1 of 32

  • Permainan Kasti
  • Permainan Bulu tangkis
  • Permainan Tenis Meja

Akitivitas Permainan

Bola Kecil

BAB 2

2 of 32

Bola Kasti

3 of 32

Permainan kasti merupakan olahraga permainan beregu yang dimainkan oleh dua regu. Masing-masing regu terdiri dari 12 orang pemain. Permainan ini dimainkan di lapangan berbentuk empat persegi panjang yang dibatasi oleh garis batas dengan lebar 5 cm. Sebagai alat permainan menggunakan bola kasti dan kayu pemukul.

4 of 32

Keterangan gambar :

A = Tempat penjaga belakang

B = Ruang pemukul

C = Ruang pelambung

D = Ruang bebas

E = Tempat hinggap pertama

F = Tempat hinggap kedua

G = Tempat hinggap ketiga

LAPANGAN KASTI

5 of 32

Peraturan permainan kasti

  1. Jumlah pemain, Jumlah pemain terdiri atas 12 orang setiap regunya dengan menggunakannomor 1 sampai dengan 12. Seorang sebagai ketua/kapten regu.
  2. Waktu permainan, Waktu permainan 2 x 30 menit dibagi menjadi dua babak diselingi waktu istirahat 10 menit.
  3. Cara mendapatkan angka,
  4. setiap pemukul yang berhasil berlari menuju tiang hinggap I, II dan III lalu kembali ke ruang bebas akan mendapat nilai 1, secara bertahap.
  5. apabila pukulan berhasil dengan baik dan pemukul secara langsung dapat kembali ke ruang bebas, akan mendapat nilai 2.
  6. apabila regu penjaga dapat menangkap bola langsung dengan baik, akan mendapat nilai 1, untuk regu penjaga.

6 of 32

  1. Penentuan pemenang, Penentuan pemenang adalah regu yang mendapat nilai terbanyak sebagai regu pemenang.
  2. Wasit, Setiap pertandingan kasti dipimpin oleh seorang wasit, dibantu oleh tiga penjaga garis, satu orang pencatat nilai, dan pencatat waktu.
  3. Pergantian tempat, Pergantian tempat dapat dilakukan apabila regu pemukul terkena lemparan bola sah, bola ditangkap tiga kali secara berturut-turut oleh regu penjaga, dan alat pemukul lepas ketika sedang melakukan pukulan yang menurut wasit sangat membahayakan lawan.
  4. Kesempatan memukul, Kesempatan memukul untuk setiap pemukul yaitu satu kali, kecuali pemukul terakhir sebanyak tiga kali giliran memukul, dan dilakukan secara berurutan dari nomor 1 sampai dengan nomor 12.

7 of 32

Cara bermain kasti yang dimodifikasi berikut ini.

  1. Permainan dilakukan 2 regu masing-masing regu 7-10 orang (a-b).
  2. Bila regu a melakukan lambungan, maka regu b melakukan jaga.
  3. Bola dilambungkan regu a yang tidak tertangkap oleh penjaga regu b, maka anggota regu yang melakukan lambungan berhak lari ke base I, II, III atau IV.
  4. Bila lambungan tertangkap regu b, yang melakukan lambungan mati (dianggap gugur ke luar) dan seterusnya.
  5. Lambungan bola yang tertangkap skor satu untuk regu yang menangkap bola.
  6. Lambungan bola yang tidak tertangkap skor satu untuk regu pelambung.

8 of 32

Melambungkan bola

Melempar bola ke berbagai arah dan berbagai kecepatan

9 of 32

Melempar bola melambung

Melempar Bola Rendah

10 of 32

Melempar bola menggelundung

11 of 32

Menangkap bola dari berbagai arah dan kecepatan

Menangkap bola mendatar

  1. Menghadap ke arah bola datang.
  2. Kedua kaki dibuka dan lutut ditekuk.
  3. Sikap badan agak condong ke depan.
  4. Pandangan ke arah bola.
  5. Kedua tangan mengarah ke depan.
  6. Telapak tangan menghadap bola dengan membentuk mangkuk.
  7. Tangkap bola dengan kedua tangan. Lalu genggam dengan jari.
  8. Setelah bola tertangkap, tarik ke arah dada dengan menekuk siku

Menangkap bola melambung

  1. Perhatikan arah lambungan bola.
  2. Arahkan kedua tangan pada bola.
  3. Telapak tangan membentuk corong menghadap ke atas.
  4. Pandangan ke arah bola datang.
  5. Tangkap bola dengan kedua tangan.

