1 of 29

OLEH KEPALA KPPN KUTACANE

PRESS RELEASE APBN

KPPN Kutacane

20 DESEMBER 2024

PERIODE DATA S.D. NOVEMBER 2024

TAHUN ANGGARAN 2024

© 2022 Direktorat Jenderal Perbendaharaan

GAMBAR/FOTO TEMATIK

2 of 29

EXECUTIVE SUMMARY KINERJA APBN NOVEMBER 2024 WILAYAH – KPPN KUTACANE

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

Penerimaan Perpajakan s.d. periode November 2024 telah dicatat sebesar

Rp92.054.611.617,-

untuk daerah Kab. Aceh Tenggara dan Kab. Gayo Lues sehingga mengalami Pertumbuhan sebesar 16.22% dibandingkan 30 November 2023

Rp79.207.781.639,-.

PNBP daerah Kab. Aceh Tenggara dan Kab. Gayo Lues sampai dengan Periode 30 November 2024 sudah terealisasi sebesar Rp9.816.471.293,- atau 199,03% dari total estimasi Pendapatan yaitu 4,94 Miliar. Dibandingkan dengan tahun 2023 tumbuh sebesar 9,90%.

Realisasi Belanja Negara Kab. Aceh Tenggara dan Kab. Gayo Lues sampai dengan periode 30 November 2024 adalah sebesar Rp2.061.699.979.583 atau sebesar 93,15%

dari total Pagu Belanja sebesar

Rp2.213.256.377.000,-, tumbuh 6,00% dibandingkan tahun 2023

Secara regional APBN di Aceh Tenggara dan Gayo Lues sampai dengan 30 November 2024 dengan memperhitungkan Penerimaan Perpajakan dan PNBP mengalami defisit sebesar (Rp.1.959.828.896.673,-).

Realisasi belanja negara untuk wilayah Kabupaten Aceh Tenggara dan Gayo Lues periode 30 November 2024 terbesar disumbang dari realisasi belanja transfer ke daerah sebesar Rp1.715.538.915.004,- (95,32%) dari total realisasi sebesar Rp2.061.699.979.583-.

Realisasi APBD Per 30 November 2024 untuk Kab. Aceh Tenggara dan Kab. Gayo Lues dengan realisasi Pendapatan sebesar Rp1.948.126.040.362,-(89,57%) dan Belanja sebesar Rp1.805.648.351.774,- (80,44%)

sehingga mengalami Surplus sebesar Rp162.385.209.737,-

3 of 29

EXECUTIVE SUMMARY KINERJA APBN NOVEMBER 2024 WILAYAH – KPPN KUTACANE

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

Indikator sosial wilayah Aceh seperti Tingkat Kemiskinan dan Tingkat Pengangguran Terbuka tahun 2023 (YoY) mengalami penurunan dan IPM mengalami peningkatan. Demikian juga di Kab. Aceh Tenggara dan Kab. Gayo Lues dimana Tingkat Kemiskinan menurun dan IPM meningkat.

Pertumbuhan ekonomi di Provinsi Aceh pada Triwulan III 2024 dengan Migas tumbuh sebesar 5,17% yoy. Untuk Pertumbuhan Ekonomi Triwulan III Tahun 2024 di Kab .Aceh Tenggara tumbuh sebesar 2,35 yoy, sedangkan Kab. Gayo Lues sebesar 4,70 yoy

Tren NTP di Aceh kembali mengalami kenaikan pada bulan November 2024. Data terakhir menunjukkan NTP sebesar 122,11 meningkat 0,26% secara mtm.

Pada bulan November 2024, Aceh mengalami inflasi sebesar 1,55 % YoY dan sebesar 0,37 % mtm. Sedangkan pada Kab. Aceh Tenggara pada minggu ke-4 November 2024 mengalami inflasi dengan IPH sebesar

1,31 dan Kab. Gayo Lues pada minggu ke-4 mengalami deflasi dengan IPH sebesar -1,00.

Neraca perdagangan Bulan Oktober 2024 wilayah Prov. Aceh mencatatkan surplus sebesar US$ 2,29 juta.

Penyaluran KUR di wilayah Kab. Aceh Tenggara dan Gayo Lues s.d. periode 30 November 2024 sebesar Rp.228.239.000.000,-

kepada 2.645 debitur, sedangkan UMi disalurkan kepada 3.351 debitur sebesar Rp16.344.500.000,-.

