1 of 21

PRIVASI DATA & KEAMANAN KA

Etika, Privasi, & Keamanan KA

AI Ready ASEAN

2 of 21

Anak muda Indonesia mendominasi pengguna internet aktif.

Banyak anak muda belum memahami bagaimana data mereka dikumpulkan dan digunakan oleh sistem KA.

Akibatnya, mereka rentan terhadap:

- Phishing dan penipuan identitas

- Doxxing (penyebaran data pribadi untuk menyerang)

- Cyberbullying dan eksploitasi data oleh pihak tak bertanggung jawab

3 of 21

Pengawasan dan Perangkat Pintar

Media Sosial dan Analisis Perilaku

Pelacakan Online dan Cookies

Data Kesehatan dan KA

Prediksi Kejahatan dan Penegakan Hukum

BAGAIMANA KA MENGUMPULKAN DATA PRIBADI

4 of 21

Pemeriksaan Privasi KA

Masuk ke pengaturan handphone anda, periksa bagian “izin aplikasi” (lihat aplikasi mana saja yang memiliki akses ke data anda)

Identifikasi aplikasi yang memiliki akses ke kamera, mikrofon, dan lokasi

Pikirkan: Apakah aplikasi tersebut benar-benar membutuhkan akses ini?

AKTIVITAS

5 of 21

PENTINGNYA PRIVASI DI ERA DIGITAL

Privasi adalah hak untuk menjaga informasi pribadi tetap rahasia dan terlindung dari akses yang tidak sah

6 of 21

KASUS PRIVASI DATA DI INDONESIA

Serangan kebocoran data di contoh ini kemungkinan besar dilakukan dengan teknik konvensional (phishing, eksploitasi sistem lemah).

7 of 21

Batasi Berbagai Data

Gunakan Kata Sandi yang Kuat & 2FA

Waspadai Pelacakan oleh KA

Gunakan Perangkat yang Fokus pada Privasi

LANGKAH-LANGKAH UNTUK MELINDUNGI DATA PRIBADI

8 of 21

HINDARI

WI-FI PUBLIK YANG TIDAK AMAN

9 of 21

JANGAN SEMBARANGAN KLIK TAUTAN ATAU LAMPIRAN

10 of 21

HAPUS DATA PRIBADI YANG TIDAK DIPERLUKAN

11 of 21

SEBERAPA BESAR KAMU MEMPERCAYAI KA?

Data pengenalan wajah disimpan setiap kali Anda membuka kunci ponsel

KA menyaring konten berita yang Anda lihat-apakah Anda benar-benar mendapatkan informasi secara lengkap?

Sistem KA menentukan apakah pengajuan pinjaman disetujui atau tidak

12 of 21

Kebocoran

Data

01

02

03

Pengawasan

& Pelacakan

Deepfake

& Misinformasi

RISIKO PRIVASI DAN KEAMANAN DALAM PENGGUNAAN KA

13 of 21

Sergio Lucasandro Ksatria Dwi Putra mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Udayana menyebarkan video maupun gambar asusila yang diedit melalui teknologi AI, Deepfake.

Korbannya merupakan teman di sosial medianya, Sergio diduga mengedit foto-foto korban yang diambil melalui sosmed korban untuk dijadikan konten syur.

Korban Deepfake di Bali, Foto Teman Jadi Konten Asusila, Oknum Mahasiswa Unud Terancam Sanksi, https://bali.tribunnews.com/2025/04/26/korban-deepfake-di-bali-foto-teman-jadi-konten-asusila-oknum-mahasiswa-unud-terancam-sanksi.

Mengusut Kasus Pelecehan Seksual Berbasis AI oleh Mahasiswa Unud. https://tirto.id/mengusut-kasus-pelecehan-seksual-berbasis-ai-oleh-mahasiswa-unud-haZy

14 of 21

Generasi muda perlu waspada terhadap penyalahgunaan data pribadi, seperti foto dan nama, yang dapat digunakan oleh pihak tak bertanggung jawab untuk membuat akun palsu.

Akun semacam ini sering dimanfaatkan untuk melakukan penipuan daring, menyebarkan informasi palsu, atau mencemarkan nama baik korban. Risiko ini semakin meningkat seiring maraknya aktivitas digital dan minimnya kesadaran akan pentingnya menjaga privasi di media sosial.

15 of 21

KA DI TANGAN YANG SALAH

Senjata Otonom

Serangan Siber Berbasis KA

Studi Kasus:

Penipuan Deepfake di Kawasan ASEAN

Pada tahun 2023, seorang eksekutif perusahaan tertipu oleh video deepfake yang menampilkan CEO mereka, sehingga terjadi transaksi tanpa izin

Penipuan ini menggunakan suara dan visual buatan KA yang sangat meyakinkan untuk memanipulasi karyawan tersebut agar mengikuti perintah palsu

Refleksi:

Langkah apa yang bisa dilakukan organisasi untuk mendeteksi penipuan berbasis KA?

16 of 21

PRIVASI DATA & KEAMANAN KA

(GENERASI MUDA)

KA mengumpulkan data pribadi dalam jumlah besar dari media sosial, riwayat pencarian, dan perangkat. Tanpa perlindungan yang tepat, data ini dapat disalahgunakan atau dieksploitasi. Generasi muda sangat rentan terhadap risiko privasi online.

17 of 21

STUDI KASUS

Skenario:

Seorang remaja membagikan detail pribadi dan lokasi di media sosial. Kemudian, mereka menerima iklan yang sangat tertarget dan pesan yang tidak diminta dari orang asing.

Refleksi :

    • Apa saja kesalahan privasi yang dilakukan?
    • Bagaimana mereka bisa melindungi data mereka dengan lebih baik?

18 of 21

Bayangkan KA melacak kebiasaan sekolah atau kerja Anda.

Wawasan apa yang bisa dikumpulkannya tentang pola belajar, preferensi, atau kinerja Anda? Bagaimana perasaan Anda tentang KA yang memiliki informasi ini?

19 of 21

RESIKO PENGGUNAAN KA DI SEKOLAH

Deepfake & Misinformasi

Kecurangan Berbantuan KA

Penipuan & Pencurian Identitas

Penyalahgunaan Data

20 of 21

Video deepfake yang meniru seorang guru menyebarkan informasi palsu, menyebabkan kebingungan dan keresahan di kalangan siswa dan orang tua.

Deepfake dan konten yang dihasilkan KA menimbulkan risiko signifikan dalam lingkungan pendidikan dengan menyebarkan misinformasi, merusak reputasi, dan melanggar privasi. Sekolah harus secara proaktif mengatasi risiko ini melalui metode peningkatan kesadaran dan verifikasi.

STUDI KASUS

21 of 21

KA membuka peluang besar bagi generasi muda untuk belajar lebih cepat, lebih cerdas, dan lebih sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Tapi di balik kemudahan itu, ada risiko privasi yang tidak bisa diabaikan.