1 of 28

DESAIN�VIDEO PEMBELAJARAN

VIDEO PRAKTIK BAIK

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

2 of 28

AGENDA

01

Media Pembelajaran

  • Memahami apa itu media pembelajaran
  • Posisi dan fungsi media pembelajaran

02

Video Pembelajaran

  • Memahami Video Pembelajaran
  • Keuntungan Video Pembelajaran

03

Pengembangan Video Pembelajaran

  • Memahami pengembvangan video pembelajaran
  • Prosedur pengembangan video pembelajaran

04

Pengembangan Naskah Video

  • Memahami pengembangan naskah video pembelajaran
  • Menulis naskah video yang baik

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

3 of 28

MEDIA PEMBELAJARAN

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

4 of 28

R. Ibrahim dan Nana Syaodih (1996)

“segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyampaikan pesan atau isi pelajaran, merangsang pikiran, perasaan, perhatian, dan kemampuan siswa sehingga dapat mendorong proses belajar mengajar.”

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

5 of 28

MEDIA PEMBELAJARAN

Media sebagai alat komunikasi guna lebih mengefektifkan proses belajar mengajar.

Alat Komunikasi

Fungsi media dalam rangka mencapai tujuan pendidikan

Tujuan Pembelajaran

Hubungan antara metode mengajar dan media pendidikan.

Metode dan. Media

Nilai atau manfaat media pendidikan dalam pengajaran

Manfaat

Seluk-beluk proses belajar.

Usaha inovasi dalam media Pendidikan

Berbagai jenis alat dan teknik media pendidikan.

Proses Pembelajaran

Pemilihan dan penggunaan media pendidikan.

Media pendidikan dalam setiap mata pelajaran.

Media

Oemar Hamalik dalam Azhar Arsyad (2004)

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

6 of 28

POSISI MEDIA PEMBELAJARAN

Oleh karena proses pembelajaran merupakan proses komunikasi dan berlangsung dalam suatu sistem, maka media pembelajaran menempati posisi yang cukup penting sebagai salah satu komponen sistem pembelajaran. Tanpa media, komunikasi tidak akan terjadi dan proses pembelajaran sebagai proses komunikasi juga tidak akan bisa berlangsung secara optimal. Media pembelajaran adalah komponen integral dari sistem pembelajaran.

IDE

PENGKODEAN

MEDIA

PENAFSIRAN KODE

MENGERTI

GANGGUAN

UMPAN BALIK

SUMBER

PENGALAMAN

PENGALAMAN

PENERIMA

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

7 of 28

FUNGSI MEDIA PEMBELAJARAN

Dalam proses pembelajaran, media memiliki fungsi sebagai pembawa informasi dari sumber (guru) menuju penerima (siswa). Sedangkan metode adalah prosedur untuk membantu siswa dalam menerima dan mengolah informasi guna mencapai tujuan pembelajaran.

METODE

PESAN

MEDIA

GURU

PESERTA DIDIK

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

8 of 28

CIRI UTAMA MEDIA PEMBELAJARAN

Suara (Sound)

Media Pembelajaran ini dibedakan pula menjadi media siar (telecommunication) dan media rekam (recording)

Bentuk (Visual)

Media Pembelajaran ini dibedakan menjadi tiga yaitu gambar, garis, dan symbol yang merupakan satu kontinum dari bentuk yang dapat ditangkap oleh indra penglihatan.

Gerak (Motion)

Media Pembelajaran ini memberikan efek gerak dan menimbulkan keinginan untuk bergerak

Kesimpulan

media pembelajaran yang berupa alat bantu belajar yang dapat berupa suara, gambar, rekaman, film/video, garis, simbol yang mungkin ditransformasikan dalam bentuk objek yang berupa rangkuman kejadian yang kemudian ditampilkan kembali sebagai gambaran.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

9 of 28

VIDEO PEMBELAJARAN

VIDEO PRAKTIK BAIK

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

10 of 28

“Video pembelajaran adalah media yang menyajikan audio dan visual yang berisi pesan-pesan pembelajaran baik yang berisi konsep, prinsip, prosedur, teori aplikasi pengetahuan untuk membantu pemahaman terhadap suatu materi pembelajaran.”

