1 of 29

MENGEMBANGKAN PROGRAM KEMAHASISWAAN �UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN BELA NEGARA, MEMPERKUAT PENDIDIKAN TINGGI, DAN MENINGKATKAN PENDIDIKAN KARAKTER BAGI MAHASISWA BARU UNIVERSITAS PGRI JOMBANG �

Oleh

Dr. Fahimul Amri, M.Pd.

2 of 29

Profil Pelajar Pancasila

Secara umum tujuan profil pelajar Pancasila:

Menjadi pedoman arah pendidikan nasional

Mengintegrasikan pendidikan karakter dan kompetensi abad 21

Mewujudkan lulusan yang siap menghadapi tantangan global tanpa kehilangan jati diri bangsa

3 of 29

Keterampilan abad 21

  • 1. Keterampilan Belajar & Inovasi (Learning and Innovation Skills / 4C)
  • Critical Thinking & Problem Solving → kemampuan berpikir kritis, analitis, dan memecahkan masalah kompleks.
  • Creativity & Innovation → menghasilkan ide baru, berinovasi, dan adaptif terhadap perubahan.
  • Communication → menyampaikan ide secara efektif, baik lisan, tulisan, maupun media digital.
  • Collaboration → bekerja sama lintas budaya, disiplin, dan jarak.
  • 2. Keterampilan Literasi Digital, Informasi, dan Teknologi
  • Information Literacy → mampu mencari, mengevaluasi, dan menggunakan informasi dengan benar.
  • Media Literacy → memahami cara kerja media, konten, dan pengaruhnya.
  • ICT Literacy (Information, Communication, and Technology) → menguasai teknologi digital untuk belajar, bekerja, dan berkarya.
  • 3. Keterampilan Hidup & Karier (Life and Career Skills)
  • Flexibility & Adaptability → cepat beradaptasi dengan perubahan.
  • Initiative & Self-direction → mandiri, mampu mengatur diri, dan belajar sepanjang hayat (lifelong learning).
  • Social & Cross-cultural Skills → toleransi, empati, dan keterampilan sosial lintas budaya.
  • Productivity & Accountability → bertanggung jawab dan mampu mengelola tugas.
  • Leadership & Responsibility → mampu memimpin, mengambil keputusan, dan mengelola tim.
  • 4. Keterampilan Literasi Baru (21st Century Literacies)
  • Selain literasi baca-tulis dan numerasi, abad 21 menuntut:
  • Literasi Data → memahami dan mengolah data.
  • Literasi Teknologi/Digital → memanfaatkan teknologi secara cerdas.
  • Literasi Finansial → mengelola keuangan pribadi dan memahami ekonomi.
  • Literasi Budaya & Kewargaan → memahami keragaman, demokrasi, dan peran sebagai warga global.

4 of 29

6 Dimensi Utama Profil Pelajar Pancasila

  1. Beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia
    • Menjalankan ajaran agama/kepercayaan
    • Menunjukkan akhlak pribadi, kepada sesama, alam, dan negara
  2. Berkebinekaan global
    • Mengenal dan menghargai budaya
    • Mampu berinteraksi antarbudaya
    • Menjaga identitas diri di tengah perbedaan
  3. Gotong royong
    • Kolaborasi
    • Kepedulian
    • Berbagi dengan sesama
  4. Mandiri
    • Mengenali kelebihan dan kekurangan diri
    • Mengatur emosi dan perilaku
    • Tanggung jawab atas proses dan hasil belajar

1

2

3

  1. Bernalar kritis
    • Mengolah informasi objektif
    • Menganalisis dan mengevaluasi secara logis
    • Mengambil keputusan berdasarkan data
  2. Kreatif
    • Menghasilkan gagasan dan karya orisinal
    • Mengembangkan ide untuk memecahkan masalah

4

5

6

5 of 29

Pengenalan Manajemen, Kepemimpinan, Organisasi, dan KegiatanKemahasiswaan

Aspek utama Manajemen:

  • Perencanaan (Planning): Menetapkan tujuan dan strategi kegiatan mahasiswa.
  •  Pengorganisasian (Organizing): Membagi tugas, membentuk kepanitiaan, atau struktur organisasi.
  •  Pelaksanaan (Actuating): Menggerakkan tim, menjaga semangat, dan menjalankan program.
  •  Pengawasan (Controlling): Mengevaluasi kegiatan, memastikan sesuai rencana, memperbaiki kekurangan.

