Kalian tentu pernah melakukan perhitungan matematis dengan menggunakan kalkulator. Operasi apa sajakah yang bisa kalian lakukan? Dengan kalkulator kalian bisa melakukan operasi menjumlah, mengurangi, mengalikan, dan membagi bilangan. Bahkan pada kalkulator yang lebih canggih terdapat fungsi pangkat, akar, logaritma, trigonometri, dan masih banyak lagi. Bagaimana jika yang dioperasikan adalah besaran-besaran yang tidak diketahui nilainya? Apakah permasalahan ini berkaitan dengan aljabar?
JUDUL
ISI MATERI
PREV
NEXT
Isi Materi
JUDUL
ISI MATERI
PREV
NEXT
Apa yang Kalian Ketahui?
Apa yang Akan Kalian Pelajari?
Kalian pernah memanfaatkan tanda kurung dalam perhitungan.
Contoh:
2 × (3 + 4) = 2 × 7
= 14
Cobalah soal berikut.
1. 3 × (5 + 7) = ... × ...
= ...
= ...
Kalian tahu bagaimana mencari faktor persekutuan terbesar dari dua bilangan.
Contoh:
FPB dari 12 dan 36 adalah 12.
Cobalah soal berikut.
1. FPB dari 45 dan 36 adalah ...
2. FPB dari 72 dan 81 adalah ...
Kalian dapat memanfaatkan sifat distributif dalam perhitungan.
2 × (3 + 4) = 2 × 3 + 2 × 4
= 6 + 8
= 14
Kalian dapat memanfaatkan FPB untuk menyederhanakan bentuk aljabar.
Contoh:
Sederhanakan bentuk
4x3y2z5
2x3y3z4
4x3y2z5
2x3y3z4
=
4
2
. x3
x3
. y2
y3
. z5
z4
=
2
1
. 1
1
. 1
y
. z
1
2z
y
=
JUDUL
ISI MATERI
PREV
NEXT
Perhatikan persamaan berikut. Terdapat angka-angka dan huruf pada persamaan tersebut.
5x – 9 = 6
JUDUL
ISI MATERI
PREV
NEXT
a. Penjumlahan dan Pengurangan Suku-Suku Sejenis
Pada operasi penjumlahan dapat digunakan sifat-sifat sebagai berikut.
1) Sifat komutatif: a + b = b + a
2) Sifat asosiatif: a + (b + c) = (a + b) + c
3) Sifat distributif terhadap penjumlahan dan pengurangan
ab + ac = a(b + c)
ab – ac = a(b – c)
4) Mengurangkan b dari a sama artinya dengan menambahkan lawan (invers) b pada a. Dengan demikian,
a – b = a + (–b)
JUDUL
ISI MATERI
PREV
NEXT
b. Perkalian dan Pembagian Bentuk Aljabar
1) ab = ba
2) p(a + b) = pa + pb
3) p(a – b) = pa – pb
4) p(a + b – c) = pa + pb – pc
5) (a + b – c)p = ap + bp – cp
6)
a – b + c + d
p
=
a
p
–
+
b
p
+
c
p
d
p
dengan p ≠ 0
Untuk melakukan operasi perkalian dan pembagian bentuk aljabar, kita dapat menggunakan sifat-sifat berikut.
7) xyz : p = x .
. z = xy .
dengan p ≠ 0
y
p
z
p
c. Perpangkatan Bentuk Aljabar
Cobalah ingat kembali bentuk an = a × a × ... × a.
n faktor
Bentuk tersebut juga berlaku pada bentuk aljabar.
JUDUL
ISI MATERI
PREV
NEXT
Contoh pecahan dalam bentuk aljabar.
x
x2 – 9
x + 3
x2 – 4x
x2 – 16
x3 + 1
KPK dan FPB dari dua bentuk aljabar suku satu dapat ditentukan dengan cara yang sama dengan menentukan KPK dan FPB dua bilangan bulat.
Tentukan KPK dan FPB dari bentuk aljabar berikut: 16a2b2c dan 20b2c2d
Penyelesaian:
16a2b2c = 24 × a2 × b2 × c
20b2c2d = 22 × 5 × b2 × c2 × d
KPK dari 16a2b2c dan 20b2c2d adalah
24 × 5 × a2 × b2 × c2 × d = 80a2b2c2d.
FPB dari 16a2b2c dan 20b2c2d adalah 22 × b2 × c = 4b2c.
JUDUL
ISI MATERI
PREV
NEXT
a. Penjumlahan dan Pengurangan Pecahan Bentuk Aljabar
Hasil operasi penjumlahan atau pengurangan pecahan diperoleh dengan cara menyamakan penyebutnya terlebih dahulu, kemudian menjumlahkan atau mengurangkan pembilangnya.
b. Perkalian dan Pembagian Pecahan Bentuk Aljabar
Hasil perkalian dua pecahan bentuk aljabar diperoleh dengan cara mengalikan pembilang dengan pembilang dan penyebut dengan penyebut.
Untuk pembagian dua pecahan bentuk aljabar, berlaku membagi dengan suatu pecahan sama artinya mengalikan dengan kebalikan pecahan pembagi.
JUDUL
ISI MATERI
PREV
NEXT
Untuk menyederhanakan pecahan bentuk aljabar, dilakukan dengan membagi pembilang dan penyebut pecahan semula dengan faktor persekutuan terbesar (FPB)-nya.
Sederhanakan bentuk aljabar
Penyelesaian:
6x2y3z4 = 2 × 3 × x2 × y3 × z4
2x2yz6 = 2 × x2 × y × z6
FPB dari 6x2y3z4 dan 2x2yz6 adalah 2 × x2 × y × z4 = 2x2yz4.