4 of 29

REALISASI PENDAPATAN NEGARA (PENERIMAAN PERPAJAKAN)�s.d. 30 November 2024

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

Realisasi Pendapatan Negara Sektor Penerimaan Perpajakan s.d. 30 November 2024

Jenis Pajak

Kab. Aceh Tenggara

Kab. Gayo Lues

Total

November 2024

November 2023

Growth

November 2024

November 2023

Growth

November 2024

November 2023

Growth

411121 - PPh Pasal 21

2.598.033.571

4.014.168.803

-35,28%

9.383.634.256

8.796.116.814

6,68%

11.981.667.827

12.810.285.617

-6,47%

411122 - PPh Pasal 22

1.609.503.612

691.337.805

132,81%

880.332.435

1.081.586.924

-18,61%

2.489.836.047

1.772.924.729

40,44%

411123 - PPh Pasal 22 Impor

0

0

-

47.121.050

36.970.000

27,46%

47.121.050

36.970.000

27,46%

411124 - PPh Pasal 23

1.432.125.363

1.433.531.468

-0,10%

917.126.202

826.525.371

10,96%

2.349.251.565

2.260.056.839

3,95%

411125 - PPh Pasal 25/29 OP

341.343.315

227.320.842

50,16%

113.500.151

79.273.426

43,18%

454.843.466

306.594.268

48,35%

411126 - PPh Pasal 25/29 Badan

18.600.663.347

13.269.464.338

40,18%

374.761.757

253.604.931

47,77%

18.975.425.104

13.523.069.269

40,32%

411127 - PPh Pasal 26

300

0

-

260.000

-

-

260.300

0

100

411128 - PPh Final

630.484.818

595.927.305

5,80%

3.942.959.530

4.325.848.082

-8,85%

4.573.444.348

4.921.775.387

-7,08%

411129 - PPh Non Migas Lainnya

3.217.940

1.184.825

171,60%

366.667

-

-

3.584.607

0

100

411211 - PPN Dalam Negeri

29.409.304.963

21.186.392.428

38,81%

17.366.499.266

18.208.809.133

-4,63%

46.775.804.229

39.395.201.561

18,73%

411212 - PPN Impor

2.454.012

28.080.037

-91,26%

206.804.724

163.167.000

26,74%

209.258.736

191.247.037

9,42%

411219 - PPN Lainnya

1.407.927

1.211.464

16,22%

11.914.684

297.297

3907,67%

13.322.611

1.508.761

783,02%

411221 - PPnBM Dalam Negeri

9.658.003

96.465.959

-89,99%

38.518.995

31.639.712

21,74%

48.176.998

128.105.671

-62,39%

411229 - PPnBM Lainnya

0

0

-

0

0

-

0

0

-

411313 - Pendapatan PBB Sektor Perkebunan

0

0

-

0

0

-

0

0

-

411314 - PBB Kehutanan

0

0

-

173.717.184

110.542.500

57,15%

173.717.184

110.542.500

57,15%

411315 - Pendapatan PBB Sektor Pertambangan Mineral dan Batubara

0

0

-

0

0

-

0

0

-

411611 - Bea Meterai

0

0

-

0

0

-

0

0

-

411612 - Penjualan Benda Materai

3.958.000.000

3.749.500.000

5,56%

0

0

-

3.958.000.000

3.749.500.000

5,56%

411619 - Pajak Tidak Langsung Lainnya

0

0

-

0

0

-

0

0

-

411624 - Bunga Penagihan PPN

897.545

0

-

0

0

-

897.545

0

100

TOTAL

58.597.094.716

45.294.585.274

29,37%

33.457.516.901

33.914.381.190

-1,35%

92.054.611.617

79.207.781.639

16,22%

5 of 29

REALISASI PENDAPATAN NEGARA s.d. 31 NOVEMBER 2024

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

Penerimaan Perpajakan

    • Sampai dengan periode 30 November 2024 Penerimaan Perpajakan telah terealisasi sebesar Rp92,05 Miliar untuk daerah Kab. Aceh Tenggara dan Kab. Gayo Lues.
    • Sampai dengan Periode 30 November 2024, PNBP sudah terealisasi sebesar Rp.9.816.471.293,- atau 199,03% dari total estimasi Pendapatan yaitu 4,94 Miliar.

Rp.58.597.094.716,-

Rp.33.457.516.901,-

Rp.7.176.311.257,-

Rp.2.640.160.036,-

PNBP

Rp.92.054.611.617,-

TOTAL

Rp9.816.471.293,-

TOTAL

TOTAL PENDAPATAN NEGARA

Rp.101.871.082.910,-

6 of 29

REALISASI APBN �Sampai dengan 30 November 2024 (dibandingkan dengan data per 30 November 2023)

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

    • Penerimaan Negara Bukan Pajak telah mencapai nilai Rp9.816.471.293,- sampai dengan periode 30 November 2024 untuk wilayah Kab. Aceh Tenggara & Kab. Gayo Lues.
    • Secara persentase, realisasi PNBP telah mencapai 199,03%.
    • Belanja pemerintah pusat baru mencapai 83,72% dari total pagu belanja pemerintah pusat.
    • Belanja TKD telah mencapai 95,32%, dari total pagu transfer ke daerah.