12 of 32

Spesifik melempar dan menangkap bola

  1. Aktivitas pembelajaran lempar tangkap bola di tempat dan dilanjutkan sambil bergerak maju dengan bola dilambungkan sendiri.
  2. Aktivitas pembelajaran lempar tangkap bola dengan lecutan tangan berpasangan di tempat, dilanjutkan dengan gerak maju mundur.
  3. Aktivitas pembelajaran gerakan lempar tangkap bola melambung, mendatar, dan menggelundung secara berpasangan di tempat.
  4. Aktivitas pembelajaran gerakan lempar tangkap bola melambung, mendatar, dan menggelundung dalam formasi berkelompok dan pemain bergerak lari setelah melakukan lemparan.

13 of 32

Memukul obyek yang dilambungkan/ dilemparkan dari berbagai arah, jarak, dan kecepatan

  1. Aktivitas Pembelajaran Memukul Lurus/Mendatar
  2. Aktivitas pembelajaran memukul bola jarak jauh melambung tinggi
  3. Pandangan ke arah bola dan ayunkan pemukul ke depan bola.
  4. Pemukul tepat mengenai bola sehingga bola meluncur jauh ke depan.
  5. Sikap setelah memukul, kayu pemukul tetap mengayun ke depan atas dan memutar ke samping atas.

14 of 32

Bermain Kasti dengan Gerakan Bola Lambung

  1. Permainan dilakukan 2 regu masing-masing regu 7-10 orang (a-b).
  2. Bila regu a melakukan lambungan, maka regu b melakukan jaga.
  3. Bola dilambungkan regu a yang tidak tertangkap oleh penjaga regu b, maka anggota regu yang melakukan lambungan berhak lari ke base i, ii, iii atau iv. Bila lambungan tertangkap regu b, yang melakukan lambungan mati (dianggap gugur ke luar) dan seterusnya.
  4. Lambungan bola yang tertangkap skor satu untuk regu yang menangkap bola.
  5. Lambungan bola yang tidak tertangkap skor satu untuk regu pelambung.

15 of 32

Gerakan bola dipukul dan dilambungkan dari arah samping/depan

  1. Bola yang digunakan bola yang lunak/lembut, agar tidak memantul terlalu jauh.
  2. Ketentuan permainan yang lainnya sama dengan pembelajaran bermain pertama.

Bermain kasti dengan memukul bola dan lari

  1. Setelah melakukan pukulan terhadap bola dengan baik dan benar, maka pemain harus berlari menuju tiang hinggap pertama.
  2. Begitu pula pelari yang ada di tiang hinggap yang lebih dahulu dapat berlari ke tiang hinggap berikutnya. berlari harus dilakukan secepat mungkin agar tidak dimatikan oleh penjaga.

16 of 32

Buku Tangkis/ Badminton

17 of 32

Menurut sejarah, permainan bulu tangkis berasal dari permainan yang bernama Poona dan berasal dari India. Oleh beberapa perwira tentara Kerajaan Inggris yang menjajah India pada waktu itu, permainan ini dibawa ke Inggris dan dikembangkan di sana. Pada tahun 1873, permainan ini dimainkan di taman istana milik Duke de Beaufort di Badminton Gloucerter Shore, hingga karenanya permainan ini kemudian diberi nama badminton. Badminton atau bulu tangkis kemudian berkembang di banyak negara dan masuk ke Indonesia dibawa oleh orang-orang Belanda.

Di Indonesia dibentuk organisasi induk tingkat nasional, yaitu Persatuan Bulu tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) pada tanggal 5 Mei 1951. Kemudian pada tahun 1953, Indonesia menjadi anggota IBF dan dengan demikian berhak untuk mengikuti pertandingan-pertandingan internasional.

18 of 32

Raket (Pemukul)

Shuttlecock

Terdiri dari bagian kepala dan bulu. Shuttlecock yang baik menggunakan gabus sebagai kepala dan dibungkus dengan kulit yang tipis dan kuat. Beratnya antara 73–85 grains (4,73–5,50 gram) dan harus mempunyai 14-16 helai bulu yang ditancapkan ke dalam gabus yang bergaris 1-1/8 inch atau 25-28 milimeter.