6 of 29

Aspek utama Kepemimpinan:

  •  Visioner: Memiliki pandangan ke depan yang jelas.
  •  Komunikatif: Mampu menyampaikan ide dengan baik.
  •  Inspiratif: Menjadi teladan bagi anggota.
  •  Partisipatif dan Memberdayakan: Melibatkan anggota dalam pengambilan keputusan, dan membuat mampu anggota.
  •  Integritas: Menjaga kepercayaan, jujur, konsisten dalam ucapan dan tindakan.

7 of 29

Organisasi, dan Kegiatan Kemahasiswaan

Organisasi Mahasiswa (Ormawa) di Universitas PGRI Jombang berjumlah 22, yang terdiri dari 10 Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) dan 12 Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM)

Jumlah tersebut dapat bertambah atau berkurang sesuai dengan kebutuhan mahasiswa

8 of 29

Pentingnya manajemen dan kepemimpinan bagi Mahasiswa

  • Melatih soft skills (komunikasi, kerja tim, problem solving, dll).
  •  Menjadi bekal untuk dunia kerja dan kepemimpinan di masyarakat.
  •  Membentuk kemandirian dan rasa tanggung jawab.
  •  Meningkatkan kemampuan organisasi dan manajemen waktu

9 of 29

Softskill dan Pengembangan Kreativitas Mahasiswa

Soft Skill adalah kemampuan non-teknis yang berhubungan dengan kepribadian, komunikasi, kerja sama, dan sikap dalam menghadapi berbagai situasi.

 

Kreativitas adalah kemampuan menghasilkan ide, gagasan, atau solusi baru yang bermanfaat, orisinal, dan dapat diterapkan

10 of 29

Beberapa Kemampuan softskill

1

Komunikasi efektif – kemampuan menyampaikan ide secara jelas.

2

Kerja sama tim – membangun kolaborasi untuk mencapai tujuan bersama

Manajemen waktu – mengatur prioritas antara kuliah, organisasi, dan aktivitas pribadi

4

Kepemimpinan – mengarahkan, memotivasi, dan memberi teladan bagi orang lain.

5

Problem solving & critical thinking – menganalisis masalah dan mencari solusi logis

6

Adaptabilitas & fleksibilitas – siap menghadapi perubahan dan tantangan baru

3

7

Etika & integritas – menjunjung kejujuran, tanggung jawab, dan profesionalisme

11 of 29

Pengembangan Kreativitas Mahasiswa

 

Berpikir divergen → melatih ide sebanyak mungkin tanpa takut salah.

 

Membaca & riset lintas bidang → memperluas wawasan dan inspirasi baru.

 

Kolaborasi lintas disiplin ilmu → ide segar lahir dari pertemuan berbagai perspektif.

 

Kegiatan ekstrakurikuler & organisasi → melatih keterampilan kreatif dalam praktik nyata.

 

Pemanfaatan teknologi → inovasi digital, desain, konten kreatif, riset ilmiah.

 

Refleksi & journaling → mencatat pengalaman untuk menemukan pola ide baru.

12 of 29

Manfaat Softskill dan Pengembangan Kreativitas Bagi Mahasiswa

4

Menghasilkan karya nyata yang bermanfaat bagi masyarakat

1

Lebih percaya diri dan siap menghadapi dunia kerja.

2

Meningkatkan daya saing global.

3

Menjadi pribadi yang adaptif, inovatif, dan berkarakter

13 of 29

Penguatan Literasi Keuangan dan Kesejahteraan Mahasiswa

  • Literasi Keuangan → kemampuan memahami, mengelola, dan mengambil keputusan keuangan secara bijak.
  • Kesejahteraan Mahasiswa → kondisi terpenuhinya kebutuhan dasar (finansial, kesehatan, akademik, sosial) sehingga mahasiswa dapat belajar dan berkembang secara optimal
  • Literasi keuangan yang baik → mahasiswa mampu mengelola uang, menabung, berinvestasi, serta mandiri secara finansial.