PENDAPATAN

BELANJA

Uraian

Tahun 2023

Tahun 2024

Growth

Target

Real

%

Target

Real

%

Pendapatan dan Hibah

3.579.910.000

8.932.298.488

249,51

4.932.161.000

9.816.471.293

199,03

9,90%

I. Penerimaan Dalam Negeri

3.579.910.000

8.932.298.488

249,51

4.932.161.000

9.816.471.293

199,03

9,90%

2. Penerimaan Negara Bukan Pajak

3.579.910.000

8.932.298.488

249,51

4.932.161.000

9.816.471.293

199,03

9,90%

c. PNBP Lainnya

3.579.910.000

8.932.298.488

249,51

4.932.161.000

9.816.471.293

199,03

9,90%

B. Belanja Negara

2.167.824.445.000

1.945.016.872.065

89,72

2.213.256.377.000

2.061.699.979.583

93,15

6,00%

I. Belanja Pemerintah Pusat

372.166.821.000

321.333.111.293

86,34

413.492.997.000

346.161.064.579

83,72

7,73%

1. Belanja Pegawai

219.439.702.000

192.520.986.529

87,73

226.394.092.000

221.433.488.907

97,81

15,02%

2. Belanja Barang

149.612.382.000

126.087.811.234

84,28

184.682.591.000

123.173.424.422

66,69

-2,31%

3. Belanja Modal

3.114.737.000

2.724.313.530

87,47

2.416.314.000

1.554.151.250

64,32

-42,95%

II. Transfer Ke Daerah

1.795.657.624.000

1.623.683.760.772

90,42

1.799.763.380.000

1.715.538.915.004

95,32

5,66%

1. Dana Bagi Hasil

47.456.391.000

21.573.021.275

45,46

34.136.297.000

25.030.076.610

73,32

16,02%

2. Dana Alokasi Umum

998.689.132.000

937.798.039.669

93,90

1.063.579.021.000

1.043.707.031.828

98,13

11,29%

3. Dana Transfer Khusus

325.521.133.000

258.328.782.528

79,36

283.780.180.000

241.996.427.766

85,28

-6,32%

a. Dana Alokasi Khusus Fisik

137.812.651.000

90.240.790.541

65,48

95.882.688.000

71.833.605.753

74,92

-20,40%

b. Dana Alokasi Khusus NonFisik

187.708.482.000

168.087.991.987

89,55

187.897.492.000

170.162.822.013

90,56

1,23%

6. Dana Desa

390.233.033.000

389.104.949.800

99,71

391.969.379.000

391.656.127.300

99,92

0,66%

7. Dana Insentif Fiskal

33.757.935.000

16.878.967.500

50,00

26.298.503.000

13.149.251.500

50,00

-22,10%

C. Keseimbangan Primer

0

0

0,00

0

0

-

-

D. Surplus/Defisit Anggaran

-2.164.244.535.000

-1.936.084.573.577

89,46

-2.208.324.216.000

-2.051.883.508.290

92,92

5,98%

7 of 29

REALISASI BELANJA KEMENTERIAN/LEMBAGA PER JENIS BELANJA�sampai dengan 30 November 2024

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

  • Realisasi Belanja Kementerian/Negara sampai dengan periode 30 November 2024 adalah sebesar Rp346.161.064.579,- atau sebesar 83,72% dari total Pagu Belanja sebesar Rp413.492.997.000,-.

  • Realisasi Belanja Kementerian/Lembaga untuk wilayah Kab. Aceh Tenggara dan Kab. Gayo Lues terbesar disumbang dari realisasi belanja Pegawai dengan porsi sebesar 63,97% dari total realisasi.

J. BELANJA

PAGU

REALISASI

%

B. Pegawai

226.394.092.000

221.433.488.907

97,81%

B. Barang

184.682.591.000

123.173.424.422

66,69%

B. Modal

2.416.314.000

1.554.151.250

64,32%

TOTAL

413.492.997.000

346.161.064.579

83,72%

8 of 29

REALISASI BELANJA KEMENTERIAN/LEMBAGA PER KABUPATEN�Wilayah Kab. Aceh Tenggara dan Kab. Gayo Lues s.d. 30 November 2024

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

Belanja Pegawai:

Rp 151.287.190.993,- (95,72 %)

Dari Pagu Rp.158.056.911.000,-

Belanja Barang:

Rp 81.568.164.002,- (68,88 %)

Dari Pagu Rp.118.427.933.000,-

Belanja Modal:

Rp 1.076.884.000,00 (70,72 %)

Dari Pagu Rp.1.726.052.000,-

Total:

Rp 234.075.942.495,- (84,14 %)

Dari Pagu Rp.278.210.896.000,-

Belanja Pegawai:

Rp 70.146.297.914,- (102,65 %)

Dari Pagu Rp 68.337.181.000,-

Belanja Barang:

Rp 41.605.260.420,- (62,80 %)

Dari Pagu Rp 66.254.658.000,-

Belanja Modal:

Rp 333.563.750,- (48,32 %)

Dari Pagu Rp 690.262.000,-

Total:

Rp 112.085.122.084,- (82,85 %)

Dari Pagu Rp 135.282.101.000,-

KAB. ACEH TENGGARA

KAB. GAYO LUES

9 of 29

Kinerja Belanja APBN KPPN Kutacane

9

Sumber : OM SPAN (spanint.kemenkeu.go.id) Per 30 November 2024

Kinerja Belanja APBN

  • Kinerja belanja negara secara total mengalami pertumbuhan sebesar Rp.116.683.107.518,- atau 6,00% secara YoY.
  • Pertumbuhan disebabkan oleh adanya pertumbuhan realisasi belanja pemerintah pusat sebesar Rp24.827.953.286- atau 7,73% secara YoY. dan
  • Realisasi belanja Transfer Ke Daerah yang mengalami pertumbuhan sebesar Rp91.855.154.232,- atau 5,66%

Isu Belanja APBN

  • Realisasi belanja sampai dengan 30 November 2024 mengalami pertumbuhan dibandingkan TA 2023 yoy yang dikarenakan selain dari kenaikan belanja TKD juga belanja pemerintah pusat dari satker Kementerian Agama, POLRI, KPU, pembayaran THR dan Gaji ke-13 serta penyaluran dana desa dan TKD lainnya.
  • Penyaluran DAK Fisik mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama di TA 2023.

