DESAIN�VIDEO PEMBELAJARAN
VIDEO PRAKTIK BAIK
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
AGENDA
01
Media Pembelajaran
02
Video Pembelajaran
03
Pengembangan Video Pembelajaran
04
Pengembangan Naskah Video
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
MEDIA PEMBELAJARAN
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
R. Ibrahim dan Nana Syaodih (1996)
“segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyampaikan pesan atau isi pelajaran, merangsang pikiran, perasaan, perhatian, dan kemampuan siswa sehingga dapat mendorong proses belajar mengajar.”
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
MEDIA PEMBELAJARAN
Media sebagai alat komunikasi guna lebih mengefektifkan proses belajar mengajar.
Alat Komunikasi
Fungsi media dalam rangka mencapai tujuan pendidikan
Tujuan Pembelajaran
Hubungan antara metode mengajar dan media pendidikan.
Metode dan. Media
Nilai atau manfaat media pendidikan dalam pengajaran
Manfaat
Seluk-beluk proses belajar.
Usaha inovasi dalam media Pendidikan
Berbagai jenis alat dan teknik media pendidikan.
Proses Pembelajaran
Pemilihan dan penggunaan media pendidikan.
Media pendidikan dalam setiap mata pelajaran.
Media
Oemar Hamalik dalam Azhar Arsyad (2004)
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
POSISI MEDIA PEMBELAJARAN
Oleh karena proses pembelajaran merupakan proses komunikasi dan berlangsung dalam suatu sistem, maka media pembelajaran menempati posisi yang cukup penting sebagai salah satu komponen sistem pembelajaran. Tanpa media, komunikasi tidak akan terjadi dan proses pembelajaran sebagai proses komunikasi juga tidak akan bisa berlangsung secara optimal. Media pembelajaran adalah komponen integral dari sistem pembelajaran.
IDE
PENGKODEAN
MEDIA
PENAFSIRAN KODE
MENGERTI
GANGGUAN
UMPAN BALIK
SUMBER
PENGALAMAN
PENGALAMAN
PENERIMA
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
FUNGSI MEDIA PEMBELAJARAN
Dalam proses pembelajaran, media memiliki fungsi sebagai pembawa informasi dari sumber (guru) menuju penerima (siswa). Sedangkan metode adalah prosedur untuk membantu siswa dalam menerima dan mengolah informasi guna mencapai tujuan pembelajaran.
METODE
PESAN
MEDIA
GURU
PESERTA DIDIK
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
CIRI UTAMA MEDIA PEMBELAJARAN
Suara (Sound)
Media Pembelajaran ini dibedakan pula menjadi media siar (telecommunication) dan media rekam (recording)
Bentuk (Visual)
Media Pembelajaran ini dibedakan menjadi tiga yaitu gambar, garis, dan symbol yang merupakan satu kontinum dari bentuk yang dapat ditangkap oleh indra penglihatan.
Gerak (Motion)
Media Pembelajaran ini memberikan efek gerak dan menimbulkan keinginan untuk bergerak
Kesimpulan
media pembelajaran yang berupa alat bantu belajar yang dapat berupa suara, gambar, rekaman, film/video, garis, simbol yang mungkin ditransformasikan dalam bentuk objek yang berupa rangkuman kejadian yang kemudian ditampilkan kembali sebagai gambaran.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
VIDEO PEMBELAJARAN
VIDEO PRAKTIK BAIK
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
“Video pembelajaran adalah media yang menyajikan audio dan visual yang berisi pesan-pesan pembelajaran baik yang berisi konsep, prinsip, prosedur, teori aplikasi pengetahuan untuk membantu pemahaman terhadap suatu materi pembelajaran.”
Cheppy Riyana (2007)
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
KEUNTUNGAN MENGGUNAKAN MEDIA VIDEO
“Ukuran tampilan video sangat fleksibel dan dapat diatur sesuai kebutuhan, video merupakan bahan ajar non cetak yang kaya informasi dan lugas karena dapat sampai ke hadapan siswa secara langsung, dan video menambah suatu dimensi baru terhadap pembelajaran.”
Daryanto (2010)
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
TUJUAN VIDEO PEMBELAJARAN
Memperjelas dan mempermudah penyampaian pesan agar tidak terlalu verbalistis.
Pemahaman
Mengatasi keterbatasan waktu, ruang, dan daya indera peserta didik maupun instruktur
Waktu
Dapat digunakan secara tepat dan bervariasi.
Sasaran
Cheppy Riyana (2007)
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
KARAKTERISTIK VIDEO PEMBELAJARAN
Classical or Individual
Video pembelajaran dapat digunakan oleh para siswa secara individual, tidak hanya dalam setting sekolah, tetapi juga di rumah.
Media video menggunakan bahasa yang sederhana, mudah dimengerti, dan menggunakan bahasa yang umum.
