STRUKTUR �SISTEM OPERASI
MAEMUNAH
STRUKTUR SISTEM OPERASI
Sistem komputer modern yang semakin kompleks dan rumit memerlukan sistem operasi yang dirancang dengan sangat hati – hati agar dapat berfungsi secara optimum dan mudah untuk dimodifikasi.
Manajemen Proses
Pembuatan dan penghapusan proses pengguna dan sistem operasi
Menyediakan mekanisme untuk sinkronisasi
Menunda atau melanjutkan proses
Menyediakan mekanisme untuk proses komunikasi
2
4
1
3
5
Menyediakan mekanisme untuk penanganan deadlock
Manajemen Memori Utama
Memori utama atau lebih dikenal sebagai memori adalah sebuah array yang besar dari word atau byte, yang ukurannya mencapai ratusan, ribuan, atau bahkan jutaan. Setiap word atau byte mempunya alamat tersendiri.
SISTEM OPERASI BERTANGGUNGJAWAB ATAS AKTIVITAS –YANG BERKAITAN DENGAN MEMORI SEPERTI :
MANAJEMEN SECONDARY STORAGE
Data yang disimpan dalam memori utama bersifat sementara dan jumlahnya sangat kecil. Oleh karena itu, untuk menyimpan keseluruhan data dan program komputer dibutuhkan secondary-storage yang bersifat permanen dan mampu menampung banyak data.
Manajemen Sistem �I/O
Sering disebut device manager. Menyediakan “device driver” yang umum sehingga operasi I/O dapat seragam (membuka, membaca, menulis, menutup).
Komponen Sistem Operasi untuk siste, I/O:
MANAJEMEN�BERKAS
SISTEM OPERASI BERTANGGUNGJAWAB
Berkas adalah kumpulan informasi yang berhubungan sesuai dengan tujuan pembuat berkas tersebut.
SISTEM PROTEKSI
Mekanisme proteksi harus :
Proteksi mengacu pada mekanisme untuk mengontrol akses yang dilakukan oleh program, prosesor, atau pengguna ke sistem sumber daya.
JARINGAN
Akses tersebut dapat menyebabkan:
1. Meningkatnya proses komputasi.
2. Meningkatnya ketersediaan data.
3. Meningkatnya kehandalan.
Sistem terdistribusi adalah sekumpulan prosesor yang tidak berbagi memori atau clock. Tiap prosesor mempunyai memori sendiri. Prosesor-prosesor tersebut terhubung melalui jaringan komunikasi. Sistem terdistribusi menyediakan akses pengguna ke bermacam sumber-daya sistem.
COMMAND INTERPRETER SYSTEM
Sistem Operasi menunggu instruksi dari pengguna (command driven). Program yang membaca instruksi dan mengartikan control statements umumnya disebut: controlcard interpreter, command-line interpreter, dan UNIX shell.
LAYANAN SISTEM OPERASI
Operasi I/O
Deteksi Error
Eksekusi Program
Komunikasi
Sistem Manipulasi
Efesiensi Penggunaan Sistem
Proteksi
Resource Allocator
Accounting
SO mengalokasikan sumber daya ke beberapa pengguna atau job yang jalan pada saat yang bersamaan.
SO menjamin akses ke sistem sumber daya dikendalikan (pengguna dikontrol aksesnya ke sistem).
SO merekam kegiatan pengguna dan jatah pemakaian sumber daya (berdasarkan prinsip keadilan atau kebijaksanaan).
SYSTEM CALLS
System call menyediakan interface antara program (program pengguna yang berjalan) dan bagian OS. System call menjadi jembatan antara proses dan sistem operasi.
MESIN VIRTUAL
Mesin Virtual/Virtual Machine (VM) adalah sebuah mesin yang mempunyai dasar logika yang menggunakan pendekatan lapisan-lapisan (layers) dari sistem komputer.
Urutan lapisannya mulai dari lapisan terendah sampai lapisan teratas adalah sebagai berikut:
PERANCANGAN SISTEM DAN IMPLEMENTASI
Target untuk pengguna sebuah sistem operasi harus nyaman digunakan, mudah dipelajari, dapat diandalkan, aman dan cepat. Sedangkan target untuk sistem, sebuah sistem operasi harus gampang dirancang, diimplementasi, dan dipelihara, sebagaimana fleksibel, error, dan efisien.
Sebuah Sistem Operasi mempunyai mekanisme dan kebijaksanaan:
System Generation
Sistem operasi dirancang untuk dapat dijalankan diberbagai jenis mesin yang mana setiap sistemnya harus dikonfigurasi untuk tiap komputer.
Program SYSGEN mendapatkan informasi mengenai konfigurasi khusus dari sistem perangkat keras, seperti:
Thanks!