6x2y3z4
2x2yz6
6x2y3z4 : 2x2yz4
2x2yz6 : 2x2yz4
=
=
3y2
z2
Jadi, bentuk sederhana dari
6x2y3z4
2x2yz6
adalah
3y2
z2
JUDUL
ISI MATERI
PREV
NEXT
Pecahan bersusun adalah pecahan yang pembilang atau penyebutnya masih berbentuk pecahan. Misalnya,
Pecahan tidak berubah nilainya jika pembilang dan penyebutnya masing-masing dikalikan dengan sembarang bilangan yang sama, misalnya m.
Langkah-langkah untuk menyederhanakan pecahan bersusun adalah sebagai berikut:
a. mengalikan pembilang dan penyebut dengan suatu bilangan m, di mana m adalah KPK dari penyebut pecahan dari pembilang dan penyebut pecahan dari penyebut pecahan bersusun;
b. dengan menggunakan sifat distributif perkalian terhadap penjumlahan, pemfaktoran (jika mungkin) dilakukan penyederhanaan.
JUDUL
ISI MATERI
PREV
NEXT
Untuk setiap p, q, dan r bilangan real maka berlaku hukum distributif.
p(q + r) = pq + pr.
JUDUL
ISI MATERI
PREV
NEXT
Tentukan nilai berikut jika p = 3, q = –2, dan r = 7!
a. 5(p + 2q + r)
b. 6(p + q – 2r)
Penyelesaian:
a. 5(p + 2q + r) = 5(3 + 2 × (–2) + 7)
= 5(3 – 4 + 7)
= 15 – 20 + 35
= 30
b. 6(p + q – 2r) = 6(3 – 2 – 2 × 7)
= 6(3 – 2 – 14)
= 18 – 12 – 84
= –78
JUDUL
ISI MATERI
PREV
NEXT
Uraikan bentuk aljabar (3x – 5)(2y + 3)!
Penyelesaian:
(3x – 5)(2y + 3) = 3x × 2y – 5 × 2y + 3x × 3 – 5 × 3
= 6xy – 10y + 9x – 15
Tentukan nilai (3p + 6)(3p – 6)!
Penyelesaian:
(3p + 6)(3p – 6) = (3p)2 – 62
= 9p2 – 36
JUDUL
ISI MATERI
PREV
NEXT
Uraikan bentuk (5x + 6)2!
Penyelesaian:
(5x + 6)2 = (5x)2 + 2 × 5x × 6 + 62
= 25x2 + 60x + 36
JUDUL
ISI MATERI
PREV
NEXT
ax + ay = a • x + a • y
= a(x + y)
Dalam bentuk perkalian seperti ini, a dan (x + y) disebut faktor dari ax + ay.
JUDUL
ISI MATERI
PREV
NEXT
Faktorkanlah bentuk aljabar berikut!
a. x2 – 1 c. 2p4 – 32
b. 36x2 – 4y2 d. m4 – m2n2
Penyelesaian:
a. x2 – 1 = x2 – 12 = (x + 1)(x – 1)
b. 36x2 – 4y2 = (6x)2 – (2y)2 = (6x + 2y)(6x – 2y)
c. 2p4 – 32 = 2(p4 – 16) = 2((p2) – 42) = 2(p + 4)(p – 4)
d. m4 – m2n2 = m2(m2– n2) = m2(m + n)(m – n)
JUDUL
ISI MATERI
PREV
NEXT
x2 + 2xy + y2 = (x + y)(x + y) = (x + y)2
x2 – 2xy + y2 = (x – y)(x – y) = (x – y)2
Tentukan pemfaktoran dari
a. x2+ 8xy + 16y2;
b. x2 – 10x + 25!
Penyelesaian:
a. x2 + 8xy + 16y2 = x2 + 4xy + 4xy + 16y2
= (x2 + 4xy) + (4xy + 16y2)
= x(x + 4y) + 4y(x + 4y)
= (x + 4y)(x + 4y)
= (x2 – 5x) – (5x – 25)
= x(x – 5) – 5(x – 5)
= (x – 5)(x – 5)
JUDUL
ISI MATERI
PREV
NEXT
Untuk dapat menyelesaikan pemfaktoran bentuk ax2 + bx + c dengan a = 1, perhatikan langkah-langkah berikut.
Misalkan bentuk kuadrat tersebut dapat difaktorkan ke dalam bentuk
x2 + bx + c = (x + p)(x + q)
= x (x + q) + p(x + q)
= x2 + qx + px + pq
= x2 + (q + p)x + pq
= x2 + (p + q)x + pq
sehingga
x2 + bx + c = x2 + (p + q)x + pq
Dari penjabaran di atas, diperoleh sebagai berikut.
x2 + bx + c = x2 + (p + q)x + pq
dengan
JUDUL
ISI MATERI
PREV
NEXT
Misalkan bentuk kuadrat ax2 + bx + c dapat difaktorkan ke dalam bentuk
ax2 + bx + c =
a2x2 + abx + ac = (ax + p)(ax + q)
= ax(ax + q) + p(ax + q)
= a2x2 + aqx + apx + pq
= a2x2 + (q + p)ax + pq
= a2x2 + (p + q)ax + pq
sehingga a2x2 + abx + ac = a2x2 + (p + q)ax + pq
Dari penjabaran di atas, diperoleh sebagai berikut.
ax2 + bx + c = ax2 + (p + q)x + pq
dengan
JUDUL
ISI MATERI
PREV
NEXT