User Friendly
Video yang dikembangkan tidak bergantung pada bahan ajar lain atau tidak harus digunakan bersama-sama dengan bahan ajar lain.
Stand Alone
Dengan media video siswa dapat memahami pesan pembelajaran secara lebih bermakna dan informasi dapat diterima secara utuh sehingga dengan sendirinya informasi akan tersimpan dalam memori jangka panjang dan bersifat retensi.
Clarity of Massage
Tampilan berupa grafis media video dibuat dengan teknologi rekayasa digital dengan resolusi tinggi tetapi support untuk setiap spech sistem komputer.
High Resolution
Materi dikemas secara multimedia terdapat didalamnya teks, animasi, sound, dan video sesuai tuntutan materi.
Visualisasi
Materi harus benar-benar representatif, misalnya materi simulasi atau demonstrasi. Pada dasarnya materi pelajaran baik sosial maupun sain dapat dibuat menjadi media video.
Representatif isi
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
KRITERIA MEDIA VIDEO
Menurut Cheppy Riyana (2007)
Pengembangan dan pembuatan video pembelajaran harus mempertimbangkan kriteria sebagai berikut:
Durasi waktu
Media video memiliki durasi yang lebih singkat yaitu sekitar 20-40 menit, berbeda dengan film yang pada umumnya berdurasi antara 2- 3,5 jam. Mengingat kemampuan daya ingat dan kemampuan berkonsentrasi manusia yang cukup terbatas antara 15-20 menit, menjadikan media video mampu memberikan keunggulan dibandingkan dengan film.
Format Sajian Video
Video pembelajaran yang mengutamakan kejelasan dan penguasaan materi. Format video yang cocok untuk pembelajaran
diantaranya: naratif (narrator), wawancara, presenter, format
gabungan.
Ketentuan Teknis
Video tidak terlepas dari aspek teknis yaitu kamera, teknik pengambilan gambar, teknik pencahayaan, editing, dan suara. Pembelajaran lebih menekankan pada kejelasan pesan, dengan demikian, sajian-sajian yang komunikatif perlu dukungan teknis.
Sound Effect
Penambahan musik dalam media video akan mampu menarik perhatian siswa untuk menyimak pelajaran yang diberikan.
Tipe Materi
Media video cocok untuk materi pelajaran yang bersifat menggambarkan suatu proses tertentu, sebuah alur demonstrasi, sebuah konsep atau mendeskripsikan sesuatu.
Misalnya bagaimana membuat cake yang benar, bagaimana membuat pola pakaian, proses metabolisme tubuh, dan lain-lain.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN
VIDEO PRAKTIK BAIK
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
PROSEDUR PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN
Yang terdiri dari a) Pendahuluan, b) Tayangan pembuka, c) Pengantar, d) Isi video, dan e) Penutup
Kerangka (outline) media video
Pengembangan video pembelajaran merupakan kegiatan yang melibatkan beberapa keahlian/keterampilan (Course Team Approach) yang secara sinergi menghasilkan produk media video, sesuai dengan kebutuhan rancangan tersebut.
Keterlibatan Tim
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
KERANGKA (OUTLINE) MEDIA VIDEO
Pendahuluan
Pengantar mengapa
materi itu penting, bagaimana kaitan dengan materi-materi lainnya.
a).
Pengantar
Sajian tujuan pembuatan perlu ditayangkan untuk memotivasi siswa untuk mempelajari materi lebih lanjut.
c).
Penutup
kesimpulan atau rangkuman dan juga kegiatan lanjut dari sajian video tersebut yang harus dilaksanakan oleh siswa.
e).
Tayangan pembuka
Tayangan pembuka dengan teks, image, video pembuka yang menarik
b).
Isi video
uraian materi yang lengkap hal ini dilengkapi dengan uraian contoh, simulasi dan demonstrasi atau peragaan. Lamanya durasi waktu yang tersedia selama video tersebut berlangsung pada kegiatan inti ini.
d).
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
KETERLIBATAN TIM
Yaitu orang yang bertanggung jawab secara konsep dan teknis terhadap jalannya kegiatan produksi. Baik buruknya hasil video tergantung peran sutradara.
Sutradara
Yaitu orang yang memiliki kemampuan mengedit video menyusunnya sehingga menjadi sajian yang utuh juga bertugas merancang, menetapkan, dan membuat grafis yang tepat untuk materi pembelajaran yang dikembangkan.
Ahli Komputer Edtting Video dan Desain Grafis (Computer Graphics Specialist)
Yaitu orang yang bertanggung jawab untuk menghasilkan kualitas suara yang baik, termasuk pemilihan musik. Dalam video pembelajaran, sound amat berperan karena pesan pembelajaran didominasi oleh visual dan suara. Suara cukup berpengaruh terhadap kualitas video.