14 of 29

Pentingnya Literasi Keuangan bagi Mahasiswa

1

Mahasiswa sering menghadapi keterbatasan dana (uang saku, biaya kuliah, kebutuhan hidup).

2

Kesalahan dalam mengatur keuangan (boros, utang konsumtif, gaya hidup hedonis) yang dapat mengganggu studi.

15 of 29

Kompetensi Literasi Keuangan Mahasiswa

  • Perencanaan Keuangan Pribadi
  • Membuat anggaran bulanan (budgeting).
  • Membedakan kebutuhan vs keinginan.
  •  Pengelolaan Keuangan
  •  Menabung secara rutin.
  •  Mengelola uang saku atau beasiswa dengan bijak.
  •  Manajemen Risiko & Utang
  •  Memahami bahaya utang konsumtif
  • Bijak menggunakan pinjaman atau kartu kredit.

  •  Mengenal produk keuangan (tabungan, deposito, reksa dana, saham, obligasi).
  • Melakukan Investasi & Tabungan Jangka Panjang
  •  Literasi digital keuangan (e-wallet, mobile banking, pinjol, payletter).
  •  Kewirausahaan Mahasiswa dengan membuat usaha kecil untuk menambah pendapatan.
  •  Melatih kemandirian ekonomi.

16 of 29

Pentingnya Investasi

  • Melawan Inflasi
  •  Nilai uang terus berkurang karena inflasi.
  •  Investasi menjaga daya beli agar tidak turun.
  •  Membangun Kesejahteraan Masa Depan
  •  Untuk biaya pendidikan, membeli rumah, persiapan menikah, hingga dana pensiun.
  •  Mengajarkan Disiplin Finansial
  •  Membiasakan menyisihkan uang, bukan menyisakan.
  •  Melatih perencanaan keuangan sejak dini.
  • Mencapai Kebebasan Finansial
  •  Investasi yang konsisten bisa menjadi sumber passive income.
  •  Mengurangi ketergantungan pada gaji semata.
  •  Mengembangkan Aset & Kekayaan
  •  Uang tidak hanya disimpan, tetapi “bekerja” menghasilkan keuntungan.

17 of 29

Prinsip Dasar Investasi untuk Pemula

Kenali profil risiko: konservatif, moderat, atau agresif.

1

Pahami instrumen: emas, deposito, reksa dana, saham, obligasi, properti.

1

Diversifikasi: jangan menaruh semua uang di satu tempat.

1

Mulai kecil: tidak perlu menunggu kaya, investasi bisa dimulai dari Rp10.000 (reksa dana, saham).

1

1

Pikir jangka panjang: hindari tergoda keuntungan instan

18 of 29

INGAT!!!!!!!!!

KALAU ANDA AKAN BERINVESTASI CEK APAKAH PERUSAHAAN INVESTASI SUDAH DIAWASI OLEH OJK ATAU BAPPEBTI?

19 of 29

Manfaat Penguatan Literasi Keuangan dan Kesejahteraan bagi Mahasiswa

Mandiri dan bijak dalam mengelola keuangan.

 

Lebih sejahtera secara psikologis karena bebas dari tekanan finansial.

 

Fokus belajar tanpa terganggu masalah keuangan.

 

Mampu menyiapkan masa depan lebih baik (tabungan, investasi, karier).

20 of 29

Kewirausahaan Mahasiswa

Jumlah wirausaha di Indonesia mencapai sekitar 53,38 juta orang (wirausaha pemula) berdasarkan data BPS per Februari 2025. Keadaan ini baru mencapai 3% dari total seluruh jumlah penduduk Indonesia

Seharusnya jumlah wirausaha di Indonesia yang dibutuhkan sekitar 14% dari total seluruh jumlah penduduk Indonesia

21 of 29

Pentingnya Kewirausahaan bagi Mahasiswa

  • Kemandirian Ekonomi – tidak hanya bergantung pada orang tua atau beasiswa.

