1 of 15

Tehnik Pencabutan Gigi Impaksi dan Gigi AnomaliLangkah Praktis dan Tips Klinis

Drg. RESTA DINAMIKA CHANDRA BIMANTARA, S.H., M.M., SpBMM

RSUD HANAU Kab. Seruyan Kalimantan Tengah

2 of 15

Tujuan Presentasi

  • Memahami jenis-jenis impaksi dan gigi anomali.
  • Mengetahui teknik pencabutan yang sesuai.
  • Memberikan tips klinis untuk menghindari komplikasi.
  • Menyusun strategi perencanaan tindakan yang aman.

3 of 15

Definisi

  • Gigi Impaksi: Gigi yang gagal erupsi secara sempurna karena terhalang jaringan keras/lunak.
  • Gigi Anomali: Gigi dengan bentuk atau posisi yang tidak normal (misalnya: dilaserasi, fusi, dens invaginatus, dll).

4 of 15

Klasifikasi Gigi Impaksi

  • Berdasarkan angulasi: mesioangular, horizontal, vertikal, distoangular.
  • Berdasarkan kedalaman: Pell and Gregory.
  • Berdasarkan posisi terhadap ramus mandibula.

5 of 15

Indikasi Pencabutan

  • Nyeri berulang (perikoronitis).
  • Karies pada gigi impaksi atau gigi tetangga.
  • Kista atau resorpsi akar.
  • Perencanaan ortodontik atau prostodontik.

6 of 15

Persiapan Klinis

  • Pemeriksaan radiografis (OPG/CBCT).
  • Anamnesis dan status sistemik pasien.
  • Persiapan instrumen dan asepsis.
  • Informed consent.

7 of 15

Teknik Pencabutan Gigi Impaksi

  • 1. Anestesi lokal (blok atau infiltrasi)
  • 2. Insisi dan refleksi flap mukoperiosteal
  • 3. Osteotomi (penghilangan tulang)
  • 4. Odontektomi (pemisahan mahkota dan akar)
  • 5. Ekstraksi
  • 6. Debridemen dan irigasi
  • 7. Penjahitan (suturing)
  • 8. Instruksi pasca-operasi

8 of 15

Tips Klinis – Gigi Impaksi

  • Gunakan bur low-speed dengan irigasi cukup.
  • Hindari tekanan berlebih yang dapat memicu fraktur rahang.
  • Pahami anatomi sekitar (n. alveolaris inferior, sinus maksilaris).
  • Evaluasi kembali bila impaksi dalam terlalu kompleks (rujuk bedah mulut).

9 of 15

Teknik Pencabutan Gigi Anomali

  • Modifikasi teknik standar sesuai bentuk/posisi gigi.
  • Gunakan elevator secara bertahap.
  • Waspadai risiko fraktur akar.
  • Evaluasi dengan radiograf 2 sudut jika akar tidak biasa.

10 of 15

Tips Klinis – Gigi Anomali

  • Jangan paksa ekstraksi jika resistensi tinggi.
  • Pastikan tidak ada akar tambahan yang tertinggal.
  • Bersihkan socket dengan lembut, hindari curetage agresif.
  • Pertimbangkan tindakan tahap dua jika diperlukan.

11 of 15

Komplikasi yang Mungkin Terjadi

  • Dry socket (alveolar osteitis)
  • Perdarahan pasca ekstraksi
  • Fraktur tulang alveolar atau mandibula
  • Cedera saraf

12 of 15

Manajemen Pasca Operasi

  • Edukasi oral hygiene
  • Obat pasca ekstraksi (analgesik, antibiotik bila perlu)
  • Pantau tanda-tanda infeksi
  • Follow-up untuk evaluasi penyembuhan

13 of 15

Studi Kasus Singkat (Opsional)

  • Tampilkan foto radiograf dan prosedur ringkas dari satu kasus.

14 of 15

Kesimpulan

  • Teknik pencabutan bergantung pada jenis dan kompleksitas kasus.
  • Persiapan, pemahaman anatomi, dan teknik yang tepat sangat krusial.
  • Komunikasi dengan pasien dan follow-up penting untuk hasil optimal.

15 of 15

Q&A

  • Terima kasih
  • Waktu untuk pertanyaan