Sound Director
Yaitu orang yang menguasai materi kompetensi dan bertanggung jawab menulis scrift (naskah) materi.
Ahli Substansi (subject matter expert)
Yaitu orang yang merancang dan mengembangkan spesifikasi media (teks, grafis, animasi, dan audio) yang sesuai dengan materi yang sedang dikembangkan.
Ahli Media Instruksional (Media Spesialis)
Yaitu orang yang memiliki kemampuan merancang dan menetapkan metode yang tepat sesuai dengan materi pembelajaran yang dikembangkan.
Ahli Metode Instruksional (Instructional Methods Spesialis)
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
PENGEMBANGAN NASKAH VIDEO PEMBELAJARAN
VIDEO PRAKTIK BAIK
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
LANGKAH-LANGKAH UMUM
01
03
05
02
04
06
Buat treatment
pengembangan lebih jauh dari sinopsis yang sudah disusun sebelumnya.
Tentukan ide
Ide yang baik biasanya timbul dari adanya masalah. Masalah dapat dirumuskan sebagai kesenjangan antara kenyataan yang ada dengan apa yang seharusnya ada.
Buat garis besar isi
bahan-bahan yang akan disajikan melalui program kita harus dapat mendukung tercapainya tujuan yang sudah dirumuskan.
Rumuskan tujuan
Rumusan mengenai kompetensi seperti apa yang diharapkan oleh kita, sehingga setelah menonton program ini siswa benar-benar menguasai kompetensi yang kita harapkan tadi. Selain itu kita perlu menentukan sasarannya siapa.
Melakukan survey
Survey ini dilakukan dengan maksud untuk mengumpulkan informasi dan bahan-bahan yang dapat mendukung program yang akan dibuat.
Buat sinopsis
Sinopsis ialah ikhtisar cerita yang menggambarkan isi program secara ringkas dan masih bersifat secara umum.
07
08
Menulis naskah
urutan penyajian visualisasi maupun audionya sudah pasti dan penuturannya sudah bersifat lebih rinci.
Buat storyboard
Gambaran arsitektual untuk projek multimedia kita. Storyboard mirip dengan rangkaian komik yang beruntun yang kita baca sehari-hari.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
MENULIS NASKAH
Menulis Naskah
Pergunakan perbendaharaan kata yang sesuai dengan latar
belakang audiens.
Penggunaan Bahasa
Pergunakan gaya bahasa percakapan sehari-hari bukan gaya
bahasa sastra.
Gaya Bahasa
Ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan dalam menulis naskah yaitu :
Menulis Naskah
Kalimat harus jelas, singkat dan informatif.
Jelas
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
LANGKAH PRAKTIS MENYUSUN NASKAH
Naskah Video
01
Indikator
Lihat indikator atau materi yang akan disajikan
Teaser (pembuka)
Berupa adegan yang menggambarkan materi yang akan dibahas atau montage shot (cuplikan gambar) dan bisa juga dalam bentuk komedi atau tragedi untuk menarik perhatian penonton.
Format
Pilih format sajian sesuai karakteristik materi yang disajikan (misal: game, kuis, dan lain-lain)
Bumper tune
Penanda singkat mengenai sebuah program acara. Bumper bisa menjadi penanda saat sebuah program akan dimulai. Dibuat tiga demensi yang mewakili identitas program
02
03
04
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
LANGKAH PRAKTIS MENYUSUN NASKAH
Naskah Video
05
Isi
Isi bagian visual dengan perintah deskripsi atau gunakan istilah teknis pertelevisian
Menarik
Sajikan materi dengan menarik, jelas, dan mudah diingat oleh penonton
Visual
Utamakan visual gerak, berwarna, kalau bisa tiga demensi, dan detail, serta sesuai narasi
Caption tune
Penulisan caption harus sesuai kaidah bahasa dan singkat, tidak lebih dari lima baris
06
07
08
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
LANGKAH PRAKTIS MENYUSUN NASKAH
Naskah Video
09
Repitisi
Repetisi atau pengulangan tidak sama persis dengan sajian
materi
Narasi
Narasi sebaiknya tidak menggurui, dialog disesuaikan dengan situasi dan kondisi, kalau presenter sebaiknya komunikatif, singkat dan lain-lain.
Latihan Soal
Latihan dibuat dalam bentuk soal tertutup (pilihan ganda),
sebagai bentuk penguat sajian materi
Audio
Kolom audio diberi musik, sound effect, dialog, presenter, direct sound, embience, narator sesuai kebutuhan. Audio sebagai penguat atau penjelasan visual yang masih belum jelas.
10
11
12
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
AKTIVITAS NARASUMBER
VIDEO PRAKTIK BAIK
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
BAHAN VIDEO PRAKTIK BAIK
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
AKTIVITAS PESERTA
03._Video Praktik Baik.docx
LK.03 Lembar_Observasi_Video.docx
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
TERIMA KASIH
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi