PERAN PERAWAT DALAM PELAYANAN MTBS DAN PKAT BERBASIS ILP
Sri Hartini, S.Kep., Ns., M.Kes., PhD
KETUA IKATAN PERAWAT ANAK WILAYAH DIY
Departeman Keperawatan Anak dan Maternitas
FK-KMK UGM
LOCALLY ROOTED, GLOBALLY RESPECTED
ugm.ac.id
Peran Perawat pada layanan MTBS
01
Peran Perawat pada PKAT
02
Outlines
INTEGRASI MTBS DAN PKAT DALAM INTEGRASI LAYANAN PRIMER (ILP)
ILP: integrasi layanan kes individu, masyakarat, pemberdayaan komunitas & kebijakan multisector 🡪 kualitas pelayanan di setiap siklus kehidupan
Klaster 2: Ibu, Anak, & Remaja
Klaster 2: Usia Produktif & Lansia
Klaster 4: Penanggulangan
Penvakit Menular
Klaster 1: Manajemen Puskesmas
Sasaran: Ibu hamil, bersalin
& Nifas
Sasaran: Bayi Baru Lahir
Sasaran: Balita &
Prasekolah
Sasaran: Usia Sekolah &
Remaja
Pemantauan, pertumbuhan & perkembangan (Pertumbuhan, perkembangan, PKAT (bayi ≥ 6 s.d < 7 bulan), Imunisasi, Vit A & obat cacine, skrining penvakit infeksi, skrining Talasemia, srining kekerasan pada anak, Pelavanan pengobatan (tatalaksana henti napas,keiang, diare, sesak napas, masalah gizi dengan pendekatan, MTBS) pelayanan gilut, kelas ibu balita, PMT lokal, perawata janeka panjang & homecare).
Pemeriksaan dengan bagan MTBS (bayi muda), kondisi bayi secara mum, tanda bahaya, pengukuran BB, PB, LK, IMD, pemotongan & perawatan tali pusat, Vit K1, salep mata antibiotic, imunisasi HBO, SHK, pencegahan penularan infeksi dari iu (HIV, sifilis, Hep B), rujukan.
PKAT:
MTBS:
Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS)
MTBS: merupakan pendekatan pelayanan balita sakit yang komprehensif dan terintegrasi terhadap penyebab utama kematian yang banyak dijumpai yakni pneumonia, diare, campak dan malaria atau kombinasi penyakit tersebut, serta juga sering dilatarbelakangi oleh gizi kurang atau gizi buruk.
Tim Tenaga Kesehatan pelaksana MTBS: dokter, bidan/perawat,dan ahli gizi.
Korelasi negative antara puskesmas yang melaksanakan MTBS dengan kematian bayi (SDKI, 2012 & Rifaskes, 2011).
&
Gizi Buruk
Keterpaduan Pelayanan MTTBS & Gizi Buruk di FKTP
Peran Perawat dalam Layanan MTBS (Tatalaksana Balita Sakit usia 2 bulan – 5 tahun)
Tatalaksana Balita Sakit Umur 2 bulan – 5 Tahun
Penilaian & Klasifikasi
Tindakan & Pengobatan
Ketramilan mengklasifikasikan sesuai hasil penilaian
Tindakan/pengobatan yang memerlukan rujukan:
Tindakan/pengobatan yang tidak memerlukan rujukan:
1
2
Pelayanan Tindak Lanjut
Peran:
Peran Perawat dalam Layanan MTBM (Tatalaksana Bayi Muda Umur Kurang dari 2 Bulan)
Tatalaksana Bayi Muda (Umur Kurang dari 2 bulan)
Penilaian & Klasifikasi
Tindakan & Pengobatan
Ketramilan mengklasifikasikan sesuai hasil penilaian
Tindakan/pengobatan yang memerlukan rujukan:
Tindakan/pengobatan yang tidak memerlukan rujukan:
1
2
Pelayanan Tindak Lanjut
Peran:
Pemeriksaan Kesehatan Anak Terintegrasi (PKAT)
Tujuan PKAT:
Contoh Jadwal PKAT
Contoh Alokasi SDM
Sebelum
Pelaksanaan PKAT
Identifiksi sasaran dan distribusi undangan
Peran perawat:
Peran Perawat:
Setelah PKAT
Evaluasi hasil akhir, tindak lanjut, rujuk ke RS
Peran Perawat:
Pelaksanaan PKAT
Kerangka Operasional PKAT
Formulir PKAT: Penilaian awal
Kriteria tindak lanjut
Imunisasi:
Jk blm mendapatkan imunisasi salah satu/lebih: BCA 1x, Polio oral 4x, DPT-HB-HiB 3x, IPV 1 x, PCV 2, Rotavirus 3 x 🡪 mendpatkan imunisasi
Gizi:
Jk tidak mendapat ASI atau MP-ASI tepat waktu atau belum mendapatkan Vit A, ada kekhawatiran 🡪 Tindak lanjut.
Peran Perawat:
Formulir PKAT: Pemeriksaan perkembangan
Formulir PKAT: Pemeriksaan perkembangan (Daya dengar, antropometri).
Bimbingan kelompok/Konseling Perorangan/Pelayanan Imunisasi atau Vitamin A
PJ: Tenaga Kesehatan Terlatih (Perawat, Bidan, Ahli Gizi, PromKes)
Bimbingan Kelompok
Konseling Perorangan
Pelayanan Imunisasi & Vit A
Setelah pemeriksaan Klinis:
Jk anak belum mendapat imunisasi dasar & atau Vit A, berikan pelayanan tersebut:
LOCALLY ROOTED, GLOBALLY RESPECTED
ugm.ac.id
Thank You