  1. Raket yang berat di bagian atas (kepala)
  2. Raket yang berat di bagian pegangan (handle)
  3. Raket yang seimbang cocok untuk pemain (allround)
  4. Bahan raket:
  5. Terbuat dari kayu seluruhnya
  6. Terbuat dari kayu dan alumunium
  7. Terbuat dari alumunium
  8. Terbuat dari fiberglass
  9. Terbuat dari arang (carbonex)

19 of 32

Lapangan

  1. Bentuk lapangan dan ukurannya dapat dilihat pada gambar di bawah ini. Lantai lapangan dapat dibuat dari bahan berikut:
  2. Lantai tanah atau pasir (umumnya lapangan luar ruangan)
  3. Lantai kayu (wooder court)
  4. Lantai dengan karpet sintetis (porta court)
  5. Lantai semen atau tegel (court)
  6. Ketentuan cara pembuatan lapangan

20 of 32

Memegang raket (grip)

  1. Pegangan kampak atau pegangan Inggris
  2. Pegangan geblok kasur atau pegangan Amerika
  3. Pegangan gabungan atau pegangan berjabat tangan
  4. Pegangan backhand

Spesifik pukulan permainan bulu tangkis

Gerak dasar memukul dalam permainan bulu tangkis terdiri dari: pukulan servis, pukulan lob, pukulan drop shot, pukulan smash, dan pukulan drive. Gerak dasar pukulan adalah cara-cara melakukan pukulan pada permainan bulu tangkis dengan tujuan menerbangkan shuttlecock ke bidang lapangan lawan.

21 of 32

Macam-macam pukulan servis antara lain:

  1. Pukulan servis pendek (Short servis)
  2. Servis panjang (Service lob)
  3. Pukulan servis drive
  4. Pukulan servis cambuk (Service flick)

Cara melakukan gerak dasar pukulan lob atau melambung dapat dilaksanakan dengan dua cara, yaitu:

  1. Overhead lob, yaitu pukulan lob yang dilakukan dari atas kepala dengan cara menerbangkan shuttlecock melambung ke arah belakang lapangan lawan.
  2. Underhand lob, yaitu pukulan lob dari bawah yang dilakukan dengan memukul shuttlecock yang berada di bawah badan dan dilambungkan tinggi ke belakang lapangan lawan.

22 of 32

Gerak spesifik pukulan permainan bulu tangkis

  1. Aktivitas pembelajaran 1 : memukul forehand berpasangan atau kelompok dan berhadapan, di tempat, bergerak mundur, maju, menyamping, dalam formasi berbanjar yang telah melakukan gerakan memukul berpindah tempat.
  2. Aktivitas pembelajaran 2: memukul bola menggunakan pukulan forehand overhead, dilakukan berpasangan atau kelompok, di tempat, bergerak mundur, maju, menyamping dengan formasi berbanjar yang telah melakukan gerakan memukul berpindah tempat.
  3. Aktivitas pembelajaran 3 : memukul bola menggunakan pukulan backhand dilakukan berpasangan, kelompok, bergerak maju, mundur, dan menyamping dalam formasi berbanjar, yang telah melakukan gerak memukul berpindah tempat.
  4. Aktivitas pembelajaran 4: memukul bola menggunakan forehand dan backhand overhead berpasangan atau berkelompok, bergerak ke kiri dan ke kanan, dan bergerak berpindah tempat.
  5. Aktivitas pembelajaran bermain bulu tangkis dengan peraturan yang dimodifikasi, menggunakan pukulan servis dan pukulan forehand, backhand, bermain 3 lawan 3 pihak yang bolanya banyak mati dianggap kalah (dilakukan ± 8 – 10 menit).

23 of 32

Tenis Meja

24 of 32

Tenis meja berasal dari Eropa, pada abad pertengahan sebagai kombinasi dari permainan tenis kuno, law tenis dan badminton. Mulai populer di Inggris pada pertengahan abad ke-19 dengan beberapa nama seperti pingpong, gossima dan whiff-whaff dikreasikan sebagai permainan hiburan setelah makan malam, lengkap dengan berbusana bagi penggemarnya. Permainan ini mendapatkan wadah resmi yang mengatur pertenis mejaan dunia pada tanggal 15 Januari 1926 atas prakarsa Dr. Goerge Lehman dari Jerman.

Tenis meja masuk ke Indonesia sekitar tahun 1930-an dan hanya dilakukan di tempat-tempat pertemuan umum orang Belanda, yang dikenal dengan nama societeit. Sekitar tahun 1940-an, sudah mulai masuk ke masyarakat Indonesia melalui golongan pamong dan ambtenaar-ambtenaar (pegawai negeri) Indonesia.

25 of 32

Raket/Bet permainan tenis meja

  1. Ukuran berat, bentuk net, tidak ditentukan, tetapi daun net harus datar dan kaku.
  2. Ketebalan daun net, minimal 85 % harus terbuat dari kayu alam; dapat dilapisi dengan bahan perekat yang berserat seperti fiber karbon atau fiberglass atau dari bahan kertas yang dipadatkan, bahan tersebut tidak lebih dari 7,5 % dari total ketebalan 0,35 mm, adalah merupakan bagian yang sangat sedikit/tipis.
  3. Sisi daun net yang digunakan untuk memukul bola, harus ditutupi oleh karet berbintik biasa, atau karet berbintik yang menonjol keluar; namun memiliki ketebalan termasuk lapisan lem perekat tidak lebih dari 2 mm, atau karet datar (bukan berbintik ke luar) dengan karet berbintik ke dalam harus memiliki ketebalan tidak melebihi dari 4 mm termasuk lem perekat.

26 of 32

LAPANGAN TENIS MEJA

27 of 32

Pada dasarnya gerak spesifik permainan tenis meja dapat dibagi menjadi empat, yaitu :

  1. Gerak memegang bet (grip),
  2. Gerak siap sedia (stance),
  3. Gerakan kaki (footwork), dan
  4. Gerakan pukulan (stroke).

28 of 32

Memegang Bet

  • Memegang bet seperti berjabatan tangan (shakehand grip)
  • Memegang bet seperti memegang tangkai pena

29 of 32

Gerak spesifik siap sedia (stance)

Aktivitas pembelajaran square stance

Square stance adalah posisi badan menghadap penuh ke meja, biasanya posisi ini digunakan untuk siap menerima servis dari lawan atau siap kembali setelah mengembalikan pukulan dari lawan.

Aktivitas pembelajaran side stance

Side Stance berarti posisi badan menyamping, baik ke samping kiri maupun ke samping kanan. Pada side stance, jarak antara bahu ke meja atau ke net harus ada yang lebih dekat.

Gerakan kaki (footwork)

Footwork dalam tenis meja pada garis besarnya dibedakan untuk nomor tunggal dan nomor ganda. Footwork yang digunakan dalam permainan tunggal sudah otomatis digunakan dalam permainan ganda.

30 of 32

Terdapat beberapa pukulan dasar:

  • Push adalah gerakan memukul bola dengan gerakan mendorong dan sikap bet terbuka. Push biasanya digunakan untuk mengembalikan pukulan-pukulan push itu sendiri dan pukulan-pukulan chop. Gambar berikut adalah gerakan forehand dan backhand push.

  • Drive adalah pukulan yang dilakukan dengan gerakan bet dari bawah serong ke atas dan sikap bet tertutup. Besarnya sudut yang diakibatkan oleh gerakan kemiringan bet bervariasi sesuai dengan arah jatuhnya bola, putaran bola yang datang dari lawan dan tujuan pemukul itu sendiri. Drive dapat digunakan sebagai pukulan serangan atau dapat juga kita kontrol sesuai dengan keinginan.

  • Service adalah gerakan memukul bola untuk mengawali permainan dengan cara memantulkan terlebih dahulu bola tersebut ke meja dan bola harus melewati atas net dan memantul di meja lawan.

31 of 32

Gerak spesifik pukulan permainan tenis meja

  1. melambung-lambungkan bola dengan pukulan forehand di tempat, dilanjutkan sambil berjalan, maju-mundur dan bergerak menyamping, secara perorangan, berpasangan atau kelompok.
  2. melambung bola dan memukulnya ke arah mejamenggunakan pukulan forehand, di tempat, dan bergerak ke kanankiri,dilakukan secara berpasangan dan bergantian
  3. memukul bola dengan pukulan backhand dalam posisi di tempat, dan bergerak ke kanan-kiri, dilakukan secara berpasangan dan bergantian..

32 of 32

Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan tepat. Tugas ini dikerjakan di rumah dan dikerjakan pada buku tugas.

  1. Tulisan macam-macam cara melempar bola dalam permainan kasti.
  2. Tulisan macam-macam cara menangkap bola dalam permainan kasti.
  3. Tulisan macam-macam cara memukul bola dalam permainan kasti.
  4. Jelaskan cara melempar dan menangkap bola dalam permainan kastil.
  5. Jelaskan cara memukul bola dalam permainan kasti.
  6. Tulisan gerakan-gerakan permainan bulu tangkis.
  7. Tulisan macam-macam cara pegangan raket permainan bulu tangkis.
  8. Jelaskan cara memegang raket dalam permainan bulu tangkis.
  9. Jelaskan cara melakukan pukulan lob dalam permainan bulu tangkis.
  10. Jelaskan cara melakukan pukulan servis dalam permainan bulu tangkis.
  11. Tulisan gerakan-gerakan pukulan dalam permainan tenis meja.
  12. Jelaskan cara memegang bat dalam permainan tenis meja.
  13. Jelaskan cara melakukan pukulan drive dalam permainan tenis meja.
  14. Jelaskan cara melakukan pukulan push dalam permainan tenis meja.
  15. Jelaskan cara melakukan pukulan servis dalam permainan tenis meja.

Uji Kompetensi