1 of 10

Rotary system dalam endodontik modern :�teknik crown down dan efisiensi kerja klinik

drg. Wahyu Ellia Probowati, Sp.KG

2 of 10

PENDAHULUAN

  • Merupakan sistem preparasi saluran akar modern dengan menggunakan instrumen berbahan NiTi dengan bentuk file tapered
  • File bisa hand use juga bisa digerakkan oleh motor dengan kecepatan dan torsi tertentu
  • Alternatif pengganti metode manual guna mempercepat proses preparasi
  • Teknik Crown-Down 🡪 teknik preparasi saluran akar dengan rotary file, preparasi dimulai dari koronal ke apikal secara bertahap

​

3 of 10

  • TUJUAN :

1. Mengurangi tekanan ke apikal

2. Mengurangi debris

3. Meningkatkan akses instrument

4. Menurunkan resiko penyumbatan dan fraktur file

​

INDIKASI :

  1. Dapat digunakan pada gigi anterior maupun posterior
  2. Saluran akar baik lurus maupun melengkung
  3. Bila dibutuhkan waktu kerja yang lebih cepat

KEKURANGAN :

  1. Biaya alat lebih mahal apalagi jika memakai motor
  2. Tidak semua file kompatibel dengan motor dan handpiece

​

4 of 10

  • TEKNIK PREPARASI CROWN – DOWN
  • Akses opening
  • Hitung panjang kerja
  • Eksplorasi saluran akar dengan file #8, #10 dan #15 sesuai panjang kerja
  • Buat akses ke koronal
  • Selanjutnya untuk cleaning - shaping saluran akar serta finishing
  • Antar file selalu dilakukan irigasi
  • Saat preparasi tidak menekan
  • Berhenti saat sudah ada white debris

5 of 10

  • File Shaper X atau SX (orange) : menyingkirkan sisa dentin.
  • File Shaping File S1 (ungu) : membentuk bagian 1/3 koronal dari saluran akardan S2 (putih),
  • S2 membentuk dan melebarkan bagian 1/3 tengah saluran akar. 
  • S1 dan S2 juga dapat berfungsi untuk membentuk 2/3 koronal dari saluran akar dan melebarkan bagian apikal.
  • File Finishing F1 (kuning), F2 (merah), dan F3 (biru). Fungsi File Finishing untuk menyempurnakan bentuk akhir 1/3 apikal, atau dapat juga digunakan untuk memotong dan memperluas bentuk sampai 1/3 tengah saluran akar.

​

6 of 10

7 of 10

Tambahan

  • IRIGASI SALURAN AKAR

membersihkan debris dan smear layer serta membunuh mikroorganisme.  

NAMA

KONSENTRASI

FUNGSI

Sodium Hipoklorit (NaOCl)

0,5 - 0,6 %

Antibakteri yang kuat, melarutkan jaringan nekrotik dan membersihkan dinding saluran akar. Digunakan selama preparasi/pergantian file

EDTA

15 – 17 %

Menghilangkan smear layer, membuka tubulus dentin, digunakan setelah shaping

Chlorhexidine

0,2 – 2 %

Antimikroba spektrum luas, kadang dipakai sebagai pembilas terakhir

Saline atau Aquades

​

Digunakan diantara pergantian larutan, utnuk membilas sisa larutan

bertujuan membersihkan debris dan smear layer serta membunuh mikroorganisme. Bahan irigasi yang umum dan efektif adalah natrium hipoklorit karena mampu membunuh mikroba dan melarutkan jaringan. EDTA digunakan untuk menghilangkan smear layer. 

8 of 10

  • OBTURASI
  • Hermetis/ rapat
  • Sampai ke panjang kerja
  • Tanpa rongga udara

​

Keuntungan Obturasi yang baik :

  1. Mencegah masuknya mikroorganisme sehingga terjadi reinfeksi
  2. Menjaga sterilan saluran akar
  3. Mendukung struktur dan fungsi gigi 🡪 membantu distribusi tekanan mastikasi
  4. Menjadi dasar restorasi pasca endodontik
  5. Mengurangi kegagaan perawatan endodontik

9 of 10

KESIMPULAN

  • Teknik Crown Down merupakan metode preparasi saluran akar yang cepat,efisien dan lebih aman
  • Hasilnya cenderung mengurangi ledge, zipping dan fraktur, asalkan digunakan sesuai SOP alat
  • Mengurangi debris ke arah apeks
  • Membentuk taper saluran akar yang ideal
  • Jika dikombinasikan dengan irigasi dan obturasi yang tepat dan adekuat 🡪 meningkatkan prognosis kesembuhan dan meminimalkan masuknya mikroorganisme

10 of 10

TERIMA KASIH

Pergi ke dokter gigi bawa harapan

Sakit gigi sudah tak tertahankan

Endodontik tuntas penanganan

Pasien sehat, senyum kembali menawan