Realisasi Belanja – Per 30 November 2024

Uraian

Tahun 2023

Tahun 2024

Growth

Target

Real

%

Target

Real

%

B. Belanja Negara

2.167.824.445.000

1.945.016.872.065

0,90

2.213.256.377.000

2.061.699.979.583

93,15%

6,00%

I. Belanja Pemerintah Pusat

372.166.821.000

321.333.111.293

86,34%

413.492.997.000

346.161.064.579

83,72%

7,73%

1. Belanja Pegawai

219.439.702.000

192.520.986.529

87,73%

226.394.092.000

221.433.488.907

97,81%

15,02%

2. Belanja Barang

149.612.382.000

126.087.811.234

84,28%

184.682.591.000

123.173.424.422

66,69%

-2,31%

3. Belanja Modal

3.114.737.000

2.724.313.530

87,47%

2.416.314.000

1.554.151.250

64,32%

-42,95%

II. Transfer Ke Daerah

1.795.657.624.000

1.623.683.760.772

90,42%

1.799.763.380.000

1.715.538.915.004

95,32%

5,66%

1. Dana Bagi Hasil

47.456.391.000

21.573.021.275

0,00%

34.136.297.000

25.030.076.610

73,32%

0,00%

2. Dana Alokasi Umum

998.689.132.000

937.798.039.669

0,00%

1.063.579.021.000

1.043.707.031.828

98,13%

0,00%

3. Dana Transfer Khusus

325.521.133.000

258.328.782.528

79,36%

283.780.180.000

241.996.427.766

85,28%

-6,32%

a. Dana Alokasi Khusus Fisik

137.812.651.000

90.240.790.541

65,48%

95.882.688.000

71.833.605.753

74,92%

-20,40%

b. Dana Alokasi Khusus NonFisik

187.708.482.000

168.087.991.987

89,55%

187.897.492.000

170.162.822.013

90,56%

1,23%

6. Dana Desa

390.233.033.000

389.104.949.800

99,71%

391.969.379.000

391.656.127.300

99,92%

0,66%

7. Dana Insentif Fiskal

33.757.935.000

16.878.967.500

0,00%

26.298.503.000

13.149.251.500

50,00%

-22,10%

C. Keseimbangan Primer

0

0

0,00%

0

0

-

-

D. Surplus/Defisit Anggaran

-2.164.244.535.000

-1.936.084.573.577

89,46%

-2.208.324.216.000

-2.051.883.508.290

92,92%

5,98%

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

10 of 29

Kinerja Belanja APBN per K/L

10

Sumber : OM SPAN (spanint.kemenkeu.go.id) Per 30 November 2024

Kinerja Belanja per K/L

Isu Belanja per K/L

Realisasi Belanja per K/L – Per 30 November 2024

  • Penyumbang realisasi terbesar adalah Kementerian Agama (38,56%), POLRI (26,92%) dan KPU (16,82%).
  • Sedangkan K/L dengan Realisasi Tertinggi Terhadap Pagu adalah Kementerian Agama (101,95%), BNN (93,06%) dan Kemenkumham (92,20%).
  • Kementerian Koperasi dan Pengusaha Kecil dan Menengah menjadi K/L dengan persentase realisasi terendah sebesar 49,04%. Hal ini disebabkan satker Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil Dan Menengah Kab. Gayo Lues baru diterbitkan dan disetujui DIPA-nya pada akhir Agustus 2024.

Kementerian/Lembaga

Tahun 2024

Growth

Thd Total

Pagu

Realisasi

Real

025 KEMENTERIAN AGAMA

130.915.139.000

133.468.378.191

101,95%

19,21%

38,56%

060 POLRI

109.218.073.000

93.185.904.159

85,32%

9,82%

26,92%

076 KPU

101.975.687.000

58.240.779.071

57,11%

-5,75%

16,82%

013 KEMENKUNHAM

17.298.405.000

15.948.988.539

92,20%

6,61%

4,61%

005 MAHKAMAH AGUNG

14.397.378.000

12.608.494.486

87,57%

-2,83%

3,64%

054 BPS

9.839.628.000

8.316.540.481

84,52%

-32,37%

2,40%

006 KEJARI

15.174.854.000

13.122.852.787

86,48%

10,01%

3,79%

056 KEMENTERIAN ATR/BPN

7.675.741.000

6.434.588.022

83,83%

-5,33%

1,86%

066 BNN

2.068.705.000

1.925.094.146

93,06%

-10,50%

0,56%

015 KEMENKEU

1.968.397.000

1.457.428.297

74,04%

-9,84%

0,42%

044 KEMENTERIAN KOPERASI DAN PENGUSAHA KECIL DAN MENENGAH

2.960.990.000

1.452.016.400

49,04%

-

0,42%

TOTAL

413.492.997.000

346.161.064.579

83,72%

7,73%

100,00%

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

11 of 29

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

,

  1. Realisasi APBD Per 30 November 2024 dimana Pendapatan sebesar Rp 1.948.126.040.362,-(89,57%) dan Belanja sebesar Rp 1.805.648.351.774,- (80,44%)
  2. Pendapatan Daerah terdiri - Pendapatan Asli Daerah : (Pajak Daerah, Retribusi Daerah, Hasil Pengelolaan Kekayaan Negara yang Dipisahkan, Lain-lain).
  3. Pendapatan Transfer (Transfer Pusat, Dana Perimbangan, Dana Insentif Daerah, Dana Desa) dan

Lain-Lain Pendapatan Daerah Yang Sah

  1. Belanja Daerah terdiri :
    • Belanja Operasi (Pegawai, Barang Jasa, Hibah, Bansos) Belanja Modal (Tanah, Peralatan, Gedung, Bangunan)
    • Belanja Transfer (Bagi Hasil, Bantuan Keuangan) dan Belanja Tidak Terduga
  2. Terdapat Surplus sebesar 162,48 Milyar

Realisasi pendapatan daerah untuk Kab. Aceh Tenggara dan Gayo Lues didominasi oleh Pendapatan Transfer sebesar 92,13%. Sementara untuk Belanja Daerah didominasi untuk Belanja Operasi sebesar 66,19%.

REALISASI APBD KAB. ACEH TENGGARA & KAB. GAYO LUES

Sampai dengan 30 November 2024

URAIAN

KAB. ACEH TENGGARA

KAB. GAYO LUES

REALISASI TOTAL

%

PAGU

REALISASI

%

PAGU

REALISASI

%

PENDAPATAN DAERAH

1.314.909.243.921

1.168.480.178.013

88,86%

860.126.259.365

779.645.862.349

90,64%

1.948.126.040.362

89,57%

PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD)

120.879.725.945

90.331.561.518

74,73%

68.080.161.931

51.771.057.268

76,04%

142.102.618.786

75,20%

PENDAPATAN TRANSFER

1.180.529.517.976

1.066.898.616.495

90,37%

792.046.097.434

727.874.805.081

91,90%

1.794.773.421.576

90,99%

LAIN-LAIN PENDAPATAN DAERAH YANG SAH

13.500.000.000

11.250.000.000

83,33%

 

 

-

11.250.000.000

83,33%

BELANJA DAERAH

1.366.635.897.136

1.089.214.218.426

79,70%

878.181.342.191

716.434.133.348

81,58%

1.805.648.351.774

80,44%

BELANJA OPERASI

933.871.643.290

720.291.812.661

77,13%

594.011.578.580

474.885.294.535

79,95%

1.195.177.107.196

78,22%

BELANJA MODAL

86.200.900.846

65.841.641.465

76,38%

116.713.979.501

86.627.540.831

74,22%

152.469.182.296

75,14%

BELANJA TIDAK TERDUGA

6.918.710.000

3.024.101.000

43,71%

7.655.460.000

7.439.344.000

97,18%

10.463.445.000

71,79%

BELANJA TRANSFER

339.644.643.000

300.056.663.300

88,34%

159.800.324.110

147.481.953.982

92,29%

447.538.617.282

89,61%

SURPLUS/DEFISIT

-51.726.653.215

79.265.959.587

-153,24%

-18.055.082.826

63.211.729.001

-350,10%

142.477.688.588

-204,18%

PEMBIAYAAN DAERAH

51.726.653.215

852.438.321

1,65%

18.055.082.826

19.055.082.828

-

19.907.521.149

28,53%

PENERIMAAN PEMBIAYAAN

51.726.653.215

852.438.321

1,65%

19.055.082.826

19.055.082.828

0,00%

19.907.521.149

28,13%

PENGELUARAN PEMBIAYAAN

 

 

-

1.000.000.000

 

-

-

-

SILPA/SIKPA

0

80.118.397.908

-

0

82.266.811.829

-

162.385.209.737

-

12 of 29

REALISASI BELANJA TRANSFER KE DAERAH�Sampai dengan 30 November 2024

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

Realisasi Belanja Transfer ke Daerah sampai dengan periode 30 November Tahun 2024 adalah sebesar Rp1.715.538.915.004 atau sebesar 95,80% dari total Pagu Belanja sebesar Rp1.790.797.327.000

KAB. ACEH TENGGARA

No

Uraian

Pagu

Realisasi

%

salur

1

Dana Bagi Hasil (DBH)

Rp19.887.201.000

Rp12.620.425.310

63,46%

2

Dana Alokasi Umum (DAU)

Rp459.844.896.000

Rp453.057.940.628

98,52%

3

Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik

Rp42.201.981.000

Rp36.407.575.080

86,27%

4

Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik

Rp59.603.235.000

Rp52.985.025.500

88,90%

5

Dana Otsus

-

-

-

6

Insentif Fiskal

Rp12.257.222.000

Rp6.128.611.000

50,00%

7

Dana Desa

Rp110.597.264.000

Rp110.597.264.000

100,00%

Total

Rp704.391.799.000

Rp671.796.841.518

95,37%

No

Uraian

Pagu

Realisasi

%

salur

1

Dana Bagi Hasil (DBH)

Rp14.249.096.000

Rp12.409.651.300

87,09%

2

Dana Alokasi Umum (DAU)

Rp594.792.072.000

Rp590.649.091.200

99,30%

3

Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik

Rp53.680.707.000

Rp35.426.030.673

65,99%

4

Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik

Rp128.270.257.000

Rp117.177.796.513

91,35%

5

Dana Otsus

-

-

-

6

Insentif Fiskal

Rp14.041.281.000

Rp7.020.640.500

50,00%

7

Dana Desa

Rp281.372.115.000

Rp281.058.863.300

99,89%

Total

Rp1.086.405.528.000

Rp1.043.742.073.486

96,07%

KAB. GAYO LUES

13 of 29

REALISASI PENYALURAN KUR DAN UMI PER 30 November 2024

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

Penyalur

KAB. ACEH TENGGARA

KAB. GAYO LUES

TOTAL SEMUA PEMDA

Jlh. Debitur

Jlh. Penyaluran

Jlh. Debitur

Jlh. Penyaluran

Jlh. Debitur

Jlh. Penyaluran

Bank Aceh Syariah

406

Rp57.346.000.000

188

Rp15.810.000.000

594

Rp73.156.000.000

Bank Rakyat Indonesia

400

Rp27.126.000.000

-

-

400

Rp27.126.000.000

Bank Syariah Indonesia

1.069

Rp93.385.000.000

416

Rp32.258.000.000

1.485

Rp125.643.000.000

PT. Pegadaian Syariah

88

Rp 1.321.000.000

77

Rp 968.000.000

165

Rp 2.289.000.000

Bank Mandiri

1

Rp 25.000.000

-

-

1

Rp 25.000.000

TOTAL

1.964

Rp179.203.000.000

681

Rp49.036.000.000

2.645

Rp228.239.000.000

PENYALURAN KUR

PENYALURAN UMI

Penyalur

KAB. ACEH TENGGARA

KAB. GAYO LUES

TOTAL SEMUA PEMDA

Jlh. Debitur

Jlh. Penyaluran

Jlh. Debitur

Jlh. Penyaluran

Jlh. Debitur

Jlh. Penyaluran

PNM

1.753

Rp8.265.000.000

1.159

Rp5.941.000.000

2.912

Rp14.206.000.000

PEGADAIAN

3

Rp40.500.000

-

-

3

Rp 40.500.000

KOMIDA

48

Rp140.000.000

388

Rp1.958.000.000

436

Rp2.098.000.000

TOTAL

1.804

Rp8.445.500.000

1.547

Rp7.899.000.000

3.351

Rp16.344.500.000

14 of 29

14

PDRB Menurut Pengeluaran (%)

Sumber: BPS (2024)

PDRB Menurut Lapangan Usaha (%)

Sumber: BPS (2024)

Tren Pertumbuhan Ekonomi Kuartalan Aceh (%)

Sumber: BPS (2024)

  • Kinerja Ekonomi Aceh pada triwulan III 2024 mencatat pertumbuhan signifikan sebesar 5,17% (yoy) didorong oleh adanya penyelenggaraan PON XXI Aceh pada September 2024. Pertumbuhan tertinggi terjadi pada komponen Pengeluaran Konsumsi LNPRT sebesar 18,95%. Konsumsi rumah tangga tetap tumbuh 3,85% meskipun terjadi penurunan dibandingkan pertumbuhan di Triwulan II.
  • Laju pertumbuhan ekonomi Provinsi Aceh menempati posisi kedua se-Sumatera. Untuk posisi pertama ditempati oleh Provinsi Sumatera Utara (5,20%) dan posisi ketiga ditempati oleh Provinsi Sumatera Selatan. Secara nasional, pertumbuhan ekonomi juga tercatat positif sebesar 4,95%.
  • Dari sisi lapangan usaha, secara yoy Laju pertumbuhan tertinggi yaitu pada lapangan usaha Lapangan Usaha Jasa Keuangan dan Asuransi (58,69%), diikuti oleh Tranportasi dan Pergudangan (19,46%)

PON XXI Aceh Mendorong Kinerja Ekonomi Aceh Tumbuh Signifikan

15 of 29

Pertumbuhan PDRB Aceh Tenggara TA 2024

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

Pertumbuhan Ekonomi pada Aceh Tenggara memiliki tren menurun dari tahun 2023 hingga tahun 2024.

Dari sisi produksi, sumber PDRB tertinggi Kabupaten Aceh Tenggara berasal dari sektor tersier, yaitu penjualan eceran, transportasi komersial, dan perawatan kesehatan. Selanjutnya disumbang dari sektor primer seperti pertanian, perkebunan, kehutanan, perikanan dan selebihnya disumbang dari sektor sekunder seperti sektor bangunan, industri pengolahan, listrik, dan gas.

Pertumbuhan ekonomi Triwulan III tahun 2024 di Kabupaten Aceh Tenggara sebesar 2,35

16 of 29

Pertumbuhan PDRB Gayo Lues TA 2024

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

Pertumbuhan Ekonomi pada Gayo Lues memiliki tren fluktuatif dari tahun 2023 hingga tahun 2024.

Dari sisi produksi, sumber PDRB tertinggi Kabupaten Gayo Lues berasal dari sektor tersier sebesar 9,19 yaitu jasa perbankan, layanan kesehatan, angkutan dan transportasi. Selanjutnya disumbang sektor sekunder sebesar 6,32, yaitu sektor bangunan, industri pengolahan, listrik, gas, dan air bersih. Dan disumbang dari sektor primer seperti pertanian, perkebunan, kehutanan, perikanan, dan pertambangan. Pertumbuhan ekonomi Triwulan III tahun 2024 di Kabupaten Gayo Lues sebesar 4,70.

17 of 29

17

Provinsi Aceh mengalami inflasi di atas Inflasi Nasional (m-to-m)

  • Pada November 2024, terjadi inflasi bulanan sebesar 0,37 persen dan inflasi tahunan sebesar 1,55 persen di Provinsi Aceh.
  • Penyumbang utama Inflasi November 2024 secara m-to-m adalah kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau sebesar 0,35 persen. Adapun komoditas penyumbang utama inflasi pada kelompok tersebut adalah tomat, bawang merah, minyak goreng, daging ayam ras, dan ikan kembung.
  • Penyumbang utama inflasi November 2024 secara y-on-y adalah kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau sebesar 0,49 persen. Adapun komoditas penyumbang utama inflasi pada kelompok tersebut adalah Sigaret Kretek Mesin (SKM), bawang merah, tomat, minyak goreng, dan daging ayam ras.

Inflasi

Minyak Goreng (0,06%)

Deflasi

Beras (0,05%)

Ikan Tuna(0,06%)

Angkutan Udara (0,04%)

Bawang Merah

(0,14%)

Ikan Tongkol (0,07%)

Komoditas Andil Tinggi terhadap Inflasi/Deflasi mtm

Tomat (0,31%)

November 2024

inflasi m-to-m 0,37%

Inflasi y-on-y 1,55 %

Inflasi y-to-d 1,59 %

Sumber: BPS (2024)

Emas Perhiasan (0,04%)

Sumber: BPS (2024)

18 of 29

PERKEMBANGAN INFLASI DI KAB. ACEH TENGGARA DAN KAB. GAYO LUES SD NOVEMBER 2024�

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

  1. Perekonomian daerah di Kab. Aceh Tenggara mengalami inflasi di bulan November 2024. Kabupaten Aceh Tenggara mengalami kenaikan IPH M4 November 2024 sebesar 1,31.
  2. Untuk di Kab. Gayo Lues mengalami deflasi IPH di Minggu 4 bulan November 2024 sebesar -1,00.

19 of 29

19

Surplus Neraca Perdagangan: Tren Kenaikan Angka Ekspor dan Impor

  • Nilai ekspor Oktober 2024 mencapai US$ 61,14 juta dan Nilai impor sebesar US$ 58,85 juta.
  • Ekspor didominasi komoditas bahan bakar mineral berupa batu bara, sementara komoditas impor meliputi gas.
  • Neraca perdagangan tercatat surplus sebesar US$ 2,29 juta.

Komoditas Utama Ekspor:

Komoditas Utama Impor:

Penerimaan Ekspor & Impor Triwulanan (Juta USD)

Sumber: BPS Aceh, 2024

Penerimaan Ekspor & Impor Bulanan (Juta USD)

Sumber: BPS Aceh, 2024

Batu Bara

Gas

20 of 29

20

NTP Aceh November 2024 Naik dari bulan sebelumnya,

Berada di atas NTP Nasional

NTP

November 2024

122,11

0,26%

Dibandingkan Oktober 2024

Indeks Harga Terima Petani (It)

142,20

0,47%

Komoditas Penyumbang:

  • Kelapa Sawit Karet
  • Kopi

Indeks Harga Bayar Petani (Ib)

116,45

0,20%

Komoditas Penyumbang:

  • Bawang Merah Minyak Goreng
  • Tomat Sayur

NTP Subsektor

Okt 24

Nov 24

Perubahan (%)

Tanaman Pangan (NTPP)

100,84

99,85

-0,98

Hortikultura (NTPH)

94,27

93,02

-1,34

Tanaman Perkebunan Rakyat (NTPR)

160,21

162,87

1,66

Peternakan (NTPT)

97,47

98,09

0,63

Perikanan (NTNP)

107,44

104,65

-2,60

  • Nelayan

105,18

102,63

-2,42

  • Pembudidaya Ikan (NTPi)

108,81

105,86

-2,71

Tren NTP Aceh dan Nasional

Sumber: BPS (2024)

21 of 29

21

Pengangguran dan Rasio Gini Mencatat Trend Penurunan

Tingkat kemiskinan tercatat sebesar 14,23%, mengalami penurunan dibandingkan semester 1 2023 yang disebabkan oleh inflasi umum yang rendah, pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi, pertumbuhan pengeluaran kosumsi lebih tinggi, TPT yang rendah, peningkatan NTP secara umum, dan progress penyaluran bansos relative sudah tinggi dibandingkan semester I 2023

TPT tercatat sebesar 5,75%, atau mengalami penurunan sebesar 0,28 persen poin atau sebanyak empat ribu orang secara yoy

2021

2022

3,47%

2,95%

Angka Kemiskinan Ekstrem Aceh mengalami penurunan. Tahun 2023 terjadi penurunan sebesar 1,12% disbanding angka kemiskinan ekstrem tahun 2022

2023

1,83%

KEMISKINAN EKSTREM ACEH

Rasio Gini tercatat sebesar 0,294, lebih rendah bila dibandingkan tahun 2023

IPM tetap mengalami tren peningkatan. Pada tahun 2023 tercatat sebesar 74,70, meningkat 1,90 atau 2,61% secara yoy

Sumber: BPS (2024)

Sumber: BPS (2024)

Sumber: BPS (2024)

Sumber: BPS (2024)

Sumber: BPS (2023)

22 of 29

Indikator Sosial Kabupaten Aceh Tenggara

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

,

02

  1. IPM tetap mengalami tren peningkatan. Pada tahun 2023 tercatat sebesar 72,93 meningkat secara yoy;

  • Tingkat Kemiskinan mengalami penurunan dari tahun 2021 s.d. tahun 2023;

  • Garis kemiskinan meningkat dari tahun 2021 s.d. tahun 2023;

  • Tingkat Kemiskinan dibarengi dengan penurunan jumlah penduduk miskin setiap tahunnya

23 of 29

Indikator Sosial Kabupaten Gayo Lues

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

,

02

  1. Jumlah Penduduk miskin berkurang dari tahun ke tahun namun mengalami kenaikan pada tahun 2023 krn peningkatan jumlah penduduk dan meningkatnya garis kemiskinan;
  2. Tingkat Kemiskinan mengalami penurunan dari tahun 2017 s.d. tahun 2020, akan tetapi mengalami sedikit kenaikan pada tahun 2021 dan terus turun s.d tahun 2023;
  3. Garis kemiskinan meningkat seiring dengan kenaikan pendapat perkapita masyarakat dari tahun 2017 s.d. tahun 2023;
  4. IPM tetap mengalami tren peningkatan. Pada tahun 2023 tercatat sebesar 70,82 meningkat secara yoy.