Cheppy Riyana (2007)

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

11 of 28

KEUNTUNGAN MENGGUNAKAN MEDIA VIDEO

“Ukuran tampilan video sangat fleksibel dan dapat diatur sesuai kebutuhan, video merupakan bahan ajar non cetak yang kaya informasi dan lugas karena dapat sampai ke hadapan siswa secara langsung, dan video menambah suatu dimensi baru terhadap pembelajaran.”

Daryanto (2010)

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

12 of 28

TUJUAN VIDEO PEMBELAJARAN

Memperjelas dan mempermudah penyampaian pesan agar tidak terlalu verbalistis.

Pemahaman

Mengatasi keterbatasan waktu, ruang, dan daya indera peserta didik maupun instruktur

Waktu

Dapat digunakan secara tepat dan bervariasi.

Sasaran

Cheppy Riyana (2007)

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

13 of 28

KARAKTERISTIK VIDEO PEMBELAJARAN

Classical or Individual

Video pembelajaran dapat digunakan oleh para siswa secara individual, tidak hanya dalam setting sekolah, tetapi juga di rumah.

Media video menggunakan bahasa yang sederhana, mudah dimengerti, dan menggunakan bahasa yang umum.

User Friendly

Video yang dikembangkan tidak bergantung pada bahan ajar lain atau tidak harus digunakan bersama-sama dengan bahan ajar lain.

Stand Alone

Dengan media video siswa dapat memahami pesan pembelajaran secara lebih bermakna dan informasi dapat diterima secara utuh sehingga dengan sendirinya informasi akan tersimpan dalam memori jangka panjang dan bersifat retensi.

Clarity of Massage

Tampilan berupa grafis media video dibuat dengan teknologi rekayasa digital dengan resolusi tinggi tetapi support untuk setiap spech sistem komputer.

High Resolution

Materi dikemas secara multimedia terdapat didalamnya teks, animasi, sound, dan video sesuai tuntutan materi.

Visualisasi

Materi harus benar-benar representatif, misalnya materi simulasi atau demonstrasi. Pada dasarnya materi pelajaran baik sosial maupun sain dapat dibuat menjadi media video.

Representatif isi

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

14 of 28

KRITERIA MEDIA VIDEO

Menurut Cheppy Riyana (2007)

Pengembangan dan pembuatan video pembelajaran harus mempertimbangkan kriteria sebagai berikut:

Durasi waktu

Media video memiliki durasi yang lebih singkat yaitu sekitar 20-40 menit, berbeda dengan film yang pada umumnya berdurasi antara 2- 3,5 jam. Mengingat kemampuan daya ingat dan kemampuan berkonsentrasi manusia yang cukup terbatas antara 15-20 menit, menjadikan media video mampu memberikan keunggulan dibandingkan dengan film.

Format Sajian Video

Video pembelajaran yang mengutamakan kejelasan dan penguasaan materi. Format video yang cocok untuk pembelajaran

diantaranya: naratif (narrator), wawancara, presenter, format

gabungan.

Ketentuan Teknis

Video tidak terlepas dari aspek teknis yaitu kamera, teknik pengambilan gambar, teknik pencahayaan, editing, dan suara. Pembelajaran lebih menekankan pada kejelasan pesan, dengan demikian, sajian-sajian yang komunikatif perlu dukungan teknis.

Sound Effect

Penambahan musik dalam media video akan mampu menarik perhatian siswa untuk menyimak pelajaran yang diberikan.

Tipe Materi

Media video cocok untuk materi pelajaran yang bersifat menggambarkan suatu proses tertentu, sebuah alur demonstrasi, sebuah konsep atau mendeskripsikan sesuatu.

Misalnya bagaimana membuat cake yang benar, bagaimana membuat pola pakaian, proses metabolisme tubuh, dan lain-lain.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

15 of 28

PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN

VIDEO PRAKTIK BAIK

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

16 of 28

PROSEDUR PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN

Yang terdiri dari a) Pendahuluan, b) Tayangan pembuka, c) Pengantar, d) Isi video, dan e) Penutup

Kerangka (outline) media video

Pengembangan video pembelajaran merupakan kegiatan yang melibatkan beberapa keahlian/keterampilan (Course Team Approach) yang secara sinergi menghasilkan produk media video, sesuai dengan kebutuhan rancangan tersebut.

Keterlibatan Tim

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

17 of 28

KERANGKA (OUTLINE) MEDIA VIDEO

Pendahuluan

Pengantar mengapa

materi itu penting, bagaimana kaitan dengan materi-materi lainnya.

a).

Pengantar

Sajian tujuan pembuatan perlu ditayangkan untuk memotivasi siswa untuk mempelajari materi lebih lanjut.

c).

Penutup

kesimpulan atau rangkuman dan juga kegiatan lanjut dari sajian video tersebut yang harus dilaksanakan oleh siswa.

e).

Tayangan pembuka

Tayangan pembuka dengan teks, image, video pembuka yang menarik

b).

Isi video

uraian materi yang lengkap hal ini dilengkapi dengan uraian contoh, simulasi dan demonstrasi atau peragaan. Lamanya durasi waktu yang tersedia selama video tersebut berlangsung pada kegiatan inti ini.

d).

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

18 of 28

KETERLIBATAN TIM

Yaitu orang yang bertanggung jawab secara konsep dan teknis terhadap jalannya kegiatan produksi. Baik buruknya hasil video tergantung peran sutradara.

Sutradara

Yaitu orang yang memiliki kemampuan mengedit video menyusunnya sehingga menjadi sajian yang utuh juga bertugas merancang, menetapkan, dan membuat grafis yang tepat untuk materi pembelajaran yang dikembangkan.

Ahli Komputer Edtting Video dan Desain Grafis (Computer Graphics Specialist)

Yaitu orang yang bertanggung jawab untuk menghasilkan kualitas suara yang baik, termasuk pemilihan musik. Dalam video pembelajaran, sound amat berperan karena pesan pembelajaran didominasi oleh visual dan suara. Suara cukup berpengaruh terhadap kualitas video.

Sound Director

Yaitu orang yang menguasai materi kompetensi dan bertanggung jawab menulis scrift (naskah) materi.

Ahli Substansi (subject matter expert)

Yaitu orang yang merancang dan mengembangkan spesifikasi media (teks, grafis, animasi, dan audio) yang sesuai dengan materi yang sedang dikembangkan.

Ahli Media Instruksional (Media Spesialis)

Yaitu orang yang memiliki kemampuan merancang dan menetapkan metode yang tepat sesuai dengan materi pembelajaran yang dikembangkan.

Ahli Metode Instruksional (Instructional Methods Spesialis)

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

19 of 28

PENGEMBANGAN NASKAH VIDEO PEMBELAJARAN

VIDEO PRAKTIK BAIK

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

20 of 28

LANGKAH-LANGKAH UMUM

01

03

05

02

04

06

Buat treatment

pengembangan lebih jauh dari sinopsis yang sudah disusun sebelumnya.

Tentukan ide

Ide yang baik biasanya timbul dari adanya masalah. Masalah dapat dirumuskan sebagai kesenjangan antara kenyataan yang ada dengan apa yang seharusnya ada.

Buat garis besar isi

bahan-bahan yang akan disajikan melalui program kita harus dapat mendukung tercapainya tujuan yang sudah dirumuskan.

Rumuskan tujuan

Rumusan mengenai kompetensi seperti apa yang diharapkan oleh kita, sehingga setelah menonton program ini siswa benar-benar menguasai kompetensi yang kita harapkan tadi. Selain itu kita perlu menentukan sasarannya siapa.

