MENJAGA KELESTARIAN
LINGKUNGAN
Oleh : Amanda Anyelir Achmad
XII IIK
BAB 3
1. Kerusakan Alam di Bumi. QS ar-Rum (30):41-42
ظَهَرَ ٱلْفَسَادُ فِى ٱلْبَرِّ وَٱلْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ أَيْدِى ٱلنَّاسِ لِيُذِيقَهُم بَعْضَ ٱلَّذِى عَمِلُوا۟ لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ(٤١)
قُلْ سِيرُوا۟ فِى ٱلْأَرْضِ فَٱنظُرُوا۟ كَيْفَ كَانَ عَٰقِبَةُ ٱلَّذِينَ مِن قَبْلُ ۚ كَانَ أَكْثَرُهُم مُّشْرِكِينَ(٤٢)
Terjemah :
Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, Allah menghendaki agar mereka merasakan sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar). Katakanlah(Muhammad): “Bepergianlah di bumi lalu lihatlah bagaimana kesudahan orangorang dahulu. Kebanyakan dari mereka adalah orang-orang yang mempersekutukan
(Allah)" QS ar-Rum (30):41-42
PENJELASAN AYAT
Allah menunjukkah dalam ayat ini, bahwa telah terjadi kerusakan di bumi, baik di daratan dan lautan. Kejadian-kejadian di alam itu membuat ketidakseimbangan alam seperti perubahan musim, cuaca yang ekstrim, kemarau yang berkepanjangan yang menyengsarakan manusia.
Allah juga menjelaskan kepada manusia bahwa kerusakan yang terjadi di muka bumi adalah karena perilaku manusia sendiri. Baik disebabkan perilaku maksiat maupun kesalahan pengelolaan bumi.
2. Perilaku Orang Munafik terhadap Alam. QS al-Baqarah [2]: 204–206
وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يُعْجِبُكَ قَوْلُهُ فِي الْحَياةِ الدُّنْيا وَيُشْهِدُ اللَّهَ عَلى ما فِي قَلْبِهِ وَهُوَ أَلَدُّ الْخِصامِ (٢٠٤) وَإِذا تَوَلَّى سَعى فِي الْأَرْضِ لِيُفْسِدَ فِيها وَيُهْلِكَ الْحَرْثَ وَالنَّسْلَ وَاللَّهُ لا يُحِبُّ الْفَسادَ (٢٠٥) وَإِذا قِيلَ لَهُ اتَّقِ اللَّهَ أَخَذَتْهُ الْعِزَّةُ بِالْإِثْمِ فَحَسْبُهُ جَهَنَّمُ وَلَبِئْسَ الْمِهادُ(٢٠٦)
Terjemah :
Dan di antara manusia ada yang pembicaraannya tentang kehidupan dunia
mengagumkan engkau (Muhammad), dan dia bersaksi kepada Allah mengenai isi hatinya, padahal dia adalah penentang yang paling keras.
Dan apabila dia berpaling (dari engkau), dia berusaha untuk berbuat kerusakan di bumi, serta merusak tanaman-tanaman dan ternak, sedang Allah tidak menyukai kerusakan.
Dan apabila dikatakan kepadanya, “Bertakwalah kepada Allah,”bangkitlah kesombongannya untuk berbuat dosa. Maka pantaslah baginya neraka Jahanna, dan sungguh (Jahannam itu) tempat tinggal yang buruk. QS al-Baqarah [2]: 204–206
PENJELASAN AYAT
Ayat tersebut menegaskan perangai orang-orang munafik. Termasuk sikap mereka terhadap kelestarian lingkungan.
Orang-orang munafik mempunyai ciri pandai berkata-kata. Ucapan mereka sangat menarik. Perilaku dan ucapan mereka bertolak belakang. Bahkan ego kesombongan mereka bangkit, saat diminta partisipasi dalam pelestaraian alam.
Terkait dengan alam, mereka menunjukkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, tetapi sesungguhnya merekalah yang merusak kelestarian alam. Mereka akan mendapat balasan atas perbuatan mereka berupa neraka Jahannam
Click here to add your title
THANKS