24 of 29

Progres Penggunaan CMS – KPPN Kutacane

8

Progres Penggunaan CMS TA. 2024

Jumlah Satker

Penggunaan CMS

Perkembangan Transaksi CMS

Sudah digunakan

Belum digunakan

Transaksi s.d. 31 Oktober

Penambahan

Transaksi s.d. 30 November

42

25

17

3.404

208

3.612

Jumlah transaksi CMS sudah sesuai target IKU.

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

25 of 29

Progres Penggunaan KKP Lingkup KPPN Kutacane

25

Progres Penggunaan KKP TA. 2024

Jumlah Satker Wajib KKP

Jumlah Satker yang Memiliki KKP

Penggunaan KKP

Perkembangan Transaksi KKP

Sudah digunakan

Belum digunakan

Transaksi s.d. 31 Oktober

Penambahan

Transaksi s.d. 30 November

20

17

3

9

50

15

65

KKP menjadi bagian dari perhitungan IKPA Pengelolaan IKPA. Dengan kontribusi nilai 10% dari 100% untuk pengelolaan UP/TUP. Minimal satker memiliki KKP dan bertransaksi 1 kali dalam 1 triwulan agar Capaian IKPA maksimal. Kordinasi dengan BSI telah dilaksanakan agar seluruh satker dapat memiliki KKP pada Triwulan III 2024.

Satker yang telah menggunakan KKP :

  1. MTsN 1 Aceh Tenggara;
  2. KPPN Kutacane;
  3. BPS Kab. Gayo Lues;
  4. Mahkamah Syar’iyah Kutacane.
  5. Lapas Blangkejeren

Jumlah Satker yang sudah disetujui KKP : 17 Satker

Jumlah Satker yang sudah mengusulkan KKP : 18 Satker

Jumlah Satker yang yang belum mengusulkan KKP : 5 Satker

Jumlah Satker yang tidak mengajukan KKP : 2 Satker (UP KKP sangat kecil)

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

26 of 29

Progres Implementasi Digipay – KPPN Kutacane

10

Satker yang telah menggunakan Digipay :

  1. Kejari Gayo Lues;
  2. Lapas Kutacane;
  3. KPPN Kutacane;
  4. Mahkamah Syar’iyyah Kutacane.

Progres Implementasi Digipay Satu TA.2024

Jumlah Satker

Jumlah Satker Memiliki User

Jumlah Vendor

Satker Pengguna

Digipay Satu

Perkembangan Transaksi melalui Digipay Satu

Sudah

Belum

Transaksi s.d. 31 Oktober

Penambahan

Transaksi s.d. 30 November

43

39

10

3

40

103

6

109

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

27 of 29

DAFTAR 10 SATKER DENGAN PERINGKAT IKPA

PERIODE NOVEMBER 2024

27

No

Kode BA

Kode Satker

Uraian Satker

Nilai Akhir

1

013

405616

LEMBAGA PEMASYARAKATAN KUTACANE

99,75

2

066

061331

BADAN NARKOTIKA NASIONAL KABUPATEN GAYO LUES

99,65

3

005

401709

MAHKAMAH SYAR'IYAH BLANGKAJEREN

99,64

4

054

667090

BADAN PUSAT STATISTIK KAB. GAYO LUES

99,63

5

060

665072

POLRES GAYO LUES

99,51

6

054

019721

BADAN PUSAT STATISTIK KAB. ACEH TENGGARA

99,35

7

005

098544

PENGADILAN NEGERI BLANGKAJEREN

98,99

8

015

527610

KANTOR PELAYANAN PERBENDAHARAAN NEGARA KUTACANE

98,89

9

060

640207

POLRES ACEH TENGGARA

98,33

10

025

653684

KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN GAYO LUES

97,96

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

28 of 29

IKPA KPPN Kutacane - BUN

Per 30 November 2024

12

SUMBER : OM-SPAN MONEV-PA

Capaian IKPA KPPN Kutacane sebagai Kuasa BUN periode November 2024 sesuai reformulasi IKPA (Perdirjen Perbendaharaan No.5/PB/2024) diperoleh nilai 96,75. Deviasi Halaman III DIPA bulan November 2024 dicapai nilai 85,59, Pengelolaan UP dan TUP tidak maksimal dicapai nilai 99,32, untuk Penyerapan anggaran sampai dengan November 2024 dicapai nilai 96,68 dan Capaian Output telah dilakukan input data periode November 2024 dengan capaian 98,59.

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

29 of 29

29

© 2022 Direktorat Jenderal Perbendaharaan

Terima Kasih

www.djpb.kemenkeu.go.id

@ditjenperbendaharaan

DJPb.KemenkeuRI

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

Selesai DJPb Kemenkeu RI

@DJPbKemenkeu_RI