite Kebijakan
Kinerja KUR per Tahun
Kinerja KUR Tahun 2021- 2022 per Bulan
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia
120
285
373,17365,50
3022,75
100 94
11096,7
120,3
140140,1
190198,53
282,20
2015
2016
2017
2018
Target (Rp T)
Realisasi (Rp T)
2019 2020 2021 2022
2 per. Mov. Avg. (Realisasi (Rp T))
1
4,4
4,1
4,4
4,7
6,1
7,40
7,62
2015
2016 2017
Debitur (org juta)
2018 2019 2020 2021 2022
2 per. Mov. Avg. (Debitur (org juta))
Tahun | Target (Rp T) | Realisasi (Rp T) | Debitur (org juta) |
2015 | 30 | 22,8 | 1,0 |
2016 | 100 | 94,4 | 4,4 |
2017 | 110 | 96,7 | 4,1 |
2018 | 120 | 120,3 | 4,4 |
2019 | 140 | 140,1 | 4,7 |
2020 | 190 | 198,5 | 6,1 |
2021 | 285 | 282,2 | 7,4 |
2022 | 373,17 | 365,50 | 7,62 |
18,9
2
38,2
8
22,22
32,22 31,92 29,68 27,4 33,81 29,04
35,65
1 30,21
24,2214,21
55,06
30,85
282,22
93,34
125,56
147,78
179,70
209,38
236,79
270,59
299,64
335,29
365,50
Des 2021 Jan 2022 Feb 2022 Mar 2022 Apr 2022 Mei 2022 Jun 2022 Jul 2022 Ags 2022 Sep 2022 Okt 2022 Nov 2022 Des 2022
Plafon per Bulan (Rp T) Plafon Akumulasi (Rp T) 2 per. Mov. Avg. (Plafon per Bulan (Rp T))
DATA PENYALURAN PER PEMDA s.d Oktober 2023�per 24 Oktober 2023
Penyaluran KUR Wilayah Kota Sibolga (Jan s.d Oktober 2023)�per 24 Oktober 2023
www.djpb.kemenkeu.go.id
@ditjenperbendaharaan
DJPb.KemenkeuRI
Direktorat Jenderal Perbendaharaan
- DJPb Kemenkeu RI
@DJPbKemenkeu_RI
TERIMA KASIH
bit.ly/bimtekKUR
Slide Materi dan bahan Bimtek dapat di download pada link berikut :