  • Pengembangan Soft Skill – komunikasi, kepemimpinan, manajemen waktu, problem solving.

  • Meningkatkan Kreativitas dan Inovasi – menghasilkan ide dan solusi baru untuk kebutuhan masyarakat.

  • Mempersiapkan Dunia Kerja – melatih mental tahan banting, disiplin, dan tanggung jawab.

  • Peluang Karier Alternatif – bukan hanya pencari kerja, tetapi pencipta lapangan kerja

22 of 29

Karakter Wirausaha yang Perlu Dibangun

Visioner → mampu melihat peluang ke depan.

 

Inovatif & Kreatif → berani menciptakan hal baru.

 

Berani mengambil risiko → siap menghadapi tantangan dan ketidakpastian.

 

Disiplin & pantang menyerah → konsisten meski menghadapi kegagalan.

 

Berorientasi pada nilai dan manfaat → bukan sekadar profit, tapi juga memberi dampak sosial.

23 of 29

Langkah Awal Mahasiswa Berwirausaha

Kenali minat & potensi diri.

 

Lakukan observasi pasar: kebutuhan apa yang belum terpenuhi?

 

Mulai dari usaha kecil sesuai modal & kemampuan.

 

Bangun jejaring & kolaborasi dengan teman, dosen, komunitas.

 

Catat & evaluasi setiap perkembangan → belajar dari pengalaman

24 of 29

Menjadi Mahasiswa Berprestasi

Mahasiswa berprestasi adalah mahasiswa yang mampu menunjukkan prestasi akademik maupun non-akademik, memiliki integritas kepribadian, serta aktif berkontribusi dalam kegiatan kampus maupun masyarakat.

Mahasiswa harus dapat beprestasi di tingkat lokal (kabupaten), wilayah (provinsi), nasional, dan internasional

25 of 29

Kriteria Mahasiswa Berprestasi

  • Prestasi Akademik

  • Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tinggi.

  • Penguasaan bahasa asing.

  • Penguasaan ilmu sesuai bidang studi.

  • Prestasi Non-Akademik

  • Juara lomba (olahraga, seni, karya tulis, inovasi, dll).
  • Aktivitas organisasi dan kepemimpinan.

  • Kegiatan sosial dan pengabdian masyarakat.

  • Kepribadian & Soft Skill

  • Integritas dan etika akademik.

  • Kepemimpinan dan komunikasi.

  • Kreativitas, inovasi, dan jiwa kolaboratif.

26 of 29

Pentingnya Menjadi Mahasiswa Berprestasi

Pengembangan diri → melatih kepemimpinan, manajemen waktu, problem solving.

 

Kesempatan lebih luas → beasiswa, pertukaran pelajar, networking nasional & internasional.

 

Kontribusi nyata → membawa nama baik kampus dan memberi inspirasi bagi mahasiswa lain.

 

Bekal karier → prestasi menjadi nilai tambah di dunia kerja maupun studi lanjut.

27 of 29

Strategi Menjadi Mahasiswa Berprestasi

Fokus akademik → menjaga IPK, riset, lomba karya tulis.

 

Aktif organisasi → melatih kepemimpinan & kerja sama.

 

Ikut lomba/kompetisi → memperluas pengalaman dan prestasi.

 

Kuasai bahasa asing → minimal Bahasa Inggris.

 

Bangun portofolio prestasi → dokumentasi capaian dan karya.

 

Manajemen waktu → seimbang antara kuliah, organisasi, dan lomba

28 of 29

PADA AKHIRNYA

MAHASISWA UNIVERSITAS PGRI JOMBANG

MENJADI

JUARAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA

29 of 29

TERIMA KASIH, SUKSES UNTUK PESERTA PKKMB

LULUS BERSAMA, MENCAPAI KESUKSESAN

MASUK BERSAMA MENJADI MAHASISWA UPJB