1 of 32

BAB 1�KERAJINAN BAHAN KERAS

2 of 32

TUJUAN PRODUK KERAJINAN.

a. Sebagai penghias, kerajinan yang dibuat semata-mata sebagai hiasan pada suatubenda atau sebagai pajangan suatu ruang dan tidak memiliki makna tertentu.

b. Sebagai benda dipakai, kerajinan yang dibuat berdasarkan tujuan untuk digunakan sebagai kebutuhan sehari-hari.

c. Sebagai kebutuhan ritual, kerajinan yang mengandung simbol-simbol tertentu dan berfungsi sebagai benda magis berkaitan dengan kepercayaan dan spiritual.

d. Sebagai kebutuhan simbolik, kerajinan tradisional selain sebagai hiasan juga berfungsi melambangkan hal tertentu yang berhubungan dengan nilai spiritual.

e. Sebagai kebutuhan konstruktif, kerajinan selain sebagai hiasan juga berfungsi sebagai pendukung sebuah bangunan.

3 of 32

4 of 32

5 of 32

6 of 32

JENIS DAN KARAKTERISTIK KERAJINAN BAHAN KERAS

  • Bahan Keras Alam

Bahan alam adalah sesuatu yang terdapat di alam semesta. Bahan alam merupakan ciptaan Tuhan yang tersebar di bumi, baik di darat, di bawah tanah, maupun di bawah laut. Bahan alam yang dapat digunakan untuk produk kerajinan di antaranya: tanah liat, serat, batu, kayu, bambu, rotan, kulit, logam, batu.

7 of 32

  • Adapun keunikan dari bahan alam tersebut adalah tanah liat memiliki tekstur halus dan elastis. Serat batang pisang memiliki tekstur kasar dan berwana cokelat bergradasi. Kayu bersifat keras dan memiliki warna. Bambu dan rotan memiliki sifat lentur dan kuat. Kulit memiliki tesktur permukaan kulit hewan yang menarik dengan menampilkan warna-warna alaminya. Logam emas, perak atau perunggu memiliki kesan mewah dan kuat.

8 of 32

Kayu

  1. Masing-masing kayu memiliki ciri yang berbeda
  2. Memiliki lingkaran tahun
  3. Tahan lama dan dapat dibentuk dengan ukir
  4. Terdiri dari berbagai macam jenis

9 of 32

Bambu

  1. Batangnya kuat meskipun mudah lapuk terkena air
  2. Memiliki rongga dari ukuran 1cm s.d 20 cm
  3. Memiliki ruas batang
  4. Tekstur halus meskipun tidak diamplas
  5. Dapat dipotong berbentuk sayatan

10 of 32

Rotan

  1. Lebih kuat dari bamboo
  2. Ada yang berongga dan ada yang tidak
  3. Memiliki ruas batang
  4. Tekstur batang halus
  5. Dapat dipotong berbentuk sayatan
  6. Panjang bias mencapai 10 meter

11 of 32

Bahan Keras Buatan

Bahan buatan adalah sesuatu yang diolah manusia dengan menggunakan bahan kimia dan paduannya, bukan asli dari alam, untuk mendapatkan efek duplikasi bahan alam. Bahan buatan yang dapat dihasilkan untuk produk kerajinan di antaranya lilin, gips, Fiberglass, sabun. Keunikan dari bahan buatan tersebut adalah lilin memiliki tekstur lembut. Gips mudah dibuat tekstur ketika dibuat sebagai karya, baik tektur kasar maupun halus.

12 of 32

Kaca

  • Kaca wujudnya transparan
  • Ketebalannya bervariasi
  • Permukaannya licin dan mengkilap
  • Kaca dapat dilebur dan dibentuk dalam kondisi panas

13 of 32

Logam

  • Logam terdiri dari berbagai warna
  • Bentuknya ada yang tebal dan pipih
  • Logam mudah terkorosi oleh udara

14 of 32

PROSES PRODUKSI KERAJINAN BAHAN KERAS

Kerajinan Kayu

      • Bahan Prosuksi Pembuatan Kerajinan Bahan Kayu

Jenis kayu yang dipilih adalah yang sesuai dengan rancangan

      • Alat Produksi Pembuatan Kerajinan Bahan Kayu

Gergaji, pahat, cukil, kuas, amplas, dan beberapa mesin seperti mesin bubut, mesin pemotong kayu dan sebagainya

      • Produk Kerajinan Kayu
  • Bingkai foto ukir
  • Vas bubut dan ukir
  • Aneka rumah adat dan
  • Miniature kendaraan

15 of 32

      • Proses pembuatan kerajinan kayu
  1. Cetak huruf yang akan dibuat di atas kayu
  2. Kayu yang dicetak dipotong dengan gergaji
  3. Potongan huruf diberi warna
  4. Susun huruf menjadi pajangan nama sesuai keinginan

      • Ragam hias dalam produk kerajinan kayu

16 of 32

KERAJINAN BAMBU

      • Bahan Pembuatan Kerajinan Bambu

Bamboo batangan ataupun yang sudah disayat tergantung kebutuhan

      • Alat Pembuatan Kerajinan Bambu

Parang, palu, gergaji, pisau raut, tang, tatah, meteran, kuas, bor dan sebagainya

      • Produk Kerajinan Bambu

Sandal Bambu, Aneka perabotan rumah tangga, kap lampu, dan tempat tidur

      • Proses Pembuatan Kerajinan Bambu
  • Pilihlah bamboo yang tidak terlalu muda dan tidak terlalu tua
  • Setelah ditebang lalu potong sepanjang dua atau tiga ruas
  • Simpan ditempat yang sejuk dan tegakkan hingga 5 sampai 6 hari
  • Pilihlah bamboo yang memiliki ruas paling Panjang agar mudah dibentuk

17 of 32

KERAJINAN ROTAN

      • Bahan Pembuatan Kerajinan Rotan

Rotan terbagi dalam tiga bagian yaitu rotan kupasan kuit luar sebagai pengikat, rotan batang yang langsung dipoles, rotan isi yang biasa disebut fitrik/Petrik

      • Alat Pembuatan Kerajinan Rotan

Guntung rotan, palu, alat pembengkok, bor, amplas, gergaji, kompor, kuas, dans sebagainya.

      • Produk Kerajinan Rotan

Dapat menjadi benda pakai maupun benda hias seperti kursi, Aneka tas Kalimantan, alat rumahtangga dan sebagainya

      • Proses Kerajinan Rotan
  • Pembuatan kerangka
  • Penganyaman
  • Pengecetan
  • Proses finishing (menghilangkan bulu rotan)

18 of 32

KERAJINAN BAHAN KERAS BUATAN

19 of 32

A. KERAJINAN LUKIS KACA

  • Lukis kaca adalah jenis kerajinan yang menampilkan gaya lukisan di atas media kaca. Gaya lukisan yang sering digunakan adalah dekoratif karena lukisan dibuat dengan banyak elemen hiasan pada setiap ornamen yang digunakan. Dilihat dari pewarnaan yang sering digunakan, lukis kaca memiliki kecenderungan transparan sehingga jika digunakan sebagai penghias ruangan, tampak tembus pandang.
  • Lukis kaca berkembang di berbagai wilayah Indonesia. Wilayah yang dikenal masyarakatnya penghasil lukis kaca adalah Cirebon, Jepara, dan daerah yang tersebar di kepulauan Jawa. Sejak dahulu, masyarakat Indonesia sudah mengenal lukis kaca. Lukis kaca banyak dipakai di bangunan gereja, masjid, juga rumah-rumah tinggal. Tujuannya untuk memperindah ruangan.
  • Di bawah ini merupakan contoh dari lukis kaca. Lakukanlah tugas pengamatan agar pemahamanmu berkembang.

20 of 32

Alat Pembuatan Lukis Kaca

Dalam pembuatan produk kerajinan fungsi hias lukis kaca, diperlukan alat utama, yaitu pena khusus yang berfungsi untuk mengeluarkan tinta outline pada objek hias pada lukis kaca.

1). Pena

Pena digunakan untuk membuat outline objek gambar sesuai desain.

2). Kertas Desain

Kertas desain digunakan sebagai objek yang akan dilukis pada kaca.

3). Pisau Kertas

Pisau digunakan untuk mengerok gambar yang salah.

4). Kuas

Kuas digunakan untuk mengecat. Kuas memiliki beberapa bentuk bulu/rambutnya, ada yang ujungnya terlihat rata dan ada yang terlihat lancip. Semua dipakai sesuai dengan kebutuhan saat melukis objeknya.

5). Meja

Meja digunakan untuk alas pembuatan hiasan lukis kaca. Diperlukan meja dengan permukaan rata.

21 of 32

Bahan Pembuatan Lukis Kaca

Bahan yang diperlukan dalam pembuatan lukis kaca adalah seperti berikut.

22 of 32

Proses Pembuatan Lukis Kaca

Di bawah ini, ditampilkan proses pembuatan kerajinan hias lukis kaca. Tema yang diambil adalah wayang. Tahap-tahapnya sebagai berikut.

23 of 32

B. KERAJINAN LOGAM

  • Pada dasarnya, kerajinan logam tembaga, perak, dan kuningan khususnya di Indonesia sudah ada pada zaman Mataram Kuno. Karya seni pada zaman itu berupa peralatan rumah tangga, relief kaligrafi, koin, logo atau lambang sebuah kerajaan. Gambar, motif, dan tema pada umumnya hampir memiliki kesamaan dengan motif-motif relief lain terutama motif pada seni relief ukir. Saat ini hasil dari kerajinan Logam ini di gunakan sebagai ornament, logo, lampu hias, furnitur, atau souvenir. Tujuannya untuk menghiasi suatu tempat atau memperindah suatu ruangan, bukan hanya sekadar untuk peralatan rumah tangga.

24 of 32

a. Logam Buatan Tangan

Kerajinan ini murni dibuat dengan tangan, tanpa mengandalkan mesin. Dari proses awal hingga akhir dikerjakan dengan tangan. Kerajinan inilah yang merupakan cikal bakal industri perak di Indonesia dan bahkan sampai sekarangpun

kerajinan perak di Indonesia masih didominasi kerajinan buatan tangan (handmade).

b. Logam Cetakan

Teknologi cetakan sering dijadikan alternatif produksi kerajinan logam, terutama untuk permintaan produk dengan kuantitas besar dan waktu yang terbatas. Proses mencetak logam diawali dengan pencairan logam, kemudian dituang ke cetakan yang telah disiapkan sebelumnya sesuai bentuk yang dinginkan. Keuntungan dari sistem pembuatan cetak adalah penghematan waktu dan model yang dibuat bisa menjadi sama semua. Meskipun begitu, proses akhir (finishing) dari proses cetakan ini masih menggunakan tangan di antaranya, pengikiran dan pengamplasan bekas-bekas cetakan yang kurang rapi. Kendala utama dari produksi sistem cetak ini adalah biaya mesin cetak yang tidak murah harganya.

c. Logam Buatan Mesin

Kerajinan logam dengan sistem produksi mesin juga merupakan sistem produksi massal. Hanya saja di sini digunakan mesin sebagai pengganti cetakan. Produk-produk yang dibuat dengan mesin biasanya adalah kalung dan gelang rantai. Sama halnya dengan mesin cetakan, mesin pembuat perhiasan ini harganya juga cukup mahal. Di Indonesia, kerajinan logam yang dibuat dengan mesin banyak berasal dari Jawa bagian timur.

25 of 32

  • Alat Produksi Pembuatan Kerajinan logam

26 of 32

  • Bahan Produksi Pembuatan Kerajinan logam

27 of 32

  • Proses Produksi Kerajinan Logam

28 of 32

KEMASAN PRODUK KERAJINAN BAHAN KERAS

  • Dilihat dari fungsinya, kemasan memiliki 4 fungsi utama, yaitu menjual produk, melindungi produk, memudahkan penggunaan produk, dan memperindah penampilan produk. Keempat fungsi ini penting diperhatikan agar menarik dalam meningkatkan daya jual produk. Kemasan sebagai pelengkap karya dengan tujuan karya dapat terlihat lebih menarik.

29 of 32

a). Analisis kebutuhan

Ilustrasi:

Buyung ingin membuat sebuah hiasan pada kayu dengan cara dilukis pointil (titik-titik). Produk ini akan dijadikan sebagai kenang-kenangan kepada para tamu yang berkunjung ke sekolah Buyung. Buyung membayangkan pula jika produk ini digemari banyak orang, Buyung akan membuatnya lebih banyak dan dijual sehingga dapat menambah uang saku.

b). Menentukan perencanaan karya kerajinan fungsi pakai modifikasi.

Ide/Gagasan:

Buyung akan menghias sebuah piringan dari kayu. Piring dibuat dengan teknik bubut, lalu dicat dasar. Setelah dicat dasar, dilukis dengan motif daerah dengan teknik pointil, yaitu titik-titik berwarna-warni.

c). Membuat sketsa karya dan menentukan karya terbaik dari sketsa

Buyung membuat rancangan gambar untuk karya hiasan yang ingin dibuatnya.

30 of 32

PELAKSANAAN

a). Menyiapkan bahan dan alat

31 of 32

32 of 32

  • Sekian