Melakukan survey

Survey ini dilakukan dengan maksud untuk mengumpulkan informasi dan bahan-bahan yang dapat mendukung program yang akan dibuat.

Buat sinopsis

Sinopsis ialah ikhtisar cerita yang menggambarkan isi program secara ringkas dan masih bersifat secara umum.

07

08

Menulis naskah

urutan penyajian visualisasi maupun audionya sudah pasti dan penuturannya sudah bersifat lebih rinci.

Buat storyboard

Gambaran arsitektual untuk projek multimedia kita. Storyboard mirip dengan rangkaian komik yang beruntun yang kita baca sehari-hari.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

21 of 28

MENULIS NASKAH

Menulis Naskah

Pergunakan perbendaharaan kata yang sesuai dengan latar

belakang audiens.

Penggunaan Bahasa

Pergunakan gaya bahasa percakapan sehari-hari bukan gaya

bahasa sastra.

Gaya Bahasa

Ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan dalam menulis naskah yaitu :

Menulis Naskah

Kalimat harus jelas, singkat dan informatif.

Jelas

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

22 of 28

LANGKAH PRAKTIS MENYUSUN NASKAH

Naskah Video

01

Indikator

Lihat indikator atau materi yang akan disajikan

Teaser (pembuka)

Berupa adegan yang menggambarkan materi yang akan dibahas atau montage shot (cuplikan gambar) dan bisa juga dalam bentuk komedi atau tragedi untuk menarik perhatian penonton.

Format

Pilih format sajian sesuai karakteristik materi yang disajikan (misal: game, kuis, dan lain-lain)

Bumper tune

Penanda singkat mengenai sebuah program acara. Bumper bisa menjadi penanda saat sebuah program akan dimulai. Dibuat tiga demensi yang mewakili identitas program

02

03

04

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

23 of 28

LANGKAH PRAKTIS MENYUSUN NASKAH

Naskah Video

05

Isi

Isi bagian visual dengan perintah deskripsi atau gunakan istilah teknis pertelevisian

Menarik

Sajikan materi dengan menarik, jelas, dan mudah diingat oleh penonton

Visual

Utamakan visual gerak, berwarna, kalau bisa tiga demensi, dan detail, serta sesuai narasi

Caption tune

Penulisan caption harus sesuai kaidah bahasa dan singkat, tidak lebih dari lima baris

06

07

08

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

24 of 28

LANGKAH PRAKTIS MENYUSUN NASKAH

Naskah Video

09

Repitisi

Repetisi atau pengulangan tidak sama persis dengan sajian

materi

Narasi

Narasi sebaiknya tidak menggurui, dialog disesuaikan dengan situasi dan kondisi, kalau presenter sebaiknya komunikatif, singkat dan lain-lain.

Latihan Soal

Latihan dibuat dalam bentuk soal tertutup (pilihan ganda),

sebagai bentuk penguat sajian materi

Audio

Kolom audio diberi musik, sound effect, dialog, presenter, direct sound, embience, narator sesuai kebutuhan. Audio sebagai penguat atau penjelasan visual yang masih belum jelas.

10

11

12

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

25 of 28

AKTIVITAS NARASUMBER

VIDEO PRAKTIK BAIK

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

26 of 28

BAHAN VIDEO PRAKTIK BAIK

  • Inspirasi contoh Naskah
    • Template Naskah [klik disini]
    • Contoh Naskah sebagai inspirasi [klik disini]
  • Video Praktik Baik [klik disini]
  • Lembar Observasi Video Praktik Baik [klik disini]

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

27 of 28

AKTIVITAS PESERTA

  • Membuka contoh Video Berbagi Praktik Baik

03._Video Praktik Baik.docx

  • Tentukan dua Video yang akan di observasi
  • Gunakan Lembar Aktivitas Observasi Video

LK.03 Lembar_Observasi_Video.docx

  • Bandingkan hasil observasi dari dua video tersebut
  • Berikan kesimpulan akhir hasil analisis observasi dua video

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

28 of 28

TERIMA KASIH

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi